Berita Turki

Berita Turki: Anak 13 Tahun Ditahan Karena Dituduh Hina Erdogan

Berita Turki 2016 mengabarkan bahwa ada anak 13 tahun ditangkap dan ditahan polisi karena dituduh menghina presiden Turki Erdogan….

 

Islam-Institute, ANKARA – Setelah diincar selama sembilan bulan, seorang anak berusia 13 tahun akhirnya ditangkap dan ditahan polisi atas tuduhan menghina Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, melalui jejaring sosial Facebook.

Rumah anak tersebut digerebek oleh tim anti-teror pada Selasa (23/2/16) setelah seorang saksi rahasia mengklaim bahwa anak itu menghina Erdogan dalam sebuah komentar pada satu unggahan video.

BACA :  AS Menolak Ekstradisi Fethullah Gulen, Erdogan Geram

Saat diinterogasi, anak ini menyanggah semua pertanyaan dan akhirnya dibebaskan karena karena sanggahannya juga karena dianggap masih terlalu muda.

“Saya tidak pernah berkata, ‘o.c. [singkatan Turki untuk anak pelacur] Erdogan, lihat kekerasan ini. Ini semua akan diketahui.’ Saya lebih memilih mengunggah mengenai permainan video,” kata anak itu membantah tegas seperti dikutip RT, Kamis (25/2).

banner gif 160 600 b - Berita Turki: Anak 13 Tahun Ditahan Karena Dituduh Hina Erdogan

Menghina presiden dianggap kejahatan di Turki. Hukumannya sangat berat, bahkan hingga empat tahun penjara. Berbagai kalangan, termasuk jurnalis, penulis blog, akademisi, bahkan warga biasa, pernah diadili karena dianggap menghina presiden Turki Erdogan.

BACA :  Sejak Awal Konflik Suriah, Turki Jadi Surga Bagi Kelompok Teroris

Salah satu contoh kasus yang disorot banyak media adalah ketika dua remaja berusia 12 dan 13 tahun terancam dihukum empat tahun penjara hanya karena merobek poster Erdogan pada Oktober 2015. Seperti diketahui, banyak warga Turki menolak praktik otoriter dan kediktatoran presiden Erdogan.

Tentang kediktatoran Erdogan di Turki, awal tahun ini, Erdogan mengajukan tuntutan senilai US$66 ribu terjadap pemimpin oposisi, Kemal Kilicdaroglu, karena menyebutnya “diktator.” Namun tuntutan tersebut ditolak.

BACA :  Oposisi Turki: Kebijakan Erdogan Demi Selamatkan Entitas Israel

Akhir bulan lalu, seorang guru perempuan dijatuhi hukuman hampir satu tahun penjara karena menunjukkan gerak-gerik kasar dalam kampanye politik Erdogan ketika masih menjabat sebagai perdana menteri pada 2014.

Pada bulan ini, kantor gubernur Isparta, Turki, menginstruksikan seluruh instansinya untuk melapor jika mengetahui kasus yang dapat dikategorikan menghina presiden atau pejabat tinggi lainnya. (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker