Berita Yaman

Arab Saudi Kalah Perang di Yaman, Lalu Minta Bantuan Rusia

Lucu dan Aneh, Arab Saudi Kalah Perang di Yaman, Tanpa Malu Minta Bantuan Rusia, Lalu AS Tak Terima

 

Sumber yang sama juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat menganggap kerugian yang dialaminya dalam  perang Yaman sebagai sebuah bencana politik dan strategi bagi AS dan koalisinya di wilayah tersebut. Sebaliknya itu merupakan kemenangan besar bagi para pejuang di wilayah tersebut, di mana Yaman merupakan salah satu wilayah strategis yang paling penting di Timur Tengah. Dengan tanda-tanda kekalahan total Arab Saudi di Wilayah ini, AS akan gigit jari dalam upayanya mencengkeram wilayah strategis ini melalui tangan Arab Saudi.

 

 

Lucu dan Aneh, Arab Saudi Kalah Perang di Yaman, Lalu Tanpa Malu Minta Bantuan ke Rusia.
BACA :  Terlibat Masalah dengan Rusia, Turki Gandeng Israel Lagi

Islam-Institute, YAMAN – Perkembangan mengenai Perang yaman, menurut sebuah sumber diplomatik Yaman di Moskow mengatakan kepada kantor berita “nthnews” bahwa setelah Arab Saudi hampir sembilan bulan melancarkan agresi ke Yaman, kini dengan kecongkakannya tanpa malu sedikit pun sedang mencari jalan keluar dari “jurang neraka” di Yaman. Dengan upayanya itu artinya secara implisit Arab Saudi mengakui kekalahannya di Yaman. Hal ini seperti dilansir kantor berita Sahafah24 (29/11).

banner gif 160 600 b - Arab Saudi Kalah Perang di Yaman, Lalu Minta Bantuan Rusia

Sumber tersebut menegaskan bahwa delegasi Arab Saudi yang melakukan kunjungan ke Moskow baru-baru ini mengusulkan kepada pihak Rusia untuk mau ikut campur tangan dalam masalah Yaman serta membantunya untuk menghentikan perang di Yaman melalui solusi diplomatik dan politik. Hal ini selain mengakui secara implisit atas kekalahanya dalam perang Yaman, juga menunjukkan Arab saudi mengakui kepahlawanan Rusia.

BACA :  Mufti Rusia: ISIS Mengusung Ideologi Kebodohan

Disebutkan pula bahwa setelah Gedung Putih mengetahui adanya usulan Arab Saudi kepada pihak Rusia untuk menghentikan perang dan kembali ke solusi politik, Amerika Serikat cepat-cepat untuk menggagalkan usulan tersebut dan memerintahkan Kerajaan Arab Saudi untuk terus melanjutkan perang Yaman yang telah dijalani selama 9 bulan. Bukan cuma itu, Amerika meminta pada beberapa negara sekutunya seperti Eropa, Zionis Israel untuk mengirimkan rudal, bom, dan peralatan militer serta mengirim tentara bayaran untuk memperkuat aksi agresi agar terus dilanjutkan.

BACA :  Pasukan Yaman Halau Pasukan Arab Saudi Di Ma’rib

Arab saudi Kalah Perang di Yaman, Tanpa Malu Arab Saudi Minta Bantuan Rusia, Lalu AS Tak Terima


Sumber yang sama juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat menganggap kerugian yang dialaminya dalam  perang Yaman sebagai sebuah bencana politik dan strategi bagi AS dan koalisinya di wilayah tersebut. Sebaliknya itu merupakan kemenangan besar bagi para pejuang di wilayah tersebut, di mana Yaman merupakan salah satu wilayah strategis yang paling penting di Timur Tengah. Dengan tanda-tanda kekalahan total Arab Saudi di Wilayah ini, AS akan gigit jari dalam upayanya mencengkeram wilayah strategis ini melalui tangan Arab Saudi.   (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker