Inspirasional

Baldatun Thoyyibah, Pilih Pemimpin Anti Korupsi

Ingin negara Baldatun Thoyyibah, Pilih Pemimpin Anti Korupsi. Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia banyak disuguhi pemandangan indah berupa keakraban rakyat dengan pemimpin atau calon pemimpinnya. Banyak para pemimpin maupun calon pemimpin terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Mereka mengunjungi berbagai perkumpulan ibu-ibu, pengajian, mendatangi sawah serta pasar-pasar becek padahal bukan di musim penghujan.

Kenyataan, banyak pemimpin yang melakukan kunjungan ke lapangan, menuai pro dan kontra di dalam masyarakat itu sendiri. Sebab tak jarang kedatangan mereka dinilai hanya upaya untuk mencari sensasi belaka. Dengan mengumbar janji, dan berlaku manis saat kampanye saja. Sementara jika telah terpilih nanti, pimpinan tersebut hanya hadir saat butuh dan sembunyi saat dibutuhkan.

Sosok pemimpin yang merakyat memang sangat dibutuhkan. Sehingga sudah seharusnya jika pemimpin di negeri ini dapat bersikap lebih merakyat. Tidak semata duduk manis di singgasana gading, bahkan mereka rela turun dengan membaur di antara rakyatnya. Agar dapat memahami secara langsung, sesungguhnya problema apa yang tengah masyarakat alami. Sekalipun begitu, harus kita pahami juga, tindakan turun membaur dengan masyarakat bukan satu-satunya cara untuk mengerti beban problema mereka.

Sebab seorang pemimpin dapat mendiagnosa problema rakyatnya dengan berbagai cara. Diantaranya dengan melalui saluran aspirasi baik melalui media sosial atau perwakilan masyarakat. Melalui aparat serta elemen pegawai pemerintahan yang ada dan lain sebagainya. Metode turun langsung atau yang sering dikenal dengan istilah ‘blusukan’ dapat dilakukan sebagai nilai lebih yang dimiliki oleh seorang pemimpin. Sebab melalui metode itu, dapat memperoleh gambaran problema dari sumbernya secara langsung. Sekaligus dapat lebih dekat dengan rakyat.

Memilih Peminmpin Anti Korupsi

Dapat dekat dengan rakyat, sudah barang tentu menjadi salah satu modal utama kesuksesan seorang pemimpin. Dengan begitu, ia juga akan semakin lekat di hati masyarakat dan dicintai oleh mereka. Oleh sebab itu, dekat di hati rakyat dipastikan menjadi keinginan dan dambaan setiap pemimpin. Sehingga berbagai upaya, cara dan terkadang diperkaya dengan taktik tertentu, dilakukan untuk dapat meraih dambaan tersebut. Di antaranya melalui kegiatan kampanye.

banner gif 160 600 b - Baldatun Thoyyibah, Pilih Pemimpin Anti Korupsi

Mungkin karena adanya motivasi sedemikian, namun banyak diantara para calon pemimpin melakukannya dengan cara instans. Bahkan tidak jarang yang melakukannya terbatas pada saat kampanye saja. Sehingga pemilih dihadapkan pada kenyataan seolah tengah membeli kucing dalam karung.

Berbagai kenyataan yang ada itu semua, tidak dapat dielakkan hingga moment pemilu maupun pemilukada, banyak melahirkan sosok-sosok penjudi. Atau pemain (gambling) yang mencari peruntungan lewat pencalonan dirinya sendiri atau orang lain. Sebab banyak dari mereka yang ternyata maju untuk mencalonkan diri karena lebih dominan di faktor kepemilikan harta. Sementara banyak yang lain, tokoh yang benar-benar tokoh di tengah masyarakatnya tidak berminat mencalonkan diri atau karena tidak memiliki modal untuk maju ke pemilihan itu.

Untuk itulah, maka perlu digagas sebuah upaya dan model baru bagaimana memilih dan menginginkan pemimpin yang baik itu. Secara lebih bersungguh-sungguh lagi. Misalnya, masyarakat bersepakat mengajukan tokoh terkemuka yang sudah teruji di masyarakat dengan mendaftarkannya ke panitia pemilu. Sekaligus masyarakat menanggung biaya serta melaksanakan semua tahapan dan proses kampanye yang dibutuhkan.

Karena selama ini yang terjadi justru sebaliknya. Yaitu masyarakat nampak cenderung agak apatis, dan tidak menolak jika terdapat salah satu calon atau utusan calon untuk membagikan uang agar mereka memilih calon tersebut. Maka dapat dibayangkan, proses pemilihan dan tahapannya yang terkontaminasi dengan uang seperti ini. Boro-boro akan memperoleh pemimpin anti korupsi, bahkan justru akan menyulut nafsu korupsi di kemudian hari.

Mari mencari dan memilih pemimpin anti korupsi yang benar-benar dapat diandalkan. Dalam rangka menuju bangsa yang bersih, adil, dan makmur. Sebagai wujud dari harapan bersama sebuah negara ‘Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur’. Sebuah negara gemah ripah loh jinawi serta memperoleh ridho-ampunan Tuhan Yang Maha Esa.

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker