Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Arab Saudi

Arab Saudi Potong Gaji dan Bonus Para Menteri

Arab Saudi Potong Gaji, RIYADH  – Pemerintah Arab Saudi telah mengumumkan serangkaian pemotongan gaji dan bonus bagi para menteri. Aksi Arab Saudi potong gaji dan bonus para menterinya menjadi hal aneh mengingat kekayaan yang melimpah pemerintah saudi.

Akan tetapi ternyata alasan Arab Saudi potong gaji dan bonus menter, bahwa kerajaan Saudi saat ini tengah berjuang untuk mengatasi krisis keuangan. Akibat merosotnya harga minyak dan meningkatnya pengeluaran militer. Keputusan itu dibuat melalui perintah kerajaan yang dirilis pada Ahad, oleh Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al Arab.

 

87794da1 60d0 45a0 abf8 c49308d2293f - Arab Saudi Potong Gaji dan Bonus Para Menteri

 

BACA JUGA:  Menurut IMF, Tahun 2020 Arab Saudi Bangkrut

Defisit Anggaran, Arab Saudi Potong Gaji dan Bonus Para Menteri

Televisi al- Ekhbariya yang dikelola negara pada hari Senin (26/09) menunjukkan rekaman dari sejumlah menteri dan bangsawan kerajaan. Termasuk Raja Salman. Di mana kemudian daftar pemotongan yang meliputi berbagai kelas dalam pelayanan sipil itu dibacakan oleh salah satu pejabat di sana.

“Kabinet telah memutuskan untuk menghentikan dan membatalkan beberapa bonus dan keuntungan finansial,” demikian bunyi baris teks di TV.

Terkait masalah Arab Saudi potong gaji dan bonus para menteri, sebuah laporan pada saluran televisi tersebut menyiarkan dekrit kerajaan. Yang menguraikan rincian lebih lanjut dari pemotongan tersebut. Termasuk pemotongan gaji menteri ‘sebesar 20 persen dan untuk anggota Dewan Syura yang ditunjuk sebesar 15 persen.

BACA JUGA:  Belgia Tolak Jual Senjata ke Arab Saudi karena Eksekusi Massal Saudi

Arab Saudi, yang dulu dikenal untuk belanja publik mewah, telah diguncang krisis akibat harga minyak yang rendah. Dan telah mengeluarkan secara jor-joran dana operasi militer ke  negara tetangganya Yaman. Arab saudi telah menghamburkan untuk amnusi senjata maupun rudal-rudalnya yang sangat mahal.

Kenapa Arab Saudi potong gaji dan bonus para pejabanya, alasannya bisa dibilang karena bangkrut. Arab Saudi menghabiskan miliaran dolar untuk membeli senjata dari sekutu Barat-nya untuk terus melaksanakan kampanye serangan udara terhadap Yaman. Agresi militer Saudi tidak memiliki mandat apa pun dari PBB dan telah menewaskan lebih dari 10.000 penduduk Yaman.

BACA JUGA:  Aneh Tapi Nyata, Arab Saudi Undang Iran Diskusikan Ibadah Haji

Masyarakat pekerja asing Arab Saudi juga telah merasakan dampak dari defisit anggaran kerajaan ini. Dengan laporan yang menunjukkan bahwa banyak pekerja tetap tidak dibayar selama berbulan-bulan. Dan perusahaan-perusahaan besar tidak memiliki pilihan selain memecat para pekerja asing mereka. Juga aksi Arab Saudi potong gaji dan bonus para pejabatnya menggambarkan bagaimana keadaan ekonomis Saudi saat ini.

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker