Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Arab Saudi

Bom Arab Saudi Hancurkan 4000 Situs Sejarah di Yaman

Akibat Bombardir Arab Saudi, 4000 Situs Sejarah di Yaman Hancur

Departemen Kebudayaan juga berkali-kali telah menggelar demonstrasi melawan agresi Arab Saudi dan mengutuk penghancuran situs-situs bersejarah di kota Sana’a, Yaman. Para pengunjuk rasa juga menyerukan kepada masyarakat dunia untuk melakukan protes di seluruh belahan dunia atas pelanggaran hak asasi manusia, penghancuran warisan dunia, peradaban dan situs bersejarah yang dilakukan oleh Arab Saudi.

Islam-Institute, YAMAN – Serangan brutal Arab Saudi hingga kini telah menghancurkan lebih dari 4000 situs sejarah di Yaman. Dan orang-orang, politukus, ulama, budayawan dan tokoh-tokoh lainnya di seluruh dunia membisu, bungkam tak peduli atas kejahatan Arab Saudi.

BACA JUGA:  Bursa Saham Arab Saudi Anjlok Terkait Hubungan dengan Iran

Situs berita NABA News Yaman melaporkan lebih dari ratusan peninggalan yang terdaftar dalam warisan dunia UNESCO hancur akibat bombardir tanpa henti Arab Saudi ke beberapa kota bersejarah, seperti Sana’a, Zabidi, dan Baraqish, serta ribuan lainnya yang tidak terdaftar.

Kota tua Sana’a sebagai ibukota Yaman telah dihuni sejak 5000 tahun yang lalu, dan termasuk kota tertua di dunia. Namun, pesawat-pesawat tempur Arab Saudi telah membombardir kota ini tanpa henti sehingga menghancurkan situs-situs sejarah di Yaman.

Akibat Bombardir Arab Saudi, 4000 Situs Sejarah di Yaman Hancur.
BACA JUGA:  Arab Saudi Bangkrut, Sejumlah Pangeran Saudi Kabur

 

Agil Sholeh Mashari, Kepala Staf Ahli artefak dan komite kota bersejarah di Yaman, mengatakan kepada TV al-Alam News, kota tua Sana’a, Zabidi dan sebagian kota Jablah berada dalam gempuran pesawat Saudi setiap harinya.

Dia juga menambahkan data yang dikumpulkan pada awal perang menunjukkan Masjid Imam Hadi di Sa’ada dan Masjid Amir al-Shan’ani di Provinsi Sana’a serta kota tua Sa’ada telah hancur rata secara keseluruan.

Departemen Kebudayaan juga berkali-kali telah menggelar demonstrasi melawan agresi Arab Saudi dan mengutuk penghancuran situs-situs bersejarah di kota Sana’a, Yaman. Para pengunjuk rasa juga menyerukan kepada masyarakat dunia untuk melakukan protes di seluruh belahan dunia atas pelanggaran hak asasi manusia, penghancuran warisan dunia, peradaban dan situs bersejarah yang dilakukan oleh Arab Saudi.

BACA JUGA:  Satu dari Empat Anak di Arab Saudi Mengalami Pelecehan Seksual

Ibtisam al-Mutawakil, Ketua Departemen Kebudayaan menyampaikan pesan damai dan cinta bagi mereka yang mengklaim dirinya para pencari kedamaian dan kasih sayang, dan mengutuk bisunya dunia yang bungkam tidak peduli atas kejahatan dan penghancuran situs-situs bersejarah yang dilakukan oleh Arab Saudi di Yaman.  (AL/ARN/SABA/AM)

VIDEO Akibat Bombardir Arab Saudi, 4000 Situs Sejarah di Yaman Hancur:

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker