Salafi Wahabi

Pujian Ulama Kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

Benarkah Syaikhul Wahabi Muhammad bin Abdul Wahhab dipuji para Ulama kaliber dunia atas sepak terjangnya yang kejam kepada Ummat Islam? Anda mungkin sudah pernah membaca via media massa baik online ataupun ofline, bahwa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab telah mendapat banyak pujian dari Para Ulama kaliber Internasional.

Dulu, sering kita ragu apakah benar ada pujian buat sosok ganas yang gemar mengalirkan darah kaum muslimin tersebut? Sungguh mengherankan kalau benar ada seseorang dengan bacground sejarah yang sedemikian hitam, lalu kemudian para Ulama ramai-ramai memujinya? Hmm… ternyata semua itu hanya “bul kibal kibul” belaka. Untuk mengetahui kebenaran yang sebenarnya siapakah para tokoh yang diklaim kaum Wahabi sebagai ulama kaliber dunia tersebut, silahkan simak presentasi  yang membongkar kedustaan para Wahabiyun tersebut….

muhammad bin abdulwahab - Pujian Ulama Kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

Membongkar kedustaan pengakuan Salafi Wahhabi atas pujian para ulama kepada Muhammad bin Abdul Wahhab

Oleh: Ibnu Abdillah Al-Katibiy

Orang-orang wahabi salafi mengaku bahwa banyak para ulama dunia yang memuji dakwah syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, benarkah hal itu ? siapa saja kah para ulama yang telah memuji Muhammad bin Abdul Wahhab ?
Ternyata ulama-ulama yang mereka klaim sebagai Ulama dunia tidak ada lain hanya berputar dari kalangan keluarga dan murid-murdi Muhammad bin Abdul Wahhab saja. Bahkan mereka berani berdusta atas nama ulama Ahlus sunnah waljama’ah di antaranya imam Ash-Shon’aani padahal beliau mencela Muhammad bin Abdul wahhab. Juga

Demi mendapat dukungan dari umat dan menutup-nutupi sejarah kelam Muhammad bin Abdul wahhab serta kesesatan dakwahnya, maka para pentaqlid butanya membuat sebuah judul “Para ulama dunia memuji dakwah syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab“, mereka mnyebutkan nama-nama para ulama yang memuji Muhammad BAW.

Nah siapakah sebenarnya para ulama tersebut yang mereka klaim Ulama dunia yang telah memuji-muji dakwah Muhammad bin Abdul Wahhab? Tidak lain pembela-pembela Muhammad bin Abdul Wahhab, hanya berputar dari kalangan anak-anaknya, cucunya, murdi dan kerabatnya saja. Simak penjelasan berikut ini..!
Wahhabi Salafi berkata: “Di antara para ulama yang membela dan meuji dakwah Muhammad bin Abdul Wahhab adalah :

1. Ahmad bin Mani’

Bantahan : Siapakah Ahmad bin Mani’ ? tidak ada lain nama lengkapnya adalah Ahmad bin Mani’ bin Ibrahim bin mani’. Dia adalah salah satu murid Muhammad bin Abdul wahhab wafat tahun 1186 H. Lihat profilnya dalam kitab Ulama Najd juz 1 halaman 504.

2. Muhammad bin Ghoihab dan Muhammad bin ‘Idan

Dia yang telah mengarang sebuah risalah / buku kecil yang ditujukan kpd syaikh Abdullah Al-Muis (aswaja) menasehati agar kembali kepada ajaran Tauhid Muhamamd bin Abdul Wahhab.

Bantahan : Muhammad bin Ghoihab adalah murid Muhammad bin Abdul Wahhab demikian juga Muhammad bin ‘idan.
Dan kita tanyakan kepada mereka: “Apa judul risalah tersebut dan di mana keberadaan risalah tersebut?”

3. Hamd bin Mu’ammar dan Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahhab

Kedua ulama tersebut telah mengarang sebuah kitab “At-Taudhiih ‘an Tauhidil khollaq fii jawabi ahlil Iraq “.

Bantahan : Hamd bin Mu’ammar adalah murid Muhammad bin Adbul wahhab. Dan Abdullah adalah putra Muhammad BAW.

4. Al-Allamah syaikh Husain bin ghonnam Al-Ihsaai

Dia pengarang kitab tarikh Najd. Seorang ahli ilmu Nahwu dan arudh.

Bantahan : Dia telah menjdi murid Muhammad BAW, dan tidaklah mengarang kitab tarikh Najd terkecuali menambah wawasan akan kedzaliman dan sejarah kelam Muhammad BAW.

Di antara isinya adalah di halaman 97, disebutkan bahwa Syaikh Husain menukil dari sebagian risalah gurunya Muhammad bin Abdul Wahhab sebagai berikut : “Muhammad bin Abdul wahhab bercerita:  “Sesungguhnya Utsman bin Mu’ammar adalah seorang hakim negeri Uyainah dia adalah musyrik dan kafir. Setelah orang-orang mengetahui kekufurannya, maka mereka berencana membunuhnya. Setelah selesai sholat jum’at. Dan kami membunuhnya di tempat sholatnya di dalam masjid bulan Rajab tahun 1163 H “.

Lihatlah Muhammad bin Abdul wahhab dengan bangga menceritakan pembunuhannya terhadap Utsman bin Mu’ammar yang divonis kafir di dalam masjid rumah Allah Swt ? Dan dengan percaya diri muridnya tersebut mnceritakan kembali dalam kitab Tarikh Najdnya.

5. Al-Allamah Hamd bin Nashir bin Utsman bin Mu’ammar

Dia telah mengarang banyak bantahan di angtaranya : Kitab “ An-Nubdzah Asy-Syarifah An-Nafisah fi r Radd ‘alal quburiyyin “, At-Tuhfah Al-Madaniyyah fil Aqidah As-Salafiyyah “..

Bantahan : Hamd ini adalah murid Muhammad bin Abdul wahhab dan kakeknya yaitu Utsman bin Mu’ammar telah dibunuh oleh gurunya tersebut yaitu setelah selesai sholat jum’at dan masih berada dalam tempat sholatnya di masjid.

6. Abdullah bin Muhamad bin Abdul Wahhab

Bantahan ; Dia adalah putra Muhamamd bin Abdul Wahhab, namanya sering diulang-ulang penyebutannya dalam jajaran ulama yang memuji Muhammad bin Abdul Wahhab. Dan dia telah menghalalkan darah dan harta dengan jalan mencuri atau merampok kepada orang yang tidak mengikuti paham ayahnya.

7. Syaikh Abdul Aziz bin Hamd

Bantahan : Dia adalah cucu Muhammad bin Abdul wahhab.

8. Syaikh Abdullah bin Abdurrahman abu Bathin

Bantahan ; Dia adalah salah satu murid Abdullah putra Muhammad bin Abdul wahhab.

9. Al-Allamah syaikh Abdurrahman bin Hasan Alus syaikh

Bantahan ; dia adalah salah satu cicit muhamamd bin Abdul wahhab.

10. Syaikh Abdurahman bin Muhammad bin Mani

Dia telah mengarang qosidah di dalam memuji Muhammad bin Abdul Wahhab.

Banthan : dia adalah salah satu murid dari cucu Muhammad bin Abdull wahhab yaitu Abdurrahman bin Hasan.

banner gif 160 600 b - Pujian Ulama Kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab

11. Al-Allamah syaikh Abdul Lathif bin Abdurrahman bin Hasan

Bantahan : Dia putra dari cucu Muhamamd bin Abdul wahhab.

12. syaikh Abdul Aziz bin Hasan Al-Fadhli

Bantahan ; Dia adalah salah satu murdi cucu Muhammad bin Abdul wahhab yaitu Abdurrahman bin hasan.

13. Syaikh Sholeh bin Muhammad Asy-Syatsri,

Dia yang telah mengarang kitab abntahan kpd syaikh Ahmad Dahlan dengan judul “ Ta’yidul Malikil Mannan fi Naqdhi dholalati Dahlan “.

Bantahan : dia adalah orang yang  belajar kepada Abdurrahman bin hasan cucu dr Muhammad bin Abdul wahhab.

14. Al-Allamah syaikh Ishaq bin Abdurrahman bin hasan
Bantahan : Dia adalah putra dari Abdurrahman bin Hasan cucu dari Muhammad bin Abdul wahhab.

15. Al-Allamah syaikh Hamd bin Ali bin Muhamad bin Atiq
Bantahan : Termasuk murid khusus yang selalu mengikuti majlis Abdurrahman bin hasan.

16. Al-Allamah syaikh Husain bin Hasan bin Husain bin Ali bin Husain bin Muhammad bin Abdul wahhab

Bantahan : Telah jelas dr keturunan Muhammad bin Abdul wahhab.

17. Al-Allamah syaikh Abdurrahman bin Abdul Lathif Aalus syaikh

Bantahan : juga keturunan Muhammad bin Abdul wahhab.

.18. Al-Allamah syaikh Ahmad bin Ibrahim bin Isa

Bantahan : Murid dari salah satu murid cucu Muhammad bin Abdul wahhab yaitu Abu Bathin.

19. Al-Allamah syaikh Nashir bin su’ud asy-syuwaimi

Bantahan : murdi dari cucu Muhammad bin Abdul wahhab yaitu Abdullah bin Abdul Lathif.

20. Wahbah Az-Zuaili Ad-Dimasyqi

Bantahan : Beliau bukan pembela Muhammad bin Abdul wahhab. Justru beliau adalah seorg asy’ari dan mencintai ilmu tasawwuf. Bahkan beliau memuji kitab Burdah karya imam Bushiri.

21. Doktor Muhammad Ahmad Darniiqoh

Dia telah mengarang kitab “ Syaikh Muhamamd bin Abdul wahhab Raaid ad-dakwah as-salafiyyah “.

Bantahan : Jika mereka mengklaim doctor Muhammad Ahmad adalah pembela Muhammad bin Abdul wahhab, maka seharusnya mereka juga mau menerima karya beliau yang berjudul “ A-th-Thoriqah An-Naqsyabandiyyah wa ‘alaamuha ‘. Buku mnjelaskan ajaran tariqat naqsyabandiyyah dan beliau pun memuji tariqat ini.

22. Imam Ash-shon’aani al-Yamani

Bantahan : Beliau memang awalnya sempat memuji dakwah Muhammad bin Abdul wahhab, shingga belaiu membuat syair pujian berikut :
سلام على نجد ومن حل في نجد : وإن كان تسليمي على البعد لا يجدي
Salamku untuk Najd dan siapa saja yang tinggal di sana
Walaupun salamku dari kejauhan belum mencukupinya.

Lama tak mendapat jawaban, hingga bebrapa orng dan ulama Najd mendatangi beliau dan menceritakan hakekat ajaran Muhammad BAW, maka beliau meruju’ / mencabut kembali pujiannya itu. Padahal qosidah beliau telah menyebar ke seluruh negeri.

Akhirnya beliau mencabut pujianya itu dan membuat pujian tentang ruju’nya beliau dari pujian kepada Muhammad bin Abdul wahhab. Dan membuat syarahnya di dalam kitabnya: “Irsyadu Dzail albab ila haqiqati aqwal Ibn Abdil Wahhab “.
Qosdidah ruju’ beliau sangat terkenal di kalangan santri Yaman, di antara bait ruju’ beliau adalah :

رجعت عن القول الذي قلت في النجدي ::: فقد صح لي فيه خلاف الذي عندي
ظننت به خيرا وقلت عسى عسى ::::: نجد ناصحا يهدي الأنام ويستهدي
فقد خاب فيه الظن لا خاب نصحنا :::: وما كل ظن للحقائق لي مهدي
وقد جاءنا من أرضه الشيخ مربد :::فحقق من أحواله كل ما يبدي
وقد جاء من تأليفه برسائل :::::: يكفر أهل الأرض فيها على عمد
ولفق في تكفيرهم كل حجة ::::::: تراها كبيت العنكبوت لمن يهدي
تجارى على إجرا دما كل مسلم ::: مصل مزك لا يحول عن العهد
وقد جاءنا عن ربنا في ( براءة ) :::: براءتهم عن كل كفر وعن جحد
وإخواننا سماهم الله فاستمع ::::: لقول الإله الواحد الصمد الفرد
وقد قال خير المرسلين نهيت عن ::::: فما باله لا ينتهي الرجل النجدي
وقال لهم : لا ما أقاموا الصلاة في ::::: أناس أتوا كل القبائح عن قصد
أبن لي ، أبن لي لم سفكت دماءهم ؟ ::: ولم ذا نهبت المال قصدا على عمد ؟
وقد عصموا هذا وهذا بقول لا ::::: إله سوى الله المهيمن ذي المجد

“ Aku menarik kembali pujianku terhadap Muhammad bin Abdul wahhab An-Najdi
Sungguh telah benar kekliruan pujiannku terhdapnya.
Aku menyangkka baik padanya, dan aku berdoa semoga, semoga Najd kita memberi petunjuk pada manusia.
Tapi persangkaanku salah, bukan nasehatku yg salah. Telah dating kepadaku dari Najd syaikh Marbad.
Dan mnjlskan hakekat ajaran muhammad An-Najdi.
Di dalm kitab-kitabnya ia telah banyak emgkafirkan penduduk bumi dengan sengaja.
Dan seterurnya…

Catatan Soal Pujian kepada Muhammad bin Abdul Wahhab:

Lihatlah, bagaimana wahhabiyyah mengelabui umat Islam dalam tipu dayanya menulis nama-nama para ulama Islam sedunia yang memuji dan mendukung ajaran Muhammad bin Abdul wahhab. Padahal setelah dikroscek ternyata ulama-ulama tersebut adalah hanya dari kalangan keluarga, putra, cucu dan murid Muhammad BAW sendiri.

Manakah para ulama Islam sezamannya yang memuji Muhammad BAW ?

Tidak adakah ulama selain dari kalangan keluarga dan murid Muhammad BAW yang membela ajarannya?

Sedangkan para ulama besar dari smua kalangan madzhab telah membantah dan mencela ajaran Muhammad BAW, ratusan ulama yang hidup semasa dengan Muhamamd bin Abdul wahhab bahkan dari saudaranya sendiri yaitu syaikh Sulaiman bin Abdul wahhab yang lebih memahami karakter suadaranya itu dan lebih alim telah mencela dan membuat bantahan kepada saudaranya tersebut, Muhammad bin Abdul wahhab. Belum lagi ribuan ulama setelahnya yang mencela dan tidak mendukung ajaran Muhamamd bin Abdul Wahhab.

(Ibnu Abdillah Al-Katibiy)

sumber

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

89 thoughts on “Pujian Ulama Kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab”

  1. Wahabi mang tkang ngibul seh ya? 😆 😆 😆 😆 😆 Mangtabbbb!

    bul kibal kibul yg penting dapur bisa ngebul bul bul…, kwk kwk kwkwk kwkwk…

  2. Ha ha haaaaaa…. judulnya bagus n pas banget dg keadaan Wahabi.

    Wahabiyyun pada nggak berani koment, lagian mana ada “Ulama Beneran” yg memuji Syaikhul Wahabi Muhammad bin Abdul Wahhab tsb? Ulama keder kali yg memujinya?

  3. 😀 😀 😀 😀 😀 😀 Ketawa abis lihat judulnya, apalagi setelah baca artikelnya. Keren banget tipuan Wahabi yg kepergok tipuan bul kibal kibulnya.

  4. Sebabnya orang lain nggak mahu puji guru kami (malah dikeji ada) maka kami
    konferensi untuk memujinya supaya dunia akan lihat kehebatan guru kami. Para pengikutnya ( yang ama ) juga bangga dan pasti lebih ghuluw lagi.
    Wahhabiyun oh Wahhabiyun yang kontaminitas tapi mahu dilihat jernih dan suci.
    Mungkin direktor filem Hindustan atau Tamil niru gaya Wahhabi untuk bikin filem.

  5. KH Said Agil Siraj membandingkan situs radikal dengan situs porno. Menurutnya, situs radikal lebih berbahaya daripada situs porno. Karena situs radikal merusak iman, sedangkan situs porno tak berdosa, hanya makruh.

    1. jangan suka membunuh karakter serang tokoh agama dan memelintir ucapan2 tokoh tersebut. siapa yang tukang fitnah?

      telah diketahui jumhur ulama bhw golongan pengikut ibn abdul wahab suka memelintir ucapan ulama dalam kitab2 klasik. saya pikir ente termasuk golongan tersebut? baca beritanya lebih jelas dan tuntas, jangan pakai hawa nafsu.

      syukron

  6. @abu umar
    Ente memelintir pemberitaan ya. nih ane copy ya spy jelas:
    “REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pemerintah menutup situs-situs yang menyebarkan faham radikalisme agar tidak menyuburkan pertumbuhan terorisme.
    “Jangan hanya situs porno yang diblokir, situs yang mendorong terjadinya sikap radikal, fundamentalisme juga harus ditutup. Bahayanya sama,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj di Jakarta, Selasa (27/9).”
    ……”Kalau mau jujur, kata Said Aqil, kebebasan di era reformasi telah dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok radikal, terutama untuk menyebarkan faham yang mereka yakini.
    Karena itu, lanjutnya, penting bagi kelompok moderat untuk semakin menggencarkan upaya memberikan pencerahan tentang Islam yang “rahmatan lil alamin”, Islam damai.”
    Nah mana yang menyebutkan : “PBNU: Situs Porno Tak Berdosa, Situs Jihadi Radikal Merusak Iman”.
    Belajar islam itu mesti yang bener sesuai Al Quran dan Sunnah, jangan ambil kesimpulan sendiri yah.

    1. Maaf, di atas itu kami sedang mengetest Waktu/Jam Koment yang selama ini terasa janggal seakan tinggal di Amrik Kata Ustadz ARtikel Islami lewat Contact Us. Alhamdulillah, sudah benar sekarang, berkat masukan dari Ustadz Artikel Islami, Syukron….

  7. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini beranggapan bahwa aksi teror bom yang masih terus terjadi di tanah air berkaitan dengan keberadaan sejumlah situs radikal. Karena situs radikal itu menjadi penyambung lidah ideologi para pelaku teror. Pembiaran situs radikal sama saja merelakan api berkobar liar.
    Karenanya, kiyai jebolan Universitas Ummul Qura ini meminta Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring untuk memblokir situs radikal. “Saya meminta Menkominfo menutup situs yang mendorong sikap radikal, bahkan menimbulkan gerakan teror yang meresahkan masyarakat,” desak Said Agil di Gedung PBNU Jakarta, Selasa (27/9/2011).
    Bagi Said Agil, pengaruh situs radikal itu lebih berbahaya terhadap kenyamanan hajat bangsa daripada situs porno. Madharat situs porno hanya berdampak individual, sementara situs radikal berefek sosial.
    “Situs porno secara hukum fikih tak berdosa, hanya makruh. Yang dosa itu yang membuat dan menjadi bintang porno,” ujar Prof Dr KH Said Agil Siraj.
    Sementara itu, situs radikal, menurut Said Agil, lebih berbahaya karena merusak iman.
    Said Aqil menegaskan situs-situs radikal itu telah membelokkan makna jihad dalam ajaran Islam. Jadi, situs radikal lebih berbahaya karena merusak iman.
    “Jika seseorang membuka situs radikal, efeknya orang tersebut akan memiliki paham yang salah tentang agama. Kesalahan itu yang bisa mengantarkan seseorang menjadi pelaku terorisme. Kalau situs porno merusak akhlak, situs yang mengandung paham radikalisme dapat merusak iman,” tuturnya.

    1. @ Abu Umar
      Sumber berita yanga anda kutip dari situs apa dan surat khbar apa ? gak jelas ente, jangan2 cuma karangan ente aja untuk menyudutkan tokoh dan warga NU.
      Berbeda yang dikutip Mas Ucep diatas sumbernya“REPUBLIKA.CO.ID”
      atau link yang diberikan Mas Fahmi Hasan diatas :

      http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/11/09/27/ls6nv5-pbnu-jangan-hanya-pornografi-tutup-situs-penyebar-radikalisme

      dasar kaki tangan Wahabi kalo udah ketahuan belangnya mencoba memelintir kenyataan.

          1. itu baru satu, sisanya, bisa Anda baca di sepanjang blog
            banyak kok bukti bertebaran bahwa voa-islam itu wahhabi
            saya dah tau dari lama

        1. @abu umar, sekalian ambil sumber berita fitnah dari al-arabiya + al-jazeera…klop lengkap dah..mau lengkap lg ambil sumber berita dari CNN, FOX,dll. Berhentilah jd peliharaan YAHUDI !!!

    1. Pluralisme VS Wahabisme:

      -Pluralisme, beranggapan semua faham adalah benar
      -Wahabisme, beranggapan hanya diri sendiri satu-satunya kebenaran

      Kira-kira mana yg lebih buruk di antara keduanya?

  8. @abu umar
    Ente bisa kaji gak perkataan itu, kan sangat jelas. Secara hukum fikih menonton film kan makruh, ini tergantung dari keimanan seseorang yang suka nonton film. Tapi kalau situs radikal kan juga jelas, sesorang yang membaca situs radikal seperti wahabi, kan otaknya bisa terfokus sama radikalnya. lihat aja pengantin dalam bom bunuh diri, gak mikir dia akan membunuh orang baik keluarga, orang lain yang gak berdosa.
    Ente kaji tuh, kan topiknya juga radikalisme yang dibahas. jgn ente pikirin sendirilah, ente baca kemudian ente kaji sama dalil ya.

  9. kang abu umar ko malah koment tentang pbnu, tolong koment atau sanggahan tentang artikel diatas atau anda setuju tentang artikel itu.
    biasanya diam itu tanda setuju
    gimana kang abu setujukan ama artikel diatas

    1. Sumber berita itu sama2 dari pernyataan ketua PBNU, kok bisa berbeda isinya antara “REPUBLIKA.CO.ID” dengan VOA Islam, apa karena beda penafsiran atau VOA Islam memang situs pengacau pemecah belah umat Islam, pemelintir berita untuk mncitrakan jelek tokoh dan umat Islam yang tidak segolongan dengan Wahabi, kalau memang begitu terkutuklah Voa Islam dan pantas ditutup, terkutuk pula Wahabi Laknatullah.

  10. situs phorno dan situs2 neo-khawarij itu sama bahayanya
    jadi, situs2 neo-khawarij = situs phorno
    yg satu ngebom secara fisik dan pemikiran, yg lainnya ngebom otak
    sama2 destruktif
    udah, laporin aja ke tifatul sembiring
    kalo dia ga mao blokir….
    wah….. patut dicurigation tuh

  11. Ping-balik: Bul Kibal Kibul Tentang Pujian Ulama Kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab « Artikel Islami – Blog Pembela Ahlus Sunnah
  12. ketahuilah oleh admin dan kalian. salah satu trik salafi ketika sudah terpojok pasti mengeluarkan isu out of topic (bahkan itu isu yang dibuat2) buat cuci tangan. jadi dari 30 komentar tentang ngibulnya MAW, 22 komentar malah membahas situs porno, said agil, voa, republika, dll. suatu pengaburan entitas informasi. jadi secara ilmiah hampir setiap salafi dibekali dengan kemampuan untuk “cuci tangan” semacam ini. pasti anda sering mengalaminya. cek komentar2 umati, artikel islami, dll sekarang !!!.

    mereka tanpa keraguan pasti berdalih untuk cuci tangan. kadang mereka menyeranng pribadi anda. misalkan gini. suatu atrikel dibuat di situs yg ada simbol atau artikel 2 tasawuf n membahas kekeliruan salafi. trus mereka serang balik gn “makanya jgn smbah kuburan terus” atau “imamah sufi kalian mengganggu otak kananmu” atau dupa yg dibakar waktu maulid bikin kalian gak waras” nah itulah macam trik “kaboooor” atau cuci tangan, kepengecutan. yg wajib dikuasai oleh setiap wahabi. liatlah yang mereka angkatyg tidak pernah valid dan relevan, mudah dipastikan bahan serangan balik mereka adalah “amunisi alakadarnya” ya pokoke gmana crnya bisa meng-skakmat lawan bicara dg cara apapun. dan tetap citra”Assunnah pasti menang”.

    lihat setelahnya (misalkan kasus di atas) anda akan mengeluarkan kemarahan anda dan menguras energiuntuk membahas tentang ziarah kubur, kemualiannya pakai imamah, bukhur yg dibakar dan seterusnya. jangan mimpi mereka akan mendengarkan anda. itu hanya sebuah trik klasik dalam berdebat..
    perhatikanlah wahai kawan, mereka akan tetap dalam ajarannya disaat yg sama anda tengah emosi, tekanan anda naik, nalar kelembutan anda terganggu. setelah serang anda dg isu murahannya.

    mereka tidak sedang mencari Al-haq dan Al-haq pun tidak ingin menemui mereka.

    so be focus… Shollu ‘ala sayyidina Muhammad.

  13. Akhlak wahabi sdh terbukti banyak tkw diperkosa dan membela diri malah dipancung.ini fakta riil apa ini akhlak mulia kaum yg merasa dekat dengan Allah dan surga?

  14. @Ibnu Abdillah
    mana aja yang ente anggap subhat2 amalan aswaja non salafiwahabi? mari kita diskusikan kembali. kenapa didiskusikan kembali karena sudah banyak di bahas di blog ini, tinggal ente cari aja topik yang ente inginkan di blog ini.

    ayo sebutkan subhat2 yang ente tuduhkan?

  15. ..DEBAT KOQ berani nya dikhalayak umum apelagi di tempat koment ecek-ecek gene.. 😆 bencong bangeeed… 😆

    DEBAT ITU SEPERTI PARA ULAMA BERDEBAT… ONE BY ONE DISUATU TEMPAT, ada kitabnya. kita diskusi bersama… BUKAN CARA BENCOS BEGENONG… :mrgreen:

    saya tunggu anda… call me 0898 819 2958

  16. @ibnu abdillah
    Setelah banyak para mahasiswa yang belajar ke arab saudi dan lulus dari sana kemudian mereka berdakwah, nah sejak saat itulah banyak pengikutnya yang gampang mengatakan bid’ah, syirik bahkan sampai mengatakan KAFIR sama orang2 yang sudah muslim, inikan sangat berbahaya secara agama maupun negara. Dulu Muhammadiyah saja yang sudah lama di Indonesia ini, sejuk-sejuk aja sama NU, nah gimana?
    Gak boleh dong diskusi one by one disuatu tempat, nti ada setan diantaranya.

  17. izin copas admin….

    para wahabiyun sudah pasti akan ngeles sebisa mungkin, walaupun fakta sudah ada…jadi inget sopir bajaj (tukang ngeles) brrr….brrrr….brrrr :mrgreen:

  18. wajar kalo orang wahabi di indonesia pada jahil2 semua, soalnya salah satu tokoh panutannya adalah org yg ngotot bilang kalo bumi itu datar hehehehe :mrgreen:

  19. yang mengkafirkan orangnya itu siapa di blok apa. orang salafi itu mengkafirkan perbuatannya bukan orangnya klau perbuatan belum tentu orangnya bisa juga orang tidak tau jadi perlu di jelaskan bahwa perbuatan ini syirik. maka kalau baca itu perlu dengan hati nurani jangan memberi komentar sembarangan entar dimintai tanggung jawab kelak di hari perhitungan. maka hati2 dalam komentar. orang salafi cuma menjelaskan mana tauhid, mana syririk, mana sunnah, mana bid’ah. bukan menghukumi orang-perorang.

  20. Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab adalah ulama yang mengerti mana tauhid dan mana syirik sehingga Sayyid Muhammad Alwi al-Maliki pun menggelarinya dengan sebutan “Imam at-tauhid wa Ra`su al-Muwahhidin” (pemimpin tauhid dan kepala orang ahli tauhid) dalam kitabnya Mafahim Yajib an-Tushahhah[1] halaman 202:

  21. Nah itu kang Syahid…Sayyid Alwi Al Maliki saja yang konon katanya punya sanad sampe rosul, Syaikh besarnya orang-orang sufi, memuji Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab rohimahulloh dalam kitabnya Almafahim Yajibu an Tushohhah….bul kibal kibul sekarang berarti siapa yang lagi ngibulin pembaca…..kenapa kang Syahid ga ikutin pendapat guru ente aja ?? atau ga nyebutin pujian Alwi Al Maliki kepada Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab rohimahulloh di artikel di atas…kalo belum tau, berarti Anda perlu belajar dulu jangan asal nuduh…kalo udah tau tapi disembunyiin, berarti Anda curang dan tidak objektif dalam menilai seseorang….

    1. pujian sayyid Muhammad bin Alwi al-maliki untuk M.abdul wahhab tidak lain hanya bentuk toleransi tasamuh dalam beragama , untuk meredam keganasan ajaran ibnu abdul wahhab , sama sekali bukan pujian ” pengakuan akan kebenaran ajaran ibnu abdil wahhab.” sebagaimana salah difahami oleh kaum wahabi.

      1. Berani tidak memuji Ahmadiyah bahwa ajarannya benar, penuh hikmah??
        Kalau tidak yakin suatu ajaran itu benar… manalah mungkin dipuji, mas…
        Atas alasan toleransi atau apapun, niscaya tidak bakalan dipuji apalagi pujiannya itu pada bab Aqidah!

    2. COBA ENTE PERHATIKAN INI:
      Abuya al Maliki rh. anggapan kaum Wahabi itu adalah sebuah kebodohan. Atau mereka berbohong, seperti kebiasaan mereka. Atau mereka itu menipu dan memutar balikkan fakta, seperti sering mereka lakukan!

      Abuya berkata:

      وَ هذا جَهْلٌ أَو كِْذبٌ أو تَلْبيسٌ.

      Dan anggapan itu adalah kebodohan, atau kebohongan atau penipuan. (Mafâhim:156)

      mana YANG BENER NIH………????

  22. hanif:
    Nah itu kang Syahid…Sayyid AlwiAl Maliki saja yang konon katanya punya sanad sampe rosul, Syaikh besarnya orang-orang sufi, memuji Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab rohimahulloh dalam kitabnya Almafahim Yajibu an Tushohhah….bul kibal kibul sekarang berarti siapa yang lagi ngibulin pembaca…..kenapa kang Syahid ga ikutin pendapat guru ente aja ?? atau ga nyebutin pujian Alwi Al Maliki kepada Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab rohimahulloh di artikel di atas…kalo belum tau, berarti Anda perlu belajar dulu jangan asal nuduh…kalo udah tau tapi disembunyiin, berarti Anda curang dan tidak objektif dalam menilai seseorang….

    komen ente ga nyambung

    BACA LAGI ARTIKELNYA DONG……

  23. lagi-lagi ta’wi, subhanalloh…berarti kang Nova ga percaya sama pujian Syaikh Alwi Al Maliki ya, duuh ucapan Syaiknya sendiri aja ga percaya, siapa lagi yang mau ente dipercaya ucapannya….ketika Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab dipuji oleh Alwi Al Maliki dengan sebutan “Imam At Tauhid dan Ro’sul Muwahhidin” memang bukan berarti beliau ma’sum dan terbebas dari kesalahan dalam pendapat-pendapatnya…jadi wajar kalo diktritisi sebagian pendapatnya oleh Syaikh antum…tapi ente juga perlu ikutin akhlak dan adab Alwi Al Maliki dong, walaupun sedang mengkritik pendapat syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab masih sempat memuji dan mengakui keutamaan beliau…itu namanya adil dan objektif dalam menilai seorang…wabillahitaufiq

  24. Hanif, bagamana timbangan akal antum kok bisa lebih memilih bin Baz, Utsaimin, Albani dan Ulama Wahabiyyin lainnya daripada Sayyid Muhammad bin Alawy Almaliki? Tolong jelaskan kenapa bisa demikian? Atau mungkin antum sendiri tidak pernah baca buku beliau MAFAHIM YUJIBU AN TUSHOHHAH {(Faham-faham yg Harus Diluruskan (faham2 Wahabiyyah)}?

    Ana curiga berat dg antum n teman2 antum, sebab kalimat yg antum nukil tentang ucapan Sayyid Muhammad bin Allawy AlMaliki tidak ana temukan. Dalam Bab/Sub Bab apa beliau berkata demikian?

    Ana sdh cek di Bab/sub bab:
    1. Jangan Sembarangan Mengkafirkan….
    2. Sikap Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab….
    3. Surat Penting Syaik Muhammad bin Abdul Wahhab….
    4. Bertawassul Menurut Muhammad bn Abdul Wahhab….
    5. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Berlepas diri dari oran2 yg Mengkafirkan orang Bertawassul….

    Semua sub Bab tsb tidak ada sepotong pun kalimat seperti yg antum nukilkan tuk bela diri paham sesat Wahabiyyah.

    Tolong sebutkan dg benar kalau memang antum yakin bukan berdusta, biar ana bisa cek, sebab ana punya buku Mafahim tsb. Syukron…..

    1. mba Kartika, saya minta maaf sebelumnya…tolong jangan panggil saya wahhabi ya…karena saya kurang suka dengan panggilan itu…bukankah Alloh berfirman dalam surat Al Hujurot ayat 11 agar kita tidak memanggil saudara kita sesama muslim dengan gelar-gelar yang buruk…seharusnya panggil dengan nama yang paling disukai, biar yang dipanggil juga seneng…jadi kita dapet pahala mudah-mudahan..

      Semoga Alloh memberikan hidayah kepada kita semua…aamin

  25. wahaby emg selalu menghalal kan segala cara untuk menutup borok na ,yg di ikuti ulama yg buta & sesat nih ada ayat na ,tp jgn di ta’wil ya ayat na ente kan anti takwil:

    >>surat Al Isra ayat 72: “Barang siapa yang buta di dunia ini, niscaya di akhirat (nanti) ia akan lebih buta (pula) dan lebih tersesat dari jalan (yang benar)

    1. @all wahabism

      tolong sebutin guru-guru ente2 yang memiliki sanad keilmuwan yang nyambung sampe Rosululloh SAW??? ane pengen tau ada gak….karena sangat aneeeeeeeeeeeeh sekali…banyak pengikut wahabi yang alergi sama para habaib2 yang sudah jelas memiliki sanad keilmuwan dan darah keturunan dr Baginda Rosululloh SAW…..

      belajar agama ntu ga boleh boong kawan….makanya cari guru yg memiliki sanad keilmuwan yg nyampe kpd Baginda Nabi SAW….dan ini merupakan mata rantai yang tidak bisa terputus agar proses keilmuwan terjaga dari para pembohong seperti wahabi yang paling sok nyunnah….

      1. Alhamdulillah saya juga punya guru yang punya sanad…

        diantaranya saya sebutkan ya….biar temen-temen ummati ga nanya terus..

        1) Kyai ‘Abdulloh Mabrur, beliau berguru langsung dengan ulama mesir dan mendapatkan tidak kurang dari 5 sanad

        2) Kyai Ibnu Muhammad Sunusi, beliau berguru langsung dengan ulama yaman dan beliau mendapatkan 1 sanad, dan ijazah kutubus sittah (shohih Bukhory, Shohih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan Tirmidzi, Sunan Nasai dan Sunan Ibnu Majah) dari gurunya…

        3) Kyai Rijal Itsnaini, beliau juga berguru langsung dengan ulama timur tengah, tapi beliau hanya mendapatkan ijazah Shohih Bukhory dari gurunya

        4)Kyai Mukhtar, beliau juga berguru langsung dengan ulama yaman, dan berita yang tersebar di kalangan murid-muridnya beliau telah menghafal Kitab Shohih Muslim seluruhnya, Wallohu a’lam kebenarannya…

        Antum bisa bertemu dengan guru-guru saya di atas dan mengecek kebenarannya, karena Alhamdulillah mereka semua masih hidup…

          1. Kalo Mbak belum menemukan pujian Sayyid Alwi Al Maliki kepada Syaikh Muhammad dalam Al Mafahim belum bisa dikatakan bahwa pujiannya tidak ada…saya sendiri gak baca semua ucapan Sayyid Alwi Al Maliki dalam Al Mafahim, hanya sebagian saja…Sayyid Alwi Al Maliki terkenal oleh penduduk Makkah dengan adab dan akhlaknya yang baik, jadi saya berhusnudzon tidak mustahil kalau beliau mengatakan pujian seperti yang diatas kepada lawan dakwahnya sekalipun…

            Kenapa saya lebih memilih ulama-ulama salafy seperti syaikh Al Albani misalnya, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menetapkan penerimaan dan penyebaran kitab-kitab Syaikh Al Albani diantara kaum muslimin. Hampir-hampir tidak ditemukan satu perpustakaan Islam di negeri Islam dan lainnya kecuali di dalamnya terdapat sejumlah kitab-kitab beliau , dan yang paling monumental dari karya beliau adalah kitab Silsilah Ahadits Shohihah , Silsilah Ahadits Dho’ifah, Irwaul Gholil¸dll yang mencapai puluhan jilid tebal…setahu saya belum ada seorang ulama pun di zaman ini yang menandingi beliau dalam hal ini…yang ada hanya orang yang mengkritik beliau dalam sebagian permasalahan yang mungkin saja beliau salah dalam ijtihad karena beliau juga manusia
            ….
            sementara sebaliknya, saya tidak menemukan pengaruh apapun bagi kitab-kitab Sayyid ‘Alwi Maliki di perpustakaan-perpustakaan Islam. Jika ditemukan, maka itu pun jarang. Karena kitab beliau tidak menyebar sebagaimana kitab-kitab Syaikh Al Albani…

          2. Pendanaan yang kuat akan mencetak kitab yang banyak, sehingga dengan jumlah yang banyak itu dapat disebarkan kepelosok.
            Nah dengan jumlah pendanaan yang kuat didukung oleh Arab Saudi dapat disebarkan Kitab AlBani, bahkan digratiskan. Ane sendiri pernah dapat 5 judul kitab gratis dari penerbit Imam Syafi’i. Ane terima kemudian ane bagi dua yang ternyata isinya jauh dari kandungan sebenarnya.
            Jadi jangan bangga dengan jumlah banyak tapi isinya jauh dari yang diharapkan. Cek dulu isinya mas, bandingkan dengan Aslinya.

          3. Betul Kang Ucep, memang saudi arabia paling getol membiayai dan mendirikan penerbit2 yang berfaham wahabi, termasuk didalamnya memalsu dan merobah kitab2 ulama2 klasik seperti, Shahih Bukhori, Kitab2 Imam Syafei, Imam Nawawi dll.
            Di toko buku Gramedia dan toko Buku Lainnya (kecuali Toko Kitab Milik Habaib yg khusus jual kitab ASWAJA yg Asli) diseluruh Indonesia buku faham wahabi merajalela peredarannya.
            inilah sebagian nama2 penerbit Wahabi :

            1. Assunah
            2. Darussunah
            3. Akbar
            4. Azzam
            5. Pustaka Imam Ayafe’i
            6. Alkautsar
            7. Al Qowam.
            Jadi Hati2lah membeli buku agama, jangan tertipu, teliti sebelum membeli.

          4. @hanif
            Ente baca artikel diatas ya, jangan asal nyebut n asal tulis.
            Gak ada yang memuji MAW kalau bukan anak, saudara atau temennye. Baca dulu baik-baik ya.

          5. kebiasaan kang, selalu terburu-2 mrk, or ga baca dg pelan-2, teliti & detil, langsung kasih komen…..mudah-2an sih ga HIT & RUN spt yg lainnya….sok mangga kang Hanif, dikhatamkan dulu baca artikelnya, lalu kasih komen or argumen…. :mrgreen:

  26. Ayah saya baca komennya kang hanif beliau tersenyum lucu, karna beliau banyak hafal kitab2 klasik asli karya ulama2 besar ahlu sunnah waljamaah yg aksaranya masih arab gundul dan beliau sudah lama tahu kalau isi kitab2 yg asli itu sudah begitu banyak direkayasa oleh para dedengkot para wahabiyun. Jadi kader2 wahabiyun yang sekarang jadi tidak tau itu makanya sampek ngeyel habis2an. Wkekekeke

  27. Kyai Ibnu Muhammad Sunusi, beliau berguru langsung dengan ulama yaman dan beliau mendapatkan 1 sanad, dan ijazah kutubus sittah (shohih Bukhory, Shohih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan Tirmidzi, Sunan Nasai dan Sunan Ibnu Majah) dari gurunya…

    Sapa itu bro? Apa Zulqornain yang berguru kepada Muqbil di Yaman itu? Koq pake kyai segala? Jika benar kog gak kasih aja nama lengkap dengan julukan barunya, Kyai Zulqarnain bin Muhammad Sunusi.

    Ane juga tanya bro, Mugbil itu dapat periwatan hadits dari siapa? Kalau ente kagak tahu, jangan mudah-mudah mengatakan bersanad….

  28. rumah kakek-nenek saya juga di komplek pesantren NU temen2, kakek saya juga ngajar di pesantren Alhamdulillah…beliau biasa dipanggil kyai, jadi saya sebutin kyai aja biar temen2 lebih enak dengernya…kalo ada yang senyum baca komen saya, alhamdulillah mudah-mudahan bernilai ibadah buat saya…ada juga temen SMA dulu yang panggil saya “Gus” hehehe…

    kang Naka bener, itu Ustadz Dzulqornain bin Muhammad Sunusi, tapi beliau dapet sanadnya bukan dari guru beliau yang dari Yaman…kalo mau tau banyak ya ketemu langsung orangnya aja kang…

    Kalo Syaikh Al Albani dibandingkan dengan Al Hafidz Ibnu Hajar ya jauh kang, Syaikh Al Albani kan hidup jauh setelah Ibnu Hajar…tentunya Ulama Salaf lebih berilmu dari Ulama yang hidup belakangan…kan koment saya diatas lagi membandingkan Syaikh Al Albani sama Sayyid Alwi Al Maliki …

    walaupun temen2 menuduh kitab2 yang ditulis Syaikh Al Albani yang tersebar di kalangan kaum muslimin di seluruh dunia hanya karena dukungan Arab Saudi…tapi Alhamdulillah karya beliau bermanfaat bagi kaum muslimin, para penuntut ilmu, para muhaqqiq kitab, dll…semoga Alloh memberikan pahala yang berlipat kepada beliau..aamiin

    saya pamit dulu ya temen-temen, mohon maaf pasti banyak kata2 saya dan temen2 ikhwan salafy yang kurang berkenan…mudah-mudahan temen-temen mau memaafkan…

    akhirnya saya pun berdoa, semoga Alloh memberikan hidayaNya kepada saya (hanif), kang Ucep, kang Naka, Mas Dianth, Mbak Kartika, kang Nasrulloh, kang Solmed , kang Admin n temen2 semua…

    kalo ada waktu saya mampir n koment lagi ya…hehehe

    assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh…

    1. Ane gak sedang diskusi dengan Zulqarnain bro, tapi dengan ente yang bilang bahwa ia punya sanad. Nah, pernyataan ente itu yang perlu ente buktikan kebenarannya. Nyatanya ente gak bisa berikan bukti. Malah nyutuh kite nanya kepadanya. So jangan mudah-mudah menyebut bersanad, kalau ente tidak tahu.

      Banyaknya karya Syaikh Muhammad Alawi Al Malaki kalau dibanding dengan Al Albani memang kalah secara kauntitas. Tapi kalau bicara kualitas karya-karya Syikh Al Maliki lebih berbobot bro, sedangkan karya Al Albani walau banyak tapi semuanya kacau. Tiap cetakan ada ralatnya. Banyak hukum bertentangan satu sama lain. So, bagi pencaril ilmu baik timteng maupun lainnya dah gak mau merujuk Al Bani, kecuali pengikutnya atau orang awam yang kagak ngerti. Hatta orang saudi sendiri yang dulu pernah percaya dengan Al Albani seperti Syeikh Musthafa Al A’dzami dah gak mau lagi merujuk Al Albani.

      Sedangklan Karya Syeikh Al Maliki terus dipakai, semisal tahqiq Al Muwaththa’ serta pembelaan beliau terhadap keshahihan hadits Al Muwathta’.

      Nah, kalau dalam periwayatan beliau tidak diragukan lagi. Para muhaddits setelah beliau banyak mengambil periwayatan baik fiqih dan hadits seperti Al Umm, Al Muwaththa’, Musnad As Syafi’i dll. Muhaddits Mesir yang mengambil periwayatan dari Syeikh Al Maliki termasuk Syeikh Ri’fat Abdul Muthallib.

      Nah, kalau dalam hal ini Al Albani scorenya nol. Karena hanya berguru dengan buku. So, murid-muridnya sendiri gak dapat periwayatan hadits darinya.

      1. Penduduk arab saudi aja sudah gak mau bereferensi ke kitab albani, cuma jadi pajangan aja. Cuma disini aja yang ngetrend referensi kekitab albani.
        Aneh bin ajaib, atau orang-orang sini yang terlalu pagi memuja albani ya?

  29. hanif: walaupun temen2 menuduh kitab2 yang ditulis Syaikh Al Albani yang tersebar di kalangan kaum muslimin di seluruh dunia hanya karena dukungan Arab Saudi…tapi Alhamdulillah karya beliau bermanfaat bagi kaum muslimin, para penuntut ilmu, para muhaqqiq kitab, dll…

    Ana yakin, setelah masyarakat muslim banyak yg tahu tentang siapa Albani yg sdh terbukti di mana2 tdk bermutu, maka pada periode selanjutnya orang akan malu menyebut nama Albani sebagai rujukan. Selama ini banyak orang yg tak kenal siapa Albani sebenarnya dan hanya main kutip saja kata2nya. Akan tetapi, pada akhirnya orang akan lebih bangga dan pede menyebut nama Sayyid Muhammad bin Allawy AlMaliki sebagai rujukan, sebab profil beliau lebih tsiqoh dan kredibilitasnya lebih terjamin ketimbang Syaikh Albani. Demikian prediksi ana, mohon maaf kalau tidak berekanan.

  30. Inilah susahnya kalau sudah terlalu banyak menelan kibulannya para dedengkot salafi/wahabi, kebenaran yang paling terang benderang sekalipun tetap saja tak bisa ia lihat!! Hemmmm…… ❓

  31. Kite liatin aja berapa tahun bertahan gandulannya, kalau lama ya udah kite harus rela dan pasrah itu pertanda kiamat udah deket. he he he…………..

  32. 20. Wahbah Az-Zuaili Ad-Dimasyqi

    Bantahan : Beliau bukan pembela Muhammad bin Abdul wahhab. Justru beliau adalah seorg asy’ari dan mencintai ilmu tasawwuf. Bahkan beliau memuji kitab Burdah karya imam Bushiri.

    WAHBAH ZUHAILAI bukan berakidah asy’ari, ni suatu pendustaan, baca dalam kitab beliau البدع المنكرة beliau menyatakan secara terang-terangan yg beliau berakidah salaf seperti imam2 mujtahid..

    1. baca dalam mukaddimah kitabnya beliau menyatakan pujian terhadap gerakan dakwah yg dijalankan oleh MUHAMMAD BIN ABD WAHAB… jgnlah menjadi pengkhianat ilmiah, nyatakanlah sesuatu dgn amanah ilmiah, jgnlah disebabkan kita berselisih pendapat sampai kita menafikan perkara yg haq..

  33. Alhamdulillah yang membuat artikel ini Ibnu Abdillah Al-Katibiy tidak menyertai catatan-catatan kaki/ referensi/ maraji’ terhadap artikel ini, berarti apa yang ditulis oleh penulis artikel ini, Insya Allah jauh dari pada kebenaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker