Berita Suriah

Benarkah 15 Ribu Pemberontak Suriah Akan Hadapi ISIS ?

Benarkah 15 Ribu Pemberontak Suriah Dilatih Untuk Hadapi ISIS ?

“Nanti pasukan (bentukan AS-Turki) itu memerangi DAIISY (nama lain ISIS dalam bahasa Arab, Red) dan kelompok teror lain di wilayah yang sama. Juga memerangi rezim (Presiden Bashar Al Assad),” kata Mevlut Cavusoglu.

Suriah terbaru – Amerika Serikat (AS) terus ‘pamer’ upaya untuk menghabisi kelompok radikal militan ISIS (Negara Islam Irak Suriah) alias IS (Islamic State). Kelompok radikal yang menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah ini dulunya dikenal sebagai ISIS atau ISIL, kemudian sekarang menjadi IS (Islamic state).

Kamis waktu Ankara – Turki (19/2), Washington meneken kesepakatan dengan Ankara terkait wacana menciptakan musuh bagi ISIS. Rencananya, dua negara itu bakal memberikan pelatihan militer dan mempersenjatai kelompok pemberontak Suriah.

Konon, para pemberontak Suriah akan dipersiapkan sebagai tandingan militan ISIS yang mendeklarasikan negara Islam di Iraq dan Suriah tersebut.

BACA JUGA:  Ratusan Teroris Selamatkan Diri Tinggalkan Aleppo

“Turki dan AS telah menandatangani dokumen kerja sama beberapa waktu lalu tentang pelatihan dan pemasokan senjata (bagi pemberontak Suriah),” ungkap Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dalam jumpa pers.

Kemarin (20/2/2015) media Turki memberitakan bahwa kesepakatan itu diteken Wakil Menteri Luar Negeri Turki Feridun Sinirlioglu dan Duta Besar AS untuk Turki John Bass.

Sebelum akhirnya menyepakati kerja sama di bidang militer itu, AS dan Turki terlibat serangkaian pertemuan serius selama beberapa pekan.

“Nanti pasukan (bentukan AS-Turki) itu memerangi DAIISY (nama lain ISIS dalam bahasa Arab, Red) dan kelompok teror lain di wilayah yang sama. Juga memerangi rezim (Presiden Bashar Al Assad),” kata Mevlut Cavusoglu.

 

 

Turki dan AS Akan Terus Berupaya Menggulingkan Presiden Bashar Al Assad

Turki selama ini memang menjadi salah satu negara di timur Tengah yang vokal mengkritik pemerintahan Bashar Al Assad. Karena itu, pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan menyambut baik ajakan AS untuk melatih dan mempersenjatai pemberontak Suriah.

BACA JUGA:  Rusia Paksa Ribuan Teroris ISIS Lari ke Turki dan Eropa

Sebab menurut AS dan Turki, pemberontak Suriah yang oleh pemerintah diklaim sebagai kelompok teroris atau ekstremis bersenjata itu sama-sama ingin mengakhiri kekuasaan Assad. Dai sini, walaupun pada awalnya bertujuan menciptakan musuh bagi ISIS, tetapi tidak bisa dipungkiri di balik itu AS dan Turki ingin memperkuat pemberontak untuk menggulingkan Presiden Bashar Al Assad.

Kesepakatan AS dan Turki sekaligus menjadi solusi yang paling tepat bagi Pakta Pertahanan Atlantik Utara alias NATO. Selama beberapa bulan wadah pertahanan negara-negara Eropa itu berusaha merumuskan cara untuk melatih para pemberontak Suriah.

Juga mendefinisikan musuh yang bisa mempersatukan seluruh kelompok pemberontak di republik tepi Laut Mediterania tersebut.

Kini kerja sama AS dan Turki telah menjadi jawaban bagi NATO. Rencananya, akhir Maret nanti militer AS mulai memberikan pelatihan militer bagi pemberontak Suriah. Dengan demikian menurut rencana mereka, pasukan tandingan ISIS akan siap beraksi pada akhir tahun ini.

BACA JUGA:  China Seru AS Hentikan Sistem Rudal THAAD di Korsel

“Pada tahun pertama ini kami akan melatih 5.000 orang. Dalam waktu tiga tahun akan ada 15.000 serdadu yang siap,” jelas Pentagon secara tertulis.

Pasukan pemberontak bentukan AS dan Turki itu bakal menjalani pelatihan militer di Kota Kirsehir di wilayah tengah Anatolia. AS dan Turki yang belakangan hubungannya renggang itu akan bergantian memberikan pelatihan dan memasok senjata bagi pemberontak Suriah.

Selain di Suriah, AS juga sedang menciptakan pasukan tandingan ISIS di Iraq. Tujuan utamanya adalah merebut kembali Kota Mosul pada April atau Mei mendatang. (al/AP/AFP)

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Benarkah 15 Ribu Pemberontak Suriah Akan Hadapi ISIS ?
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker