Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Arab Saudi

Apakah Issu Raja Salman Turun Tahta Akan Jadi Nyata?

Arab Saudi dilanda gonjang-ganjing politik, keamanan dan ekonomi, semua mata dunia tentu sudah melihatnya. Muncullah issu bahwa raja Salaman yang sudah tua itu akan turun tahta. Mungkin pertanyaannya adalah akankah jadi nyata, apakah issu raja Salman turun tahta itu demi memberi jalan anaknya naik tahta?

Menurut sumber informasi kerajaan, raja Salman berusaha meyakinkan saudara-saudaranya bahwa stabilitas Arab Saudi membutuhkan perubahan suksesi dari garis lateral ke vertikal,  maksudnya adalah Raja ingin turun tahta dan menyerahkan kekuasaannya kepada putra mahkotanya.

 

 

Raja Salman Turun Tahta Serahkan Kekuasaan kepa Putranya. - Apakah Issu Raja Salman Turun Tahta Akan Jadi Nyata?

Islam-Institute, RIYADH – Sebuah laporan mengatakan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud berencana untuk meninggalkan kekuasaan dan menyerahkan kekuasaan kepada putranya Mohammad bin Salman, yang saat ini menjabat sebagai deputi putra mahkota.

BACA JUGA:  Aneh Tapi Nyata: Arab Saudi Eksekusi Mati Kuda 12 Juta Dolar

Laporan yang dikutip dari Institut [ Persia ] Gulf Affairs, mengatakan bahwa sakit yang diderita penguasa 80 tahun itu telah membuatnya ingin memberikan kekuasaan kepada putranya Mohammed, Wakil Putra Mahkota dan Menteri Pertahanan.

Sumber itu, tidak memberikan tanggal spesifik kapan ia akan turun tahta, tetapi mengatakan masalah ini akan disimpulkan dalam hitungan minggu.

Menurut sumber yang akrab dengan keluarga kerajaan, putra mahkota saat ini Mohammad bin Nayef juga akan dihapus dari posisi sebagai Putra Mahkota dan Menteri Dalam Negeri.

BACA JUGA:  Permainan MOSSAD & ARAB SAUDI di Balik Tragedi Mina

Sementara itu, suksesi penetapan kekuasaan di Arab Saudi menyatakan bahwa tahta akan berpindah kepada Putra mahkota yang sekarang dipegang oleh bin Nayef, dan aturan kerajaan menyatakan bahwa kekuasaan akan berpindah kesamping yakni saudaranya, bukan bersifat mewarisi dari ayah ke anak.

Sementara itu, Amerika Serikat lebih mendukung Bin Nayef menjadi penguasa selanjut kerajaan Arab saudi, yang secara bertahap telah dipinggirkan oleh sepupunya yang lebih muda dan anak raja, Mohammed bin Salman.

Sumber kerajaan melaporkan saat ini muncul pertempuran sengit soal kekuasaan di keluarga kerajaan. Raja Salman berharap Mohammad putra naik tahta dengan merubuh aturan kerajaan.

BACA JUGA:  Video Dokter Kurang Ajar Arab Saudi Dikecam Netizen

Sementara itu, Menteri Minyak Ali al-Naimi seorang teknokrat dan bukan dari keluarga kerajaan, mengatakan bahwa pengganti Salman bukan Mohammed, tapi putra lain Raja Salman yang bernama Abdulaziz bin Salman.

Sumber itu juga mengatakan bahwa Raja Salman telah mengunjungi saudara-saudaranya untuk mencari dukungan mereka atas perubahan aturan dalam rangka suksesi putranya.

Raja berusaha meyakinkan saudara-saudaranya bahwa stabilitas Arab Saudi membutuhkan perubahan suksesi dari garis lateral ke vertikal,  di mana Raja ingin menurunkan kekuasaannya kepada putranya. (AL/ARN/AU/Ptv)

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker