Inspirasional

Ayo Sukseskan Perhelatan Maulid Nabi Saw Terbesar di Kolong Jagad

monas jakarta - Ayo Sukseskan Perhelatan Maulid Nabi Saw Terbesar di Kolong Jagad
Monas Jakarta – CC BY-NC-ND by [mPus!]

 

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

382 thoughts on “Ayo Sukseskan Perhelatan Maulid Nabi Saw Terbesar di Kolong Jagad”

  1. ngapain ikut mensukseskan acara yang imam syafii aja ga melakukan..pernahkah imam syafii mengajak ummat berkumpul di lapangan baghdad untuk maulidan….?jadilah pengikut syafii yg benar2 mengikuti krn dalil,bukan sekedar pengkuan..berapa banyak orang sering maulidan tp ga tau sirah nabi shalallahu alaihi wa salam ..?

    1. bca shohih bukhari tentang perang badar,,,,baca shohih bukhori tentang knap nabi berpuasa pada hari senin,,,, baca shohih bukhari tentang maulid,,,baca buku jangan terjemah makanya…jdi di boongin orang…..belajar ma hlul bait(keturunan nabi) jangan ma orang yang berjenggot tebel tapi ga pake kain dan peci…ga ada adab pda saat solat….ktanya mw ikutin nabi…..

  2. saliq @

    Mas Saliq, insyaallah dihadiri 2000.000 kaum muslimin. Tahun lalu dihadiri 1 juta lebih muslimin muslimat dari berbagai pengikut madzhab, kecuali madzhab Wahabi.

  3. kebenaran bukan di lihat dari banyaknya pengikut..tapi kebenaran adl apa2 yg mencocoki dg Al Qur’an & Sunnah ‘ala fahmi salafusshalih..

    1. he..he…itu kan menurut nt @ ahmad ….lagaknya kayak yang paling tau agama ……hai ahmad …..Al Qur’an dan Sunnah Yang mana yang nt pahami ???? jangan2 salah alamat ….emang nt bermahzab ??? nggak kan ?? jangan bawa2 ulama …..

  4. @ahmad

    Jika anda sudah
    mempunyai kesepakatan
    pemahaman tentang maksud kata
    bid’ah dengan orang yg
    ingin anda vonis,barulah
    Anda dapat menjatuhkan vonis bid’ah itu.

    Definisi kata bid’ah saja anda belum sepakat,trs
    mau main vonis ke orang
    yang berbeda faham
    dengan anda.
    Sesungguhnya bid’ah
    hasanah itu tidak lebih dari
    suatu ijtihad.

    Jika benar memperoleh
    dua pahala dan jika salah
    memperoleh satu pahala.

    Mereka berijtihad bid’ah
    hasanah demikian seperti
    ijtihad sayyidina abu bakar
    ra saat mengumpulkan
    ummat dalam shalat
    tarawih yang sendiri2 agar
    berjamaah dan kemudian
    beliau mengatakan.. ”inilah sebaik2nya bid’ah”

    Bid’ah hasanah tidak merusak aqidah tauhid.
    Malah semakin
    memperkukuh rasa kecintaan ummat terhadap
    ALLAH dan rasul Nya dan mempererat persatuan antar
    muslim !!

    Eh ini ada ummat yang
    baru muncul dan dengan kedangkalan pikiran dan keras hatinya langsung
    main vonis bid’ah,sesat dan
    kafir.gak tanggung2,kalangan habaib pun kejatuhan
    vonis juga..

    emang lari
    kemana doa sholawat anda dan ummat ini ??

    Katanya ummat
    Rosulullah,mana akhlaqnya
    kepada sesama ummat muslim??
    Bukankah tiap muslim berhak untuk mendapat
    khusnudzon,nasehat dan doa dari ummat muslim yang lain ??

    Coba renungkan dikit.
    Agar dapat
    merenung,singkirkan dulu ego dan kesombongan
    dalam hati anda..Afwan.InsyaALLAH kita mendapat hidayah.amin3x

  5. @ahmad kata-kata anda benar. Sayangnya salafi wahabi pemahamannya belum sesuai dgn pemahaman salaf, banyak melakukan bidah. Sedangkan kami lebih sesuai mengikuti pemahaman salaf.

    1. Bib alaydrouz mas dianth@

      ahmad ini tidak senang dengan lahirnya Rosulallah , dia tidak bersyukur dengan kelahiran baginda nabi, namanya orang benci Lahirnya seorang nabi dan Rosul SAW, sekuat tenaga dia akan teruuus mencari-cari alasan meskipun Salah Kaprah, meskipun argumennya mengada ada dan sangat Lemah lebih lemah dari sarang laba-laba.

  6. @ alaydrouz
    setau ane..yang mengumpulkan ummat untuk sholat tarawih berjamaah tu bukan abu bakar..anda belajar lagi ya..he..he..salah..banyak comment

      1. he…he….gak papa brooo sekali kali ikut gaya mereka buat ngledekin mereka ….he….he….”MANA DALILNYA “………..asal jangan yang “WAAH ITU BID’AH ” “ITU KUROFAT ” “ITU SYIRIK “…..santai aja …

  7. rupanya anda semua memancing saya untuk berfatwa ttg maulid..sy bukan mufti,sy hanya tholibul ilm..sy tdk akan memvonis..barang siapa mengikuti generasi salaf tentu akan mengetahui mana perbuatan yg ada dlm sunnah dan tidak,sy hanya mengajak untuk mencontoh generasi terbaik ummat ini..para shahabat,tabiin,tabiut tabiin,aimmatul arbaah..dan para ulama setelahnya yg berjalan di atas manhaj mereka..

  8. Renungkan juga cuplikan hadist dan penjelasan di bawah ini

    “Rasulullah
    shallallahu ‘alaihi wasallam keluar dari pintu rumah
    Aisyah dan berkata “SUMBER kekafiran datang
    dari sini dari arah munculnya tanduk setan
    yaitu timur” [Shahih Muslim 4/2228 no 2905]

    Hadist di atas di perkuat dengan penunjukan
    ciri2nya (sumber = awal
    kekafiran) dalam hadist2 berikut :

    … Paratsahabat
    berkata “dan juga NAJD kami?”.
    Beliau bersabda “disana
    muncul
    kegoncangan dan fitnah,dan
    disanalah MUNCUL TANDUK SETAN”
    [Shahih Bukhari 2/33 no 1037]

    Hadist di atas
    menunjukkan nama tempatnya yaitu ‘najd’.Tapi
    najd yang mana yang di maksud?
    Hadist di atas di perkuat lagi dengan Hadist :

    “…. dan KEKERASAN HATI adalah milik orang orang Faddadin
    (arab badui yang bersuara keras)
    di belakang UNTA-UNTA
    MEREKA dari arah
    munculnya TANDUK
    SETAN (dari) Rabi’ah dan Mudhar”
    [Shahih Bukhari no 3126]

    Daerah najd di atas di perjelas lagi dengan
    karakter penduduknya
    yaitu arab badui yang keras hatinya di belakang
    unta unta dan dari keturunan bani rabi’ah dan
    muhdhar.
    Kalimat “di belakang unta unta mereka” di atas perjelas lagi
    dengan hadist :

    “sumber kekafiran datang
    dari
    TIMUR,KESOMBONGAN DAN KEANGKUHAN
    adalah milik
    orang-orang PENGEMBALA
    kuda dan UNTA Al Faddaadin Ahlul Wabar
    (arab badui) ….” [shahih muslim 1/71 no 52]

    Sifat keras hati arab badui
    dan kalimat “di belakang unta unta mereka” di
    perjelas lagi dengan sifat
    angkuh,sombong dan beternak unta dan kuda.
    Sedangkan kalimat “sumber kekafiran dari
    timur” di perjelas dengan timur di arah terbitnya
    matahari dengan hadist :

    “…. sedangkan
    KESOMBONGAN dan KEANGKUHAN ada pada orang
    orang Faddadin Ahlul Wabar
    (arab badui) di arah TERBITNYA
    MATAHARI” [Shahih Muslim 1/71 no 52]

    Hadist2 di atas di perkuat dengan hadist :

    Rosulullah shallallahu
    ‘alaihi wasallam
    menghadap ke arah matahari terbit seraya
    berkata “dari sini muncul tanduk
    setan,dari sini muncul fitnah dan kegoncangan
    dan orang-orang
    yang bersuara keras dan berhati kasar ” [Mu’jam Al
    Awsath Thabrani 8/74 no 8003].

    Hadist di atas adalah hadist2 petunjuk akan
    masa yang akan
    datang,yang belum terjadi,agar ummatnya
    dimasa itu dapat mengenali dengan jelas.

    Kesimpulan :

    1.Sumber kekafiran berasal dari najd.dan sudah terjadi di masa musailamah al kadzab yang mengaku nabi setelah Rosulullah saw.

    2.sumber kegoncangan dan fitnah dari najd.
    terbukti dengan munculnya wahabi yang lancar bgt lidahnya untuk teriak bid’ah dan sesat kpd saudaranya sesama muslim,malah pemerintahnya(saudi arabia) akrab bgt dengan amerika dan negara kafir yang lain.

    Sadar donk anda ada di pihak mana? Lihat dengan mata yang lebar akan sejarah,dalil dan fakta2 yang ada tentang wahabi..
    Semoga bermanfaat.

  9. sy tau anda tu apriori dg wahabi..mau bagaimanapun ya terus menganggap org yg tdk sefaham dg anda di katakan wahabi..ok,katanya tau masalah ijtihadiyah..kalo sy mengikuti ulama yg berpendapat bidah semua sesat apa lantas anda katakan sy wahabi..bagaimana anda ini?

  10. sy tau anda tu apriori dg wahabi..mau bagaimanapun ya terus menganggap org yg tdk sefaham dg anda di katakan wahabi..ok,katanya tau masalah ijtihadiyah..kalo sy mengikuti ulama yg berpendapat bidah semua sesat apa lantas anda katakan sy wahabi..mgkin anda sepakat ada 4 imam madzhab yg masyhur..katakan,imam siapa yg mengadakan maulid?
    jika tdk ada,anda telah mengakui bhwa tradisi maulid bkn dr mereka apalagi dr generasi sblmnya..

  11. Ahmad, kami semua berjalan diatas manhaj salaf, dan nama kami sesuai dgn sabda nabi yg telah menjadi ijma ulama yaitu Ahlussunah wal jamaah, dan kami tidak membuat bidah dengan membuat nama baru yaitu salafi yg bermaksud untuk memisahkan dan membedakan dirinya dari umat islam yg lainnya. Karena manhaj kami dari dulu adalah ahlussunah maka kami lebih mengetahui tentang sunnah.

  12. @ahmadsyahid
    hakikat mencintai & bergembira dg kelahiran nabi Muhammad adalah seperti apa yg di contohkan generasi sahabat & salaf as shalih karena mereka adalah umat yg tidak di ragukan lagi kecintaannya terhadap nabi Muhammad..yaitu di antaranya adalah :
    1.mengikuti nabi muhammad,mentauhidkan Alloh,menjauhi syirik,mengerjakan sunnahnya,mengikuti perkataan dan perbuatannya,beradab dg adabnya
    2.lebih mendahulukan perintah dan syariatnya daripada hawa nafsu dan keinginan dirinya
    3.banyak bershalawat sesuai dg shalawat yg di ajarkanya.
    4.mencintai orang yg di cintainya baik keluarga maupun shahabatnya yg muhajirin & anshor serta memusuhi & membenci org2 yg memusuhinya
    5.mencintai Al Quran yg diturunkan kpdnya,mencintai sunnahnya dan mengetahui batas-batasnya

    1. ahmad
      saya cuma nanya ” buktinya anda tidak senang jika ada yang bergembira bahagia dan mensyukuri Lahirnya Nabi Muhammad SAW iyakan ?

      kok jawabnya kemana mana , malah ceramah lagi emang ente doang yang ber Tauhid dan mengikuti nabi ? simpel aja jawab Ya atau tidak ? bener kan NT ga seneng kalo ada yang bergembira bahagia dan mensyukuri Lahirnya nabi ?

  13. @dianth
    pengakuan anda dg membawa nama ahlussunnah wal jamaah tidaklah merubah hakikat manhaj anda..anda harus cocokkan terlebih dahulu dg at-thoriqoh,manhaj,cara beragama anda dg ulama ahlussunnah wal jamaah..klo anda lebih mengetahui sunnah..adakah maulidan di dalam sunnah as shahihah…?adakah imam abu hanifah,malik,syafii,ahmad ibn hanbal melakukanya?anda pasti setuju mereka ulama ahlussunnah wal jamaah..kalo mereka tdk melakukan siapakah dia antara kita yg lebih mengikuti mereka?

    1. he…he….mana ada dari semua mazhab ( para Imam mazhab ) yang ngajarin TAUHID dibagi 3 ……he….he….bid’ah nggak …….mana Dalilnyaaaa……@ ahmad

  14. Apa yang dijawab oleh mas ahmad sudah sesuai dgn gambaran apa yg kita lakukan, bedanya mas ahmad tidak setuju dgn maulid dan tidak sepaham ttg masalah ini. Ya owes, mengapa harus mencela orang yg melakukan maulid? Kan berbeda boleh aja. Yg nggak boleh itu mencela dan menghina yg berbeda paham lalu menganggap dirinya paling benar. Kecuali berbeda untuk masalah akidah atau hal-hal yg sudah menjadi ijma. Ngerti ora son?

  15. baca lagi hakikat mencintai & bergembira dg lahirnya nabi muhammad shalallahu alaihi wa salam..anda butuh dalil?terlalu banyak,justru mana dalilnya maulid nabi?

  16. Mas ahmad, apakah sesuatu perbuatan yg tidak dilakukan oleh imam mazhab itu berarti tidak boleh dilakukan? Apakah para imam mujtahid hanya 4 orang itu saja boleh kita ikuti? Apakah kita tidak boleh mengikuti ijtihad para imam lain yg merupakan murid-murid dan pengikut mereka? Apakah ijtihad itu berhenti sampai imam 4 saja? Saya tidak setuju dgn pemikiran anda, terlalu dangkal dan sempit.

  17. ..maka hendaklah orang-orang yg menyalahi perintah Rasul-Nya takut akan mendapat cobaan atau di timpa adzab yg pedih.Al Qur’an,surat An Nur 63.haadanalloh wa iyyakum

  18. Yah… Siapa juga yg menyalahi perintah rasul? Bukankah memecah belah dan menyesatkan mayoritas kaum muslimin yg berbeda pahamnya dgn kita yg menyalahi perintah rasul.

  19. jangan jangan ummati press yg menyesatkan mayoritas ummat,jadinya ummatnya mayoritas sesat…”siapa cinta & gembira dg lahirnya nabi,..konvoi-konvoi menyelusuri kota jakarta…maulidan…yg ga ikut konvoi berati wahabi…”he..he..ahlussunnah wal jamaah atau ahlul maulid wa ratib..

  20. Mas ahmad nih mulai aneh… Mana ada yg bilang gak ikut maulid itu wahabi… Gak ada kok ulama yg mewajibkan ikut maulid… Kalau yg suka mencela dan menyesatkan orang yg ikut maulid emang kebanyakan wahabi. Yg namanya maulid tuh bukan syariat baru atau menyerupai syariat, sehingga harus begini harus begitu, bebas-bebas aja mau buat acara kayak gimana, baca sholawat aja juga gak apa2, yg penting tidak bertentangan dgn syariat. Gak ngapa-ngapain juga gak apa apa. Yg penting jangan merayain maulid dgn acara cela sana, cela sini, bidahkan sana sini. Ok gak?

  21. “..Yg penting jangan merayain maulid dgn acara cela sana , cela sini , bidahkan sana sini. Ok gak ? “siapa yg ngerayain maulid…?masih ga sadar..kalo perkataan anda ini adlah mencela..apakah sy mgtakan mencela & membid’ahkan maulid..?baca dr awal lagi ya..yg sy ktakan intinya maulid tdk di lakukan pr shahabat,tabiin,tabiuttabiin,imam yg 4.klo kalian masih bersikukuh membela..yg penting sy sdh mencoba untuk membuka kerangka berfikir kalian untk mengikuti sunnah…wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa baarakatuh..

  22. Mas ahmad, Nabi Muhammad Saw sudah wanti-wanti kalau terjadi perpecahan ummatnya, maka ummat Islam agar ikut yang mayoritas. Sementara ini Wahabi bukan ummat mayoritas di seluruh dunia dan tidak pernah akan menjadi mayoritas karena nggak ada dalilnya Wahabi jadi Mayoritas. Yang mayoritas adalah Ahlussunnah Waljama’ah, terdiri dari 4 madzhab mayoritas. Wahabi tidak masuk, karena menyelisihi 4 Madzhab.

    Sekali lagi WAHABI bukan mayoritas Ummat, WAHABI adalah madzhab gurem (kecil) yang menyendiri, padahal Nabi Saw menyuruh kita supaya bergabung kepada Mayoritas Ummat Islam yang terdiri dari ummat Islam penganut beberapa Madzhab.

    Juga mayoritas Ummat Islam di seluruh dunia mengadakan peringatan Maulid Nabi Saw. Juga setiap ba’da Subuh dan ba’da Maghrib mereka membaca Ratib, bisa Ratib Haddad, Ratib Alaydrus, dan Ratib-ratib yang lain. Apakah antum tidak tahu, isi ratib itu ternyata zikir-zikir pagi dan petang yang diajarkan oleh Rasulullah Saw?

  23. Mas ahmad, kalau anda tidak merasa mencela mengapa marah? Emang sy ada nyebutin nama? Kalau anda nggak ikut maulid atau “merayakan maulid”(sy lupa kasi tanda petik) yg cela sana sini dst, ya udah kenapa merasa? Jadi karena ikut maulid kami dianggap nggak ikut sunnah karena tidak dilakukan para imam? Kalau begitu semua orang islam nggak ikut sunnah dong, karena setiap orang pasti pernah melakukan ibadah dgn SARANA yg tidak pernah dilakukan para imam. Acara Maulid itu seperti sarana atau cara yg didalam hadist nabi akan mendapat ganjaran kebaikan karena bermanfaat bagi umat islam, ibadahnya adalah membaca sholawat, mendakwahkan keteladanan nabi, mengajarkan sunnah-sunnah nabi dsb. Seperti universitas atau pesantren sbg sarana untuk menuntut ilmu agama, seperti majelis taklim untuk melakukan pengajaran dan pengajian AlQuran. Mhn anda juga buka kerangka berpikirnya. Waalaikum salam warohmatullahi wabarokatuh.

  24. @ ahmad
    sampeyan mengatakan maulid tidak pernah dilakukan oleh para sahabat khulafaurrosidin dan 4 imam mazhab..???

    anda mau dalilnya…???

  25. @ahmad..

    Ini saya kutip dari koment nt..

    “sy tau anda tu apriori dg
    wahabi..mau
    bagaimanapun ya terus
    menganggap org yg tdk
    sefaham dg anda di
    katakan
    wahabi..ok,katanya tau
    masalah ijtihadiyah..kalo sy mengikuti ulama yg
    berpendapat bidah semua
    sesat apa lantas anda katakan sy wahabi …”

    Ana mau tanya ma nt,trus imam mana yang lancar banget ngatain orang bid’ah dan sesat selain wahabi? Yang ngakunya memperbarui islam,menegakkan tauhid dan sunnah?

    Udahlah gak usah berkias ke imam 4 madzab,mau nt khawarij,nawashib,wahabi,salafi,dll..ana gak peduli,yang pasti lagu nt tetap sama,yaitu memvonis bid’ah se enak sendiri n ngerasa yang memiliki islam.

    Ana mau tanya ma nt,nt pernah gak duduk di samping habaib dalam majlisnya? Mendengar dalil2 ijtihad nya dalam masalah khilafiah atau paling tidak mengetahui akhlaq ulama2 dari habaib?

    Baca tuh penjelasan ana tentang wahabi,itu hadistnya sohih semua,atau nt mau ana tulisin nasabnya si “pembaru dalam islam” itu?

    Harusnya nt nyadar,apa yg udah nt lakuin ke saudara nt sesama muslim,mana khusnudzon nt?

    Nt tau gak arti dari bacaan maulud dan ratib?

    Bisa jadi orang2 yg nt kata2in bid’ah lebih mulia derajatnya di hadapan ALLAH karena ikhlasnya hati mereka dalam mencintai dan beribadah..
    Bisa jadi juga orang2 yang ngakunya paling bener dalam islam dan ahli ibadah di hinakan derajatnya di hadapan ALLAH karena orang itu ujub dan suka meng anggap saudaranya sesama muslim yg lain salah,bid’ah,sesat dll..

    Mana akhlaq nt kpd sesama muslim?? Mana khusnudzon nt??
    Jawab dulu pertanyaan ana,baca dulu penjelasan ana di atas..jangan koment ngelantur masalah imam 4 madzab..ijtihad koq milih yg suka ngatain orang bid’ah..kasian ana ma nt..

    Jangan nt ikutin sifat angkuh,keras hati n sombong nya orang yg di jelasin dlm hadist Rosulullah di atas.

    (mana dalilnya dan mana dalilnya terus)..dalilnya ada di dalam hati kami yang sangat mencintai Rosulullah dalam sholawat2 karena ALLAH pun bersholawat kpd beliau saw.

    Semoga bermanfaat,amin3x..afwan

  26. Plok…plok…plok seru! Namun tak berimbang.1 dikeroyok 5 ,mungkin lebih,tp kali ini ahmad syahid cs,ketemu orang yg cukup mengganggu pikirannya,apakah amalannya selama ini soleh apa salah,akh Ahmad terus berda’wah,bantah subhat2 mereka.

    1. Salafy Wahabi berdakwah atas nama kebatilan yang diatasnamakan dakwah salaf. Beruntung orang-orang yg segera insyaf dari kebatilan Wahabi.

  27. untuk yang merayakan Maulid baginya pahala yang besar disisi Allah SWT , karena senang , gembira dengan Lahirnya seorang Sayidul mursalin SAW, sebagai Syiar Allah terbesar dimuka Bumi, dan sebagai Bukti ketakwaan hati.

    untuk yang tidak merayakan Maulid ya tidak apa-apa ,dan tidak ada pahala untuknya

    untuk yang mencela dan melarang orang yang bergembira atas Lahirnya seorang Nabi baginya adzab dan siksa karena telah mencela dan melarang pengagungan atas Syia`r Allah , yang semestinya diagungkan ” waman ya`udzim Sya`airallahi Fa innahu min Taqwal qulub “

  28. @ admin maaf di luar konteks ……aku komen di bab ZINA tapi disambar Akismet kali ……dari temen ada pertanyaan aku ngga bisa jawab…. pertayaannya begini : peristiwa perkosaan itu kan si perempuanya ngga ada niat berzina la dalam Agama hukum buat perempuan yang hamil diperkosa itu gimana ??apa dianggap pelaku Zina juga ? jawabannya thanks

    1. Yang perempuan tidak bisa dihukumi zina, begitu juga yang laki-laki. Itu adalah kasus kriminal yg diseratai kekerasan terhadap perempuan. Disebut Zina kalau dilakukan suka sama suka tanpa ikatan pernikahan. Kalau untuk kasus yang Mas Mamo tanyakan, si perempuan tidak berdosa sebab dia korban. Kalau sampai terjadi kehamilan, anaknya yang lahir tidak boleh dinashabkan kepada yang memperkosanya tsb. Kalau anak yg dilahirkan perempuan, nanti yg akan menjadi wali nikah adalah wali hakim. Anaknya bukan anak haram, karena tidak ada anak haram. Yang haram dan berdosaa adalah pelaku perkosaan saat kejadian.

      Demikian Mas Mamo…. Kalau dalilnya, biar nanti Mas Syahid saja yg melengkapinya, terimakasih sebelumnya Mas Syahid atas bantuannya.

    1. masalah apa nih mas mamo saya belum Faham , Tapi Rupanya admin udah jawab, kalo soal dalilnya sih biar yang laen aja yang lebih kompeten dari saya.

      1. sebetulnya diluar tema artikel mas Syahid …..kemarin saya baca postingan masalah zina di UMMATI saya komen di sambar akismet jadi komen dimari ……udah dijawab ama ADmin kok . makasih

  29. UMMATI PRESS hanya mensharingkan informasi dan fakta-fakta bahwa tuduhan bid’ah/musyrik itu tidak benar. Blog ini untuk mengimbangi derasnya penyebaran iformasi Paham Wahabi yg menyesatkan banyak pengikutnya. Harapan kami blog-sharing ini bisa sedikit menggugah kesadaran bagi mereka yang mau berpikir.

    Terimakasih kunjungan dan infonya. Juga do’anya kami sambut dengan amiiin walkhamdulillahi rabbil alamiin……

  30. pemahaman yang menganggap maulid bid’ah akan semakin meluas…kapan waktu akan saya share ummati ke komunitas saya…saya hanya sendirian menjegal dengan santun faham-faham yang membid’ahkan segala sesuatu…selebihnya teman saya yang lebih aktif memunculkan hal bid’ah baik dari mulai maulid dll….

    semoga sahabat2 ummati ummati ummati….termasuk yg dikhawatirkan ketika Rosul kita akan wafat….

  31. Beginilah jadinya ketika perkara agama sudah di timbang dengan ro’yu..menilai baik sebatas baik menurut akal,mayoritas-ini bukan hujjah..baik belum tentu benar tapi benar sdh tentu baik,kebaikan dan kebenaran adalah apa apa yg datang dari Alloh dan rasulNya..ikutilah apa yang rasul dan sahabat kerjakan serta ikuti ulama yg mengikutinya..jangan mendahului mereka.mereka paling mencintai rasul tapi tidak merayakan maulid padahal saat mereka hidup ada faktor pendorong dan tidak ada faktor penghalangnya

    1. Anti maulidan @

      Antum: “kebaikan dan kebenaran adalah apa apa yg datang dari Alloh dan rasulNya.”

      Ummati: kami setuju, yg kami tidak setuju adalah aplikasi kalian terhadap kata-kata di atas dalam memahaminya dan atu prakteknya.

      Antum: “mereka paling mencintai rasul tapi tidak merayakan maulid.”

      Ummati: Sabar all Wahabiyyun, kami sedang mempersiapkan postingan yang akan membuktikan bahwa faktanya para Sahabat Nabi tidak seperti yang kalian duga tentang Maulid Nabi Saw.

    2. anti maulidan , berarti anti mengenang Rosulallah SAW
      anti maulidan , berarti anti bersyukur atas lahirnya Rosulallah SAW
      anti maulidan , berarti anti bergembira dengan lahirnya Rosulallah SAW

      anti maulidan , berarti benci mengenang Rosulallah SAW
      anti maulidan , berarti tidak mensyukuri atas lahirnya Rosulallah SAW
      anti maulidan , berarti tidak bergembira dengan lahirnya Rosulallah SAW

      anti maulidan menganggap bahwa akal dan Ro`yu tidak boleh digunakan lantas ditaro dimana akal dan ro`yu MU ? bukankah kau mengatakan atau menulis komentar diatas dengan akal dan Ro`yu MU ?

      bukankah nama aslimu bukan anti maulidan, lantas kau gunakan nick dengan akal dan Ro`yu MU lantas dimana akal MU ?

  32. Ga usah memaksakan dalil,nanti akan banyak perayaan..kalo mu bikin bidah baru jg bisa dg dalil shahih..tp masalahnya dlm perkara agama jg di reka-reka.berapa banyak orang menginginkan kebaikan tp tdk di ridhoi krn cara yg tdk mengikuti nabi.dr imam fudhail bin iyadh;syarat di terimanya amal adl ikhlas krn Alloh dan ittiba kpd rasululloh..kehidupan sahabat sgt memungkinkan merayakan maulidan dg berkumpul kumpul dan aneka ragam acara tp yg demikian tdk mereka lakukan..karena faham mereka lurus..

    1. Anti maulidan @

      @admin baru berencana tayangin nt sdh kebakaran jenggot? Tunggu dan sabar aja kenapa sih? Jangan curiga dulu itu ndak baik, nanti kalau terbukti tidak faktual silahkan bantah. Gunakan ro’yumu dong biar nggak mudah kebakaran jenggot, oke?

      Kalau nt mendayagunakan akalmu, maka tidak mudah kena tipu. Allah Swt memberimu akal untuk apa, hayo jawab. Untuk berpikir biar nggak seperto kerbau dicocok hidungnya. Atau supaya tidak seperti beo, diajari Maulid itu Bid’ah, ente ikuti dan berteriak Maulid itu bid’ah. Diajari Sufi itu musyrik, nt ikuti aja dan latah teriak bahwa sufi musyrik! Kalau nt gunakan akal/ro’yu tentunya nt akan mencari kebenarannya.

      Jadilah ikan hidup, jangan jadi ikan asin!

  33. Tanggal Kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diperselisihkan secara tajam. Ada yang mengatakan bahwa beliau lahir tanggal 2 Rabiul Awal, 8 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal, 17 Rabiul Awal (Lihat al-Bidayah wa Nihayah karya Ibnu Katsir: 2/260 dan Latho’iful Ma’arif karya Ibnu Rojab hlm. 184-185). Semua pendapat ini tidak berdasarkan hadits yang shahih. Adapun hadits Jabir dan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma yang menerangkan bahwa tanggal kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah tanggal 12 Rabiul Awal tidak shahih. Kalaulah shahih, tentu akan menjadi hakim (pemutus perkara) dalam masalah ini. Akan tetapi, Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang hadits tersebut, “Sanadnya terputus.” (al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Rajab hlm. 184-185)

    1. Abu Dzaky @

      Betul Om, emang terjadi polemik tentang hal itu. Bikin antum bingung ya? Tapi ketahuilah Om, Allah Swt tidak akan bingung dengan apa-apa yang diniyatkan oleh hamba-hambanya yg cinta kepada Rasul yang paling dikasihi-NYA. Allah Swt maha tahu bunga-bunga cinta yang bermekaran indah di sanubari hamba-hambanya. Dan Allah juga Maha tahu hati orang-orang yg tidak suka kepada para pecinta Rasul-NYA.

  34. Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Umar bin Aban], [Washil bin Abdula’la] dan [Ahmad bin Umar Al Waki’i], teks milik Ibnu Aban, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Fudhail] dari [ayahnya] berkata: Aku mendengar [Salim bin Abdullah bin Umar] berkata: Wahai penduduk Irak, aku tidak bertanya tentang masalah kecil dan aku tidak mendorong kalian untuk masalah besar, aku pernah mendengar ayahku, [Abdullah bin Umar] berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Sesungguhnya fitnah itu muncul disini -ia menunjukkan tangannya ke arah timur- dari arah terbitnya dua tanduk setan. Kalian saling menebas leher satu sama lain. Musa hanya membunuh orang yang ia bunuh berasal dari keluarga Fir’aun itu karena tidak sengaja lalu Allah ‘azza wajalla berfirman padanya: ‘Dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu kami selamatkan kamu dari kesusahan dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan.” (Thaahaa: 40) Ahmad bin Umar berkata dalam riwayatnya: Dari Salim, ia tidak menyebut: Aku telah mendengar. [HR. Muslim, No. 5172]

  35. aryanwp @

    Sepertinya nggak gitu deh Mas, biar Wahabiyyun pada kebakaran jenggot, he he he he….

    Tunggu aja Mas, sabar…., katanya Admin@ mau tayangin info Maulid Nabi Versi Para Sahabat. Kita tunggu tanggal tayangnya ya?

  36. @ Arumi : kemenakan ku (karna panggil om)
    Kalau tanggal lahirnya Rasulullah Shallallahu’alihi wasallam saja masih dipersilihkan ulama, mengapa kita harus merayakan pada tanggal 12 Rabiul Awal…????

    Apa yang dirayakan pada tanggal tersebut…..

    Bisa jadi kita hanya tasyabuh kepada umat nasrani yang merayakan milad Isa ‘alaihisalam

  37. Abu Dzaky@

    He he he… ya Om, jangan marah ya? Santai aja, sebab nama antum pakai “Abu” takut umurnya lebih sepuh, kalau saya panggil nama doang itu nggak sopan atau songong. Umur saya 19 tahun, status Mahasiswa IT, calon interpreuneur bidang IT yg insyaallah go-international.

    Baik Om, saya lanjut ya? Sebetulnya di kalangan ummat islam yang namanya memperingati Maulid Nabi bukan hanya pada tgl 12 Rabi’l awal. Biasanya diselenggarakan sejak awal bulan rabi’ul awal sampai akhir bulan rabi’ul awal bahkan sampai lewat bulan berikutnya. Masak panjenengan tidak tahu akan hal ini, Om?

    Tidak usah ragu Om, nanti bergabung aja di MONAS pada tgl tsb. Berangkatnya sehabis shalat Subuh bareng saya ngebut naik TIGER, biar kebagian tempat dekat panggung, nanti biar bisa cium tangan mulia Habibana Munzir, juga Habaib yang lainnya. Gemana Om, setuju?

  38. @ Arumi : Masih kemenakanku (Abu sudah kepala 3 masalahnya)
    Perintah untuk mencintai Allah dan Rasul-Nya sudah banyak diterangkan didalam Alquran dan Hadits diantaranya :

    Katakanlah: “jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik. [At-Taubah:24]
    Dari Abdulah bin Hisyam bahwa ia berkata: “Kami pernah bersama Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sementara beliau menggandeng tangan Umar bin Khaththab RhadiAllahu’anhu, lalu Umar berkata kepada beliau: Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali diriku sendiri.” Maka Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Tidak, demi Dzat yang jiwaku ada di tanganNya! Hingga aku lebih engkau cintai daripada mencintai dirimu sendiri.” Maka Umar berkata kepadanya: “Sesungguhnya sekarang engkau lebih aku cintai dari pada diriku sendiri.” Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Sekarang – baru benar- wahai Umar.” [HR. Bukhori]

    Tapi om Abu mencintai Allah dan rasul-Nya dengan cara Ittiba’ bukan Ibdtida’

    Semoga cepat selesai studinya….jangan lupa belajar agama harus tetap dijalani…

    1. Abu Dzaky @

      Maaf Om, dialog kita sedikit tertunda. Saya tadi baru baca yang di sini, klik kanan
      http://www.ummatipress.com/2011/01/18/ketika-sufi-dianggap-musyrik-justru-para-sufi-lebih-fasih-bicara-kemusyrikan/

      Tulisan itu sangat excelent Om, penulisnya seorang Mursyid (guru pembimbing suf), kalau di mata Wahabi para sufi divonis musyrik, tapi kalau baca penjelasan beliau tidak ada tanda-tanda kalau dia musyrik, malah menunjukkan beliau seorang benar-benar bertauhid. Itu bukti bahwa tuduhan/vonis Wahabi meleset jauh, Om Abu Dzaky.

      Baik Om, mari kita lanjut dialog kita. Dalil yang Om Abu sebutin betul Om, saya pun hapal dan mengerti maksud hadits itu. Namun sepertinya kurang tepat diterapkan untuk larangan Be-rmaulid Om, sebab kami ber-maulid justru untuk mengekspreikan cinta kepada Rasul Saw. Selain itu tentu saja kami juga mengikuti sunnah Rasul, mengikuti perintah dan menjauhi larangannya.

      Terimakasih do’anya, Om…. Dan jangan kuatir, saya tetap menuntut ilmu ke-Islaman dar berbagai sumber, baik dari Wahabi terlebih lagi sumber-sumber ASWAJA. Saya juga rajin dengerin ROJA hampir setiap hari, tapi saya bukan ikan mati yang gampang jadi asin.

  39. @Abu Dzaky: Iya kenapa ya Om. Ngakunya cinta Rasulullah, tp kok caranya ikut2an musuh Rasulullah. Bikin bangunan indah dikuburan, minta2 orang yang udah meninggal, berulang tahun (bilangnya maulid biar Ngislam)… ck ck ck

  40. Kaum nasrani memperingati kelahiran yesus tgl 25 des.(menurut mereka-padahal ga jelas kpn lahirnya) akankah kaum muslimin tasyabuh dg bikin acara maulidan yg jg tgl lahir rasulullah msh di perselisihkan? Kaum nasrani ada peringatan di angkatnya isa,apakah kaum muslimin jg akan memperingati isra miraj rasulullah!?Cukuplah dg yg di ajarkan rasulullah,lebih baik sederhana dlm sunnah drpada bersungguh sungguh dlm bidah.man tasyabbaha bi qoumin fa huwa minhum..

  41. Satu lagi koreksi …..

    Nulis salawat kok pakai SAW…..

    Mencintai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam salah satunya dengan memperbanyak shalawat atas beliau (tentunya shalawat yang sesuai sunnah dari hadits-hadits yang telah sahih)

    Jadi kalau mau nulis nama Nabi Muhammad Shallallahu ’alaihi Wasallam ya ditulis lengkap shalawatnya (Shallallahu ’alaihi Wasallam) bukan pakai SAW

    Semoga kecintaan antum kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dibalasi oleh Allah Subhanahu wata’ala bukan karena bid’ahnya

    1. Dibacanya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kok Om Abu Dzaky….

      Terimakasih, amin…. Allah Maha tahu maksud hambanya. Allah tidak akan salah alamat dalam memberikan pahala kepada orang-orang yang Cinta kepada Nabi-NYA.

  42. Kitab lathaiful ma’arif krya imam ibnu rajab al hambali sdh ada terjemahan dlm bhs indonesia(untuk lebih mudah) terbitan darussunnah dg judul “panen amal sepanjang tahun”.jd yg mau maulidan di monas mampir di kwitang beli bukunya.tambah wawasan,jgn cuma “kenalilah akidahmu”yg buat tameng kalo ad yg membantah acara maulidan,kenali dan baca kitab “ulama besar yg benar benar ulama”.

  43. Wahabi/salaf(i)alergi setiap mendengar maulidan pada kebakaran jenggot……
    kalo g ikut maulidan y gpp, yg mau ikut mensyiarkan maulidan ya lbh baik, gitu aja kq repot… klo mo dalil mslh2 spt ini sudah tuntas dbhs ulama2 trdhulu, kita hnya mngulang2…

  44. Kebakaran jenggot?Ga lah..rasulullah berjenggot,abu bakar suka mewarnai jenggotnya,ga pernah tuh kebakaran.ulama mana yg sk mencukur jenggot?Bahkan kaum kristen gambar yesus pun pake jenggot..lantas siapa yg tdk sk jenggot dan belum sampai panjang satu genggaman udah di potong?Ulama pada bgitu g yah..apa krn bukan ulama yg demikian

  45. Muhammad Shallallahu ’alaihi Wasallam….

    Betapa banyak yang mengaku mencintaimu tapi menuliskan Shalawat disamping namamu sangat irit…. SAW ….. sungguh tulisan SAW ini bukanlah shalawat kepadamu ….

    Kami mencintaimu ya Rasullullah Shallallahu ’alaihi Wasallam….

    Kami mencintaimu dengan cara Ittiba’ bukan Ibdtida’ ya Rasullullah Shallallahu ’alaihi Wasallam….

    1. Abu Dzaky @

      Terimakasih koreksinya yang berkali-kali Om, tapi itu dibacanya Shallallahu ‘alaihi wasallam. Sepertinya semua tahu bacanya seperti itu.

      Membaca Shalawat adalah amalan-amalan ahlussunnah Waljama’ah, Om. Saya sendiri setiap hari sedikitnya baca shalawat seratus kali, kecuali kalau tidak sempat karena ada hal-hal lain. Juga di waktu-waktu yang lain membaca shalawat, ditambah yg dibaca dalam tahiyyat shalat.

      Membaca shalawat adalah ittiba’ kepada Rasul Saw, Insyaallah, insyaallah, Allah Swt tidak akan ingkar akan janjinya, bahwa DIA akan membalas sepuluh kebaikan bagi siapa saja yg membaca 1x shalawat. Silahkan kalikan pahalanya kalau dibaca 100x setiap hari.

  46. Mencintai rasulullah bukan dg acara maulidan..adl abu bakar ash shiddiq radhiyallohu anhu mengatakan,yg artinya:”tidaklah aku biarkan satupun yg rasulullah shalallahu alaihi wa salam amalkan kecuali aku mengamalkanya krn aku takut jika meninggalkanya sedikit saja aku akan menyimpang..”h.r abu daud no.2970.bgmana dg kita?sdhkah demikian,atau kita malah mengerjakan yg tidak mereka kerjakan..astaghfirullohal’adzim,

  47. @abu dzaky..
    Hahaha,kasian nyaa nt d peralat ma wahabi yg semaunya sndiri menafsirkan hadist..
    Padahal dah jelas sabda Rosulullah tentang timur di arah matahari terbit yaitu najd yg dikatakan SUMBER kekafiran,kegoncangan dan fitnah beserta ciri2 penduduk dan sifat sipenduduk tsb..gak usah repot2 buka hadist untuk pindah arti kata najd menjadi iraq,karena hadist di atas udah terbukti dengan munculnya (sumber) kekafiran yg pertamakali sepeninggal Rosulullah yaitu nabi palsu musailamah al kadzab yg berasal dr najd.
    Lihat juga sejarah awal kemunculan wahabi dari najd yg banyak menumpahkan darah kaum muslimin dan fitnah bid’ah (kegoncangan dan fitnah dari najd) yg berdalih memperbarui islam.
    Nt mau dalil n bukti yg mana lagi?

  48. Makin banyak orang pakai jaket item bertuliskan Majelis Rasulullah SAW (Shallallahu’ alaihi Wassalam) dijalan-jalan jakarta… berapa harganya sih? Yang ikut-ikut majelis itu dipungut bayaran atau sukarela?

  49. Makin banyak juga poster2 raksasa foto Habib diperempatan2 jalan jakarta. Harus ya dipampang foto wajahnya seperti itu..? Biar orang-orang kagum atau mudah dikenali?

    1. makin banyak buku kiriman berlebel bidah syirik khurafat?
      murah, bagus kwalitas nya, bla..bla…
      ayo siapa yg mau kena virus wahabbi…
      bidah…..syirik……kuburiyyun……dll hayoo…

  50. Mohon dibaca sekali lagi, Salim bin Abdullah bin Umar telah menjelaskan, tentang hadits fitnah tanduk syaitan tersebut kepada penduduk iraq

    Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Umar bin Aban], [Washil bin Abdula’la] dan [Ahmad bin Umar Al Waki’i], teks milik Ibnu Aban, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Fudhail] dari [ayahnya] berkata: Aku mendengar [Salim bin Abdullah bin Umar] berkata: Wahai penduduk Irak, aku tidak bertanya tentang masalah kecil dan aku tidak mendorong kalian untuk masalah besar, aku pernah mendengar ayahku, [Abdullah bin Umar] berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: “Sesungguhnya fitnah itu muncul disini -ia menunjukkan tangannya ke arah timur- dari arah terbitnya dua tanduk setan. Kalian saling menebas leher satu sama lain. Musa hanya membunuh orang yang ia bunuh berasal dari keluarga Fir’aun itu karena tidak sengaja lalu Allah ‘azza wajalla berfirman padanya: ‘Dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu kami selamatkan kamu dari kesusahan dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan.” (Thaahaa: 40) Ahmad bin Umar berkata dalam riwayatnya: Dari Salim, ia tidak menyebut: Aku telah mendengar. [HR. Muslim, No. 5172]

    1. @abuzaky
      mohon juga di baca lagi semua keterangan ttg iraq dan najd,
      tak usah repot2 menerangkan kepada penduduk iraq “Sesungguhnya fitnah itu muncul disini -ia menunjukkan tangannya ke arah timur- dari arah terbitnya dua tanduk setan.dengan menunjukkan tangannya ke arah timur…kalau itu memang di iraq..

      Jika dilihat baik-baik tidak ada penunjukkan bahwa timur yang dimaksud oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah Iraq. Disini Salim bin Abdullah bin Umar mengingatkan penduduk Iraq bahwa terdapat hadis Nabi akan ada fitnah yang datang dari arah timur. Oleh karena itu Salim memberi peringatan kepada penduduk Iraq agar mereka tidak menjadi fitnah yang dimaksud dalam hadis tersebut. Telah lazim kalau mengingatkan seseorang bukan berarti menuduh orang tersebut. Lagipula perkataan seorang tabiin tidaklah menjadi hujjah jika telah jelas dalil shahih dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Bisa jadi Salim tidak mengetahui hadis shahih dari Ibnu Umar kalau tempat yang dimaksud adalah Najd sebagaimana yang telah diriwayatkan dari Nafi’.

  51. Sejarah dan Fakta

    Sejarah dan fakta lapangan membuktikan kebenaran hadits Nabi saw di atas bhw Iraq adl sumber fitnah, baik yg telah terjadi maupun yg belum terjadi, seperti keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, perang Jamal, perang Shiffin, fitnah Karbala’, tragedi Tatar. Demikian pula munculnya kelompok2 sesat seperti Khawarij yg muncul di kota Harura’ -kota dekat Kufah-, Rafidhah -hingga sekarang masih kuat-, Mu’tazilah, Jahmiyyah, dan Qadariyyah, di mana awal munculnya mereka adl di Iraq sbgmna dlm hadits pertama Shahih Muslim.

    Dan kenyataan yg kita saksikan dgn mata kepala pada saat ini, keamanan di Iraq terasa begitu mahal, banyaknya peperangan dan pertumpahan darah, dan andilnya orang2 kafir dlm menguasai Iraq. Kita berdo’a kpd Allah agar memperbaiki keadaan di Iraq, menetapkan langkah para mujahidin di Iraq dan menyatukan barisan mereka. Amiin.

    Ibnu Abdil Barr brkata dlm al-Istidzkar (27/248): “Rasulullah saw mengabarkan tentang datangnya fitnah dari arah timur, dan memang benar secara nyata bhw kebanyakan fitnah muncul dari timur dan terjadi di sana, seperti perang Jamal, perang Shifin, terbunuhnya Husain, dan sebagainya dari fitnah yg terjadi di Iraq dan Khurusan semenjak dahulu hingga sekarang yg sangat panjang kalau mau diuraikan. Memang fitnah terjadi di setiap penjuru kota Islam namun terjadinya dari arah timur jauh lebih banyak.

  52. Abu Dzaky :
    Sejarah dan Fakta
    Sejarah dan fakta lapangan membuktikan kebenaran hadits Nabi Shallallahu’ alaihi Wassalam di atas bhw Iraq adl sumber fitnah, baik yg telah terjadi maupun yg belum terjadi, seperti keluarnya Ya’juj dan Ma’juj, perang Jamal, perang Shiffin, fitnah Karbala’, tragedi Tatar. Demikian pula munculnya kelompok2 sesat seperti Khawarij yg muncul di kota Harura’ -kota dekat Kufah-, Rafidhah -hingga sekarang masih kuat-, Mu’tazilah, Jahmiyyah, dan Qadariyyah, di mana awal munculnya mereka adl di Iraq sbgmna dlm hadits pertama Shahih Muslim.
    Dan kenyataan yg kita saksikan dgn mata kepala pada saat ini, keamanan di Iraq terasa begitu mahal, banyaknya peperangan dan pertumpahan darah, dan andilnya orang2 kafir dlm menguasai Iraq. Kita berdo’a kpd Allah agar memperbaiki keadaan di Iraq, menetapkan langkah para mujahidin di Iraq dan menyatukan barisan mereka. Amiin.
    Ibnu Abdil Barr brkata dlm al-Istidzkar (27/248): “Rasulullah Shallallahu’ alaihi Wassalam mengabarkan tentang datangnya fitnah dari arah timur, dan memang benar secara nyata bhw kebanyakan fitnah muncul dari timur dan terjadi di sana, seperti perang Jamal, perang Shifin, terbunuhnya Husain, dan sebagainya dari fitnah yg terjadi di Iraq dan Khurusan semenjak dahulu hingga sekarang yg sangat panjang kalau mau diuraikan. Memang fitnah terjadi di setiap penjuru kota Islam namun terjadinya dari arah timur jauh lebih banyak.

    1. @abuzaky
      mohon juga di baca lagi semua keterangan ttg iraq dan najd,
      tak usah repot2 menerangkan kepada penduduk iraq “Sesungguhnya fitnah itu muncul disini -ia menunjukkan tangannya ke arah timur- dari arah terbitnya dua tanduk setan.dengan menunjukkan tangannya ke arah timur…kalau itu memang di iraq..

      Jika dilihat baik-baik tidak ada penunjukkan bahwa timur yang dimaksud oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah Iraq. Disini Salim bin Abdullah bin Umar mengingatkan penduduk Iraq bahwa terdapat hadis Nabi akan ada fitnah yang datang dari arah timur. Oleh karena itu Salim memberi peringatan kepada penduduk Iraq agar mereka tidak menjadi fitnah yang dimaksud dalam hadis tersebut. Telah lazim kalau mengingatkan seseorang bukan berarti menuduh orang tersebut. Lagipula perkataan seorang tabiin tidaklah menjadi hujjah jika telah jelas dalil shahih dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Bisa jadi Salim tidak mengetahui hadis shahih dari Ibnu Umar kalau tempat yang dimaksud adalah Najd sebagaimana yang telah diriwayatkan dari Nafi’.

  53. Yg sunnah: ‘mencari dalil dulu yg shohih tentunya(berilmu)baru beramal.’
    Yg bid’ah: ‘beramal dulu,baru mencari2 dalil.(dicocokin dng hawa nafsunya)

  54. Assalamualaikum..afwan numpang nimbrung..hmmm dari tanggal lahirnya Rosulluloh aja sudah simpang siur ..trus kalian merayakan Maulidanya siapa..??trus tebak2an aja?? sing penting msh rabiul awal gitu..??subhanalloh..wong sunnah2 yg sederhana aja banyak disepelakan (spt.memanjangkan jenggot,tidak isbal..) lhhoo kalian malah membuat ibadah2 baru yg Rosululloh tidak pernah sekalipun bersabda ‘Haii umatku rayakanlah hari lahirku setiap bulan rabiulawal.. ^_^ .kalau lah itu baik..sekali lagi kalau lah itu BAIK sudah pasti Abubakar,Umar,Ustman sudah MELAKUKANNYA.apakah kalian lebih MUlia daripada para sahabat radhiyallohuanhum??

  55. @ all SAWAH(salafy wahabi)
    hati2 asal jangan ngomong asal jangan nuduh sayyidina abu bakar,umar,utsman,ali..
    kalau ada dalilnya ente2 bisa jadi kufur lho…

  56. inti persoalannya adalah menurut Wahabi/Salafi semua perkara yang tidak ada asalnya adalah Bid`ah , dan menurut mereka Tidak ada Bid`ah hasanah , jika demikian maka sesungguhnya Tiga Tauhid yang diyakini dan disebarkan sekte Wahabi adalah Bid`ah Dolalah , dan ini merupakan Bid`ah sesat yang bertentangan dengan Qur`an dan Hadist.

    sementara Aswaja yang merayakan Maulidan sangat sadar jika perayaan Maulid itu adalah Bid`ah yang hasanah,( meskipun sebenarnya tidak bisa dikatakan Bid`ah karena ada dalil asalnya , yaitu pengagungan terhadap Syia`r Allah ) karena memang selaras dan sejalan dengan Ma`na Umum ” barang siapa yang mengagungkan Syi`ar Allah itu termasuk ketaqwaan Hati ” tidak ada satupun ayat qur`an maupun Hadist yang di tabraknya , bandingkan dengan pembagian Tauhid yang banyak bertentangan dengan Qur`an dan hadist.

    jadi Wahabi/Salafi menolak Bid`ah dalam Hal furu` sambil Menerima dan menyebarkan Bid`ah dalam Hal Prinsip Aqidah.

  57. @ahmadsyahid

    yap barangkali org yg menganggap bidah hasanah tak ada berarti mengingkari apa yg di katakan sahabat umar, telah jelas kali…sdgkn nabi menyuruh kita mengikutinya, hm lebih keminter dari semua nya…hebat..

  58. @cungkring:liat sekali lagi..
    Tanggal Kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diperselisihkan secara tajam. Ada yang mengatakan bahwa beliau lahir tanggal 2 Rabiul Awal, 8 Rabiul Awal, 10 Rabiul Awal, 12 Rabiul Awal, 17 Rabiul Awal (Lihat al-Bidayah wa Nihayah karya Ibnu Katsir: 2/260 dan Latho’iful Ma’arif karya Ibnu Rojab hlm. 184-185). Semua pendapat ini tidak berdasarkan hadits yang shahih. Adapun hadits Jabir dan Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma yang menerangkan bahwa tanggal kelahiran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah tanggal 12 Rabiul Awal tidak shahih. Kalaulah shahih, tentu akan menjadi hakim (pemutus perkara) dalam masalah ini. Akan tetapi, Ibnu Katsir rahimahullah berkata tentang hadits tersebut, “Sanadnya terputus.” (al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Rajab hlm. 184-185)

  59. afwan…kalau mau ‘fair’ yaa harusnya antum berpuasa pada hari senin karena itu yg dilakukan Rosululoh dlm memperingati hari kelahiranya bukan mengadakan perayaan2 spt org nashoro..walahualam..

    1. @.cahaya
      nt laki apa perempuan biar saya panggilnya enak

      cahaya kalo mau “fair” seperti yang nt katakan, Rosulallah itu biasa puasa senin kemis, lah nt puasa senin kemis ga , Rosulallah itu setiap malem Tahajjud Nt tahajjud ga ? setiap malem Rosulallah itu sholat Witir nt sholat witir ga ? setiap hari Rosulallah sholat Dhuha nt sholat dhuha ga ? atau minimal apa yang dikerjakan Imam Syafi`i juga nt kerjakan, Imam syafi`i kalo Romadhan menghatam kan Qur`an semalam dua kali hataman nt hatam Brp kali ? jangan cuma yang enggak dikerjakannya aja yang diikuti ,kalo nt “Fair” ikuti juga yang dikerjakannya.

      cahaya kalo nt “fair” dan konsisten dengan keyakinan dan pemahaman anda soal Bid`ah , pembagian Tauhid itu adalah Bid`ah Dolalah, sesat , spt org nashoro aja Tauhid ada tiga… trinitas kali…

      1. Assalamualaikum..afwan.. ana ikhwan..@ahmad:mestinya komen anta ditujukan bukan kpd para salafiyun yg sudah jelas2 berusaha mengikuti sunnah Rosululoh dgn pemahaman 3 generasi terbaik umat ini namun kpd orang2 yg sepemaham dgn anta….ana ga perlu menjawab/berkoar disini mengenai statement/pertanyaan anta tentang ibadah sunnah yg dicontohkan rosululloh yg sdg dan akan terus ana jalani sampai kematian menjemput afwan nanti menimbulkan Riya’..naudzubillah…Afwan hati2 anta mengeluarkan hujjah (” barang siapa yang mengagungkan Syi`ar Allah itu termasuk ketaqwaan Hati ” ) apakah hujjah sepeti ini bisa dijadikan dalil ‘pembenaran’ ibadah2 baru spt:MAULID??berarti kaum MUslimin manapun bisa bebas sesuka hati me-modif ibadah bahkan mengurangi atau bahkan menambahkan?? ^_^ bukan begitu kang Cungkring.kang cungkring bilang ;pengejawantahan suatu kecintaan dapat berupa apa aja tong..asal bukan perkara yg haram,..tetapi yg haruuum,he..he….lihat perkataan kang cungkring .dia katakan itu ‘boleh’ WALAUPUN Rosulluloh tdk pernah mencontohkan(bukankah ini yg disebut Rosulluloh Bid’ah/perkara baru dlm beragama?).apakah antum ilmunya lebih mulia ketimbang para sahabat rodhiallahuanhum??padahal sahabat yg paling dekat dgn Rosulluloh mereka ra yg menyaksikan ucapan,perbuatan,turunnya wahyu,perintah dan larangan.anta bilang ini suatu wujud kecintaan kpd Rosulluloh apakah cuma MAULID sj anta mencintai Rosulluloh stlh itu anta campakkan sunnah2nya??ana katakan ini adalah:CINTA SEMU semata.Ana tanyakan kpd anta kang cungkring dan yg sepemahan dgn anta:
        1.Apakah agama ini sudah sempuran atau belum?
        2.Apakah Rosulluloh pernah memerintahkan umatnya utk merayakan ULTAH nya??kalau ada sebutkan dalilnya yg shohih?
        ana tunggu jawabanya.dan ana harap kalian jangan lari dari jawaban antum sendiri

        Barakallahohum fiik

        1. @.cahaya
          kalo anda konsisten dengan pemahaman anda Soal Bid`ah maka Pembagian Tauhid itu juga Bid`ah kenapa mau nt yakini sampe mati ? Bid`ah sesat kok dipertahankan diamana hati dan akal MU ?

          soal dalil nt ngerti A`am dan Khosh tidak ? kalo ngerti kenapa nt masih bertanya ? lantas jika Admin menunjukkan Dalil Khoos apa anda juga mo Maulidan ? palking – paling NT bantah, iyakan ?

  60. @ Wong Ko Lutan :

    Itu syarah haditsnya dari siapa….?

    Ulama Muhadditsin mutaqaddimin memahami bahwa najd yang dimaksud adalah Iraq jauh sebelum kelahiran Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Rahimahullah

    Para habib antum pun tahu akan hal itu, bahwasannya ulama muhaddits mutaqaddimin memahami bahwa najd yang dimaksud adala iraq, coba amtun seacrh di situs majelis rasullullah tentang topik :Hadis masalah Najd (tanduk setan)

    Tapi kenapa kemudian maknanya dipalingkan kepada daerah tempat kelahiran Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Rahimahullah

    Pada hadits yang saya kutip pun secara jelas bahwa Salim bin Abdullah bin Umar telah menjelaskan, tentang hadits fitnah tanduk syaitan tersebut kepada penduduk iraq

    Juga fakta yang mungkin antum juga setuju ini adalah tragedi yang besar yaitu munculnya kaum khawarij di Irak yang membunuh amirul mukminin Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Tahlib Radhiallahu’anhuma

    Juga terbunuhnya Husain bin Ali Radhiallahu’anhu terjadi di Iraq

    Dan antum juga tahu bahwa firqah khawarij adah firqah pertama yang memisahkan diri dari ahlussunnah

  61. Pembagian tauhid menjadi 3 bagian yg disusun oleh ulama adalah bertujuan untuk memudahkan kaum muslimin terutama yg awam dalam memahami tauhid itu sendiri.
    Dimana pd jaman setelah para sahabat ,terjadi penyimpangan2 terutama dlm tauhid uluhiyah dan asmawasifat.
    Dan ini adalah bukan bid’ah,seperti halnya sahabat Ustman radhiyallohuanhu yg mengumpulkan mushaf Alqur’an menjadi satu,karena khawatir akan terjadi penyimpangan.

    1. tobat @.

      kalo cuma bilang ” Pembagian tauhid menjadi 3 bagian yg disusun oleh ulama adalah bertujuan untuk memudahkan kaum muslimin terutama yg awam dalam memahami tauhid itu sendiri.” anak kecil juga bisa , burung beo juga bisa kalo diajarin , tiga tauhid bukan bid`ah , tiga tauhid bukan bid`ah buktiin dong mana Dalilnya ?

      tapi bener juga sih pembagian tauhid itu memudahkan orang untuk men cap orang lain Kafir , Musyrik dan ahli Bid`ah.

      tobat saya ingin koreksi pernyataan nt bahwa ” Dimana pd jaman setelah para sahabat ,terjadi penyimpangan2 terutama dlm tauhid uluhiyah dan asmawasifat.

      tobat @. penyimpangan itu terjadi sejak Para Shohabat Masih ada, bukan setelah para Sahabat,
      lagi pula tiga Tauhid itu baru Muncul 700 tahun sejak Hijroh, dan para Ulama Sahabat seperti Sayidina A`li dan Ibnu Abbas masih hidup, penyimpangan itu sudah terjadi , apakah kemudian Sayidina A`li dan Ibnu Abbas membagi Tauhid menjadi tiga untuk memudahkan pemahaman Orang Awam ? sama sekali Tidak.

      begitu juga pada masa Tabi`in penyimpangan semakin meluas apakah kemudian para Ulama Tabi`in membagi Tauhid menjadi tiga untuk memudahkan Orang awam ? sama sekali tidak.

      begitu juga dengan masa berikutnya yaitu Tabi`u Tabi`in apakah Tauhid dibagi Tiga ? sama sekali tidak. begitu juga dengan masa setelahnya yaitu zamannya Murid Tabi`u Tabi`in seperti imam Syafi`i dan Imam Ahmad tidak ada yang membagi Tauhid menjadi tiga.

      pembagian tiga tauhid ini tidak pernah diajarkan oleh Rosulallah SAW , Sahabat , Tabi`in , Tabi`tabi`in dan seluruh Ulama Islam , pembagian tiga Tauhid ini Baru muncul kurang lebih 450 tahun setelah berakhirnya Tiga generasi Terbaik Ummat ini , dan nt katakan itu Bukan Bid`ah ? meskipun tidak diajarkan Oleh Rosulallah SAW ?

      nt katakan bukan Bid`ah ? meskipun pembagian itu bertentangan dengan Banyak ayat Qur`an Dan Hadist ?.

      ya terserah aja deh semau mu

    2. Kamu orang keblangsak kok ngaku orang tobat? Sama dengan H. Mahrus Ali yang keblangsak itu, ngajarin pengikutnya shalat pakai sandal jepit. Itu namanya bukan tobat, tapi kesasar di rimba Wahabi yang gak jelas. Paham tauhid/aqidahnya aja bid’ah diatas bid’ah gitu lho, lihat penjelasan Mas Syahid. Tapi kalau sak karepmu dewe yo wis kono, aku tidak ikut-ikutan kesesatan Wahabi. Sesat kok ajak-ajak orang.

  62. @ahmad syahid : Ana sudah baca link nya

    Jadi ana bertanya itu hadits yang mensyarah siapa….??

    Ana juga bilang :

    Ulama Muhadditsin mutaqaddimin memahami bahwa najd yang dimaksud adalah Iraq jauh sebelum kelahiran Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab Rahimahullah

    Para habib antum pun tahu akan hal itu, bahwasannya ulama muhaddits mutaqaddimin memahami bahwa najd yang dimaksud adala iraq, coba amtun seacrh di situs majelis rasullullah tentang topik :Hadis masalah Najd (tanduk setan)

    Sekali lagi ana juga berkata :

    Pada hadits yang saya kutip pun secara jelas bahwa Salim bin Abdullah bin Umar telah menjelaskan, tentang hadits fitnah tanduk syaitan tersebut kepada penduduk iraq

  63. Wah seru nih. Ana baru bisa online. Kalau saya tetap pada pendirian saya, perayaan maulid itu sebuah sarana yg telah menjadi tradisi dalam rangka menyadarkan kembali umat islam untuk meneladani nabi, mencintai beliau dan selalu bersholawat kepada beliau. Juga sarana kita untuk mempelajari sirah perjalanan nabi, dakwahnya dan sunnah-sunnah beliau. Merayakan Maulid tidak sama dgn perayaan natal, karena maulid bukan hari raya, tidak ada syariat khusus yg mengatur tatacaranya, kata yg tepat adalah suatu peringatan, dan merayakannya adalah salah satu cara memperingati maulid. Kalau ada yg lebih suka dgn cara puasa senin kamis ya boleh-boleh saja. Kalau dgn ceramah dan bershalawat ya tentu boleh boleh saja. Kalau demikian kenapa masih ada yg mempermasalahkannya?

  64. Hallo semua, maaf ni baru bisa online. Wahabinya ternyata masih ngotot ngatain bidah sambil keluarkan dalil yg gak pas, malah pake nyamain dgn natal pula terus ada lagi yg jelek-jelekkan negara irak. Makin ngawur aja. Untung semua dibantah oleh kawan-kawan aswaja. Salam buat semua yg mencintai rasulullah.

  65. ‘mencintai NABI dengan perayaan maulid? ngga layau’.@dianth,kalau aku sih mencintai Nabi salahsatunya yaitu dng meninggalkan amalan2 bida’h ,walaupun katanya ada bida’h hasanah,karena tetap aja menyelisi perintah Rosul.kalaulah maulidan disyariatkan,tentulah para sahabat yg lebih berhak merayakannya terlebih dahulu.masih ingat dahulukala ketika jadi panitia perayaan
    Maulid,beres2 jam 12 mlm,eh sholat subuh kesiangan.(dengan sedang boomingnya dakwah salaf ini,”mereka”ketakutan ditinggalkan jamaahnya,tidak ada yg ngundang lagi ceramah
    Maulidan,rajaban,dzikir akbar,ratiban,istighosahan,yasinan,tahlilan,marhabaan,apalagi nih..,)

    1. @.tobat yang Justru keblangsak

      Burung Beo juga bisa bilang tiga tauhid bukan Bid`ah, tiga tauhid Bukan Bid`ah , tobat keblangsak nt cuma bisa ngebeo yah , ? kasihan deh mo Tobat malah Keblangsak he he he, kalo Sholat kesiangan berarti ntnya aja yang males , eh keblangsak, Ulama ga ada yang takut ditinggalin Jama`ah, mereka kasihan sama Ummat kalo sampe terjebak Dalam Bid`ah dolalah seperti Tiga Tauhid dan Manhaj Mujassim dan Musyabih yang jelas-jelas terlarang, mendingan nt Tobat lagi aja biar ga Keblangsak. Syukron

  66. tobatKeblangsak @

    Nt meninggalkan bid’ah hasanah seperti Maulid Nabi, tapi malah menuju bid’ah dholalah yg parah yaitu meyakini aqidah trinitas (tauhid tiga) yg dilarang oleh Rasul Saw. Makanya nt bener deh dibilang sebagai orang keblangsak, kasihan mau tobat malah keblangsak?

  67. untuk yg ingin mengetahui penjelasan tauhid di bagi 3,beli buku berjudul “Mengapa tauhid di bagi tiga ?”krya asy syaikh abdurrozaq bin abdul muhsin al abbad,di baca di fahami..kalo lihat dalil dr al qur’an & as sunnah di hayati,jgn buru buru mngatakan dalilnya tdk tepat..krn ilmu adl cahaya yg Alloh tempatkan pada hati hati hambaNya yg ikhlas & bersih,ngga tau deh kalo denger hadistnya di monas yg campur baur ikhwan akhwat.makanya dalil dalil di kesampingkan,lebih utama pendapat-pendapat habib..yang penting rame,temenya banyak..mayoritas gitu loh,padahal dlm Al Quran,surat al an’am:116;Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang orang yg di muka bumi ini,niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Alloh.Mereka tidak lain hanyalah mengikuti PERSANGKAAN BELAKA,DAN MEREKA TIDAK LAIN HANYALAH BERDUSTA.ketika beragama dg persangkaan bukan dg dalil,maka kesesatan yg di dapat,di jogja,solo dg berprasangka mencintai nabi,merayakan maulid,..ada banyak acara aneh di sana,yg ini di jakarta maulidan juga walau dg beda acara,tapi di spanduk sdh di tulis dzikir lafadz Alloh 1000 X,ajaran dari mana ini?adakah riwayat dr nabi muhammad?yg pengen tau buka kitab para ulama besar,

    1. anti maulidan @.

      nt kira orang yang nt sebut Ulama itu lebih Alim dari para Sahabat Rosulallah SAW ? lebih pintar dari Tabi`in ? lebih cerdas dari tabi` tabi`in ? lebih Hebat dari murid Tabi` Tabi`in ? lebih Faham ketimbang Imam empat Madzhab ? ngaca dong.

    2. @ Ahmad = Anti maulidan …nt kasih tau dong di komen yang udah nt fahami menurut buku karya syeikh Abdurrozaq biar semua temen tau maksud buku tsbt …..makasih

  68. Anti maulidan n All Wahaby @

    Bukti kekeliruan TAUHID TIGA (TRINITAS) adalah efek samping dari ajaran itu yg begitu ringan memvonis musyrik/kafir orang-orang yg telah bersyhadat (syahadatain).

    Mengenai dalil-dalil yg ada di ajaran TAUHID TIGA itu adalah benar belaka. Tapi cara memahami dan menerapkannya yang mengikuti hawa nafsu karena ditunggangi kepentingan politik sejak berdirinya kerajaan Arab Su’udi. Kalian sadar nggak ajaran Wahabi itu muncul belakangan yang banyak bertentangan dengan Islam dan ulama Islam yg Mu’tabar??? Wahabi mengklaim sebagai pembaharu Islam, itu artinya bid’ah dlolalah, masak Islam kok diperbarui? Akhirnya malah lahir aqidah baru TAHID TIGA alias TRINITAS.

    Kalau MUI Jakut memutuskan Salafy Wahabi bukan ajaran sesat mungkin MUI belum menguji secara serius Aqidah Trinitas tsb. Atau mungkin takut atau sungkan kepada Raja Saudi, akibatnya fatal karena kita pergi Haji di tanah yang di kangkangi Wahabi. Maaf terpaksa mengatakannya, biar kalian merenung atau mikir.

    Tentang aqidah trinitas ala Salafy Wahabi silahkan baca di
    http://abusalafy.wordpress.com/2011/01/08/benarkan-kaum-musyik-arab-beriman-kepada-tauhid-rububiyyah-allah-bantahan-untuk-ustad-firanda-i/

    http://abusalafy.wordpress.com/2011/01/18/akidah-ulama-islam-bahwa-allah-tidak-bersemayam-di-langit/

    http://abusalafy.wordpress.com/2011/01/17/bukti-lain-ijma%E2%80%99-ahlusunnah-bahwa-allah-swt-tidak-bertempat-bantahan-untuk-salafy-wahhabi-3/#comment-9482

    http://abusalafy.wordpress.com/2011/01/18/kata-imam-al-qurthubi-yang-mengatakan-allah-bertempat-hanya-kaum-jahil-yang-mujassimah/

    http://abusalafy.wordpress.com/2011/01/15/ustadz-firanda-kebakaran-jenggot/

  69. ahmad yang anti maulidan @.

    sori saya ngomongnya rada keras , silahkan nt nukil tuh penjelasan syeikh nt biar bisa kita diskusikan.

    cuma sedikit pertanyaan nih , kenapa sih rata-rata bahkan hampir semua yang anti maulidan suka Gonta Ganti nama, kaya Bunglon gonta-ganti Warna ? kalo bunglonkan ganti warna karena ingin menyamarkan diri , dia takut ketahuan identitas aslinya , dia takut ada Predator kalo kalian Gonta Ganti nama kenapa ya ?

  70. justru dari ulama yg ada sekarang kita mengambil fawaid dr ilmu para ulama terdahulu..di kitab tsb di sebutkan dalil dr al quran & hadist serta perkataan abu hanifah,ibnu jarir at thobari,ibnu mandah dll,beli aja..di baca..

    1. amad yang anti maulidan@.

      buku yang nt baca itu , tidak akan lebih baik penjelasannya dari m. abdul Wahhab dan tidak lebih Gamblang dari penjelasan Ibnu Taymiyah soal pembagian tiga tauhid iyakan ?

      dalilnya , ya mesti dari Qur`an dan Hadist , cuma salah Kaprah dalam penerapannya , begitu juga dengan perkataan Imam imam yang disebutkan , yang salah itu Pemahamannya, perkataan Imam-imam itu benar , hanya dipahami secara keliru Oleh wahabi / Salafi kalo ga percaya silahkan nt sebutkan nanti kita Tunjukkan dimana letak Kesalahan pemahamannya. Rata-Rata dalilnya Ngawur lho , tidak tepat dan bertentangan dengan Qur`an dan Hadist.

      oh ya ahmad nt belum jawab , kenapa kalian kaya Bunglon Gonta Ganti nama. ?

  71. hooi… pembagian 3 tauhid itu untuk biar jelas saja, bukan untuk ibadah. ga ada yang berdzikir ‘rububiyah 33x, uluhiyah 33x, asma wa sifat33x. faham?

    1. aryanwp@.

      alasan, pembagian 3 tauhid itu untuk biar jelas saja , tidak bisa dijadikan argumen / dalil untuk melegalkan Bid`ah Dolalah, kenapa disebut bid`ah dolalah ? karena bertentangan dengan Qur`an dan Hadist.

      suatu faham apalagi I`tiqod jika bertentangan dengan Qur`an dan hadist Wajib untuk di Brangus dari muka bumi dan sama sekali tidak bisa dilegalkan apalagi hanya dengan alasan Untuk memudahkan.? dengan sendirinya Hal itu tertolak dan batal demi Hukum.

  72. ganti nama..namanya juga nick name,ya terserah lah..yg jelas kan jd menegaskan bhwa sy anti maulidan..anti acara yg di selenggarakan oleh majelis rasulullah saw( padahal yg bener majelis habib munzir bukan majelis rasulullah muhammad ibn abdillah) sedikit cerita dr sy,temen terlibat panitia acara ngundang habib,nah biaya bwt kru & habib udah di bayar di muka-lunas…eh,tau tau..kru habib malah keliling bawa kain untuk narik duit dr pr hadirin,trus duit di bawa bwt team habib dkk.kan jd lucu..asal pd tau proposal yg sering masuk tempat kerjaan sy,bwt maulid ngabisn dana 20-an..bhkan bs lebih.mubadzir ga bwt acara bidah lagi..ga percaya?datang ke jkt,lakukan investigasi..anda akan tau.

    1. KITA NGGAK mau ikutan berburuk sangka spt nt @ ahmad ….nt juga katanya kan jadi masih banyak kemungkinan lain kalau per buatan oknum janganlah menyalahkan instansinya Mad ……….siapa tau….siapa tau …..padahal ….padahal…… jangan buruk sangka…..

    2. @. ahmad yang mudah2an cinta Maulid

      mad nt melegalkan gonta ganti nama ? udah pake nick gonta ganti lagi kaya orang yang menangung Dosa aja takut ketahuan Dosanya ? tp terserah sih cuma kelihatannya kaya orang yang takut Ketahuan Identitas aslinya, kaya orang yg telah berbuat Dosa.

      mad dana Untuk Da`wah , untuk mengenang Rosulallah SAW untuk mencintai dan mengagungkan Rosulallah tidak ada yang Mubadzir mad , Rupanya nt juga ga faham Mubadzir, yang penting sekarang pembuktian bahwa Pembagian tiga Tauhid itu Bukan Bid`ah Dolalah , ini Masalah Prinsip mad , masalah Aqidah jangan main-main , bisa menyebabkan Penyesalan yang berkepanjangan dan tidak berarti.

      mad , masa sih nt mau meyakini I`tiqod yang Bid`ah Dolalah ? belum lagi masalah Manhaj yang Mujassimah , Musyabihah masa mo nt pake ?

  73. buat yg sering link ke abu salafy,,..anda telah terbukti sering cari dalil pembenaran bukan cari kebenaran,karena apa?kalian meninggalkan ulama yg sdh jelas keilmuanya malah selancar di dunia maya cari link artikel yg penulisnya MAJHUL..tidak diketahui dari siapa kalian menimba ilmu,apakah yg kalian lihat yg penting satu faham lalu gemar baca di situs tsb? sungguh,mencari ilmu seperti membawa kayu di hutan lagi di malam hari..gelap,bs saja ular memangsa diri anda..

    1. @. mad
      kaya albani tuh gurunya Majhul, ibnu abdil Wahhab juga mencela guru-gurunya , soal tiga Tauhid ga ada gurunya juga tuh mad , kayanya ente dah kemangsa Ular yang nt Wanti-wanti.

    2. Anti maulidan @

      Abu Salafy membahas dan membongkar berbagai hal penyimpangan firqah Wahabi, jadi saya maklum jika antum-antum wahabiyyun pada kebakaran jenggot. Seperti seolah-olah antum gak lihat dalil-dalil AlQur’an maupun As-Sunnag yg dinukil oleh Abu Salafy. Saya yakin antum lihat, tapi mata hatimu buta sehingga tidak mampu melihat dalil-dalil yg dinukil Abu Salafy.

      Abu Salafy Majhul? Nggaklah, antum yang majhul sekaligus maf’ul bih, juga Wahabiyyun yang lain, mata melihat tapi hati tunanetra sehingga nggak mampu melihat kebenaran yang disampaikan oleh Abu Salafy.

  74. inikah orang seperti anda?tidak mau berburuk sangka kpd group/teman/orng2 yg sefaham dg anda tapi berburuk sangka kpd ahlussunnah wal jamaah yg sebenarnya?tp sy ktakan,sy tdk mengajarkan anda berburk sgka makanya di akhir tulisan di td,sy katakan lakukan investigasi..asal anda tau,teman sy adl pengurus masjid di psr minggu,dari markas al munawar ke selatan,..menyaksikan dg mata kepala sendiri.mengenai proposal sy menerima langsung..tp mf,sy ga sumbang acara mubadzir..anda harus lebih jeli mencari kebenaran,lupakan dulu asal usul anda duduklah di majelis yg membahas kitab ulama besar ahlussunnah wa jamaah”yg beneran”,di jkt banyak.

    1. Wahabi/Salafi Ahlu Sunnah ? yang bener aja , Aqidah mereka aja Bid`ah Dolalah menentang Qur`an dan Sunnah , kok Ahlu Sunnah ? sejak kapan penentang Qur`an dan Sunnah jadi Aswaja, Klaim yang keterlaluan.

  75. Assalamualaikum..afwan.. ana ikhwan..@ahmad:mestinya komen anta ditujukan bukan kpd para salafiyun yg sudah jelas2 berusaha mengikuti sunnah Rosululoh dgn pemahaman 3 generasi terbaik umat ini namun kpd orang2 yg sepemaham dgn anta….ana ga perlu menjawab/berkoar disini mengenai statement/pertanyaan anta tentang ibadah sunnah yg dicontohkan rosululloh yg sdg dan akan terus ana jalani sampai kematian menjemput afwan nanti menimbulkan Riya’..naudzubillah…Afwan hati2 anta mengeluarkan hujjah (” barang siapa yang mengagungkan Syi`ar Allah itu termasuk ketaqwaan Hati ” ) apakah hujjah sepeti ini bisa dijadikan dalil ‘pembenaran’ ibadah2 baru spt:MAULID??berarti kaum MUslimin manapun bisa bebas sesuka hati me-modif ibadah bahkan mengurangi atau bahkan menambahkan?? ^_^ bukan begitu kang Cungkring.kang cungkring bilang ;pengejawantahan suatu kecintaan dapat berupa apa aja tong..asal bukan perkara yg haram,..tetapi yg haruuum,he..he….lihat perkataan kang cungkring .dia katakan itu ‘boleh’ WALAUPUN Rosulluloh tdk pernah mencontohkan(bukankah ini yg disebut Rosulluloh Bid’ah/perkara baru dlm beragama?).apakah antum ilmunya lebih mulia ketimbang para sahabat rodhiallahuanhum??padahal sahabat yg paling dekat dgn Rosulluloh mereka ra yg menyaksikan ucapan,perbuatan,turunnya wahyu,perintah dan larangan.anta bilang ini suatu wujud kecintaan kpd Rosulluloh apakah cuma MAULID sj anta mencintai Rosulluloh stlh itu anta campakkan sunnah2nya??ana katakan ini adalah:CINTA SEMU semata. ana tanyakan kpd anta kang cungkring dan yg sepemahan dgn anta:
    1.Apakah agama ini sudah sempuran atau belum?
    2.Apakah Rosulluloh pernah memerintahkan umatnya utk merayakan ULTAH nya??kalau ada sebutkan dalilnya yg shohih?
    ana tunggu jawabanya.dan ana harap kalian jangan lari dari jawaban antum sendiri

    Barakallahohum fiik

    1. @.cahaya
      kalo anda konsisten dengan pemahaman anda Soal Bid`ah maka Pembagian Tauhid itu juga Bid`ah kenapa mau nt yakini sampe mati ? Bid`ah sesat kok dipertahankan diamana hati dan akal MU ?

      soal dalil nt ngerti A`am dan Khosh tidak ? kalo ngerti kenapa nt masih bertanya ? lantas jika Admin menunjukkan Dalil Khoos apa anda juga mo Maulidan ? paling – paling NT bantah, iyakan ?

      cahaya, mendingan Nt Buktikan Soal tiga tauhid itu bukan Bid`ah , atau minimal Bid`ah Hasanah lah , I`tiqod Bid`ah Dolalah menyerang maulidan yang Bid`ah Hasanah kalo ditimbang sama beratnya , I`tiqod Bid`ah dosanya setinggi Gunung sedalam Lautan , maulidan Bid`ah Hasanah Pahalanya setinggi gunung sedalam Lautan, mending yang mana ?

      1. assalamualaikum…blom terjawab pertanyaan ana.. ^-^ anta bermazhab Imam syafiie..tolong jawab pertanyaan ana: contoh BId’ah hasanah yg pernah dilakukan oleh Imam syafiie..??

        1. @cahaya
          kitab al’umm karya siapa?adakah nabi mengarang kitab?
          sanad2 yd di cantumkan adakah pd zaman rasul?
          ya hny itu aza dulu,buat luaskan fikiran dan wawasan antum aja,..

  76. ahmadsyahid..anda telah jelas mengatakan syaikh al albani gurunya majhul..bahaya bagi diri anda ttg perkataan anda tsb.abu salafy jelas majhul krn sampe skrg ga tau kan sosoknya sprti apa,tapi kalian bgitu gemar dg tulisan tulisanya..krn sesuai dg hw nafsu anda..

    1. Anti maulidan @

      Mas Syahid benar, memang Syaikh Albani Majhul sekaligus maf’ul bih, korban pengaruh Yahudi yg hoby main TAHRIF seenak hawa nafsunya. Tahrif adalah kelakuan Yahudi, yang sukses mengubah kitab Injil n Taurot menjadi tidak asli. Apakah tidak majhul sekaligus maf’ul bih? Mudeng nggak maf’ul bih itu apa?

      1. Anti maulidan

        Maksud saya begini Mas Anti Maulidan, antara Abu Salafy dan Al-albani adalah sama-sama bukan seorang MUHADDITS, tapi kenapa antum gunakan istilah MAJHUL? Bukankah Majhul itu istilah-istlah ilmu Hadits, ada Majhul al-‘Adalah, Majhul al-‘Ain,Majhul al-Hal?

        Abu Salafy itu ada orangnya, mungkin orangnya nggak mau populer, bisa jadi kan? Siapa tahu dia sejatinya adalah orang yg sangat dikenal di masyarakat Indonesia? Yang jelas menurut pandangan saya, dia itu bukan orang yg gila popularitas seperti Ustaz Firanda, Abu Yusuf Sidawy dan Ustaz-ustaz Wahabi yg lain.

  77. mengenai tauhid jd 3,harus di bedakan dg bidah jd 2 atw 5..tauhid jd 3 adl tauhid terdiri dr 3 unsur,yg ketika satu unsur saja tdk terpenuhi maka tauhid bs batal..seperti air,air adl suatu zat yg satu dan terbentuk dari 2 unsur yaitu H2 dan Oksigen jadi tidak bisa di katakan air ketika 2 unsur tsb tdk menyatu.nah mengenai tauhid,tdk bs di katakan seseorang bertauhid ketika tdk lengkap dr 3 unsur tauhid tsb,yaitu tauhid uluhiyyah,rububiyah dan asma wa shifat.hal ini adl kesimpulan dari isi al quran dan hadist ttg tauhid.sedangkan bidah,ada bidah dholalah dan bidah hasanah (menurut mereka) dan ada yg membagi jd 5.kita lihat.wa syarol umuuri muhdatsatuha wa kulla muhdatsatin bidah wa kulla bidatin dholalah wa kulla dholalatin finnarr..bgmana bs di samakan dg pembagian tauhid jd 3,tauhid 3 saling mendukung utk melengkapi,mengenai bidah.ada bidah dholalah dan hasanah..berteentangan mas,tapi rasulullah menyebutkan wa kulla bidatin dholalah..yg mempermasalahkan kata kullu/kulla lihat ayat : kullu nafsin daiqotul maut..mana ada ulama mengatakan “sebagian” yg berjiwa akan merasakan maut?kalo mau dalil beli kitab..disini pegel nulisnya terlalu banyak

    1. jadi inget Trinitas satu dalam tiga tiga dalam satu, kalo mo bikin analogi sekalian aja kayak Nashroni tiga oknum.

      pembagian tiga Tauhid itu adalah Kesimpulan dari Isi Qur`an dan Hadist yang salah Kaprah , bertolak belakang dengan Qur`an dan Sunnah itu sendiri, pembagian Tauhid ini hanya memudahkan Orang Untuk mencap Kafir Musyrik dan Bid`ah, makanya Wahabi/Salafi banyak Yang jadi teroris (neo khowarij). Karena memang Aqidah dan Manhaj yang mereka yakini bertentangan dengan Qur`an dan Hadist, Bid`ah Dolalah.

  78. Anti maulidan@

    Sama dengan TRINITAS, terdiri dari tiga unsur, bapak, emak, anak. Klau kurang dari salah satunya tidak disebut Tuhannya orang Nashoro.

    Nabi Muhammad Saw dan Ulama selain Ulama Wahabi tidak ada yg membagi tauhid jadi tiga, pembagian jadi tiga adalah bid’ah dholalah. Jangan ngeyel nanti dosanya semakin besar bertumpuk-tumpuk.

  79. @ahmadsyahid: karena saya jg bingung dengan jawaban anda. gini aja deh biar jelas, kalo agama bisa di tambah2in, ada yang namanya bid’ah hasanah, kira2 seperti apa ya agama kita 50 tahun mendatang? Mungkin bisa diliat dari orang2 kristen saat ini, itulah contoh agama bid’ah paling jelas. Udah jauh dari ajaran Nabi Isa yang murni.

    1. aryan@

      Mas Aryan, maaf Antum rupanya memang benar-benar bingung bukan karena jawaban Mas Syahid, tetapi karena ajaran Wahabi sendiri bikin antum bingung. Bid’ah hasanah itu sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu, Islam tetap tidak berubah. Apalagi 50 tahun ke depan,1000 tahun lagi kalau gak keburu kiamat Islam akan tetap demikian Asli walaupun ada Bid’ah hasanah. Kalau bid’ah dholalah saya percaya akan merusak Islam, tapi para Ulama akan mengawasi mencegah perkembangan bid’ah dholalah. Bid’ah dholalah adalah musuh Ahlussunnah Waljama’ah.

      Tapi sepertinya menurut feeling saya Wahabi yg ahli bid’ah dholalah tak lama lagi akan sirna dari muka bumi bersama hancurnya kerajaan Arab Saudi. Sadarilah akhi, ajaran Wahabi yg lemah dan malu-maluin Islam itu bisa eksis lantaran didukung dengan dana besar dari Arab Saudi, kalau tidak pasti akan layu dengan sendirinya. Ajaran Wahabi itu hanya laku pada konsumen yg akal pikirannya nggak jalan dengan baik, orang-orang malas mikir dan menerapkan sami’na wa atho’na secra membabi buta.

    2. @aryan
      he..he..emang nya adanya pemahaman bidah hasanah sejak kapan hayoo…
      kok jd 50 thn mendatang? wkwkk udah beratus2 tahun lalu tonk…aduh2,buka kitab nya salah kali neh…

    3. @ aryan pertanyaan pertanyaan anda yang blum jelas ….. agama islam dari dulu sampai sekarang tetap nggak ada tambahannya rukun islam , rukun iman , rukun ihsan naaaah tambahannya mana ????? nt udah nyelesain berapa rukun ?????

  80. Assalamualaiku..jgn antum berkelit2 melebar2kan masalah..ini topiknya membahas MAULID.jawab saja pertanyaan yg ana berikan??

    Barokalluhom fiik

      1. Assalamualaikum…ini yg blm terjawab:
        1.Apakah agama ini sudah sempurna atau belum?
        2.Apakah Rosulluloh pernah memerintahkan umatnya utk merayakan ULTAH nya??kalau ada sebutkan dalilnya yg shohih?
        silahkan….. ^-^

        1. cahaya maaf ana jawab :
          1 . islam jelas agama paling sempurna .
          2 . Rosululloh , sahabat khulafaurasyidin , tabi’in ,ulama2 madzab …nggak ada larangan tuh maulidan.

          1. assalamualaikum…hmmm..
            no.1. betul ^-^ apakah perlu penambahan2 ibadah baru kang mamo?
            no.2.belum terjawab;sebutkan dalilnya yg sohih..

            silahkan ^-^

            dalil laragannya sdh ana sampaikan:
            “Berhati-hatilah dari hal yang baru, karena setiap yang baru itu bid’ah dan setiap kebid’ahan itu sesat.(HR. Tirmidji dan Ibnu Majah).

            “Barangsiapa yang membuat-buat dalam perkaraku(agamaku) ini, sesuatu yang bukan darinya maka dia tertolak.”(HR. Bukhari Muslim).

            “Barangsiapa yang beramal satu amalan yang tidak ada perintahku padanya, maka dia tertolak.”(HR. Muslim).

            Bid’ah adalah setiap hal yang tidak mempunyai dasar dalam agama yang dilakukan dalam rangka beribadah kepada Allah azza wa jalla.

          2. @cahaya
            he..he..
            kalo ente nanya dalil shohih nya ntar pd di jawab juga mana dalil shohih yg melarangnya…he..he.
            ntar nt jadi ribetkan…?

            nah makanya dalam memahami sesuatu itu perlu kajian yg mendalam cahaya,nggak bisa ambil hanya satu dua dalil (istilahnya) lalu kita menafsirkannya sendiri..

            dalil yg menghubungkan ttg bidah kan ada banyak..,knp nt hny bawakan segitu aja?
            ambil semua nya…padukan semuanya…lalu ambil apa yg diterangkan,menerangkan,lalu bgm pemecahannya,lalu di hubungkan lg,dng kata2 apa yg di pakai,misal nya kata A menerangkan sebagian,kata B merankan banyak,kata C merangkan pasti itu aja,…
            nah begitulah kira2 secara orang awam nya…ya spt kita2 ini lah…wkwkwk..

            nah jika nt menolak adanya bidah hasanah,apakah brti nt menolak perkataan sahabat rasul umar?yg mana rasul jg memerintahkan kita mengikutinya? apakah kita ini lebih faham dr sahabat rasul ttg agama?

            bgt pula cahaya imam syafii sdh mengkaji dgn mendalam dlm masalah ini,dan ini di ikuti oleh para ulama2 muktabar…para muhaddisin, para al-hakim,hujjatul dan alhafidz hadist,cahaya..

            sedangakan yg menolak itu satupun,…satupun tak ada yg sampai pd tingkatan yg terendah dr para ulama muhaddist,..nah jd siapa yg lebih faham cahaya? apakah syech albanni,bin bazz,shaleh fauzan atau shaleh utsaimin yg nb nya bukan ulama muhaddist tingkatan terendah sekalipun, atau imam syafii,imam nawawi,imam ibnu hajar,imam syaukanni yg jelas2 muhaddist dan ulama muktabar…
            silahkan pilih…

  81. Dengan trinitas jauh lagi mas..sy dah mengira anda akan bkt sperti itu,karena di kepala anda penuh dg syubhat..ketika bw dalil di kata tekstual lah,ga tepat lah..dll alasan.trinitas tu dlm konsep tuhan yg tdk mungkin terdiri dari unsur dan pula nasrani berbicara dzat..sy ktakan kpd anda jika anda butuh dalil di sini tidak ckup.mempelajari ilmu lama mas..tdk ckup sy jelaskan anda faham,tapi kalo menuntut ilmu di maulidan ya ga fahm faham..berapa kali hrs bilang,beli kitab dduk dg ust.sebelum ngaji konvoi si.

  82. teman-teman silahkan lanjutkan , saya ada pekerjaan dulu , mesti ke cirebon nih paling pulang tengah malam, silahkan Lanjutkan Mas Wong , Mas arumi mas mamo Wahaby Insyaf dan yang lainnya.

    kawan-kawan tolong bilangin sama si anti maulid, siapa yang menyamakan pembagian Tauhid dengan pembagian Bid`ah ?, pembagian Tauhid itu Bid`ah Sesat, Karena Allah dan Rosulnya tidak pernah mengajarkan Hal itu, apa susahnya menyebutkan ayat atau Hadist ,jika memang pembagian Tauhid itu diajarkan oleh Rosulallah ?. kok berbelit belit Terus , glagapan , bikin perumpaaan kok kaya Nashroni.

    maaf ya semuanya saya tinggal dulu .

  83. Mas ahmad syahid dll,anda ini bgmana..ilmu memang hrs di pelajari,berbelit belit (menurut anda)krn anda ga suka bc kitab ulama yah,klo pgn tau bc kitab fathul bari ttg adab buang air besar masalah menghadap atw membelakangi kiblat tu kesanya rumit,njlimet..(krn kita msh awam)tapi ya itulah ulama berbicara perkara agama sgt hati hati,makanya ulama itu bukan sekedar pke sorban pegang tasbih,fto spanduk gede,tapi yg zuhud,punya bashirah,dalam keilmuanya,tau nasikh mansukh dll.kriterianya banyak.

    1. Anti maulidan @

      Penyebab perdebatan antara kaum muslimin cuma satu, yaitu sitanduk setan dari Najd Arab Saudi.

      Wahabi adalah bagaikan kerikil dalam sepatu Ummat Islam. Bahkan terkadang bisa meningkat jadi duri dalam daging Ummat Islam. Bukan saja di Indonesia, tapi di seluruh dunia. Siapapun bisa merasakannya, kecuali Wahbi yang sudah mati rasa.

      1. coba pahamilah ucapan seorang Ulama besar:
        Imam Malik rahimahullah berkata,” Siapapun yang membuat bid’ah dalam Islam dan menganggapnya hasanah(baik), maka sungguh ia telah menyangka bahwa Nabi Muhammad telah mengkhianati misi kerasulan, berdasarkan firman Allah ta’ala diatas, maka yang tidak dijadikan-Nya agama pada saat itu begitupun pada saat ini.”(Al-I’tishom I/64).

        lihat ucapan beliau siapa yg memutuskan/memecah belah umat?Ahlul Sunnah kah?atau org yg membuat perkara baru dlm beragama?

          1. afwan..ahaha anta jgn seperti org yg pura2 bingung..lihat ucapan2 org2 yg sepemahan dgn anta..MAULID=bid’ah hasanah..jgn berkelit lah..ana mo tanya MAULID ibadah baru bukan? ^-^

          2. bagus..kalau anta dah paham MAULID itu ibadah baru. knp sahabat2 radhiallahuanhum (ABu Bakar,Umar,Ustman) tidak melakukan MAULIDAN.ana tanya adakah Rosululloh memerintahkan??Apakah antum dn org yg sepemahan dgn antum merasa paliiiingg MULIA ilmunya dibanding para sahabat???Kalaulah MAULID itu BAIK..sekali lagi kalau itu BAIK niscahya bukan anta bukan habaib bukan kyai bukan ustzd bukan org2 awam yg pertama2 melakukan MAULID.. maka dipastikan para SAHABAT Rosululloh lah dari 3 generasi terbaik yg akan MELAKUKANYYA..pahamilah
            Dalil larangannya dah ana sampaikan scroll aja kebwh…

          3. dalil yang nt sampaikan juga kurang specifik masih bisa ditafsir yang lain bukan khusus untuk maulidan…..ana minta yang khusus ada nggak ???

          4. Assalamualaikum…afwan..anta jgn spt org yg pura2 bingung..BId’ah itu cakupannya luas berupa penambahan ibadah baru dlm agama yg sdh sempurna inispt;MAULID ini..apakah Rosululloh tau kalau nanti umatnya akan melakukan MAULID?kalau Rosulluloh tau tentu akan ada dalilnya ya kan??coba anta pahami baik2 perkataan Ulama berikut:
            Ibnu Rajab berkata,” Kalimat ini simple dan sederhana namun memiliki cakupan makna yang luas tanpa kecuali serta merupakan kaidah dasar yang agung di antara sekian kaidah-kaidah agama.”(Jami’ul ‘Ulum 28).
            Ibnu Hajar berkata,” Sabda beliau tersebut adalah kaidah agama yang global baik secara tersurat (manthuq) maupun secar tersirat (mafhum)nya. Secara aplikatif dapat dikatakan sebagai berikut,” Hukum hal ini adalh bid’ah dan setiap kebid’ahan adalah kesesatan. Maka tidak termasuk dalam syari’ah karena semua syari’ah adalah petunjuk, sehingga jika kedua premis tersebut benar maka benarlah hasilnya.”(Fathul Baary 13/254).
            lihat pemahaman para Ulama diatas.bukan ana yg bicara

          5. @ cahaya

            seandainya kalau khulafaurrosidin mendukung maulid bagaimana…???

            artinya sampeyan menuduh beliau ahli bid’ah dong…

        1. @cahaya,
          emamang nya imam syafii bukannya ulama besar?
          ,en emang nya shahabat rosul umar itu nggak ngerti atau faham ttg agama? emang nya para sahabat lain yg membukukan al-quran nggak faham agama apa? jadi yg nggak faham itu siape neh jadi nya…xixixix…

          1. afwan..rupanya anta ga fokus sm topik ini..selalu memperlebar masalah kemana2?jujurlah jgn berkelit2..ana tanya MAULID ibadah baru bukan??

          2. mas mamo bukannya nggak fokus,hanya mengingatkan bahwa nt bilang maulid perkara baru,eh ternyata faham tauhid yg mungkin nt yakini itu juga perkara baru,…
            jd saling mengingatkan…

  84. Bidah hasanah ?Hasanah menurut akal akalan anda..adzan tu hasanah..beranikah anda menjelang sholat iedain di adakan adzan dulu biar pada dateng..kan hasanah tuh,ga ada salahnya (ni dalih menurut org yg suka bidah)

    1. yang mengatakan sebaik2 nya bidah adalah sahabat rasul,..apakah syeh2 atau ustadz ente itu lebih faham lebih mulya dari syahabat nabi…? hmm setapak kakinya pun tidak anti maulid….

      begitu pula yg menerangkan dan yg membagi bidah menjadi 2 bagian adalam imam as-syafii….adakah syeh2 nya ente dan ustadz2 nt yg keilmuan ketaqwaan dan kemulyaan nya semata kaki nya imam assyafii…

          1. Assalamualaikum…ahaha..manaaaa kang..??maksudnya MAULID gitu?mana sejarahnya Imam Syafiie mengadakan MAULID?anta jgn berbohong atas nama Imam Syafiie lhoo.. ^-^

          2. mangkanya kalo tanya yang jelas…nah udah di jawab, sekarang ape..minta maulid imam syafii..? nah ente buka ya di syarh albarzanji,madarijussuud…
            syech nawawi bantani,…cari aja ya sendiri buat PR…

  85. Ahlussunnah wal jamaah “yg sebenarnya” adl Duri dalam daging ahli bidah dan kesejukan bagi orang yg merindukan sunnah as shahihah dan bg yg ingin mengetahui islam yang sebenarnya di ajarkan rasulullah,ulama ahlussunnah takan pernah diam dr setiap orang yg mengotori ajaran rasulullah

    1. tong kosong nyaring bunyi nya begitulah…
      pengertian yg sempit dan kedangkalan atas kefahaman dalam sesuatu dalam agama,
      akan menimbulkan fitnah..seperti apa yg di ceritakan rasulullah…

      @anti maulid,
      nt ahlusunnah versi mana?

      syeh al-banni,syeh bin baz,shaleh utsaimin,shaleh fauzan dll
      atau versinya
      imam syafii,imam nawawi,ibnu hazar atsqolani,imam saukani dll

      tinggal pilih aza semua udah pd tahu kemampuan dr keilmuan dan kefahaman dlm agamanya bgt pula dgn masa….

      1. Aswaja itu kan ahlus sunnah wal jamaah. Sunnah itu maksudnya segala perilaku, ucapan, perintah, larangan, persetujuan Rasulullah. Nah sekarang, Rasulullah ngerayain ulang tahun ga?

        Saya kasih tahu, Rasulullah itu merayakan HARI KELAHIRAN dengan berpuasa. BUKAN ulang tahun.

        1. Mas Aryan, saya tanya Mas Anti Maulid nggak dijawab. Tolong Mas Aryan aja yg jawab, sejak kapan Wahabi berubah jadi Ahlussunnah Waljama’ah ASWAJA ?

      2. Aswaja itu kan ahlus sunnah wal jamaah. Sunnah itu maksudnya segala perilaku, ucapan, perintah, larangan, persetujuan Rasulullah. Nah sekarang, Rasulullah ngerayain ulang tahun ga?

        Saya kasih tahu, Rasulullah itu merayakan HARI KELAHIRAN dengan berpuasa. BUKAN ulang tahun. Faham ga?

        1. Mas Aryan, saya tanya Mas Anti Maulid nggak dijawab. Tolong Mas Aryan aja yg jawab, sejak kapan Wahabi berubah jadi Ahlussunnah Waljama’ah ASWAJA ?

  86. @ahmadsyahid: pembagian tauhid jadi 3 kalau dalilnya memang tidak ada, sama seperti rukun2 Islam Syarat sahnya shalat ada enam, atau syarat wajib zakat ada dua, yaitu nisab dan haul atau syarat haji ada sekian, dst, tapi antum terima juga kan? dibilangin dari tadi itu untuk pedoman, jadi saat PELAKSANAANNYA bisa sah. Yang jelas PERINTAHNYA untuk sholat, zakat, dan naik haji ADA. Nah, MAULID MANA PERINTAHNYA?

      1. assalamualaikum…..ini dalil laranganya.
        Telah disebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa:

        “Berhati-hatilah dari hal yang baru, karena setiap yang baru itu bid’ah dan setiap kebid’ahan itu sesat.(HR. Tirmidji dan Ibnu Majah).

        “Barangsiapa yang membuat-buat dalam perkaraku(agamaku) ini, sesuatu yang bukan darinya maka dia tertolak.”(HR. Bukhari Muslim).

        “Barangsiapa yang beramal satu amalan yang tidak ada perintahku padanya, maka dia tertolak.”(HR. Muslim).

        Bid’ah adalah setiap hal yang tidak mempunyai dasar dalam agama yang dilakukan dalam rangka beribadah kepada Allah azza wa jalla.

          1. afwan..pahami baik2 ucapan ulama besar.
            Imam Ahmad Bin Hambali berkata,” Barang siapa yang menolak hadits Nabi, maka sesungguhnya dia berada di tepi jurang kehancuran.”(Thabaqal Al-Hanabilah 2/15 dan Al-Ibanah 1/260).
            hati2 anta kl berbicara..kalau mo protes jgn ke ana protes sana sm Rosulluloh ..segeralah antum bertobat..

          2. afwan..lhoo kok malah pemahaman ana yg disalahkan??dmn letajnya??ana hanya mengikuti dalil yg shohih..apa susahnya anta mengikuti rosulluloh..?takut dibilang teroris kah??spt ana berjenggot dan tdk isbal,puasa senin kamis,tdk merokok,sholat selalu berjamaah mo dirmh,diktr,dimall ana berpenampilan spt ini ini JIHAD..pahamilah..dimana org sibuk bergaya spt org2 kafir..

          3. nt bukan muhadist jadi pemahaman nt hanya menggunakan aqal aja dan nafsu ….pemahaman yang menurut nt bener blom tentu buat orang lain naaah menurut nt yang nggak sesuai dgn pemahaman nt , nt anggap sesat itu masalah nya ….ok..???

          4. assalamualaikum..tunjukan kalau pemahaman ana hanya menggunakan akal dan nafsu afwan..jgn anta menjadi org yg bersembunyi dibalik kebenaran..ana mmg bkn muhaddist..namun demikian apakah dalil/hadist Rosululloh yg ana sampaikan jg salah apakah itu hadist PALSU?ingat..ucapan SESAT itu ucapan Rosululloh bkn ana.lihat ucapannya IMam MAlik anta menolaknya jg?IMam Ahmad bin Hambal anta tolak jg? bila demikian Ana sdh berlepas diri thp anta..bertaubatlah atas nama Alloh Ta’ala..perlu diingat ucapan/tulisan anta akan dipertanggungjawabkan dihadapan Alloh Ta’ala

          5. @cahaya ….hadist Nabi SaaW sudah dijamin pasti betul ….pemahaman nt yang belum tentu betul karena para ulama terdahulupun demikian terjadi khilafiyah namun mereka saling menghormati sesama lha ini group nt kan nggak BILA MANA ADA YANG NGGAK SESUAI DGN PEMAHAMAN KAMI PASTI KELIRU/SESAT/MUSYRUK BAHKAN KAFIR seolah olah mewakili Alloh dan Rosulnya ……Islam adalah Rahmatan lil Alamin ….nt ngga setuju maulidan jangan menyalahkan apalagi mensesatkan….kebenaran hanya milik Alloh ….kalau butuh dalil tanya Admin….

          6. @cahaya
            tidak mudah menafsirkan suatu ayat atau hadist dgn beberapa saja lalu kita menyimpulkannya sendiri,ntar jadinya kacau..

            ente lihat coba di ummati ttg sholat pake sendal jepit,ttg obrolan saya dgn aiman..dsn dia hny memakai satu ayat/sunnah sdgkn ayat2/sunnah lain yg menghubungkannya banyak sekali nah dst ketauan akan kedangkalan dlm femahaman dlm sesuatunya…

  87. kang Mamo, kang Mamo, Salaf itu jelas Ahlus Sunnah. Muhammad bin Abdul Wahab itu pengikut manhaj salaf. Ahlus sunnah itu pengikut sunnah Rasulullah (bukan pengikut bid’ah -apapun- itu). jadi kalau yang sepaham dengan dakwah Muhammad bid Abdul Wahab di sebut2 Wahabi, saya berarti termasuk. Alhamdulillah.

    1. aryan@.

      Salafusholihin jelas Ahlu Sunnah Wal-jama`ah, sementara Salaf masih ambigu bisa yang soleh bisa yang Toleh , nah M.abdul wahab ini Salaf yang Toleh , terus NT mau ikutan ibnu abdil Wahhab yang Toleh ? monggo silahkan…

  88. Jadi jangan ngaku Aswaja kalau masih ikut2 bid’ah, karena Rasulullah bilang semua bid’ah itu sesat. Antum bilang Maulid itu bid’ah hasannah. TETEP BID’AH KAN? Faham?

    1. itu kan menurut pemahaman nt dik aryan , dik aryan…….Aswaja biar Alloh yang nentuin lah kita sesama umat nggak ada yang berHak ngaku2 bahwa aswaja yang asli mengikuti aswaja silahkan …….salaf(i) bukan salaf ….mencoba mengikuti yang betul …he…he….namanya mengikuti kan bisa salah bisa benar menurut pemahaman yang mengikuti …….wow nt mengklaim termasuk ????? opo iyooooo apa puasa senen kamis , apa shalat sunat rowatib tertib , apa shalat tahajud , apa shalat dhuha ???? dan masih banyaaaaak sunah yang lainnyaa ????? coba nt koreksi pantas nggak nt NGAKU NGAKU Aswaja ?????he….he….maaf kepanjangan

    2. @aryan
      silahkan ente buka2 kitab para salaf,
      siapa itu yg di maksud dgn aswaja? insya Allah ente akan ketemu…
      setelah baca2 kitab jadul mudah2an ente tercerahkan…

  89. Memang banyak sekali sunnah yang diajarkan Rasulullah, bahkan para SAHABAT pun tidak ada yang sanggup mengikutinya 100%. Bahkan bila manusia dari lahir hingga meninggal, hidup selama 100tahun, dan seluruh hidupnya diisi HANYA ibadah tok, tanpa maksiat, TIDAK ADA yang bisa menyamai kualitas ibadah para NABI. Tapi beliau terapkan semua agar setiap manusia ada yang mengikutinya sesuai KEMAMPUANNYA.

    Dilain pihak, mereka mencintai sunnah2 tersebut dengan TIDAK MELAKUKAN BID’AH! Seperti antum bilang tadi, begitu banyak sunnah yang Rasululullah ajarkan, kenapa musti bikin2 ibadah baru?? Sedikit sunnah lebih baik daripada bersungguh2 dalam bid’ah!

    1. Al-qur`an dan Assunnah TIDAK MUNGKIN SALAH , namun orang yang mengikutinya sangat MUNGKIN SALAH apalagi jika orang tersebut Awam (bukan Mujtahid), seperti yang pernah terjadi dikalangan para Sahabat waktu dulu.

  90. Kalau Maulid baru bisa seperti yang antum bilang, “namanya mengikuti kan bisa salah bisa benar menurut pemahaman yang mengikuti”. Maulid siapa yang melakukannya? Ulama, habib, rakyat umumnya, yang sesuai PEMAHAMAN kalian. Rasulullah melakukan ga? TIDAK. Para sahabat melakukan tidak? TIDAK. Kesimpulan, antum TIDAK MENGIKUTI Al Quran dan As Sunnah. Silahkan antum bingung, “bisa benar bisa salah”. Menurut ana, itu SALAH!

    1. aryan@

      Mas Aryan, saya tanya Mas Anti Maulid nggak dijawab. Tolong Mas Aryan aja yg jawab, sejak kapan Wahabi berubah jadi Ahlussunnah Waljama’ah ASWAJA ?

    2. menurut nt salah ngga masalah nt kan bukan siapa2 ……menurut ana benar urusanya ana sama Alloh bukan sama nt kan …….

    3. mungkin aryan adalah seorang Mujtahid dimana hasil Ijtihadnya , nyalah nyalahin terus padahal…padahal…padahal… ?

      aryan sebaiknya jangan hanya mengikuti yang tidak dikerjakannya saja, yang dilakukannya harusnya lebih di tekankan.

  91. @ ummaati & all aswaja
    saya juga ngalami hal yang sama 2 hari terakhir..sekarang sudah normal lagi.
    tips:
    -coba mozila di update lagi terbaru 3.6,13 ..
    -update juga google crome untuk cadangan..
    -update anti virus yang anda gunakan terbaru 2011..

    semoga bermanfaat…

  92. aryan@

    Arya…. Itu Mas Munib Muslih tanya sampai tiga episode kok gak dijawab? Itu kan pertanyaan gampang, masak gak tahu jawabnya? Cari aja dalam sejarah Wahabi pasti ada jawabannya, kapan tanggal dan tahunnya, atau sejak peristiwa apa, gitu? Masak tiba-tiba berubah jadi ASWAJA begitu saja tanpa proses sejarahnya?

    Wahabi yang lain juga boleh jawab tuh pertanyaan Mas Munib Muslih, pertanyaan yg gampang n …..

        1. @ arumi
          saya hanya memberikan informasi ke ummati,dan mungkin sekarang sedang di kaji untuk di jadikan arikel..insya alloh bagus…dan anda semakin jatuh cinta sama rosululloh..
          amin…

  93. Ada sebagian ulama melarang kaum muslim melakukan peringatan Maulid Nabi saw semata-mata dengan sebuah kaidah yang membawa malapetaka yakni “Hukum asal ibadah adalah bathil/haram/terlarang kecuali ada dalil yang memerintahkan” Kaidah ini tidak pernah diketahui siapa pencetusnya pertama kali.

    Perihal yang terlarang jika melarang perbuatan/ibadah kaum muslim lainnya hanya dengan sebuah kaidah buatan manusia tanpa dalil/hujjah dalam Al-Qur’an dan Hadits karena kita sudah ketahui bahwa larangan/batas dan pengharaman bagi kaum muslim adalah merupakan hak Allah swt.

    Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan beberapa kewajiban, maka jangan kamu sia-siakan dia; dan Allah telah memberikan beberapa batas, maka jangan kamu langgar dia; dan Allah telah mengharamkan sesuatu, maka jangan kamu pertengkarkan dia; dan Allah telah mendiamkan beberapa hal sebagai tanda kasihnya kepada kamu, Dia tidak lupa, maka jangan kamu perbincangkan dia.” (Riwayat Daraquthni, dihasankan oleh an-Nawawi).

    Ada pula sebagaian ulama melarang perbuatan/ibadah peringatan Maulid Nabi saw dengan memahami perbuatan itu merupakan bid’ah dalam agama dan mereka menyatakan sebagai perbuatan/ibadah yang sesat/tertolak, berpegang pada dalil/hujjah salah satunya

    Diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, Rasulullah menerangkan sbb: “Jauhilah olehmu sesuatu yang diada-adakan karena yang diada-adakan itu bid’ah dan sekalian bid’ah adalah dholalah (sesat)”.

    Inilah kesalahpahaman yang membawa malapetaka bagi dunia Islam yakni kesalahpahaman tentang bid’ah. Selengkapnya baca tulisan pada
    http://mutiarazuhud.wordpress.com/2010/09/17/kesalahpahaman-bidah/

    Bagi pemahaman mereka perbuatan/ibadah peringatan Maulid Nabi terlarang dilakukan karena tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah saw, Khulafaur Rasyidin dan para Sahabat, serta tidak pula para tabi’in dan pada masa yang utama (Salafush Sholeh).

    Mereka salah memahami hukum seluruh perbuatan/ibadah yang dicontohkan Rasulullah saw atau salah memahami antara sunnah dalam arti hadits Nabi saw dan sunnah dalam arti anjuran Nabi saw. Selengkapnya baca tulisan pada
    http://mutiarazuhud.wordpress.com/2010/09/27/gigitlah-sunnah/

    Bagi pemahaman mereka perbuatan/ibadah yang tidak pernah dicontohkan adalah bid’ah dan sesat (dholalah).

    Bagaimanakah mungkin Rasulullah saw menyatakan sesat/tertolak bagi perbuatan/ibadah yang hukum dasarnya Allah swt telah diamkan/bolehkan selama tidak melanggar larangan dalam Al-Qur’an dan Hadits. Bagaimanakah mungkin Allah swt telah mendiamkan/membolehkan kemudian Rasulullah saw tidak membolehkannya ?

    Kesimpulannya tentu bukan haditsnya (perkataan Nabi saw) yang keliru namun mereka salah memahami hadits “Jauhilah olehmu sesuatu yang diada-adakan karena yang diada-adakan itu bid’ah dan sekalian bid’ah adalah dholalah (sesat)”

    Adalah sebuah kekeliruan kalau hanya berhujjah/berdalil dengan sebuah hadits dan hadits yang semakna, karena hadits-hadits saling menguraikan/menjelaskan, terutama hadits-hadits bersifat umum selalu dijelaskan oleh hadits-hadits bersifat khusus.

    Hadits “Jauhilah olehmu sesuatu yang diada-adakan karena yang diada-adakan itu bid’ah dan sekalian bid’ah adalah dholalah (sesat)” dan yang semakna, telah dijelaskan atau diuraikan oleh hadits lain seperti

    “Barangsiapa yang menbuat-buat sesuatu dalam urusan kami ini maka sesuatu itu ditolak” (H.R Muslim – Lihat Syarah Muslim XII – hal 16)

    Sudah dijelaskan oleh Rasulullah saw bahwa perbuatan/ibadah yang baru (bid’ah) dan tertolak adalah bid’ah dalam urusan kami. Selengkapnya silahkan baca tulisan pada
    http://mutiarazuhud.wordpress.com/2010/09/17/urusan-kami/

    Mustahil Rasulullah saw menyatakan tertolak untuk perbuatan/ibadah yang telah Allah swt diamkan/bolehkan.

    Jelaslah yang tertolak adalah bid’ah dalam urusan kami. Urusan kami adalah segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah swt baik berupa kewajiban, larangan dan pengharaman.

    Kewajiban adalah perbuatan/ibadah yang hukumnya wajib.
    Larangan dan pengharaman adalah perbuatan/ibadah yang hukumnya haram

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam timbul dikarenakan telah jauhnya masa kehidupan kita dengan masa kehidupan Rasulullah saw dan para sahabat sehingga disepakati waktu untuk mengingat perjalanan hidup junungan kita Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam secara bersama, dimana waktu yang relevan adalah bulan Rabiul Awal Namun kita paham bahwa tidak satupun ulama yang menetapkan bahwa peringatan Maulid Nabi adalah hukumnya wajib. Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw adalah perbuatan/ibadah yang hukumnya boleh-dianjurkan atau sunnah/mandub berdasarkan firman Allah swt

    Wal tandhur nafsun ma qaddamat li ghad
    “Perhatikan masa lampaumu untuk hari esokmu” (QS al Hasyr [59] : 18 )

    Jika dikatakan bahwa perbuatan/ibadah Maulid Nabi Muhammad saw meniru/mengikuti perbuatan kaum Nasrani yang memperingati hari kelahiran Nabi Isa as berdasarkan dalil/hujjah bahwasannya orang-orang kafir bergembira dengan perbuatan kaum muslimin yang menyerupai mereka adalah firman Allah ta’ala :

    ?????? ??????? ?????? ?????????? ???? ??????????? ?????? ????????? ??????????? ???? ????? ????? ??????? ???? ???????? ???????? ?????????? ????????????? ?????? ??????? ??????? ???? ????????? ??? ???? ???? ??????? ???? ??????? ???? ???????

    “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” [QS. Al-Baqarah : 120].

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw bukanlah “mengikuti agama mereka” dan bukan pula “mengikuti kemauan mereka”.

    Agama mereka, kemauan mereka adalah menjadikan Nabi Isa as sebagai anak Tuhan

    Sekali lagi kami sampaikan bukanlah sebuah kesalahan/dosa perbuatan kaum Nasrani memperingati hari kelahiran Nabi Isa as.

    Dosa / kesesatan mereka adalah menjadikan Nabi Isa as sebagai anak Tuhan.

  94. terima kasih ustadz mutiara zuhud (mz), akhirnya comment jg, jd ngadem2in…kt ustadz mz, semuanya hanya sarana menuju Allah SWT… jelas akan akan berbeda sarana yg dpakai tiap manusia krn Allah menciptakan otak manusia jg berbeda begitu pemahamannya…bayangkan dari taun 1 ampe 1432 brp otak yg Allah SWT ciptakan? Shg sangat dmungkinkan ada perbedaan, masalahnya adl bgmna menyikapi prbedaan tanpa memaksakan apalagi menyakiti…perdebatan ini bukan hal yg baru, sudah pernah dbahas sama ulama2 kita dulu yg tentunya lebih tahu ilmunya shg umat yg skg tinggal milih aja, dan tentu nya akan berbeda…yg perlu d angkat jg bgmn para ulama saling menghormati prbeda, tdk saling menyalahkan apalagi lsg memvonis sesat..sesat artinya mnjadi jauh dari Allah SWT dan rasul-Nya, mana mungkin ada ulama 4 madzhab dan para murid2 yg mengajak menjauhi Allah SWT….admin mhon dshare klo ada artikel ttg akhlak ulama ato kyai mnghadapi prbedaan.,smoga slalu dlm keluhuran dan kbahagian.,amin

  95. @mz.antum ini berilmu,namun sayang masih ada subhat2nya.(saya yang orang awan bertanya kpd antum ,siapa lagi yg harus kita ikuti pemahaman dalam beragama ini selain para sahabat Rodhiyallaahua’nhum ajmai’n.generasi terbaik yg dijamin kebenaran dalam pemahamannya? Laukaana khoirun latsabakuuna ilaih.(kalaulah amalan itu baik tentulah para sahabat akan melakukannya)

    1. @nu.tobat
      Kita membutuhkan memperingati maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam karena masa kehidupan kita terpaut jauh dengan mereka. Perhatikanlah kapan sebenarnya pertama kali peringatan maulid itu dicetuskan oleh kaum muslim dan mengapa mereka merasa perlu ?

      Sedangkan para Sahabat ra tentu tidak membutuhkan hal seperti itu karena mereka hidup dalam waktu bersamaan dengan Rasulullah.

      Hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mengisi acara peringatan maulid dengan kegiatan yang tidak melanggar larangan baik dalam Al-Qur’an maupun Hadits.

      Kaum salafi/wahabi salah memahami “Laukaana khoirun latsabakuuna ilaih”, karena pada hakikatnya amalan/perbuatan baik bisa saja timbul setelah masa para Sahabat maupun masa para Salafush Sholeh secara umum. PetunjukNya berlaku sampai dengan akhir zaman nanti. Syaratnya amalan/perbuatan baik itu bagian dari yang Allah ta’ala diamkan/bolehkan bukan bagian yang telah Allah ta’ala tetapkan/syariatkan.

      Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan beberapa kewajiban, maka jangan kamu sia-siakan dia; dan Allah telah memberikan beberapa batas, maka jangan kamu langgar dia; dan Allah telah mengharamkan sesuatu, maka jangan kamu pertengkarkan dia; dan Allah telah mendiamkan beberapa hal sebagai tanda kasihnya kepada kamu, Dia tidak lupa, maka jangan kamu perbincangkan dia.” (Riwayat Daraquthni, dihasankan oleh an-Nawawi).

      Amalan/perbuatan baik yang tidak dicontohkan inilah yang dimaksud dengan bid’ah hasanah atau bid’ah mahmudah

      Marilah umat Islam menggalakan bid’ah mahmudah , bid’ah hasanah seperti peneliti-peneliti muslim yang menghasilkan sesuatu yang berguna bagi peradaban Islam baik dibidang science atau sosial atau pemikiran, dan perbuatan baik lainnya, tentu asalkan tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits.

      Sebagai contoh, rumusan/pengajaran tentang sifatNya yang digali dari Al-Qur’an dan Hadits oleh Imam Asy’ari dan Imam Maturidi ~semoga beliau berdua diridhoi Allah ~,

      20 sifat yang wajib (mesti ada) pada Allah
      20 sifat yang mustahil (tidak mungkin ada ) pada Allah dan
      1 sifat yang harus (boleh ada – boleh tidak) pada Allah.

      Rumusan/pengajaran ini bermanfaat sekali bagi umat Islam, Insyaallah pahala mereka terima terus menerus walaupun mereka telah wafat. Inilah sejatinya yang disebut orang tua kita dahulu sebagai “panjang umur”. Banyak yang belum tahu makna “panjang umur”.

      “Panjang umur” artinya walaupun kita sudah wafat namun pahala atas perbuatan/ibadah kita di dunia masih terus mengalir dan umumnya perbuatan/ibadah itu adalah yang termasuk ibadah ghairu mahdah atau bid’ah hasanah atau bid’ah mahmudah. Orang-orang yang telah berkreasi, berinovasi atau ahlul bid’ah hasanah atau ahlul bid’ah mahmudah.

      Sedangkan perbuatan/ibadah mahdah hanya diupayakan dan berlaku ketika kita di alam dunia, setelah kita wafat, terhenti/selesai sampai batas kita menghembuskan nafas terakhir.

      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
      Maknanya: “Barangsiapa yang memulai (merintis) dalam Islam sebuah perkara yang baik maka ia akan mendapatkan pahala perbuatan tersebut dan pahala orang yang mengikutinya setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun”. (H.R. Muslim dalam Shahih-nya)

  96. Nu tobat, cobalah dipahami lagi penjelasan mas mz, saya rasa antum sudah mengerti, cuma gak mau menerima pendapat orang yg berbeda. Antum juga mesti tahu, bahwa para sahabat dan salaf juga berbeda pendapat dalam beberapa hal yg tidak prinsip, lalu antum kok ngotot? Padahal seperti perkatan Imam Syafei, pendapat saya benar, tapi ada kemungkinan salah. Kalau masing-masing pihak memiliki pendapat sendiri dalam masalah ini, maka jalan terbaik adalah menghargai pendapat orang yg berbeda. Seperti Imam Malik yg menganggap qunut itu bidah, tetapi beliau tidak pernah melarang dan mencela Imam Syafei yg mengajarkan qunut. Bahkan Imam Malik melarang kitabnya menjadi standar hukum agama dan menyatakan bahwa setiap orang bisa berbeda dalam memahami agama. Jadi jgn bolak balik lagi ke dalil yg itu itu aja.

  97. All ASWAJA, jangan galak-galak lagi sama WAHABI, kasihan mereka sudah keblangsak masih digalakin. Sejak sekarang kita slow aja, kecuali terpaksa boleh metenteng, he he he…

    Itu pertanyaan Mas Munib Muslih bikin bingung anak-anak Wahabian rupanya. Semoga mereka bisa menjawab biar punya hak sama-sama ASWAJA seperti ASWAJA_ASWAJA yang lainnya.

    1. mas wong , konon katanya Ulama mengkufurkan faham Wahabi/Salafi, dengan alasan faham Wahabi/Salafi menetapkan Tempat dan Arah bagi Alla Subhanahu Wata`ala , karena hal ini merupakan bentuk Penyerupaan Allah dengan Makhluknya , butuh arah dan tempat, hanya sayang Wahabi/Salafi masih belum sadar akan hal itu.

      1. Betul Mas Syahid, hampir semua Ulama’ madzhab, terutama imam Madzhab 4 Madzhab (ASWAJA) mereka mengimani Alah ada tanpa tempat dan arah.

        Sekarang ini sepertinya tinggal satu-satunya madzhab yang mengimani Allah butuh tempat dan arah, yaitu Mazhab Wahabi/Salafy. Tempat dan arah itu makhluk, jadi kalau begitu Allah butuh makhluk?

  98. nu tobat, anda jg pasti berilmu krn bisa lsg brkata subhat, share d sini dunk subhat2 dmn aja? Shg ane jg bs ikut tahu, ustadz mz jg bisa kasi penjelasan…klo sumbernya ambil ilmu dari ulama yg berbeda, tentu akan berbeda memahami klo dpaksakan sama yaaa susah, masa celana mw dsamakan dg baju?..klo satu guru satu ilmu masi berbeda jg, ntu yg salah bkn gurunya ato ilmunya, yg salah otak ane yg blm bisa memahami…klo nu tobat pake kaidah menghukumi amalan dg spt yo monggo..klo amalan ntu buruk tentunya para sahabat sdah duluan melarangnya.,klo hanya amalan agama saja yg dsebut ibadah, alangkah ruginya , nu tobat tentu nya ga pake akan media internet utk brdakwah krn ga ada nilai ibadahnya…mho koreksi klo ada slah…smoga slalu dlm bimbingan Allah SWT…amin

  99. tambah asyik kayaknya. ikutan aahhh..
    saya coba jawab… ” Sejak kapan wahabi berubah menjadi ahlussunnah waljamaah ?” Sepengetahuan saya.. sejak lasykar jihad Ja’far Umar Thalib berkumpul di senayan. Mereka menamakan dirinya Forum Komunikasi Ahlussunnah Waljamaah… kalo salah mohon dikoreksi…

  100. to wahaby : Allah sebagai rabb, ada di Qur’an, Allah sebagai ilah, juga ada di Qur’an, tetapi uraian wahaby tentang tauid tiga bertentangan dengan Al-Qur’an, misalnya surat Al-mu’minun ayat 89-90 : Sebenarnya Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada ilah (yang lain) beserta-Nya, kalau ada ilah beserta-Nya, masing-masing ilah itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari ilah-ilah itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu.

    mau ikut tauhid menurut Al-Qur’an apa tauhid tiga Ibn Abd Wahab??? silakan pilih…

    1. sampo juga ada mas saliq 3 in 1 tapi lama2 nggak lagi jadi ketombean rata2 gatal ……he….he….tauhid 3 lama2 juga nggak laku karena lama2 orang jadi pada tau KEBLANGSAK……..

    1. abu harairah@.

      Salafi memang Wahabi, bukan hanya sekedar sebutan, jika Wahabi/salafi tidak pernah keluar dari Aswaja kok Munculnya baru pada abad ke 12 hijriyah ? berarti Ummat Islam sebelumnya Sesat semua Dong ? ah yang bener aja abu , nt ngelindurnya keterlaluan.

      1. Mas Ahmad Syahid@

        Saya terus terus terang kaget dengan pertanyaan Mas Munib Muslih. Rupanya dia tidak mau larut dalam permainan Wahabi yg mbulet, jadi mas “MM” memakai pendekatan lain. Semoga bisa menyadarkan pengikutnya yg belum karatan.

        1. mas wong , pertanyaan cerdas mas munib ,tidak mungkin bisa dijawab sekte Wahabi meskipun Roh bin baz dan dan roh albani menyusup ke pengikutnya.. he he he

  101. ada yg tanya kpn wahabi jd ahluss
    sunnah wal jamaah ya?ane jwb..kalian yg menjuluki salafy ahlussunnah wal jamaah menja
    di wahabi hnya berdasar taklid pd habib,makanya muncul pertanyaan spti itu,lihat hakikat ahlussunnah wal jamaah yg sebenarnya..al hafizh ibn rajab al hambali menyatakan:SUNNAH ADL JALAN YG DILALUI TERMASUK DI ANTARANYA ADL BERPEGANG TEGUH PADA SESUATU YG DI JALANKAN OLEH RASULULLAH DAN PR KHULAFA AR RASYIDUN,BERUPA “KEYAKINAN,AMALAN,DAN UCAPAN.ITULAH BENTUK SUNNAH YG SEMPURNA.(JAMI AL ULUMI WAL HIKAM I:120) MAKNA AL JAMAAH;IBNU MASUD MENYEBUTKAN;JAMAAH ADL YG SESUAI DG KEBBENARAN MESKI HANYA ENGKAU SEORANG DIRI. ahlussunnah wal jamaah adl orang orang yg berpegang teguh pada sunnah rasulullah dan mengikuti para sahabat tabiin,tabiuttabiin serta ulama yg senantiasa berjalan di atas manhaj mereka,membersihakn ad dien ini dari ulama suu yg mengotori dg bidah.apakah ahlussunnah yg anda maksud sdh sprti ini,justru pembuat bidah yg mengaburkan ahlussunnah sehingga dlm ahlussunnah kalian ada maulidan,tahlilan,kendurian dll..jd jawabnya ahlussunnah tdk pernah berubah tp kalian menyebut wahabi,justru yg harus anda pertanyakan..krn ahlussunnah adl ajaran nabi,ajaran nabi manakah yg ada maulidan,kendurian,tahlilan..sejak kpn ahlussunnah jd campur bidah?sy jwb sendiri..sejak mereka meninggalkan ajaran nabi muhammad shalallahu alahi wa salam dan hanya taklid buta mata,taklid buta hati..

    1. anti maulidan@.

      kalo jawab pertanyaan yang nyambung dengan pertanyaan dong ,? orang nanya kemana jawabnya kemana < yang ditanyakan Mas munib Muslih itu , Sejak kapan Wahabi/Salafi jadi Ahlu Sunnah ?, kok jawabnya Ga nyambung , makanya mendingan namanya Wahabi dari pada Salafi, jadinya salah fikir terus.

  102. teori yang di awal nt paparkan benar namun begitu nt mulai mengkaji masalah bid’ah kayaknya nt butuh ilmu yang lebih luas dan dalam jangan taklid buta sama ustadz nt….nt udah tau taklid buta hati …..he…he…belajar…belajar…..dari sunber yang jelas dan ber sanad jelas sampai rosululloh SAAW…..

  103. Kalau pemahaman kita tentang sesuatu hal dalam agama ini berbeda, maka hendaknya kita merujuk kepada pemahaman Salafusshaleh (Sahabat, Tabi’in, Tabi’ut Tabi’in) dalam masalah agama ini karena merekalah yang pemahaman agamanya Paling benar,

    Mereka generasi yang paling mengenal Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, Paling mencintai Rasullullah Shallallahu’alahi wasallam

    Hal tersebut telah dijamin oleh Rasullullah Shallalahu’alahi wasallam, bahwa tiga generasi tersebutlah yang pemahaman agama mereka paling baik

    Jadi kalau kita berselisih dalam merayakan maulid
    Ya kita rujuk saja kepada pemahaman Salafusshaleh, apakah mereka melakukannya atau tidak….?

    Kalau kita katakan bahwa maulid ini baik, maka tidak ada jaminan bahwa hal itu adalah baik, barangkali hanya anggapan kita saja yang baik, karena tidak ada jaminan bahwa hal itu baik

    Karena generasi terbaik pun tidak merayakan maulid, bahkan tidak ada halangan bagi mereka untuk melakukannya

    1. duh namanya abu bakar nama asli bukan neh ?

      bu, nanti admin mo posting bahwa para sahabat dan salafusholihinpun bermaulid, tunggu tanggal mainnya ya ?

  104. yang bertanya kpn wahabi jd ahlussunnah wal jamaah,pahami dulu makna ahlussunnah wal jamaah..ahlussunnah tu ajrn nabi,maka ajaran nabi manakah yg ada maulidan,tahlilan,yasinan?
    mending jadi wahabi yg ahlussunnah wal jamaah drpd mengaku ahlussunnah tp hakikatnya ahlulbidah..jgn cuma pengakuan ahlussunnah tp penuh dg bidah,nama tdk merubah hakikat..tu kebiasaan kalian,lihat saja nama”majelis rasulullah saw” padahal kan majelis habib munzir

    1. rupanya nt dalam berdiskusi udah disuspin syetan @ anti maulidan ……ngga usah bawa2 habib Mundzir lah beliau lebih paham masalah agama …….kalau nt menyatakan beliau sesat udah laporin aja ke MUI berani nggak ……kalau nt pengin nyaman saran ana hiduplah di arab saudi yang pahamnya mungkin sama sama nt …….atau datanglah ke monas besok pas perayaan maulidan sambil nt teriak SESAT….SESAT….bubarin tuh majelis ….kan kalau nt sampai digebugin dan mati langsung masuk sorga ….kaya pengantinya amrozi ????? berani nggak . ana tunggu ya di monas …..

    2. anti maulidan yang ga punya malu
      udah jelas jawaban nt ga nyambung sama pertanyaan mas Munib , eh malah bilang pahami dulu ma`na Aswaja, nt kira nt doang yang faham ? , udah sana jawab yang bener pertanyaannya mas munib, jgn berbelit n bikin bikin alasan lagi ya ?

      oh ya bener tuh, mendingan Namanya Wahabi aja biar ga salah fikir.

  105. Anti maulidan@

    Jawaban antum itu adalah difinisi Ahlussunnah Waljama’ah, saya stuju. Tapi Wahabi tiba-tiba berubah jadi Salafy dan mengaku-ngaku Ahlussunnah Waljama’ah itu sejak kapan? Bukankah Wahabi itu baru muncul baru-baru ini sekitar tahun 1800-an Masehi? Bukankah Wahabi memiliki latar belakang sejarahnya, setahu saya lewat sejarah versi Wahabi sendiri mereka menyebut diri sebagai muwahid dan teus mengalami perubahan nama, sampai akhirnya mengambil nama SALAFY sebaga nama barunya. Mereka sebelumnya dalam sejarah tidak pernah dikenal sebagai Ahlussunnah Waljama’ah.

    Silahkan jawab step-step perubahan itu sempai akhirnya jadi SALAFY dan membajak nama ASWAJA yg diakui sebagai asli miliknya. Kalian sering menyebut Salafy Wahabi sebagai Ahlussunnah Waljama’ah yg asli, sejak kapan?

  106. nabi sering mewanti-wanti terhadap bidah tp malah akhirnya bidah di kata hasanah..diriwyatkan olh imam bukhari dlm kitab ar riqaq,bab ttg haudh nabi.VII:264,NO 6583 “aku berkata,’mereka termasuk golonganku’.Namun muncul jawaban’Engkau tdk mengetahui bidah yg mereka ciptakan sepeninggalmu’.Akupun berkata,’Sungguh bodoh,sungguh bodoh orang yg berbuat bidah sepeninggalku ‘…lihat kawan gara gara bidah tuh.mau bilang cinta nabi kaya apa,kalo bidah ya di tolak..

    1. yah anti maulidan cape deh, barusan dibilangin jawab yang bener ,dah ngelantur lagi aja , kalo soal Bid`ah Dolalah di tolak ya jelaslah contohnya kaya pembagian tiga tauhid itu, bid`ah sesat tuh pasti di TOLAK.

    1. anti maulidan udah salah fikir lagi aja , yang nanya itu mas Munib Muslih , bukan ane , sono Jawab Mas Munib Muslih jika Wahabi/salafi merasa Ahlu Sunnah , biar tidak sekedar Klaim palsu.

  107. kalo tau “wahabi” cuma denger dari habib ya ga tau..orang ngajinya di monas n kuburan..acara andalan cm maulid akbar n ziarah kubro,bahas kitab al itishom imam syatibi biar tau bidah..

    1. udah jangan ngelantur terus, jawab tuh Pertanyaan mas Munib Muslih, kalo ga sanggup bilang aja ga Usah malu, jawab ya mas Munib Nungguin tuh ?.

  108. ribet juga ngomong sama wahaby, he.. he…
    gampangnya gini….
    tauhid tiga sarana bid’ah, maulid juga sarana bid’ah, bid’ah dari segi bahasa, karena gada di zaman Nabi…. setujukan.????…
    tauhid tiga bertentangan dengan al-qur’an…. bid’ah dolalah, masuk neraka
    maulidan tidak bertentangan dengan Al-qur’an…. bid’ah hasanah, dapet pahala, ada haditsnya
    bom, pistol, sarana bid’ah, bid’ah dari segi bahasa, karena gada di zaman Nabi…. setujukan.????…
    ngebom sama nembak kafir yang memerangi muslim …. bid’ah hasanah, dapet pahala, ada haditsnya
    ngebom sama nembak untuk memerangi muslim …. bid’ah dolalah masuk neraka,
    setuju tidak.????..

    1. sangat-sangat setuju abah zahra, plus ditambah dengan Manhaj Wahabi / Salafi yang menjerumuskan kepada Tasybih dan Tajsim yang jelas terlarang.

    2. Saya juga setuju, terimakasih atas kesimpulan yang indah dari Abah Zahra, matur nuwun n thank you.

      Ayo silahkan ditutup diskusi ini, siapa yg punya wewenang ya?

  109. Anti maulid ngomongin Imam Syatibi, seharusnya meneladaninya. Imam pernah ditanya ttg tradisi kaum sufi yg dituduh bidah, beliau menjelaskan bahwa kita harus berbaik sangka kpd kaum sufi, tawaqquf atau berhenti dari ikut amalan tersebut, namun kita TIDAK MENOLAK DAM MENGHUJAT MEREKA, alasan kita tawaqquf adalah karena kita belum memahami landasan ajaran tsb. Mas maulid, jadi kalau belum paham atau tidak setuju ya jgn jawab asal melulu.

  110. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

    Alhamdulillahi rabbil’alamiin

    Segala puji bagi Allah Rabb sekalian Alam yang telah menitipkan Masjidil Haram kepada Ulama-Ulama Ahlussunnah Waljama’ah

    Sungguh mereka tidak paham arti Ahlussunnah waljama’ah
    Sungguh mereka tidak paham arti Salafi

    Sesungghnya Ahlussunnah Waljama’ah adalah salafi, dan salafi adalah Ahlussunnah waljama’amh tidak ada perbedaan antara keduanya

    Seandainya mereka paham apa pengertian Ahlussunnah Waljam’ah dan salafi…
    Sungguh mereka akan paham bahwa Ahlussunnah waljama’ah adalah salafi, dan salafi adalah ahlussunnah waljama’ah

    Smoga Allah memberi taufik dan hidayahnya agar kita diteguhkan diatas manhaj yang haq…… Manhaj Salafusshaleh

  111. @nu.tobat
    Kita membutuhkan memperingati maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam karena masa kehidupan kita terpaut jauh dengan mereka. Perhatikanlah kapan sebenarnya pertama kali peringatan maulid itu dicetuskan oleh kaum muslim dan mengapa mereka merasa perlu ?

    Sedangkan para Sahabat ra tentu tidak membutuhkan hal seperti itu karena mereka hidup dalam waktu bersamaan dengan Rasulullah.

    Hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mengisi acara peringatan maulid dengan kegiatan yang tidak melanggar larangan baik dalam Al-Qur’an maupun Hadits.

    Kaum salafi/wahabi salah memahami “Laukaana khoirun latsabakuuna ilaih”, karena pada hakikatnya amalan/perbuatan baik bisa saja timbul setelah masa para Sahabat maupun masa para Salafush Sholeh secara umum. PetunjukNya berlaku sampai dengan akhir zaman nanti. Syaratnya amalan/perbuatan baik itu bagian dari yang Allah ta’ala diamkan/bolehkan bukan bagian yang telah Allah ta’ala tetapkan/syariatkan.

    Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan beberapa kewajiban, maka jangan kamu sia-siakan dia; dan Allah telah memberikan beberapa batas, maka jangan kamu langgar dia; dan Allah telah mengharamkan sesuatu, maka jangan kamu pertengkarkan dia; dan Allah telah mendiamkan beberapa hal sebagai tanda kasihnya kepada kamu, Dia tidak lupa, maka jangan kamu perbincangkan dia.” (Riwayat Daraquthni, dihasankan oleh an-Nawawi).

    Amalan/perbuatan baik yang tidak dicontohkan inilah yang dimaksud dengan bid’ah hasanah atau bid’ah mahmudah

    Marilah umat Islam menggalakan bid’ah mahmudah , bid’ah hasanah seperti peneliti-peneliti muslim yang menghasilkan sesuatu yang berguna bagi peradaban Islam baik dibidang science atau sosial atau pemikiran, dan perbuatan baik lainnya, tentu asalkan tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits.

    Sebagai contoh, rumusan/pengajaran tentang sifatNya yang digali dari Al-Qur’an dan Hadits oleh Imam Asy’ari dan Imam Maturidi ~semoga beliau berdua diridhoi Allah ~,

    20 sifat yang wajib (mesti ada) pada Allah
    20 sifat yang mustahil (tidak mungkin ada ) pada Allah dan
    1 sifat yang harus (boleh ada – boleh tidak) pada Allah.

    Rumusan/pengajaran ini bermanfaat sekali bagi umat Islam, Insyaallah pahala mereka terima terus menerus walaupun mereka telah wafat. Inilah sejatinya yang disebut orang tua kita dahulu sebagai “panjang umur”. Banyak yang belum tahu makna “panjang umur”.

    “Panjang umur” artinya walaupun kita sudah wafat namun pahala atas perbuatan/ibadah kita di dunia masih terus mengalir dan umumnya perbuatan/ibadah itu adalah yang termasuk ibadah ghairu mahdah atau bid’ah hasanah atau bid’ah mahmudah. Orang-orang yang telah berkreasi, berinovasi atau ahlul bid’ah hasanah atau ahlul bid’ah mahmudah.

    Sedangkan perbuatan/ibadah mahdah hanya diupayakan dan berlaku ketika kita di alam dunia, setelah kita wafat, terhenti/selesai sampai batas kita menghembuskan nafas terakhir.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda:
    Maknanya: “Barangsiapa yang memulai (merintis) dalam Islam sebuah perkara yang baik maka ia akan mendapatkan pahala perbuatan tersebut dan pahala orang yang mengikutinya setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun”. (H.R. Muslim dalam Shahih-nya)

  112. wa ‘alaikumussalaam
    @ Hasan bin Ali berkata :
    Segala puji bagi Allah Rabb sekalian Alam yang telah menitipkan Masjidil Haram kepada Ulama-Ulama Ahlussunnah Waljama’ah…
    Ahlussunnah waljama’ah adalah salafi, dan salafi adalah ahlussunnah waljama’ah

    koreksi dikit :
    Baitullah dipelihara oleh Bani Hasyim yang mulia sebelum direbut oleh Bani Saud…
    Ahlussunnah waljama’ah bertawassul karena mencontoh / dilakukan Nabi, salafi anggap yang bertawasul musyrik… itu salah satu bedanya

  113. mas hasan bin ali, klo aswaja versi anda mengenal perbedaan pemahaman ga? 4 imam mazhab termasuk dlm ulama aswaja versi anda? Trus gmn menyikapi perbedaan tsb?

  114. Sungguh Ahlussunnah akan mengamalkan sunnah
    Sungguh Ahlibid’ah akan mengamalkan bid’ah
    Tidaklah bercampur antara sunnah dan bid’ah

    @Hasan bin Ali
    Semoga Allah meneguhkan hati Ulama-Ulama Ahlussunnah yang telah dititipkan Allah sebagai penjaga Masjidil Haram

  115. Kalau salafi ahlussunah, yg lain ape dong? Kok nggak sadar-sadar. Kalau salafi ahlussunah, ndak bakalan terjadi fitnah seperti ini. Tidak akan ada penghancuran situs sejarah islam. Tidak akan ada darah yg tumpah karena pemaksaan pemahaman, tidak akan ada penyesatan mayoritas muslim, tidak akan ada ratusan buku yg terbit untuk menolaknya, ratusan ulama yg membantahnya.

  116. Semoga Allah mengembalikan Ka’bah dan Masjidil Harom kepada yang berhak, Bani Hasyim yang mulia, ahlul bait Rasulullah, dari orang2 yang merebutnya dengan menumpahkan darah suci kaum muslimin, yang menyebut Nabi-Nya sebagai seorang musyrik karena bertawassul, dan melempar fitnah-fitnah keji kepada kaum muslimin….

  117. Jadi, maulid bukanlah sarana syar’i dalam beribadah dan mencintai Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Tapi ia adalah ajaran baru yang disusupkan oleh
    para pelaku bid’ah dan kebatilan . Bid’ah perayaan hari lahir (ulang tahun) secara umum serta perayaan hari lahir Nabi-Shallallahu ‘alaihi wasallam- (maulid) secara khusus, tidak muncul,
    kecuali pada zaman Al-Ubaidiyyun pada tahun 362 H

  118. Jadi, maulid bukanlah sarana syar’i dalam beribadah dan mencintai Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Tapi ia adalah ajaran baru yang disusupkan oleh
    para pelaku bid’ah dan kebatilan . Bid’ah perayaan hari lahir (ulang tahun) secara umum serta perayaan hari lahir Nabi-Shallallahu ‘alaihi wasallam- (maulid) secara khusus, tidak muncul,
    kecuali pada zaman Al-Ubaidiyyun pada tahun 362 H

    1. Rupanya kesimpulan abah Zahra tidak didengar Wahabi/Salafi.
      biar saya per jelas

      inti peringatan maulud Nabi SAW adalah mengenang sejarah Rosul teragung , sayidina Muhammad Saw , dengan mengenalnya Ummat akan semakin cinta kepada Rosulnya , hatinya akan semakin lembut , Ibadahnya akan semakin Khusu` , hal seperti ini selaras dan sejalan dengan banyak ayat Qur`an dan hadist, meskipun tidak ada Dalil secara Khusus tentang perayaan maulid Nabi, namun di Qur`an dan Hadist banyak sekali Dalil yang bersifat umum ,yang melegalkan bahkan mendorong Ummat untuk melakukan hal itu.

      sementara inti dari pembagian tauhid menjadi tiga , adalah menganggap sama antara Muslim Bertauhid dengan Kafir Mausyrik yang jelas jelas musuh Allah SWT , hal ini jelas sangat bertentangan dengan banyak ayat qur`an dan Hadist Rosul SAW , bagaimana Mungkin Muslimin sama dengan Kafirin dan Musyrikin , lantas untuk apa para nabi dan Rosul diutus jika Musyrikin kafirin sama dengan muslimin dan mu`minin dalam hal Tauhid ? MANA DALILNYA ?.

      yang kemudian berbuah ,menjadikan Ummat lebih mudah dan Gampang meng Kafirkan , menuduh Musyrik sehingga Ummat menjadi keras hatinya , puncaknya adalah penghalalan darah dan harta kaum Muslimin karena dianggap telah kafir dan Musyrik.
      hal seperti ini disamping tidak ada dasarnya dari qur`an maupun Hadist , juga malah bertentangan dengan keduanya

      Lagi pula jika dibandingkan, Amalan Maulid itu merupakan Fadloilul A`mal , bukan masalah Prinsip dalam Agama , Sementara tiga Tauhid adalah Aqidah yang merupakan Pokok dan Prinsip Agama, kalaupun sama sama Bid`ah maka amalan maulid hanya bersifat Fadloilul a`mal tidak menyentuh Hal Prinsip , sementara Tiga Tauhid adalah Bid`ah dalam Hal Prinsip , tinggal pilih menrut hati nurani masing-masing.

  119. kalo pesawat sarana syar’i bukan? kan buat naik haji, tapi juga buat ngebom kaum muslim, buat koruptor keliling dunia… adalagi nih istilah baru… sarana syar’i segala lah… bukannya bid’ah, gada istilah sarana syar’i zaman Nabi…

  120. Insyaallah tidak akan lama lagi, sebab Arab saudi sudah mulai kelihatan digerogoti oleh orang-orang yg berebut harta (Yahudi/America/agen-agen Wahabi internasional), negara Su’udi akan jadi lemah dari dalam. Kesmpatan kaum muslimin bersama pasukan bendera hitam berlafadz “LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMAD RASULULLA” merebut Ka’bah dari keluarga Su’ud AlWahabi penjarah tanah suci.

    Allohu akbar, Allohu akbar, Allohu akbar…!!!

  121. Anti maulid kayaknya gak paham-paham juga, ente boleh aja bilang bukan sarana syar’i atau susupan apa kek, Alhamdulillah dasar kami memperingati maulid sudah sesuai dng syar’i. Anti maulid, emang ente atau ulama panutan ente yg menjadi standar hukum agama ini? emangnya pemahaman wahabi yg mewakili pemahaman salaf? Kalau klaim semua orang bisa. Tapi tak pernah ada salaf yg menganggap dirinya paling memahami agama ini, bahkan para sahabat dan salaf saling berbeda dalam berbagai masalah cabang dan mereka menerimanya, bahkan sebagian ulama salaf menganjurkan orang mengambil fatwa yg lebih mudah dijalaninya. Ahlak ulama salaf ternyata jauh beda dgn ulama salafi wahabi. fakta tak bisa dibantah, ajaran salafi telah memecah belah kaum muslimin, kalau ajaran dan ahlak pengikut wahabi ini seperti salaf, tidak akan ada yg meributkannya. Alhamdulillah mayoritas ulama dan umat ini memperingati maulid nabi karena kecintaan kita kepada beliau dan kita juga merasakan kebahagian mengenang kehidupan nabinya. Alhamdulillah.

  122. All Wahabi/Salafi tolong faham ini biar kalian tambah pinter , tambah bener dalam memahami masalah agama.

    Menurut DR. Abdul karim zaidan dalam bukunya Al- madkhol lidirosati syari`atil Islamiyah bahwa Secara garis besar Nushusyari`ah baik dari qur`an maupun hadist nabi, kita dapati nushusyari`ah tersebut mengandung tiga hal
    1. masalah Prinsip atau Aqidah seperti iman / kepercayaan yang berkaitan dengan masalah ketuhanan dan kenabian , hal Ghaib hari kiamat dan lain lain masalah aqidah yang bisa dipelajari dalam Ilmu Aqidah

    2. masalah Akhlak seperti jujur, ikhlas, tepat janji yang bisa kita pelajari dari ilmu akhlak atau Tashowuf.

    3. masalah muamalat terbagi menjadi dua : a. hubungan manusia dengan Tuhanya b. hubungan manusia dengan sesamanya.

    A. Hubungan manusia dengan tuhannya atau apa yang disebut dengan Ibadah.

    jika kita cermati dalil-dalil yang berkaitan dengan I`badah kita dapati ibadah itu ada dua :
    pertama Ibadah yang terikat dengan tata cara atau kaifiyat yang digariskan oleh Allah dan Rosulnya seperti sholat, zakat, puasa haji, dan lain lain ibadah yang diikat dengan tata cara pelaksanaanya yang disebut dengan ibadah mahdloh

    Kedua Ibadah yang tidak diikat dengan tata cara atau kaifiyat tertentu seperti dzikrulallah, sodaqoh dan lain – lain ibadah yang tidak terikat dengan tata cara pelaksanaannya atau disebut ibadah Ghoiru mahdloh.

    dari pemetaan ini , tergambar dengan jelas bahwa pembagian Tauhid menjadi tiga masuk dalam Masalah Prinsip-Prinsip agama yang sama sekali tidak Boleh ada Inovasi seperti keyakinan Tiga Tauhid , ketika sang Rosul tidak mengajarkan hal itu , haram bagi siapapun untuk meyakini dan menyebarkannya. Inilah Bid`ah dolalah yang tidak diridloi Allah dan Rosulnya. karena memang menentang banyak ayat Qur`an dan Hadist.

    sementara amalan maulid masuk kategori Mu`amalah , masuk kategori Ibadah Ghoiru Mahdloh, Ibadah Dzikrullah dan sodaqoh yang tidak diikat dengan tata cara dan aturan tertentu , Bid`ah dalam hal ini adalah Bid`ah Hasanah yang diridloi Allah dan Rosulnya, karena memang tidak menentang satupun ayat Qur`an ataupun Hadist.

    sekarang tinggal pilih , mau Bid`ah dalam hal Prinsip Aqidah seperti pembagian tiga Tauhid , atau Bid`ah Hasanah dalam Hal Furu` , Ibadah Ghoiru Mahdloh yang memang tidak terikat dengan tata cara tertentu , seperti amalan Maulid.

    kalo masih belum jelas silahkan pindah ke artikel ” Kupas tuntas masalah Bid`ah menurut Ahlu Sunnah dalam Blog tercinta ini.

  123. salam..
    kayak nya ummati2 blog tercinta kita kedatangan banyak tamu sa-wah ya..
    berarti semakin eksis neh meperjuangkan aswaja nya…amiin.

  124. All pengunjung Blog, terutama yg Wahabi….

    Nah… jangan tegang, slow, slow, slow…. he he he he…

    Penjelasan Mas Syahid inilah yg disebut ilmu yg jelas, tidak plin-plan. Ilmu seperti ini memiliki difinisi yg kokoh dan kuat, kalau dibuat praktek hasilnya tidak kontradiktif. Semoga dengan penjelasan gamblang transparan seperti di atas bisa memberi kefahaman kepada anak-anak Wahabi, terutama Ustadz-ustadznya. Ajarilah murid-murid dengan dengan ajaran yg benar yg diajarkan Rasulullah Saw. Kasihanilah murid-murid antum, sadarlah, kasihanilah murid-murid kalian.

    Bagaimana tidak akan terjerumus dalam kekonyolan murid-murid antum, Kalian ajarkan setiap yang baru adalah bid’ah, memang tidak salah. Maulid adalah hal baru, bid’ah itu benar. Kami menyebutnya bid’ah hasanah. Tapi ketika dikatakan pembagian TAUHID jadi tiga adalah hal baru juga, itu berarti bid’ah tapi kalian tidak terima, padahal pembagian itu samasekali bukan bid’ah hasanah karena pembagian itu tidak dasarnya. Inilah kontradiksi yg parah. Kontradikisi-kontradiksi WAHABISME ini sangat banyak dan sudah dibongkar dan ditayangkan di berbagai blog ASWAJA. Tapi kalau dibongkar, kalian tidak terima dan kebakaran jenggot, padahal pembongkaran itu full fakta belaka.

    Kesimpulannya: Penjelasan Mas Syahid itu sangat jelas, antum semua insyaallah pasti mudah dalam memahaminya. Padat singkat dan jelas, kalau sampeyan-sampeyan masih tidak paham juga, berarti kalian memang… memang…. memang …. apa ya? Aduh…, lupa mau ngomomng apa tadi ya?

  125. Kenapa mereka bertanya tentang Rububiyah Allah, Uluhiyah Allah, Asma’ wa Sifat Allah

    Apakah mereka tidak mentauhidkan Allah dalam Rububiyah-Nya……….?
    Apakah mereka tidak mentauhidkan Allah dalam luhiyah-Nya…………?
    Apakah mereka tidak mentauhidkan Allah dalam Asma’ Wa Sifat-Nya…..?

    Jika tidak….apakah masih pantas mereka disebut Ahlussunnah Waljama’ah….?

    Apakah mereka tidak mengerti Maslahat Almursalah…?

    1. abu fadlan @

      Hei, baru datang sudah tebar fitnah! Ini blog bukan blog Wahabi yg punya tabiat jelek hoby delete n cut coment seenak hawa nafsunya. Antum tahu blog ini tidak dimoderasi kan? Buktinya fitnah antum bisa muncul, kalau dimoderasi tentunya coment-fitnah-mu sudah didelete!

      Jika antum merasa kirim komentar, tapi tidak muncul bisa jadi disambar AKISMET sistem filter bawaan WordPress. Ini bekerja otomatis, bisa main sambar coment siapa saja, baik coment WAHABI atau ASWAJA. Sudah beberpa kali kami menjelaskan masalah ini, tolong jangan ada lagi WAHABI bikin fitnah lagi.

      Saran kami, kirim lagi coment antum yg antum tuduhkan diumpetin, gampang kan?

  126. Wahai Ahlul bid’ah hasanah… yang ngaku ahlussunnah…!!!

    1. kalian mngatakan bhwa maulid adlh bntuk rasa syukur atas kelahiran rosulullah,pengagungan dan penghormatan kpd beliau shallallahu ‘allaihi wa sallam???

    kalau memang maulid adlh bntuk syukur dan pengagungan thdp nabi shalallahu’allaihi wa sallam,mngap sejak generasi sahabat hingga imam mazhab yg empat tdk prnah merayakan maulid???
    apakah keimanan kalian lebih tinggi dr pd keimanan mereka???
    apakah keilmuan kalian lebih tinggi dari keilmuan mereka???
    Al jawab.. ORA mungkin alias tidak mungkin
    mengapa rasa syukur dan pengagungan serta penghormatan kalian thdp nabi hanya setahun sekali???
    SUNGGUH TERLALU !!!!

    2. Sampeyan mengatakan bahwa maulid adlh bid’ah hasanah???

    ingatlah saudaraku,, bid’ah dalam hadits2 nabi shalallahu ‘allaihi wa sallam tdk dikenal sama sekali adanya bid’ah hasanah.bahkan yg dikatakan oleh nabi & yg diyakini oleh para sahabat adlh SETIAP BId’AH SESAT..!

    prhatikan hadits berikut :
    “amma ba’du. sesungguhnya sebaik baik ucapan adalah kitabullah,sebaik baik petunjuk adalah petunjuk muhammad shalallahu ‘allaihi wa sallam.sejelek jelek perkara adlh yg di ada adakan ( bid’ah ) dan SETIAP BID’AH adalah SESAT” (HR.muslim 867)

    ibnu mas’ud berkata :
    “ikutilah petunjuk nabi shalallahu ‘allaihi wa sallam,janganlah membuat bid;ah.karena sunnah itu sudah cukup bagi kalian.SEMUA BID’AH adalah SESAT”( diriwayatkan ath thobroni dlm al mu;jam al kabir 8770 )

    abdullah bin ummar berkata :
    “SETIAP BID’AH adalah SESAT,walaupun manusia menganggapnya baik”( lihat al ibanah al kubro ibni bahthoh 1/219 )

    lihatlah perkataan rosulullah dan para sahabat,tidak ada yg mngatakan ada bid’ah hasanah.tetapi mereka mngatakan SEMUa BID’ah adalah SESAT..
    lha kok tiba tiba sampeyan mngatakan ada bid’ah hasanah… lucu tenan..
    terus kalian berdalil dgn ucapan sahabat ummar tntang shalat tarawih brjama’ah “sebaik baik bid’ah adalah ini”
    ini jg mrupakan dalil yg tdk tepat,krna prkataan bid’ah trsbut adlh bid’ah secara lughowi/bahasa arab,jd bkn bid’ah dlm syariat.
    bagaimana mgkin di katakan bid’ah sedangkan rosulullah pernah memberikan contoh shalat tarawih berjamaah,sedangkan bid’ah adlh sesuatu yg blm prnah dicontohkan rosul.
    LHA sekarang maulidan ada contohnya dari rosulullah apa tidak?????
    al jawab… tidak berart bid’ah sesat..

    3. kalian mngatakan bahwa merayakan maulid adlh utk mngenal sosok beliau

    ini sungguh ironis,org yg mngatakan mncintai dan mengagungkan rosulullah tetapi mengenal beliau hanya setahun sekali..
    kalau kalian ingin mengenal beliau,beli kitab2 siroh nabawiyah trus dibaca dirumah,ga perlu di monas,ga perlu bkin macet,ga perlu pake speker kenceng2,ga perlu dana yg banyak…
    kalau kalian memang cinta terhadap rosulullah,maka amalkan sunnah2 beliau..
    apakah semua sunnah rosul sudah kalaian kerjakan?? kalau blm ngpain repot2 mnjalankan bid’ah,lha sunnah aja msh bnyak yg blm di laksanakan????
    rosulullah memerintahkan memelihara jenggot,,tp klo kalian klo liat orang berjenggot mlah di tuduh teroris…( penampilan boleh sama,tetapi aqidah salafy bukanlah aqidah teroris yg gampang mengkafirkan )
    rosulullah memerintahkan agar pakaian kaum laki2 tdk boleh isbal/melewati mata kaki,,tapi klo kalian liat orng yg tidak isbal malah nanya ” emang kebanjiran ya mas??”

    masih sangat bnyak sunah2 yg blm kita kerjakan,tidak perlu di repotkan dgn bid’ah.!!!

    berfikirlah wahai para pelaku bid’ah !!!!

    1. Abu Fadlan@

      Nt rupanya tak bisa dikasih penjelasan, lihat penjelasan Ummati di atas Mas Prass itu. Komentmu pasti ditelan AKISMET, sebab koment aku juga beberapa kali lenyap mendadak saat dikirim. Kirim aja lagi, kalau masih belum bisa, kirim besoknya atau besoknya lagi. Terus semangat maju tak gentar membela kebatilan, bela kebatilan Wahabi sampai mati!!!

      Itu di bawah dikasih pencerahan oleh Abah Zahra, cepatlah jadi orang pintar, oke?

  127. Ketika aku bertobat dari amalan amalan bida’h dan amalan yg bisa mendekati kesyirikan,aku disebut ‘wahabi.’padahal
    aku hanya takut Tuhanku Rabbul A’lamiin tidak mengampuniku karena menyekutukanNya,tapi tetep aku dipanggil ‘wahabi.’
    Ketika aku putuskan untuk beribadah sesuai Alqur’an dan sunnah dng pemahaman para ulama salafussoleh aku dicap ‘wahabi’,padahal ulama salafussoleh bukanlah ‘wahabi’.
    Ketika sekarang aku tidak lagi berdo’a dan meminta pd Rabbku melalui perantara Nabiku dan para wali,aku dituduh ‘wahabi’.padahal Tuhanku menyuruhku berdo’a melalui nama Nya yg Agung,tapi tetep disebut ‘wahabi.’
    Ketika aku diundang untuk tahlilan,marhabaan,ratiban,yasinan dan aku tidak datang ,aku dicurigai ‘wahabi.’padahal imam Syafi’i,imam Ahmad imam Abul Hasan Assyari Rohimahullah ,mereka tidak pernah melakukannya.namun tetep aku digelari ‘wahabi.’
    Ketika bulan rabiu’l awwal datang,aku sdh tidak lagi memperingati kelahiran Jungjunanku,aku terkena fitnah ‘wahabi’,padahal Para sahabatnyalah yg lebih berhak untuk itu,namun mereka tdklah melakukannya.tapi tetep aku yg terkena sebutan wahabi.
    Ketika aku takut mengkafirkan penguasa dan memberontaknya,tetap aku dipanggil wahabi.
    Ketika aku tidak lagi mengais berkah dimakam para wali,dan tidak lagi mencium tangan habib,aku dibilang wahabi.
    Ketika aku memanjangkan jenggot,dan celana diatas matakaki,aku disebut antek antek wahabi.
    Ketika aku takut mengatakan Allah ada dimana mana,aku di namakan wahabi.
    Dan ketika aku mengi’tiqadkan tauhid asmawashifat ,bahwa Allah ada diatas langit yang tinggi dng kekuasaandan ketinggianNya,tanpa tahrif,tidak serupa dng makhluknya dan tdk menanyakan bagaimana caranya dan juga tdk menta’wil serta menolak dalil dalilnya.aku dibilang kaum mujassim wahabi.
    Celaan wahabi tdk akan hilang selama ahlussunnah masih ada.
    syukron ummati,mohonmaaf kpd semuanya,wassalam.

    1. nu.tobat@

      Antum molah-maleh seperti bunglon, sudah pasti kami maafkan sebelum antum minta maaf. Sebab antum sangat perlu untuk dikasihani. Semoga bunglon yg keblangsak di rimba Wahabi bisa menemukan jalan keluar dari kebingungannya setelah rajin berkunjung di blog ini, amin….

      Catatan: semoga antum cepat menyadari bahwa pembagian Tauhid Tiga itu bid’ah dholalah, baca penjelasan Abah Zahra di bawah, oke?

  128. Kenapa mereka bertanya tentang Rububiyah Allah, Uluhiyah Allah, Asma’ wa Sifat Allah

    Mereka mempertanyakan ketiga hal tersebut

    Apakah mereka tidak mentauhidkan Allah dalam Rububiyah-Nya……….?
    Apakah mereka tidak mentauhidkan Allah dalam Uluhiyah-Nya…………?
    Apakah mereka tidak mentauhidkan Allah dalam Asma’ Wa Sifat-Nya…..?

    Jika tidak….apakah masih pantas mereka disebut Ahlussunnah Waljama’ah….?

    Apakah mereka tidak mengerti Maslahat Almursalah…?

  129. Ketika aku bertaubat dari amalan bida’h dan amalan yg mendekatkan pd kesyirikan,aku dikatakan ‘wahabi’.
    Ketika aku putuskan untuk beribadah sesuai quran dan sunnah dng pemahaman ulama salafussoleh,aku juga disebut ‘wahabi’, padahal ulama salafussoleh itu bukan ‘wahabi’.
    Ketika aku berdo’a dan meminta sudah TIDAK lagi melalui perantara Nabi dan para wali,aku di cap ‘wahabi’.
    Ketika aku diundang untuk tahlilan,ratiban,marhabaan,yasinan,DAN aku tdk dtng aku digelari ‘wahabi.’
    Ketika bulan rabiu’l awwal datang,aku sdh tidak lagi memperingati kelahiran Nabi ku,dan aku disebut ‘wahabi’,padahal kalaulah itu disyariatkan tentulah para sahabat beliau yg lebih berhak memperingatinya.
    Ketika aku takut mengkafirkan pemerintah,dan memberontaknya,tetapi aku tetap dikatakan ‘wahabi’.
    Ketika aku juga takut mengatakan Allah ada dimana mana aku dibilang ‘wahabi’
    Dan ketika aku meyakini dan mengi’tiqodkan bahwasanya Allah ada diatas langit yang paling tinggi,dengan ketinggian dan kebesarannya aku dikatakan mujassim wahabi,padahal aku tdk mentahrif,tdk mentasybih,tdk mentakyif dantidak
    Pula menta’wil serta tdk menolak dalil dalilnya.

    1. Ketika aku bertaubat dari amalan bida’h dan amalan yg mendekatkan pd kesyirikan,aku dikatakan ‘wahabi’. Tauhid tiga Itu Bid`ah kok ngakunya tobat…?

      Ketika aku putuskan untuk beribadah sesuai quran dan sunnah dng pemahaman ulama salafussoleh,aku juga disebut ‘wahabi’, padahal ulama salafussoleh itu bukan ‘wahabi’. Salaf As-sholih yang mana…? Ibnu Taymiyah kok salaf solih….?

      Ketika aku berdo’a dan meminta sudah TIDAK lagi melalui perantara Nabi dan para wali,aku di cap ‘wahabi’. Nabi dan sahabatnya menggunakan perantara , Bahkan Allahpun menggunakan perantara kok nt bangga gak pake perantara…?

      Ketika aku diundang untuk tahlilan,ratiban,marhabaan,yasinan,DAN aku tdk dtng aku digelari ‘wahabi.’ menolak diundang Dzikrullah kok Bangga…? kaya iblis aja ga mau dzikrullah….?

      Ketika bulan rabiu’l awwal datang,aku sdh tidak lagi memperingati kelahiran Nabi ku,dan aku disebut ‘wahabi’,padahal kalaulah itu disyariatkan tentulah para sahabat beliau yg lebih berhak memperingatinya. apa nt juga Jihad melawan Kafirin seperti sahabat Rosul lakukan…? ngomong kayak orang iya

      Ketika aku takut mengkafirkan pemerintah,dan memberontaknya,tetapi aku tetap dikatakan ‘wahabi’. kenapa pemerintah harus dikafirkan…? muslimin dianggap kafir yang kafir malah dijadiin temen….?

      Ketika aku juga takut mengatakan Allah ada dimana mana aku dibilang ‘wahabi’ yang bilang Allah ada dimana2 siapa…? ngelindur neh orang

      Dan ketika aku meyakini dan mengi’tiqodkan bahwasanya Allah ada diatas langit yang paling tinggi,dengan ketinggian dan kebesarannya aku dikatakan mujassim wahabi, jadi Mujassim kok Bangga sih…? padahal Ijmak Ulama Kafir hukumnya bagi orang yang menetapkan arah dan tempat bagi Allah SWT .

      padahal aku tdk mentahrif,tdk mentasybih,tdk mentakyif dan tidak Pula menta’wil serta tdk menolak dalil dalilnya. NT merasa tidak mentasybih…? kok mengatakan Allah ada diatas Langit…? yang paling tinggi lagi… ? berarti NT sudah men Tasybih karena menetapkan arah (atas) dan tempat (langit) Bagi Allah sedangkan Allah tidak ada yang menyerupainya.

      jika dikatakan Allah diatas langit , sebelum langit diciptakan dimakah Allah…? apa nt juga mau mengatakan Jika Langit adalah Qodim tidak ada yang mnenciptakan…? atau langit ada sebelum Allah ada…? atau langit ada bersamaan dengan adanya Allah…? Astagfirullahal Adzim jika ya , berarti NT berada dalam kekufuran diatas kekufuran. Tobat Lagi ya akhi sebelum ajal menjemput mu…

  130. @ Jafar bin Ali
    Saya mentauhidkan Allah dalam rububiyah sekaligus dalam ilahiyahnya, tidak dipisah2 seperti salafy/wahaby…. itulah aqidah ahlussunnah waljamaah, sesuai ayat Al-Qur’an :
    Sebenarnya Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada ilah (yang lain) beserta-Nya, kalau ada ilah beserta-Nya, masing-masing ilah itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari ilah-ilah itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu. [QS. Al-Mu`minun: 89-90]

    aqidah yang memisahkan rububiyah dengan ilahiyah Allah, bertentangan dengan Al-Qur’an, salah satunya ayat di atas, maka tauhid tiga itu bathil…. dan klaim salafy kalau mereka mengikuti Al-Qur’an adalah dusta, sebagaimana mereka juga mendustai tawasul, dan menuduh Nabi yang bertawasul sebagai musyrik…

  131. @Jafar bin Ali
    Saya mentauhidkan Allah dalam rububiyah sekaligus dalam ilahiyahnya… Tidak dipisah2 seperti salafy/wahaby… itulah aqidah salafussaleh, ahlussuunnah waljamaah.
    Pemisahan tauhid rububiyah dengan ilahiyah bertentangan dengan Al-Qur’an, karena tertolak,bathil, , salah satunya ayat : Sebenarnya Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada ilah (yang lain) beserta-Nya, kalau ada ilah beserta-Nya, masing-masing ilah itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari ilah-ilah itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu. [QS. Al-Mu`minun: 89-90]
    Pengakuan salafy/wahaby sebagai pengikut Al-Qur’an adalah dusta, dan melawan ayat di atas,. sebagaimana mereka mendustai Nabi dan salafusaleh tentang tawasul, dan menempatkan Nabi sebagai musyrik karena bertawasul

  132. he….he…. udah usang kata2 nt …..ngga ada tuh…yang ada : wahabi adalah …..
    – paling mudah menuduh saudara se muslim bid’ah dholalah ….
    – paling mudah menuduh saudara se muslim sesat…..
    – paling lancar lidahnya menuduh syirik ……
    – paling jago menggunakan dalil n hadist seenak perutnya ………
    – paling getol merasa pintar sendiri …….
    – paling mudah menghalalkan darah sesama muslim……….subhanallah….
    padahal…..padahal…..padahal……
    sekali2 buat nt ya…..baca Al Isra : 84 …….An Najm : 32…..kalau blom cukup cari sendiri …banyak tuh

    1. he….he….he..maaf ada yang ketinggalan ….WAHABI = PALING LIHAI….GONTA GANTI DAN MEMALSUKAN NAMA (NICK NAME ) DI TEMPAT KOMENTAR……

  133. Ping-balik: Fakta Bicara!!! Khulafurrasyidin dan Imam Syafi’i Menganjurkan Majelis Maulid Nabi Saw « UMMATI PRESS
  134. Tobat @.

    Rupanya Syai`r ini menjadi Hymne atau Mars kebanggan para Wahabis dan Salafis untuk melegalkan kesesatan mereka.

    Ketika kau tidak mampu mempertahankan Hujjah dan argumenmu , kau berdendang dengan syair kenekadanmu dalam kesesatan.

    Bagaimana bisa kau bertobat dari Amalan Bid`ah sementara Aqida dan Tauhidmu adalah Bid`ah itu sendiri ?

    Bagaimana bisa kau bertobat , dari amalan yang menjurus kepada Kemusyrikan, jika Tauhid yang kau yakini akan menjerumuskanmu dalam Kemusyrikan itu sendiri.

    Bagaimana bisa kau beribadah sesuai dengan Qur`an dan Hadist jika yang kau ikuti adalah Kholaf at-tholih , yang kau sangka ( dengan kebodohanmu ) dan kau anggap sebagai Salafusholih ?

    Bagaimana pula kau bisa bangga dengan Berdo`a langsung sementara Rosulpun berdoa melalui Hak para Nabi ? bahkan Allah Pun menggunakan perantara dalam menyampaikan Wahyu ?.

    Bagaimana bisa kau bangga dengan Prilakumu jika diundang untuk Dzikrullah pun kau menolaknya ?

    Bagai mana kau bisa Bangga dengan keengganan mu menyambut hari kelahiran Rosulallah ? tidak senangkah kau dengan kelahiran Rosul Tuhan mu ?

    Bagaimana bisa kau mengklaim tidak mengkafirkan dan tidak memberontak Pemerintah sementara sejarah membuktikan Kudeta Imam mu, terhadap pemerintahan yang Sah ?

    Bagaimana bisa kau mengatakan Allah ada dilangit , padahal Allah ada tanpa arah dan tempat. Dan siapa pula yang meyakini Allah ada dimana mana ?.

    Bagai mana bisa kau mengklaim Bukan Mujassim dan tidak mentakyif ? jika manhaj yang kau anut mengharuskan Ma`na Hakiki ?

    Bagaimana pula kau bisa melarang Ta`wil, sementara Rosul dan para Sahabatnya pun men Ta`wil.

    Bagaimana bisa kau senang dan bangga disebut Wahabi/salafi jika , Tauhid dan manhajmu sesat menyesatkan.

    Tobat semoga Allah memberimu Taufiq dan I`nayah untuk kembali bertobat menuju Ahli Sunnah yang sesungguhnya.

  135. Apakah mereka sangka antara Rububiyah dan Uluhiyah itu sama….?
    Bukankah kaum musyrikin Mekah dulu juga mengakui Rububiyah Allah, tapi mereka tidak mentauhidkan Allah dalam Uluhiyah Allah

    Salaf mana yang mereka ikuti…..?
    Bukankah salaf juga tahu bahwa kaum musyrikun mekah dulu juga mengakui Rububiyah Allah

    http://www.firanda.com/index.php/home/31/82-persangkaan-abu-salafy-al-majhuul-bahwasanya-kaum-musyrikin-arab-tidak-mengakui-rububiyyah-allah

    1. jafar bin Ali ….yang ditanyakan dalilnya tauhid di bagi 3 mana ??? salaf yang mana yang ngajarin ?????…..maulidan apa masih bid’ah ???? ustadz nt suruh baca noh artikel terbaru ummati….

    2. Jafar bin Ali @

      Nt pikir Firanda yg kebakaran jenggot itu orang alim? Nggaklah, belajar kepada Wahabi anak cucu Abu Jahal ya pantas aja bela mati-matian tauhid bid’ah dholalah. Untuk membuktikan apakah antum benar atau batil, saya mau tanya simple: “Apakah Allah dan Rasul-NYA pernah mengatakan bahwa orang-orang kafir musyrik Makkah itu sebagai orang yg bertauhid? Silahkan sebutkan kalau punya dalilnya.”

      Niscaya antum tidak akan menemukan dalilnya, aqidah Wahabi yang memisahkan rububiyah dengan ilahiyah Allah, bertentangan dengan Al-Qur’an: “Sebenarnya Kami telah membawa kebenaran kepada mereka, dan sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta. Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada ilah (yang lain) beserta-Nya, kalau ada ilah beserta-Nya, masing-masing ilah itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari ilah-ilah itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu. [QS. Al-Mu`minun: 89-90]

  136. ahmadsyahid@

    Mas Syahid, Wah…. ini puisi aliran sarkasme faktual, he he he….
    Ada yg tidak saya tahu Mas, yaitu takyif (mentakyif) pada baris ke 4 dari bawah. Itu maksudnya apa? Atau antum salah ketik kata tahrif menjadi takyif? Afwan, mohon klarifikasinya Mas Syahid.

    1. tidak mentakyif asal dari bhs arab, bila kaifa , artinya tanpa bagaimana, jadi kalo mereka katakan Allah dilangit , mereka menganggap ya sudah Allah dilangit tanpa menjelaskan seperti apa Allah dilangit, namun ternyata Manhaj mereka mengharuskan ayat Musytabihat diartikan dengan ma`na Hakikinya , jika diwajibkan dima`nai secara Hakiki atau Literal mau tidak mau hal itu akan menjerumuskan pada Tasybih dan Tajsim atau penyerupaan Allah dengan Makjhluknya, maaf jika jawabannya kepanjangan.

    2. menTakyif asal dari bhs arab membagaimanakan , jika Allah menetap kan punya tangan ya sudah berarti Allah punya tangan tanpa mempertanyakan bagaimana Tangan Allah itu , namun hal itu batal karena Manhaj mereka mengharuskan ayat Musytabihat diartikan dengan Ma`na Hakikinya , sehingga mau tidak mau hal itu menjerumuskan pada Tasybih dan Tajsim yang jelas terlarang.

  137. wah…wah….wah…..alih profesi apa mas puisinya bagus banget ,…..apalagi dibaca pas maulidan …..he….he….. harusnya sadar tuh salafi wahabi …..

    1. Ya udah biarin aja Mas Syahid, kita besok diskusi sendiri aja tentang Wahabi n Slafy, biar mereka nanti nonton diskusi kita. Nanti kalau diskusinya menarik pasti mereka otomatis nimbrung, he he he …..

      Hallo Mas Mamo, ikut yuk sebentar lagi saya mau berangkat Ta’lim ke Majelis Rasulullah Saw (Habib Munzir). Lagi ada di Kommplek Perumahan Duta Kranji Bekasi. Itu jadwalnya ada di UMMATI.

      1. mas Arumi maaf aku masih di kampung gombong kebumen jawa tengah …….Insya Alloh kapan2 kita ketemu di jakarta ….lagi kosong job di jakarta mas …

  138. hehe,,, masih seneng debat nih,, terakhir kali ane koment buat jawab pertanyaan ahmadsyahid, ma dianth kok ga ditampilin sih,, diumpetin yaaa,, hehe

    1. hasan yang sudah tidak hassan
      kemana aja nih kok baru nongol ? nt jawab pertanyaan ana yang mana san ? kirim lagi aja biar semuanya tahu jawaban nt.
      oh ya yusuf ibrahim kemana dah tobat kali ya , nt sendiri masih di salafi ?

    1. koment ente kena aki2..smet kali..ane juga pernah kok mgkn lebih dr 5x biasa aja, nama nya juga sistem komputer,ente lihat aja yg koment2 nya berulang2,nah itu juga pas di kirim nggak nampil2 mgk nya pas nampil sampai 3x ada yg 2x bgt,lha wong blog nang kene ora kaya blog nya wahabbi toh lee…

  139. mksud ny apa y????
    gmn dng hari” yg lain?
    apakah maulid nabi termasuk hari besar umat muslim yg boleh d rayakan?
    oia nabi muhamad pernah ngerayain ulang tahun ny ga y?
    trz apa istri, kluarga, dan sahabat” nabi jg pernah ngerayain ultah nabi?
    tolong d kasih tau y
    ane butuh bnyk ilmu,,
    hehehe
    trimakasih,,,

    1. banu ,banu , orang yang mensyukuri kelahiran Rosulallah SAW nt persoalkan , sementara Aqidah Wahabi yang menyerupakan Allah dengan makhluknya ente biarkan dimana ente taro akal ente ? , ditambah aqidah Wahabi yang Bid`ah dan Manhaj yang destruktif apa nt mau biarin ?

    2. Banu, di sini yg bilang Maulid Nabi Saw sebagai hari raya siapa? Coba sebutin namanya, siapa di sini orangnya?

      ente baru bikin koment sederhana aja bisa salah, gemana mau diskusi? Nyimak aja dulu dg baik, setelah pintar bikin lagi koment, jangan lagi koment asal-asalan. Dipikir dulu sebelum nulis koment biar nggak malu-maluin. Ingat, koment-mu mewakili kaum WAHABI, jadi jangan pamer kebodohan yg bisa bikin malu kaum-mu.

      Contohlah koment-nya Mas Arumi, Mas Syahid, Mas Wong, Abah Zahra dll dari pendukung ASWAJA, semuanya bermutu tidak asal-asalan. Itu menunjukkan mereka memiliki ilmu, tidak sepertimu dan kebanyakan Wahabiyyun.

      Sekali lagi saya mau tanya, siapa di sini yg mengatakan Maulid Nabi sebagai hari Raya? Pasti tidak ente temukan orangnya. Sebab itu hanya tuduhan yg ada dalam khayalanmu semata-mata, tidak berdasar fakta!

  140. ya terang aja kaum wahabi dak senang dengan kelahiran sang Nurul Wujud sayyidina Muhammad SAW karena Nabi Mereka kan Ibnu Wahhab He3 jd jangan heran

  141. saya mau mengatakan bahwa jangan sebut mereka salafi…terlalu bagus…sebut saja madzhab………apa ya…?(garuk2 kepala)

  142. he..he…merasa ahlussunah..he..he merasa bener..mang nte kire sahlussunnah tu ky cap stempel..nih gw ahlussunnah…he,,he liat dulu tuh amalan nye sesuai ngak dengan sunnah nya kalo kaga ngak usah ngarang ngarang…inget…ente inget nih paling dalam…semua pertanyaan pasti memiliki jawaban..manusia bisa berkelit n bersilat lidah..nte debat sam atheis aja pasti ngak ada ujungnya…kUncinye dalil..dalil..kalo ada kerjain kalo ngk ada tinggalin ngak usah ngaraNG

  143. ga usahhh pake dalil ngomong m wahabi mahh..percuma masuk kuping kanan keluar kuping kiri..
    tak kenal tak sayang..
    jka tak tau maulid kita jabarin yuk maulid itu apa..
    Maulid : bersyukur atas lahirnya Nabi Muhammad saw…mengenang kembali sejarah Nabi saw…di dalam acara tersebut dibacakan sirah Nabi, bersholawat, berdzikir, membaca ayat qur’an dan mendengarkan tausyiah agama…semua dilakukan karena cinta dan rindu kepada Nabi saw
    APAKAH SEMUA ITU DILAKUKAN NABI DAN SAHABAT :
    JAWABANNYA : YA !

    Nabi mengenang hari lahirnya dengan berpuasa, sahabat mengenang Nabi dgan segala apa yg telah Beliau lakukan & jika ada sahabat yg rindu dengan Nabi mereka akan berziarah ke makam Nabi, atau melihat barang-barang yg dulu pernah digunakan Nabi…

    jadi jangan dilihat secara luarnya ajah…tapi dalamnya jga dliat…apa yg dibaca apa yg dilakukan tidak ada yg melanggar syariah

  144. jadi jangan dilihat secara luarnya ajah…tapi dalamnya jga dliat…apa yg dibaca apa yg dilakukan tidak ada yg melanggar syariah
    @Vhajhar, kalo adzan sebelum sholat tahiyatul masjid melanggar syariat gak ya??
    itu boleh khan?? adzan ada dalam syariat untuk memanggil sholat, kita ingin menegakan atau menumbuhkan kecintaan kita dalam sholat tahiyatul masjid nih, nanti deh sekalian sholat tahiyatul masjid nya berjamaah.., asal kan baik boleh to.. khan sholat berjamaah ada tuntunannya, khan juga gak ada dalil yang mengharamkan untuk melaksanakan yang di atas??

  145. Ping-balik: - Ummati Press

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker