Bisnis Online

BEI Proyeksikan 4.000 Investor Baru di Yogyakarta Terkait Tax Amnesty

YOGYAKARTA – BEI proyeksikan 4.000 investor baru di Yogyakarta terkait Tax Amnesty. Terkait proyeksi tersebut, kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta mulai membuka Helpdesk Tax Amnesty. Helpdesk Tax Amnesty ini rencananya untuk mengakomodir segala pertanyaan dan konsultasi dari masyarakat terkait dengan tax amnesty ini. Helpdesk ini resmi mulai dibuka hari Senin (25/7).

Kepala Perwakilan BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan soal BEI proyeksikan 4.000 investor baru, bahwa sampai saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami terkait kebijakan pemerintah soal Tax Amnesty ini. Karena itu, pihaknya membuka counter khusus untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat.

Masyarakat yang ingin mendapatkan info secara detil dapat mendatangi counter khusus tersebut. Diharapakan dengan semakin terbukanya pemahaman masyarakat tentang tax amnesty, maka apa yang BEI proyeksikan 4.000 investor baru akan tercapai.

BACA JUGA:  Tax Amnesty Digugat ke MK, Begini Tanggapan Presiden Jokowi

“Kami membantu teman-teman kantor pajak untuk memberikan penjelasan terhadap masyarakat terkait amnesti pajak ini,” paparnya, Senin (25/7/2016).

 

bei targetkan 4 000 investor saham baru terkait tax amnesti 5Mx thumb - BEI Proyeksikan 4.000 Investor Baru di Yogyakarta Terkait Tax Amnesty
BEI proyeksikan 4.000 investor baru di Yogyakarta Terkait Tax Amnesty.


BEI proyeksikan 4.000 investor baru karena melihat potensi kebijakan tax amnesty ini cukup besar, dan masih banyak masyarakat yang gamang terkait hal tersebut. Masih banyak kekayaan masyarakat yang belum dilaporkan ke negara. Dengan kebijakan tax amnesty ini, maka masyarakat diharapkan segera melaporkannya. Masyarakat bisa mendeklarasikan (melaporkan) harta di dalam negeri dan merepatriasi kekayaan di luar negeri.

Dari Kementerian Keuangan, potensi dana yang terparkir di luar negeri mencapai Rp11.000 triliun, dan pihaknya tidak terlalu muluk, dengan berharap minimal yang ditransaksikan di bursa efek sekitar Rp160 triliun. Potensi di dalam negeri sendiri sampai saat ini pemerintah belum mengungkapkannya. Hanya saja, pihaknya memperkirakan potensinya sekitar separuh dari angka Rp11.000 triliun tersebut. “Potensinya besar, sehingga harus disikapi,” tandasnya terkait target BEI proyeksikan 4.000 investor baru.

BACA JUGA:  Mengenal Strategi Bisnis Family Mart Indonesia

Khusus di Yogyakarta, lanjutnya, pihaknya memang berharap ada dampak positif untuk investasi saham di wilayah ini. Pihak BEI proyeksikan 4.000 investor baru hingga akhir tahun menyusul kebijakan tax amnesty tersebut. Pihaknya berharap investor dari Yogyakarta tembus di angka 20.000 dan sekarang baru sekitar 16.400-an investor.

Potensi terkait kebijakan Tax Amnesti cukup besar bagi ekonomi Yogyakarta, sehingga BEI proyeksikan 4.000 investor baru. Karena potensinya yang besar, kebijakan ini sebenarnya mulai dijegal oleh negara lain. Bahkan ia mengungkapkan jika saat ini Indonesia tengah ‘berperang’ dengan negara lain yaitu Singapura terkait tax amnesty tersebut.

BACA JUGA:  Pertamina Rencanakan Tambah SPBU di Tol Brebes

Karena saat ini Singapura bersedia membayar pajak 4% dari dana milik Warga Negara Indonesia (WNI) yang terparkir di negara mereka ketimbang ditarik ke Indonesia.

“Tetapi nanti di tahun kedua, pemerintah menerapkan denda 200% dari dana tersebut kalau tidak ditanamkan di Indonesia sejak awal. Makanya, WNI pemilik uang di Singapura segera kembalikan duit mereka ke tanah air,” tambahnya.

Kebijakan tax amnesty di Yogyakarta membawa harapan segar, karena itu tak berlebihan jika BEI proyeksikan 4.000 investor baru.

Tags

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker