Berita Turki

Bentrok Antara Pemerintah Turki Dan Pemuda PKK, 18 Tewas

18 Tewas Dalam Bentrok Antara Pemerintah Turki Dan Pejuang PKK Kurdistan

Konflik selama 30 tahun antara Turki dengan PKK kembali berkobar setelah proses pembicaraan yang dijanjikan Erdogan sejak tahun 2012 kepada partai tersebut terhenti sebelum pemilu pada Juni lalu.

Islam-Institute, ANKARA – Delapan Belas orang tewas dari pejuang suku bangsa Kurdistan dalam bentrokan yang terjadi di tenggara kawasan berpenduduk Kurdi Turki pada hari Rabu(4/11), sehari setelah militer negara itu melakukan serangan udara di sana. dan Otoritas setempat mengumumkan pemberlakuan jam malam di dua distrik di provinsi tersebut.

BACA :  Berita Turki: 1.845 Kasus “Penghinaan” Erdogan Dibuka di Turki

Kekerasan terjadi beberapa hari setelah pemilihan parlemen dimenangkan oleh Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) milik Presiden Tayyip Erdogan, yang berjanji untuk melanjutkan operasi terhadap PKK sampai setiap pemberontak yang tersisa “dibasmi”.

18 Tewas Dalam Bentrok Antara Pemerintah Turki Dan Pemuda PKK Suku Kurdi.

 

Kantor gubernuran Diyarbakir menyatakan berlakunya jam malam di 22 desa di dua kabupaten provinsi, Hani dan Lice. Ia mengatakan akan ada operasi terhadap milisi-milisi PKK disana. Jam malam itu dimulai pada pukul 05:00 sore waktu setempat.

BACA :  Suriah: Arab Saudi Tidak Punya Tentara untuk Serang Suriah
banner gif 160 600 b - Bentrok Antara Pemerintah Turki Dan Pemuda PKK, 18 Tewas

Website staf jendral mengumumkan bahwa dua tentara dan 15 orang dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) tewas dalam pertempuran di dekat desa Daglica, dekat perbatasan Irak, dimana wilayah itu telah menjadi target serangan udara Turki sehari sebelumnya.

Seorang pemuda berusi 20 tahun juga ditembak mati oleh petugas di kota Silvan. Kota Silvan merupakan salah satu wilayah diberlakukannya jam malam. Bentrokan terus terjadi antara pasukan keamanan dan sayap muda milisi PKK di Silvan.

Pada hari Selasa (3/11) sebelumnya, seorang pria berusia 22 tahun juga tewas di kota Silvan dan dua lainnya tewas di Yuksekova.

BACA :  Siapa Sebenarnya Dalang Kudeta Militer di Turki ?

Konflik selama 30 tahun antara Turki dengan PKK kembali berkobar setelah proses pembicaraan yang dijanjikan Erdogan sejak tahun 2012 kepada partai tersebut terhenti sebelum pemilu pada Juni lalu. Dalam pemilu tersebut, Partai AKP kehilangan suara mayoritas untuk pertama kalinya sejak 2002. Konflik semakin memanas setelah pemilu ulang yang dilaksanakan pada bulan ini kembali memenangkan Erdogan dan partainya, AKP, dengan memanfaatkan isu kampanye memerangi militan ISIS. (AL/ARN/LM/Ahramonline)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker