Berita Suriah

Dengarkan Rusia, AS Tak Punya Ide Cara Perbaiki Suriah

AS Tidak Memiliki Ide Cara Perbaiki Suriah, Harus Dengarkan Rusia

Logika pemerintah Rusia jelas – satu-satunya cara penyelesaian konflik Suriah tidak ada lain kecuali harus mendukung pemerintah Bashar al-Assad dan tentaranya, karena itu satu-satunya kekuatan yang bisa menyingkirkan ISIS dari tanah Suriah, profesor Peter Paul Anatol Lieven menjelaskan.

Islam-institute.com, MoskowRetorika Barat akan kebutuhan untuk mempromosikan perdamaian di Suriah hanyalah sebuah omong kosong dalam keberadaanya hadir di wilayah tersebut, demikian Peter Paul Anatol Lieven, pemenang hadiah jurnalis dan Georgetown University Profesor, mengatakan kepada Radio Sputnik.

Sejak awal Perang Sipil Suriah, Amerika Serikat dan sekutunya mendukung gagasan mempersenjatai dan pendanaan kepada yang disebut militan “moderat” Suriah untuk melawan pemerintah Bashar al-Assad. Amerika dan Dunia Barat berharap bahwa hal itu akan menyebabkan penggulingan rezim Bashar al-Assad.

Yang kemudian menjadi masalah bagi Amerika Serikat dan barat adalah bahwa presiden Bshar al-Assad memiliki pasukan tempur handal yang mampu memerangi militan yang didukung oleh Barat.

“Upaya Amerika Serikat untuk menciptakan sekutu bersenjata di Suriah telah gagal. Pada dasarnya, mereka gagal sepenuhnya,” kata Lieven kepada radio Sputnik.

 

AS Tidak Memiliki Ide Cara Perbaiki Suriah, Harus Dengarkan Rusia (Foto: Sputniknews)

 

Apa yang akhirnya terjadi adalah terciptanya kelompok militan bersenjata utama yang tidak bersedia untuk datang bersama-sama dan menyepakati apapun penyelesaian damai, kata profesor.

banner 2 2 - Dengarkan Rusia, AS Tak Punya Ide Cara Perbaiki Suriah

Setelah Amerika Serikat menghabiskan ratusan juta dolar untuk melatih dan melengkapi persenjataan militan yang menjadi teror bagi Suriah, ada kurang dari sepuluh pemberontak sebenarnya melawan ISIS di Suriah. Lainnya telah menghilang begitu saja atau apa yang bahkan lebih buruk akhirnya bergabung dengan Front al-Nusra, afiliasi al-Qaeda di Suriah.

Dengan serangan udara Rusia terbaru pada target ISIS, Rusia telah memutuskan untuk memainkan peran yang lebih penting di Suriah. Rusia sangat jelas kelihatan berusaha untuk benar-benar menyelesaikan konflik di Suriah yang telah berlangsung selama empat setengah tahun sampai sekarang, yang menyebabkan nyawa rakyat melayang dan jutaan dari warga Suriah menjadi pengungsi.

Sekarang apa yang dilakukan Rusia di Suriah pada dasarnya memberikan dukungan udara untuk tentara Suriah sehingga mereka dapat mengambil alih wilayah dari tangan ISIS dan militan Islam ekstrim lainnya, demikian Lieven menjelaskan.

Logika pemerintah Rusia jelas – satu-satunya cara penyelesaian konflik Suriah tidak ada lain kecuali harus mendukung pemerintah Bashar al-Assad dan tentaranya, karena itu satu-satunya kekuatan yang bisa menyingkirkan ISIS dari tanah Suriah, profesor Peter Paul Anatol Lieven menjelaskan.

Karena strategi AS mempersenjatai berbagai faksi militan melawan presiden Bashar al-Assad gagal dan menyebabkan destabilisasi seluruh wilayah, cara Rusia itu akan menjadi ide yang lebih baik sekarang untuk mendukung pemerintah Suriah sehingga setidaknya dapat menyingkirkan ISIS dari tanah Suriah. (al/sputniknews)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker