Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Arab Saudi

Arab Saudi Harus Akhiri Perang di Yaman Secepatnya

JEDDAH – Arab Saudi harus akhiri perang di Yaman secepatnya. Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyerukan kepada Arab Saudi untuk mengakhiri perang Yaman. Hal ini disampaikan John Kerry dalam pertemuan dengan para pejabat Arab Saudi.

Militer Arab Saudi telah melakukan agresinya di Yaman atas dukungan AS. Hingga kini perang Arab Saudi di Yaman telah berlangsung selama 17 bulan.

“Perang ini perlu untuk diakhiri dan perlu untuk mengakhirinya secepat mungkin,” kata Kerry pada hari Kamis. Setelah mengadakan pertemuan di Jeddah, Arab Saudi, dengan Menteri Luar Negeri Saudi Adel al-Jubeir. Dan rekan-rekan Dewan Kerjasama Teluk Persia yang lain. Dalam pertemuan itu juga hadir perwakilan dari diplomat Inggris Tobias Ellwood. Juga utusan khusus PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed.

BACA JUGA:  Video Dokter Kurang Ajar Arab Saudi Dikecam Netizen

Dia mengatakan Dewan Kerjasama Teluk Persia telah datang dengan inisiatif untuk menghentikan pertumpahan darah di Yaman. Dan memulai kembali perundingan perdamaian.

Diplomat tertinggi AS mengatakan bahwa peserta “menyepakati pendekatan baru untuk negosiasi” antara pemerintah yang didukung Saudi dan pejuang Houthi. Berikut tiga bulan negosiasi di Kuwait yang berakhir pada awal Agustus tanpa kesimpulan.

 

1a46f7cc 4412 4b47 a835 6ca00e8cac - Arab Saudi Harus Akhiri Perang di Yaman Secepatnya

 

Arab Saudi Tidak Bersalah di Mata John Kerry

Kerry menuntut bahwa gerakan Houthi Ansarullah harus meletakkan senjata. Dan menyerahkan senjata mereka kepada pihak ketiga. “Ini adalah usulan yang menawarkan Houthi kesempatan untuk masuk ke dalam struktur pemerintah. Yang akan menempatkannya di posisi strategis,” katanya.

BACA JUGA:  Perang Yaman Bisa Bikin Ekonomi Arab Saudi Bangkrut

John Kerry juga mengutuk serangan rudal oleh pasukan Yaman yang menargetkan daerah-daerah di dalam Arab Saudi. Tapi dia tidak berbicara tentang pemboman brutal yang dilakukan oleh Saudi bersama koalisinya ke kota-kota di Yaman. Yang telah menewaskan sekitar 10.000 orang sejak Maret tahun 2015.

Sementara itu, menteri luar negeri Saudi mengklaim bahwa Kerajaan Sudi tidak memiliki kepentingan di Yaman. Dan perang ditujukan untuk memulihkan perdamaian di negara itu. Walaupun akibatnyta telah menghancurkan Yaman.

Amerika Serikat telah mendukung Serangan Arab Saudi ke Yaman. Pada November tahun lalu, Washington menyetujui program mempersenjatai Riyadh senilai $ 1.290.000.000, termasuk ribuan bom.

BACA JUGA:  Qubah Hijau Makam Nabi Muhammad Saw Berubah Merah

Serangan Saudi di Yaman diluncurkan pada Maret 2015 demi menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah dan sekutu mereka. Hal itu untuk mengembalikan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi berkuasa.

Para pejuang Houthi mengambil masalah negara ke tangan mereka sendiri setelah pengunduran diri Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi. Yang melarikan diri ke Riyadh, hingga menempatkan Yaman ke dalam keadaan ketidakpastian. Dan mengancam gangguan keamanan total di negara miskin itu, di mana al-Qaeda hadir dengan segala terornya.

Apapun yang dibicarakan John Kerry dan para pejabat itu, yang jelas anak-anak Yaman telah menjadi korban paling menderita. Akibat serangan membabi buta militer Arab Saudi.

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Simpan

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker