Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Arab Saudi

Arab Saudi Eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr dan 46 Tahanan Politik

Tak Hiraukan Seruan Internasional, Arab Saudi Tetap Eksekusi Sheikh Nimr al-Nimr dan 46 Tahanan Politik Lainnya…. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Oktober lalu, juga mendesak penguasa Arab Saudi untuk mencabut vonis mati terhadap ulama tersebut. 

 

Islam-Institute, RIYADHArab Saudi pada akhirnya benar-benar mengeksekusi Sheikh Nimr al-Nimr bersama dengan 46 orang lainnya. Eksekusi yang dilakukan ini mengesampingkan seruan internasional yang meminta agar ulama Syiah tersebut dibebaskan, begitu juga dengan beberapa tahanan politik lain.

BACA JUGA:  Bau Kemunafikan dalam Khutbah Mufti Wahabi Arab Saudi

Kantor berita resmi kerajaan, Saudi Press Agency dan televisi nasional, Sabtu (2/1) melaporkan bahwa berdasarkan sumber kementerian dalam negeri, eksekusi tersebut telah dilakukan pada hari ini. Kementerian dalam negeri Arab Saudi menyatakan bahwa mereka yang dieksekusi dianggap bersalah atas dakwaan terorisme. Semua yang dieksekusi adalah warga negara Arab Saudi kecuali seorang warga mesir dan seorang warga Chad.

Kementerian tidak menyebut bagaimana cara mereka mengeksekusi orang-orang tersebut namun hanya menjelaskan bahwa mereka semua dieksekusi pada hari Sabtu(2/1) di 12 kota di Arab Saudi.

BACA JUGA:  Akhirnya Arab Saudi Mengakui Gunakan Bom Cluster di Yaman

Ulama Syiah Sheikh Nimr al-Nimr, didakwa sebagai teroris karena berani menyuarakan kritik terhadap rezim Al-Saud. Ia ditembak oleh polisi Saudi dan ditangkap pada tahun 2012 di wilayah Qatif Provinsi Timur Arab Saudi, dalam demonstrasi damai yang menyuarakan sikap anti-rezim kerajaan.

Pada 2014 pengadilan Arab Saudi menjatuhkan hukuman mati kepada Sheikh Nimr Al-Nimr dimana keputusan itu memicu kemarahan global. Amnesty International juga mengkritik proses persidangan Sheikh Nimr dan mengatakan bahwa tuduhan terhadap ulama tersebut adalah upaya menghalangi hak kebebasan berbicaranya.

BACA JUGA:  Telpon Rahasia Obama dan Raja Salman Tentang Suriah

Keputusan hukuman mati tersebut memicu reaksi kemarahan badan-badan HAM internasional serta banyak negara Muslim, termasuk Iran, Irak, Lebanon, Afghanistan dan India. Di mana-maan  orang-orang menggelar aksi protes besar dan menyerukan pembebasan dari Sheikh Nimr Al-Nimr serta semua tahanan politik di kerajaan.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Oktober lalu, juga mendesak penguasa Arab Saudi untuk mencabut vonis mati terhadap ulama tersebut.  (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker