Berita Yaman

Darurat Wabah Kolera di Tengah Kecamuk Perang di Yaman

Sana’a Umumkan keadaan darurat wabah kolera di tengah Kecamuk Perang di Yaman. Amin Jamaan, Sekretaris Jenderal dewan asli ibukota Yaman, Sana’a, menyatakan keadaan darurat di dalam kota metropolitan. Hal ini karena meningkatnya korban wabah kolera yang datang di tengah pengepungan penuh pada Yaman di darat. Serta pengepungan udara dan laut yang makin memperburuk keadaan. Termasuk keadaan yang memperparah, mayoritas petugas medis di rumah sakit Sana’a telah tidak dibayar sejak akhir Oktober. Juga sisa pegawai negeri Yaman.

Pilihan pada keadaan darurat datang beberapa jam setelah Komite Palang Merah Seluruh Dunia (ICRC) melaporkan 11.000 orang diduga terkena infeksi kolera. Dan 184 korban jiwa, dengan jumlah meningkat setiap hari. Wabah kolera pertama kali terdaftar di Yaman 18 hari yang lalu.

Rumah sakit di Sana’a hampir tidak dapat menampung penderita tambahan, dengan bangsal dan koridor sudah penuh sesak. Keadaan bertambah gawat diperparah oleh kurangnya penyediaan tenaga medis wajib dan tidak adanya perlengkapan yang benar.

BACA JUGA:  160 Tentara Koalisi Arab Saudi Tewas di Ma’rib

Sanaa Umumkan keadaan darurat epidemi kolera di tengah Kecamuk Perang di Yaman - Darurat Wabah Kolera di Tengah Kecamuk Perang di Yaman
Sumber yang mengetahui keadaan yang luas menggambarkan keadaan sebagai bencana yang mengerikan.

Hussein Al-Matari, yang tiba di Sana’a dari sebuah desa di provinsi Amran (190 km utara ibukota), menginformasikan informasi kepada Al Masdar pada hari Minggu malam. Bahwa tiga rumah sakit di Sana’a, khususnya Rumah Sakit Al-Thawra, Ibn Sinai Dan 22 pendukung Medis yang Mampu. Tapi tidak dapat menampung korban wabah kolera yang terinfeksi kolera sebagai akibat ketiga rumah sakit tersebut telah penuh sesak korban yang lebih dulu.

Al-Matari menambahkan, bahwa setelah intervensi beberapa pejabat senior pemerintah, kerabatnya yang terakhir banyak dirawat di rumah sakit Al-Thawra. Keadaan mereka aman dan sekarang berada di bawah manajemen setelah menerima terapi, namun tetap di rumah sakit.

BACA JUGA:  Memutus Bantuan, Arab Saudi Bom Bandara Internasional Yaman

“Ada empat pasien kolera yang ditahan di setiap tempat tidur tunggal,” kata Direktur Operasi ICRC, Dominik Stillhart, di sebuah konvensi informasi di Sana’a. Sehingga menggambarkan bagaimana memburuknya keadaan. Dia menambahkan, “Ada orang-orang di halaman belakang, dan beberapa bahkan terbaring kendaraan mereka dengan infus infus menggantung dari jendela.”

Sementara itu, Kementerian Hak Asasi Manusia Yaman mendesak semua organisasi di seluruh dunia dan pribumi dan semua pihak terkait yang mendesak mereka untuk menangani keadaan yang memburuk, yang mengancam akan menyebabkan bencana besar. Dan bencana kemanusiaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia.

Gerakan politik Houthi juga bisa meningkatkan usaha mereka dalam memerangi wabah kolera di Sana’a. Perusahaan informasi negara asli Yaman, Saba Information, melaporkan pada hari Senin bahwa Kepala Dewan Tertinggi Politik (SPC), Saleh Al Sammad, mengadakan pertemuan yang mendesak dengan pejabat menteri terkait. Sementara Perdana Menteri pergi ke rumah sakit Al Sabaeen di Sana’a metropolis.

BACA JUGA:  Bom Mobil Meledak di Halaman Rumah Jamal Al-Kholani di Aden

Secara mendesak, Kementeri kesehatan bertekad untuk bekerja dalam sesi yang berkelanjutan yang menekankan perlunya implementasi penuh kapasitas ruang kerja, pemantauan epidemiologi di semua rumah sakit, pengelolaan epidemi geografis yang tersebar dan bertahan dengan bekerja pada efektiifitas pembuatan pilihan intravena. Sementara itu juga dengan cepat menanggapi semua upaya organisasi di seluruh dunia.

Sementara itu, aktivis setempat di media sosial mengolok-olok beberapa poster Houthi di jalanan Sana’a yang belajar: “Kolera adalah hadiah dari Trump kepada orang-orang Yaman menjelang kunjungannya ke kerajaan Al-Saud [Arab Saudi].”

http://www.seriratu.com/sanaa-declares-state-of-emergency-amid-cholera-epidemic-raging-in-yemen/

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Darurat Wabah Kolera di Tengah Kecamuk Perang di Yaman
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker