Berita Turki

Bisnis Gelap Minyak ISIS Erdogan Benar-benar Terbongkar

Fakta Bisnis Gelap Minyak ISIS Erdogan Terungkap, Rakyat Turki Inginkan Erdogan Tepati Janjinya untuk Mundur

Walaupun Erdogan telah membuat janji besar untuk turun dari kursi kepresidenannya jika dia terbukti benar-benar terlibat dalam pembelian minyak ISIS, tapi Antonov menekankan bahwa pergantian presiden Turki bukanlah tujuan Rusia. Dalam hal itu terserah rakyat Turki sendiri untuk memutuskan apakah tetap mempertahankan Erdogan atau memecatnya.

Islam-Institute, ISTANBUL – Meskipun Erdogan membantah bukti-bukti yang dibeberkan Rusia mengenai keterlibatan dirinya dalam perdagangan minyak ilegal ISIS, rakyat Turki tetap saja mempertanyakan janjinya yang menyebut akan mengundurkan diri jika ada bukti. Rakyat Turki menyatakan bahwa mereka tidak terkejut melihat bukti-bukti yang dibeberkan Moskow.

BACA :  Jam Malam Sebabkan Protes Anti Erdogan Meluas di Diyarbakir

Reporter Russia Today (3/12), Harry Fear, melakukan wawancara langsung dengan rakyat Turki di jalanan Istanbul untuk mempertanyakan pendapat mereka mengenai laporan yang telah dibuat oleh kementerian Pertahanan Rusia, dalam laporan tersebut dinyatakan bahwa Presiden Erdogan dan keluarganya mendapat keuntungan besar dari penyelundupan minyak ISIS yang berasal dari wilayah Suriah dan Irak.

“Saya percaya bahwa Erdogan dan ISIS (memiliki beberapa kontrak antara mereka),” kata seorang pria.

“Rumor tersebut telah beredar dalam waktu yang lama dan semua orang tahu apa yang terjadi, tapi tidak ada yang bisa dilakukan mengenai hal itu,” ungkap warga Istanbul lainnya, “Sekarang Erdogan Harus turun,” tambahnya.

banner gif 160 600 b - Bisnis Gelap Minyak ISIS Erdogan Benar-benar Terbongkar
BACA :  Dua Simpatisan ISIS Mau ke Pakistan Ditangkap Aparat Kemanan India

 

Meski menyadari seharusnya begitu, namun warga Turki tampaknya pesimis hal itu bisa terjadi, seorang pemuda berkata, “Saya rasa dia tidak akan mengundurkan diri, Ia adalah seorang diktator dan suka menjadi seorang diktator.”

Media-media besar Turki sendiri enggan untuk menutupi kedua berita mengenai Kementerian Pertahanan Rusia dan keraguan mengenai tawaran Erdogan untuk mengundurkan diri. Sibel Gunes dari Asosiasi Wartawan Turki menjelaskan bahwa “pemerintah menciptakan iklim ketat bagi wartawan oposisi yang ingin melaporkan di daerah perbatasan yang berbahaya”.

Pada hari Rabu, Departemen Pertahanan Rusia merilis peta dan citra satelit yang disebut-sebut membuktikan bahwa Turki adalah konsumen utama minyak selundupan ISIS dari Suriah dan Irak, dan menyatakan bahwa presiden Turki dan keluarganya terlibat dalam urusan kriminal ini.

BACA :  Kenapa Din Robot Umumkan Mantan GAM Akan Gabung ISIS?

Wakil Menteri Pertahanan Anatoly Antonov, yang memimpin briefing, mengatakan, sekelompok kriminal dan elit Turki yang terlibat dalam pencurian minyak dari negara-negara tetangganya, beraksi di wilayah tersebut. Minyak ini dipasok ke Turki pada skala industri besar melalui pipa improvisasi terdiri dari ribuan tanker-tanker truk minyak”.

Walaupun Erdogan telah membuat janji besar untuk turun dari kursi kepresidenannya jika dia terbukti benar-benar terlibat dalam pembelian minyak ISIS, tapi Antonov menekankan bahwa pergantian presiden Turki bukanlah tujuan Rusia. Dalam hal itu terserah rakyat Turki sendiri untuk memutuskan apakah tetap mempertahankan Erdogan atau memecatnya.  (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker