Buku

Buku-buku Sesat Tentang Kyai NU Buatan Para Aktifis Wahabi di Indonesia

    • Buku Putih Kyai NU

    amaliah sesat di bulan ramadhan - Buku-buku Sesat Tentang Kyai NU Buatan Para Aktifis Wahabi di Indonesia

      •  Bongkar Kesesatan Debat Terbuka Kiyai NU di Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya

       

        • Amaliyah Sesat di Bulan Ramadhan

         

          •  Mantan Kiyai NU Menggugat Sholawat dan Dzikir Syirik

           

            •   Mantan Kiyai NU Menggugat Tahlilan, Istighosahan dan Ziarah Para Wali

             

              •  Mantan Kiyai NU Bongkar Habis Kasidah Syirik yang Bersarang di Lingkungannya
              BACA JUGA:  Ustadz Yusuf Mansur Tokoh Perbukuan Islam 2015

               

                •   Mantan Kiyai NU Meluruskan Ritual-ritual Kiai Ahli Bid’ah yang Dianggap Sunnah

                 

                  •  Mantan Kyai NU Membongkar Praktek Syirik Kiai, Habib dan Gus Ahli Bid’ah

                   

                    • Meredam Dahsyatnya Siksa Kubur

                     

                      • Mustasyar MWC NU Membedah Kitab Tauhid Kiai Ahli Bid’ah

                       

                        • Sesat Tanpa Sadar, Terobsesi Amaliah Bid’ah Hasanah

                         

                        • Yasin Fadhilah, Qur’an Kyai Ahli Bid’ah
                        wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Buku-buku Sesat Tentang Kyai NU Buatan Para Aktifis Wahabi di Indonesia
                        Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
                        Tags
                        Show More

                        Artikel Terkait :

                        loading...

                        Islam Institute

                        Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

                        Related Articles

                        71 thoughts on “Buku-buku Sesat Tentang Kyai NU Buatan Para Aktifis Wahabi di Indonesia”

                        1. Sederetan buku-buku di atas adalah bukti fitnah Wahabisme yg dihembuskan di tengah Kaum Muslimin, agar ummat Islam terpecah-belah. Bahwa Salafy Wahabi itu tukang fitnah adalah berdasarkan fakta bukan asal tudingan tanpa bukti, buku-buku di atas adalah sebagian kecil buktinya.

                          Dan akan terus bermunculan buku-buku fitnah seperti itu, makanya tidak ada lain kecuali kita harus mengimbanginya dg informasi-informasi yg benar agar ummat Islam punya pegangan ketika diombang-ambingkan oleh Fitnah Wahabisme yg semakin merajalela di seluruh dunia Islam.

                          Nah, bagi para komentator ASWAJA di blog Ummati Press, inilah kesempatan bagi antum semuanya untuk memberikan informasi yg benar tentang Islam dalam pemahaman Islam ASWAJA (Ahlussunnah Wal-Jama’ah). Ketika pemeluk Islam berpecah-belah menurut firqahnya, tak ada lain pilihan kecuali satu ASWAJA yang dianut oleh mayoritas Ummat Islam di seluruh dunia, yg terdiri dari penganut 4 Imam Madzhab besar, Maliki, Hanafi, Hambali dan Syafi’i. Yang mengaku tidak bermadzhab tidak masuk barisan ASWAJA, he he he he he…… maaf hanya bercanda, semoga kita kaum muslimin semuanya masuk surga, amin, amin, amin, yaa Robbal alamiin…..

                        2. terimakasih admin atas info-info up to datenya jazakumullah khoirol jaza , semoga semakin banyak yang tersadarkan dari Faham sesat Wahabisme, amin ya Robbal alamin.

                        3. @admin
                          terima kasih infonya, kalau bisa diinfokan penerbit-penerbit Wahabi yang sekarang lebih berbahaya (gerakan bawah tanahnya), sekarang banyak beredar buku-buku yang gurem / judul dan isinya jauh dari yang dikupas bahkan sampai dipelintir. Banyak judul buku tentang ASWAJA yang jauh dan kurang dari pelajaran ASWAJA.
                          Semoga Allah menunjuki kita dengan kebenaran.. Amin ya Robbul Alamiin.
                          Wassalam

                        4. buku buku di atas layak di baca..semoga warga NU tersadarkan dr tidur panjangnya..yg sering melakukan amaliah dlm beragama yg tdk di lakukan Nabi..contoh saja di masjid2 warga NU ketika hendak adzan sholat fardhu,di tabuhlah tu “Bedug”..eh..yg dateng ke msjid jg segitu segitu aja…hayoo…warga NU pada sadar..sadar..taubat..

                          1. @. armen jika buku-buku itu layak dibaca sudahkah armen membacanya ? jika sudah bisakah dipaparkan disini untuk didiskusikan serta diuji sejauh mana kelayakannya , atau isinya tidak lebih dari sekedar pembid`ahan , pemusyrikan dan pengkafiran Kaum Muslimin ? bisakah armen menjelaskannya .

                          2. @ armen
                            buku2 wahabi isinya penuh hujatan dan caci maki tidak layak dibaca dan bukan pencerahan dan ketentraman hati yang didapat tapi malah jiwa fanatik ingin memerangi dan membunuh fihak2 yg tak sefaham yg sama2 umat islam, beda kalo baca buku2 ulama aswaja yg asli dan tasawuf kesejukan dan pencerahan yg akan menambah kuatnya iman.
                            dari judul2nya aja buku2 wahabi udah menyeramkan apalagi kalo dibaca bukan tambah pintar tapi malah pening dan bodoh. saya ada juga beli buku wahabi rasanya menyesal dan rugi beli buku seperti itu.

                          3. sory aku hanya cukup mengcopy punya salaftobat(judul ibnu taimiyah membungkam wahabi
                            Aksi Manipulasi Mereka Terhadap Ilmu Pengetahuan
                            Belum lagi aksi manipulasi mereka terhadap ilmu pengetahuan. Mereka memalsukan sebagian dari kitab kitab karya ulama’ salaf. Sebagai contoh, kitab Al Adzkar karya Imam Nawawi cetakan Darul Huda, Riyadh, 1409 H, yang ditahqiq oleh Abdul Qadir Asy Syami. Pada halaman 295, pasal tentang ziarah ke makam Nabi SAW, dirubah judulnya menjadi pasal tentang ziarah ke masjid Nabi SAW. Beberapa baris di awal dan akhir pasal itu juga dihapus. Tak cukup itu, mereka juga dengan sengaja menghilangkan kisah tentang Al Utbiy yang diceritakan Imam Nawawi dalam kitab tersebut. Untuk diketahui, Al Utbiy (guru Imam Syafi’i) pernah menyaksikan seorang arab pedalaman berziarah dan bertawassul kepada Nabi SAW.

                        5. beli aja sendiri…dibaca…masa buku segitu bayak ane suruh memaparkan isinya,ky org kurang kerjaan aja.beli….baca…..pahami….sesuai al quran dan sunnah nggak…???lucunya,pada belum baca,dah bilang buku sesat…karena cuma lihat judul yah?yg mengkritik NU ???kasian…mangkanya KH.Ali Yafie keluar dr org.NU…lha wong ga mutu,lihat saja KeTum sekarang yg blasak blusuk masuk gereja n punya ide,bikin tempat Ibadah lantai bertingkat untuk semua agama…kalau ga tau juga,nt semakin kasian…

                          1. ha ha ha armen capek ya nulisnya ? maksudnya ringkasannya aja men , isinya pokonya paling soal Bid`ah dan Syirik doangkan ? ah.. zaman udah canggih begini masih saja mempersoalkan Amalan Muslimin yang jelas ada Hujjah Diniyahnya ga ada kerjaan lain apa men kok Wahabi Usil banget ya men ?

                            kalo soal KH. Ali yafie yang kata nt keluar dari NU sebab nya apa men, karena soal Aqidah atau soal Organisasi ? trus apa masalahnya dengan pembangunan tempat Ibadah satu Atap men ?

                          2. @ Armen
                            siapa bilang KH Ali Yafie keluar dari NU, kalo keluar dari kepengurusan NU memang benar. Jangan2 kalian nanti ngaku2 beliau udah masuk ke Rombongan kalian wahabi sesat alias khawarij, itu suatu yg tak mungkin ulama sekaliber Ali Yafie bisa dibodohi oleh faham sesat wahabi.

                        6. @armen, ane pernah punya salah satu buku diartikel “Mantan Kyai NU menggugat Talilan …….”, waktu itu saya beli dikudus, akhirnya ane potong dua buat apa nyimpan buku yang cuma fitnah isinya. Saya ketawa aja setiap membaca isinya……

                        7. “KH. Said Aqiel Siradj, fungsionaris PBNU , tanpa canggung berkhotbah dalam acara misa Kristiani disebuah gereja di Surabaya. Dengan background belakangnya salib patung Yesus dalam ukuran yang cukup besar. Beritanya pun dimuat majalah aula milik warga NU, dia juga pernah melontarkan gagasan liberalnya yaitu merencanakan pembangunan gedung bertingkat, dengan komposisi lantai “dasar” akan diperuntukkan sebagai “masjid” bagi umat Islam , sedangkan lantai tingkat satu diperuntukkan sebagai gereja bagi umat kristiani, lantai tingkat dua diperuntukkan sebagai pure bagi penganut hindu, demikian dan seterusnya. ” ( KH. Lutfi Bashori , Konsep NU & Krisis Penegakan Syari ’ at)

                          1. terus yang jadi masalah apa men ? kalo mencampur adukkan Agama itu baru masalah kalo cuma gedung bertingkat apa masalahnya ?

                          2. Armen@

                            minta link-nya di sini kang Armen, saya juga mau ikut baca, menarik itu kayaknya. Wah, kabar penting ini. Awas, kalau gak kasih linknya berarti ente pelit selangit, he he he….

                        8. kalo sya ngak mau terkotak2 dengan pemahaman yang di bawa oleh manusia..pokoknya kalou itu bersuber dari Alquran dan Assunah ya saya ikuti apalagi kalo ada penjelasan dari para sahabat nabi lebih ok lagi…tidak ad anjuran untuk ikut NU atau ormas muhamadiah ataw persis yang ada ikuti nabi muahmmad..yaa kalo omongan nya wahabi bener ya kita ikuti aj kalo omonganya kyai nahdiyin bener ya kita ikuti aja..gitu aj kok repot

                        9. ?????? ????? ????? ???? ???????.

                          Mohon informasi dari sahabat-2,

                          Saya sedang mencari terjemahan tafsir Ibnu Katsir, pas kemarin ke toko buku
                          Wali Songo yang di Kwitang, banyak sekali pilihannya.

                          Saya memilih yang paling baik dan bagus tampilannya, kemudian saya buka halaman
                          pertama dari salah satu jilid (semuanya ada 7 jilid), disitu ada penjelasan dari
                          penterjemah, katanya hadits-2 dhaif yg ada di buku tsb dibuang dan disisakan yang
                          hadits shohih saja. kemudian saya buka halaman lainnya, ternyata disitu tertulis
                          dishohihkan oleh Albani. Langsung saya berfikir, wah ini pasti diterjemahkan oleh
                          teman-teman dari Wahabi. Saya kembali lagi ke halaman depan dimana tertulis para
                          editornya, dan memang benar banyak editornya merupakan ustadz-2 wahabi. Akhirnya
                          saya enggak jadi beli dech tcuh buku.

                          Jadi, kepada sahabat-2, saya mohon informasi terjemah tafsir Ibnu Katsir yang
                          bukan diterjemahkan oleh Ustadz-2 Wahabi dan apa penerbitnya…????

                          ?????

                          1. wah , wahabi bener-bener kaum talafi (perusak) , karya ilmiyah Ibnu Katsir pun tidak lepas dari Tahrif Wahabi , astagfirullahal `Adzim.

                          2. Kang Abud@

                            Untuk mencari tafsir Ibnu katir yg mungkin terjemahan ASWAJA silahkan klik link ini: http://tokobukumenarakudus.com/index.php?route=product/product&product_id=190

                            http://tokobukumenarakudus.com/index.php?route=product/product&product_id=191

                            Atau kalau ingin yg lebih lengkap berbagai macam terjemah tafsir lhat di sini klik
                            http://tokobukumenarakudus.com/index.php?route=product/category&path=75

                            Semoga bermanfaat juga buat pengunjung yng lain. Tapi sebaiknya cek dulu apakah benar buku-buku yg kami sebutkan trb benar2 bukan terjemahan Wahabi? Sebab kelihatannya Toko Buku MENARA KUDUS hanya sebagai pihak penjualnya.

                        10. ?????? ????? ????? ???? ???????

                          Terima kasih saya haturkan kepada Ummati yg telah memberikan informasinya, ternyata lokasinya dekat dng tempat kerja saya.

                          ?????

                          1. Kang Abud@

                            Kang Abud, ternyata tafsir Ibnu Katsir tsb terbitan PUSTAKA IBNU KATSIR, ini penerbit Salafy Wahabi. Mohon maaf kepada Kan Abud dan semua teman-teman ASWAJA. Karena sudah terlanjur diposting, jawaban ini sekaligus merupakan koreksi atas informasi di atas.

                            Kelihatannya “Menara Kudus” kecolongan menjual buku-buku Wahabi, dimohon untuk teliti sebelum membeli.

                          2. @kang asbud,

                            tafsir ibnu katsir adalah kitab tafsir yang paling banyak kaum muslim merujuknya,dan penulis kitab ini adalah mufassir besar ibnu katsir,beliau muridnya syaikhul islam ibnu taymiyyah,tapi sedihnya,ibnu taymiyyah yang merupkan gurunya ibnu katsir juga suka dihina2 para asyairah dari NU dan ummati ini,bahkan ibnu taymiyyah disebut sebagai gembong wahhaby,lucunya mas juga ikut2an gak mo beli tafsir ibnu katsir yang di syarah oleh mereka yang dilabeli “wahhaby”. ironis mas..sedih baca tulisannya mas,yg kejebak pemikiran liberal dari asyairah NU

                            1. imam@ yg kami tidak mau itu tafsir ibnu katsir yg di tahqiq bin Baz. Tentu saja tafsir ibnu katsir itu bagus, cuma yg ditahqiq bin Baz ini layak diragukan. dan itulah yg diragukan oleh kang Asbud. Paham maksudnya nete?

                        11. Terima kasih informasinya,

                          Setelah saya melihat cover bukunya di situs yang antum posting, memang buku itu yang saya baca dan Penerbitnya Pustaka Ibnu Katsir, disamping itu juga ada dari penerbi Sjafii yang kayaknya penerbit Wahabi juga.

                        12. Benar kang asbud n kang Baihaqi, ane punya buku “Manhaj & Akidah IMAM ASY SYAFI’I pengarang Dr Muhammad AW M Aqil” Penerbit Pustaka Imam Syafi’i.
                          Mudah-mudahan All Aswaja lebih teliti. Jangan Tertarik sama judul.

                        13. Banyak sekali penerbit Salafy Wahabi, maklum dapat modal dari Saudi Al Wahabi Arabia. Hati-hati saja kalau mau beli buku-buku Islam agar uang kita tidak sia-sia karena tertukar dg ilmu kesesatan Wahabisme.

                          1. @ Baihaqi
                            Buku2 wahabi peredarannya sangat luas terutama dijaringan toko buku gramedia diseluruh indonesia ditambah lagi toko2 buku lokal belum lagi di-emperan2 mesjid dijual oleh pengikut wahabi yg berjenggot dan bercelana cingkrang. jadi kita harus hati2 dalam membeli buku, belilah buku Aswaja yg asli dari toko buku khusus yg menjual buku2 kitab kuning biasanya toko buku milik habaib, didaerah saya ada toko buku Alayidrus.

                            Inilah nama2 sebagian penerbit wahabi :
                            1.Assunah 2. Darussunah 3. Akbar 4. Azzam 5. Pustaka Imam Syafe’i 6.Alkutsar 7. AlQowam.
                            dan masih banyak dengan nama lain atau nama baru.

                            1. tambahan: Laa Tasyruk jg termasuk pnerbit wahabiyyun,,buku” di atas sebagian besar diterbitkan oleh Laa Tasyruk,,waspadalah,,waspadalah

                        14. ucep@

                          Mas ucep, sama aku juga punya buku tsb, aku beli di toko TOHA PUTRA di Kwitang Jakarta. Memang awalnya aku pun tertarik judulnya, karena dorongan hati ingin mengenal Imam Syafi’i lebih detail, eh gak tahunya malah ketipu. Maklum waktu itu aku belum tahu apa itu Wahabisme. Baru-baru ini saja aku mudeng, yg jelas buku tersebut nggak enak dibaca karena terlalu “ilmiyah”-nya kelewatan, he he he…..

                          Terus terang aku merasa janggal ketika membaca buku tersebut. Bukunya gede dan tebal harga 110 rbu setelah diskon 35%, makanya pengalaman seperti ini jangan terulang lagi pada saudara-saudara kita. Benar2 rugi deh, karena buku tersebut akan membuat kita jadi asing dengan Imam Syafi’i yg selama ini kita kenal lewat penuturan dari guru-guru ngaji kita. Pokoknya amit-amit deh Wahabi…..

                        15. Saya punya pengalaman beli buku kesalahan dalam sholat. ternyata hati saya tidak tenang mungkin isinya semuanyan menyalahkan yang ada. perlu informasi buku buku / penerbit yang menentramkan hati. tx

                        16. saya beli buku “Az-Zuhd” Imam Ahmad Bin Fambal (terjemah : Zuhud Cahaya kalbu) edisi cetak tahun 2003 , penerbit Darul Falah, di mukadimahnya isinya menyesatkan Tarikat Qadiriyah, Naqsabandiyah, Jistiyyah, Tasawuf dan sebagainya, lalu dikutip beberapa fatwa dari ibnu taimiyah mengenai zuhd, wara’ dan tasawuf (fatawa ibnu taimiyah), saya lalu berpikir (bukan su’udzan) : apakah mukadimah ini dari penterjemah atau penerbit atau Imam Ahmad bin hambal ???? , namun akhirnya saya tamatkan saja membacanya, dan mukadimah tersebut saya tidak pernah baca lagi, langsung baca mulai dari bab Zuhd nya para nabi s.d selesai, saya selalu senantiasa membeli buku setiap bulannya dan menyukai kitab klasik terjemahan (maklum saya tidak belajar di pesantren sehingga tidak bisa mengartikan bahasa arab), namun susah sekali ditemukan karya kitab klasik yang HANYA diterjemahkan, kebanyakan ditakhrij ulang dan lagi-lagi oleh Al- Albani + ditambah kata2 “tidak sesuai sunnah, “menyesatkan, “zindiq” jadi otensitas kitab tersebut berkurang, mohon admin ummati atau teman-teman yang lain bisa memberitahukan website toko buku online yang dapat saya kunjungi, demikian terimakasih

                        17. afwan wahai para alim ulama… gara2 nama ane banyak umat jadi sesat..ana sudah sadar tolong cabutin dah buku2 sesat itu…al bani sudah tobat

                        18. orang2 NU seperti kebakaran jenggot.karena yang kritik orang NU, yang ngulas orang NU kok jadi sewot sih.ini menandakan kiai tersebut mengalami keganjilan ketika masih berada DI NU.yang lucunya lagi orang NU sendiri yang kritik kok yang yang disalahin wahabi.lucu banget.saran saya supaya gak dikritik anggota sendiri.intropeksi dululah.

                        19. eno@

                          Menurut informasi yg ane dapat bahwa penulis-penulis buku-buku yg ada di atas itu, mereeka memiliki latar belakang ekonomi kere, selain itu mereka memang orang-orang yg berotak jongkok (otak udang) sewaktu masa belajar di pesantren. Jadi Wajar kalau terpengaruh virus Wahabi, apalagi diiming-iming materi atau mulusnya fulus, apapun akan dilakukan oleh orang-orang bodoh seperti mereka. Sudah berlatar belakang biografinya sebagai orang-orang berotak udang ditambah kena virus Wahabi, udah deh dijamin pasti jadi semakin parah nalar sempitnya. Terbukti pada mereka di atas itu !!! Kalau yg cerdas mustahil akan terpengruh ajaran wahabi, sebab orang cerdas itu memilkiki pandangan yg luas.

                          1. Emang Bos yang masuk wahabi itu biasanya 1. Orang yang pada waktu kecil sampai remaja pendidikan agamanya kurang kalau nggak mau dibilang buta. 2. Orang yang tersingkir dari Organisasi (alias sakit hati) 3. Ekonominya lemah kan katanya masuk wahabi dapat sumbangan bos betul nggak sih itu ya boss

                            1. Itu betul Mas Jojon, sebab saya punya teman wahabi seperti itu. Di antaranya dapat modal usaha dari Saudi bagi kader-kader wahabi yg berbakat jadi tukang dusta ala Wahabi.

                        20. @ Eno: kejar dunia korbankan aqidah, aqidah trinitas wahabi di-imani, demi dapat uang zakat dari Kerajaan Saud, Masya Allah…..Dunia Sementara , akhirat selama-lamanya, murah sekali iman trinitas itu perbandingannya hanya dollar dan real saja, Sahabat Rasulullah Salallahu ‘Alaihi Wassalam dulu, korbankan dunia dapatkan Iman yang Shahih, hari ini sebagian kaum menggunakan Dalil shahih guna mendapatkan Petro Dollar, meskipun mengorbankan Saudara sesama Muslim juga Imannya sendiri ‘ Naudzubillah

                          1. @george yossi
                            inilah ucapan orang2 jamaah tabligh,kelihatan dari kebodohannya,haqqul yaqin antum ini jamaah tabligh,karena ucapan2 bathil seperti ini sering keluar dari mulut kalian pencinta negeri india,negeri hindu penyembah sapi,dan negerinya sai baba laknatullah alaihi…seenaknya udelnya antum mengatakan salafiyyun menjual iman demi uang,semoga Allah azza wa jalla memberimu hidayah atau jika tidak taubat membalas mulutmu dan merusakkan gigi-gigimu yang bau dan rusak.

                        21. @jamaah tabligh Gelo:
                          Saya yakin kami Aswaja semua Muslim, dan hanya menyembah Allah SWT.
                          Bukankah anda yg mengharamkan apa yg dihalalkan Allah (tawassul, istighatsah, dll), dan menghalalkan apa yang diharamkan Allah (mengatakan kafir pada Muslim lain)?
                          Dengan kata lain, bukankah anda dan antek-antek Wahabiyyun yang menyembah selain Allah? Menyembah guru dan syekh anda??

                          Alhamdulillah, kami para Aswaja lebih mengikuti Salaf daripada anda Wahabiyyun.
                          Kami mengikut 4 Madzhab dimana para Imam Madzhab adalah para Salaf as-Shaleh, sedangkan anda & antek Wahabiyyun hanyalah pengikut tokoh kontroversial abad ke-7, Ibn Taimiyyah, juga hamba setia dari sang ‘tanduk setan’, Muhammad ibn Abdul Wahhab.
                          Tapi anehnya, kami pengikut Salaf as-Shaleh tdk pernah berlebihan menjuluki diri kami Salafi. Sebaliknya kalian Wahabiyyun bangga berjubah palsu Salaf, sepalsu pelopor kalian.

                          Alhamdulillah, kami memang jamaah Tabligh, menyiarkan kebenaran & kebaikan.
                          Daripada menjadi jamaah Takfir, bisanya mengoarkan kebusukan dengan mengkafirkan Muslim lain & menghembuskan perpecahan dimana-mana.

                          Semoga Allah membalas segala perbuatan dengan balasan yang setimpal. Amin.

                        22. @george yossi
                          Aqidah Islam kok dibilang TRINITAS,ente tau ucapan ente wahai george yossi laknatullah alaih ajmaiin,ucapan ente telah menghukumi kafir para salafiyyun diseluruh muka bumi,dengan menyebut mereka berpahaman TRINITAS,jangan karena kebencianmu pada satu kaum Membuatmu berlaku tidak adil…Wahai Tablighi bid’i wal bahlul.semoga Allah Azza wa Jalla membubarkan kegiatan bid’ah kalian dimuka bumi ini…wahai para penyeru kebathilan bertopengkan sunnah,kalian dengan nyata telah bekerjasama dengan kelompok asyairah ini (ummati dan NU) untuk memberi label jelek kepada dakwah tauhid wa sunnah salafiyyun.Wallahi kalian akan menjumpai azab yang antum tidak sangka2..Insya Allah ta’ala…(^!^). seenak perutnya mengkafir-kafirkan orang,kalian tidak ubahnya khawarij,pengikutnya Imam samudra dan Osama.trus maIN TUDUH bahwa “wahaby-salafy” berpaham takfiri!. yang takfiri tuh ente dan cecunguk2 dan idola2 ente “kaum sufy ekstrimis” semisal Amrozy dan abu Bakar ba’asyir (mereka bukanlah “WAHABY” apalagi “Salafy”).serta Jamaah tabligh yang merupakan jelmaan “Sufy lemah gemulai” dari India.

                          1. @sunnahsalafi
                            jangan salah wahabi bukan salafiyyun tapi kalafiyun(orang kalap alias lupa ingatan)dan faham tauhidnya memang Trinitas yg menyerupakan Allah dengan makhluk ciptaanNYA.
                            untuk jelasnya apa itu tauhid Trinitas pengikut wahabi buka saja link dibawah ini :

                        23. @tablighi masih gelo, jamaah tabligh Gelo, sunnahsalafee:
                          Dalam Islam tidak pernah ada ajaran Tauhid 3. Apalagi Tauhid 3 versi Salafi-Wahabi sangat tidak masuk akal.

                          Pembagian Tauhid 3 versi Salafi-Wahabi (Sa-Wah) adalah akidah ter-bathil!!
                          Mengatakan kaum kafir penyembah berhala mempunyai Tauhid & meyakini ke-Esa-an Allah, & sebaliknya mengkafirkan umat Muslim yg jelas-jelas ber-Tauhid.

                          Ditambah Tauhid Asma wa Shifat kaum Sa-Wah menjerumuskan mereka dalam faham Musyabbihah & Mujassimah. Mereka mengatakan Allah menyamai makhluk-Nya & mewajibkan pengikutnya mengimani bahwa Allah SWT mempunyai anggota tubuh!!
                          Na’udzubillah min Dzaalik!!!

                          Tidak benar kalau para teroris berasal dari kalangan Aswaja maupun Sufi, karena dalam faham kami mengharamkan darah sesama Muslim.
                          Sedangkan paham Sa-Wah adalah paham yg menghalalkan darah & harta sesama Muslim dengan berlindung dibalik slogan ‘Memberantas Bid’ah’.

                          Kaum Takfiri seperti kalian, Sa-Wah, memang Khawarij yg dari awal dididik extrimis.
                          Sementara kaum Sufi dididik membersihkan jiwanya dari segala tipu-daya dunia, apalagi dari kegiatan Takfir & pemecah-belah seperti kalian.

                          Semoga Allah membalas segala perbuatan dengan balasan yg setimpal.
                          Jazakumullah Khairan Katsiir.

                          nb: klo anda masih punya harga diri, tdk usah gonta-ganti nama dengan comment tidak bermutu yg sama.

                        24. Sepertinya anak2 pa Wahab ini hatinya penuh dengan kebencian dan kedengkian trhadap Aswaja. terlebih kpd NU, Jama’ah Tabligh dll. pake nickname AntiNU, jama’ah tablgh gelo.. comment nya menyakitkan hati dan beracun. “kata2 cerminan hati walau disisipi dengan dalil dan hujjah”

                        25. @ gello: Silahkan saja antum bilang jamaah tabligh sesat, pencinta india dsb, itu masalah dan perkataan yang sudah sering kami dengar, masih banyak lagi kata-kata yang lebih sadis dan kasar yang sering kami rasakan, namun semua itu hanyalah sarana untuk mencapai ishlah diri, menambah rasa takut kepada Allah, Meyakini Luasnya kampung Akherat, merubah keyakinan dari Mal menjadi yakin terhadap Amal, dan manfaatnya hanya didapat bagi yang melaksanakannya, Sudah pernah coba bertabligh?, sudah pernah bicara dengan seseorang yang sudah 20 tahun jadi atheis terus sholat hanya karena hadiah siwak?, sudah pernah ke suatu tempat yang mereka 1 desa masih nyembah batu?, sudah pernah ke 1 desa yang 1 kampungnya telah murtad karena misionaris namun cuma 1 KK yang selamat masih beriman?, semua hidayah karena Allah, kembali kepada Allah kami hanya berusaha agar diri kami diperbaiki oleh Allah, bukan memperbaiki orang lain

                        26. maaf, agak melenceng dari topik terakhir temen2 semua…
                          saya prnah juga salah membeli buku, baru aja malah,di gramedia..di situ dibahas tentang nasihat2 syaikh abdul qodir al-Jaelany. niat awal beli buku itu buat mudahin baca,pingin lebih kenal dengan sosok beliau..krn sebelumny udah pny kitab arabny,tp pingin lebih gampang aja baca dg buku indonesia.awalnya emang biasa sih,di mukaddimah juga seperti membenarkan pengiriman fatihah terhadap beliau ketika manaqiban.. tapi di pembahasan bab2 di dalamny trnyata banyak yang menjelek2kan paham asy’ariyyah,termasuk ketika membahas tauhid, sepertiny kok malah ky buku2 orang wahabi..kecewa berat tentuny,dan buku itu langsung saya pisahkan,dan tak mau baca lagi,,hehe jangan2 emang orang2 sawah udah bener2 mencampuradukkan hal2 seperti itu y?demi terlaksananya tujuan mereka??
                          mohon juga kl ada rekomendasi baik buku2 ato toko buku aswaja yang bisa saya jadikan referensi…syukron

                        27. Syukran Ummati…

                          kalo perlu para penerbitnya juga di sebutin …biar orang awam yang punya semangat untuk membaca buku agama gak salah beli buku / Terjemahan..

                          jujur, bagi ane dan Sekuluarga udah mem-blacklisted bbrp penerbit salah satu nya P*stak* Sy*fi’*. walaupun terkesan bagus Kitab yg di translate nya..tapi lebih aman gak usah beli..

                          1. @abunaum
                            untuk sebagian nama2 penerbit wahabi yg banayak memalsu kitab ulama2 ASWAJA
                            lihat komen ane no.26 diatas
                            inilah nama2 penerbit itu :
                            1. Assunah
                            2. Darussunah
                            3. Akbar
                            4. Azzam
                            5. Pustaka Imam Syafe’i
                            6. Alkutsar
                            7. AlQowam.
                            dan masih banyak lagi dengan nama lain atau nama baru.

                        28. langkah2 yang perlu diambil dan disikapi dalam pemutarbalian buku2 salafussaleh salah satunya adalah
                          MENTERJEMAHKAN SEMUA KITAB KLASIK YANG TERKENAL SESUAI ARTI DAN MAKNANYA.

                          hal ini perlu dana dan sumber daya manusia yang tidak sedikit, KAUM ASWAJA jika tidak mau dihujat secara ilmu kitab pada saat 10 tahun sampai 20 tahun kedepan harus diupayakan usaha tersbut, untuk mengalahkan musuh kita gunakan cara musuh.

                          langka paling kecil yg mungkin dapat dilakukan adalah mengumpulkan artikel yg ada di UMMATI INI terus dicetak disebarkan secara komersil maupun gratis.

                          saya sekedar usul karena saya fakir ilmu dan dunia serta kaya semangat. kalo tdk ada sikap real maka kita tunggu generasi selanjutnya adalah pengikut…………………

                        29. @ummati

                          bagaimana kalo ummati bikin buku semua artikel ummati dan dijual serta dibagikan gratis, jangan sampai generasi setelah kita buku ilmiah klasik salafussaleh hilang

                          1. @Super Nova
                            usul dan doa super nova mudah2an terkabul. apalagi ada penyandang dana yg tujuannya hanya Lillahi Taala, demi mencegah meluasnya paham sesat wahabi.

                            1. @abah asra dan @ummati

                              kendala dakwah memang mayoirtas ada pada dana, ini harus dicarikan upaya dengan niatan fisabillah dan Lilahi Taala, salah satu cara adalah dengan membuka donasi di blog ini, membuat team pengawas yang shiddiq dan amanah, bukan berarti @ummati tidak shiddiq dan amanah, dan dikelola secara transparan mulai dari pencetaan sampai pendistribusian, insyaalah ada jalan.

                              sekdear usul

                        30. mintalah hidayah kepada Allah, niscya Dia akan menunjuki kalian jalan lurus. Jalan orang-orang yang diberi tunjuk.
                          Barangsiapa yang Allah beri petunjuk, maka tiada yang mampu menyesatkannya. Dan barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tiada yang mampu memberinya hidayah.
                          banyak sekali fitnah2 yang tersebar di sini, dengan meminjam nama2 para ulama, lalu dibuatlah fatwa2 palsu; imam syafi’i berkata begini, ibnul qayyim ngomong begini, intinya bagaimana menjauhkan umat Islam dari kbenaran.
                          menjelek-jelekkan wahabi (bangsa Arab), jika Arab sudah rusak namanya, maka orang akan enggan untuk ke Arab, entah untuk menuntut ilmu bahkan naik Haji. Aku memohon perlindungan kepada Allah dari fitnah2 seperti ini.

                        31. rizkan , komentarmu salah tempat , untuk hal seperti ini saja anda tidak cermat apalagi soal aqidah bisa-bisa nt ke jerumus dalam aqidah sesat wahabi , ati-ati virus wahabi bisa menjangkitimu kapan saja.

                        32. kalau buku wahabi isinya memang menjelek2kan bahkan pengkafiran terhadap sesama muslim dan ga bermutu karna saya pernah salah beli buku terbitan PIS, bellanoer,pustaka arafah ngruki, serta buku yg penulisnya muhammad thalib yogyakarta.
                          sebenarnya kaum wahabi itu sholat ga ya?, kalo sholat kok gak takut menfitnah sesama muslim, memalsukan buku2 ulama klasik maka betul kalau ada ulama yg mengatakan wahabi laknatulloh karna lebih jahat dari pada orang yg benar2 kafir.
                          di kampung saya juga ada yg wahabi memang di danai sama arab saudi utk membangun pesantren, tiap2 rumah didatengin suruh ikut pengajiannya tapi alhamdulillah ga ngaruh, memang ada satu dua yg ikut tapi karna faktor ekonomi& sempitnya pengetahuan.
                          walaupun di bungkus sebagus apapun wahabi tetap wahabi.
                          amar mungkar nahi ma’ruf mungkin itu tujuan wahabi, menganggap imam 4 madzhab salah, waliyulloh nggak ada, tasawuf ilmu sesat itu yg saya tau dari saudara saya yg kebetulan di salafi. naudzubillah dan semoga Alloh memberikan nur Nya kepada saudara2 kita yg wahabi untuk menemukan kebenaran yg sesungguhnya

                        33. @All Aswaja, kita mesti berhati-hati dalam membeli. Judulnya bagus-bagus isinya angus-angus (fitnah-fitnah / kebohongan) masyaAllah. Moto ane yang dipakai TVRI – Teliti sebelum membeli.
                          Padahal kalau cuma meyakinkan suatu amal bid’ah atau tidak, kita mesti Mati dulu, nah didalam kubur baru tau bahwa itu bid’ah atau syirik atau Kafir atau apalah yang dibilang Wahabi. Dari pada kita menebar fitnah-fitnah Wahabi yang dasarnya cuma pakai Otak yang kosong.

                          1. Dengan maraknya toko/penerbit/toko online beraliran wahabi, kita mesti harus hati2 membeli buku.
                            ini sekedar tips membeli buku lebih aman & tidak salah pilih:
                            1. kunjungi ke toko buku/toko online yang menjual kitab kuning, karena toko buku beraliran wahabi di indonesia tidak menjual kitab kuning. namun toko yang menjual kitab kuning biasanya juga menyediakan buku2 beraliran wahabi walaupun tidak banyak, oleh karenanya lebih baik bertanya tentang aliran buku yang akan dibeli. (minimal pemilik toko tersebut bukan wahabi, sehingga lebih leluasa untuk bertanya)
                            2. Lihat buku2 yang terpasang di toko buku/toko online, biasanya pemilik toko buku/toko online beraliran wahabi banyak menyediakan buku2 dari penerbit yang sealiran atau buku2 yang menguntungkan alirannya.
                            3. Bila perlu hubungi telpon dan bertanya:
                            “Menyediakan yasin tahlil gak?” atau “Menyediakan maulid barjanji gak?
                            4. Bila belum tahu buku yang akan dibeli, lebih aman ke toko buku yang memungkinkan anda lebih banyak bertanya, tetapi harus hati2 jangan ke toko buku beraliran wahabi.

                        34. Saran : Bantah buku-buku wahabi tersebut dengan Al Quran dan Hadist yang Shohih, karena kalau terjadi perbedaan pendapat maka kembalikan kepada Allah dan RosulNya, kalau kita benar-benar beriman.

                          1. Kasnan, nte kok ketinggalan informasi melulu sih? Buku2 tsb sudah dibantah dg berdasar Al-Qur’an dan Sunnah. Terbukti Wahabi selali KO dalam pembuktian, cuma koar-koar di buku. Tapi begitu dibuktikan KO melulu. Begitulah Wahabi….. cuma pintar di buku, kalau sudah dalam taraf dialog mereka seperti sapi ompong.

                            1. Sapi ompong, yang biasanya mencari kambing hitam dengan menyalahkan orang lain demi mempertahankan faham sesaatnya dan demi fulus yg mulus dari dinasti saud bagi misionenya dan ustadznya.

                        35. Memang harus ada solusi kongkrit atas masalah maraknya buku2 nyeleneh ala wahabi/salafi ini, tidak bisa dibiarkan terus-menerus leluasa menelan korban orang2 awam diNKRI ini….

                        36. Ini sudah tidak bisa dibiarkan, harus ada langkah2 pasti segera untuk menyelamatkan orang2 awam dari terkaman kedustaan wahabi/salafi yg mereka kemas lewat buku2 tak mutu itu teman2….

                        37. Assalamu’alaikum wr wb, mohon sodara-2 aswaja bisa kasih perhatian buat toko menara kudus di kwitang, mohon kiranya bukunya diteliti jgn sampai kemasukan penerbit dari buku buku wahabi, kasihan yang masih awam bisa kejebak, trimakasih wassalamu’alaikum wr wb.

                        Tinggalkan Balasan

                        Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

                        Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
                        Close

                        Adblock Detected

                        Please consider supporting us by disabling your ad blocker