Berita Arab Saudi

Arab Saudi Kehilangan 60 Miliar Dolar dalam Perang Yaman

Perang Yaman Terkini: Arab Saudi Kehilangan 60 Miliar Dolar dan 2.000 Pasukan dalam Perang Yaman

Arab Saudi selalu mengklaim hanya memngincar para pejuang revolusioner Houthi, tetapi fakta di lapangan, serangan Arab Saudi ditujukan kepada masyarakat sipil, pemukiman penduduk dan infrastruktur sipil.

 

Arab Saudi Kehilangan 60 Miliar Dolar dan 2.000 Pasukan dalam Perang Yaman.

Islam-Institute, RIYADH – Invasi pemerintahan Riyadh ke negeri tetangganya Yaman telah membawa kerugian yang sangat besar bagi kerajaan itu baik dari segi pendanaan maupun personil militer. Hal ini diungkap oleh Mujtahid, seorang aktivis politik Saudi yang dipercaya sebagai sumber yang sangat dekat dengan keluarga kerajaan.

BACA :  Pengungsi Yaman: Kini Sudah Dua Juta Tiga Ratus Ribu Orang

Dalam tweet terakhirnya, Jum’at (4/12) kemarin, Mujtahid menyatakan bahwa Arab Saudi telah menghabiskan dana lebih dari 200 miliar rial Saudi (60 miliar dolar), dan kehilangan sekitar 2.000  personil tentara dalam 9 bulan agresi yang dipaksakannya ke Yaman.

“Arab Saudi telah menghabiskan lebih dari 200 miliar rial Saudi (lebih dari 60 miliar dolar) untuk agresi terhadap Yaman dalam sembilan bulan terakhir,” tulis Mujtahid dalam tweet terbarunya kemarin.

banner gif 160 600 b - Arab Saudi Kehilangan 60 Miliar Dolar dalam Perang Yaman

Mujtahid juga menulis bahwa pasukan tentara Saudi telah kehilangan 2.000 personil tentara dalam perang dengan Yaman, sementara 4.850 orang mengalami luka-luka.

BACA :  CALON MAHASISWA UNIVERSITAS AL-AHGAFF YAMAN TAHUN 2012

“Biaya harian perang untuk Arab Saudi adalah 750 juta rial Saudi (lebih dari 200 juta dolar) yang dihabiskan untuk membeli peluru dan logistik,” tambah Mujtahid lagi.

Sejak Maret, Saudi telah memimpin kampanye pemboman di Yaman, dan menewaskan ribuan warga sipil negara tetangganya itu dengan dalih menargetkan pasukan revolusioner.

Human Rights Watch mengatakan bahwa “serangan udara Saudi telah dengan tanpa pandang bulu menewaskan dan melukai warga sipil” di ibukota Yaman, Sana’a dan di tempat lain di Yaman.

BACA :  Peneliti AS; Arab Saudi Dapat Meminta Bantuan Israel di Yaman

Arab Saudi telah menginvasi Yaman selama 255 hari terhitung hari ini, Sabtu (5/12), demi mengembalikan sekutunya, mantan presiden yang buron, Mansour Hadi menduduki kursi kekuasaan. Agresi ilegal Saudi yang dilakukan tanpa mandat PBB itu telah memakan korban sebanyak 7.116 warga Yaman, termasuk wanita dan anak-anak.

Arab Saudi selalu mengklaim hanya memngincar para pejuang revolusioner Houthi, tetapi fakta di lapangan, serangan Arab Saudi ditujukan kepada masyarakat sipil, pemukiman penduduk dan infrastruktur sipil.  (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker