Berita Indonesia

Anggota ISIS Asal Indonesia Ledakkan Diri di Irak

Anggota ISIS WNI Jadi Pelaku Aksi Bom Bunuh Diri di Irak. Seorang warga negara Indonesia yang menjadi milisi dari anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) dilaporkan tewas setelah menjadi pelaku aksi bom bunuh diri di Irak. Anggota ISIS WNI yang diketahui bernama Hanzhalah Al-Indunisi (diduga kuat bukan nama sebenarnya) ini diyakini tewas dalam serangan terjadi pada akhir pekan ini.

Dikutip dari Channel News Asia yang mengutip kantor berita AFP, menurut laporan kelompok pemantau SITE, anggota ISIS asal Indonesia itu tewas setelah menabrakkan minibus yang penuh dengan bahan peledak ke sebuah pangkalan militer di luar kota Tikrit, Irak.

Masjid Nabi Yunus hancur berantakan usai dibom oleh militan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di Mosul, Irak, 24 Juli 2014. REUTERS

BACA JUGA:  Era Muslim Fitnah Satpol PP Menyeret Warga Kampung Pulo

Menurut data yang dihimpun SITE, Hanzhalah Al-Indunisi merupakan anggota ISIS asal Indonesia kedua yang tewas dalam aksi bom bunuh diri.

Selain itu, diduga sudah ada lima orang warga Indonesia yang tewas sepanjang tahun ini akibat konflik bersenjata di Timur Tengah. Pemerintah Indonesia menduga sebanyak 60 WNI sudah berangkat ke Timur Tengah untuk bergabung menjadi anggota ISIS. Namun, sejumlah analis menduga jumlah ini bisa mencapai 200 orang.

Bom Bunuh Diri Anggota ISIS di Wilayah Kurdi- Irak Tewaskan 59 Orang

Anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) telah mengklaim serangan tiga bom bunuh diri yang menewaskan setidaknya 59 orang dan melukai 120 lainnya di wilayah pemerintah pusat Kurdi, Irak, pada Ahad, 12 Oktober 2014 lalu. Menurut laporan, pelaku bom bunuh diri itu berkebangsaan Jerman, Arab Saudi, dan Turki.

BACA JUGA:  Rusia Luncurkan 26 Rudal Hancurkan ISIS di Suriah

Bom bunuh diri anggota ISIS yang terjadi di Qara Tappa, sebuah kota Kurdi di utara Provinsi Diyala, menjadi yang terparah terkena dampaknya. Banyak orang terluka dan tewas karena sedang mengumpulkan subsidi pemerintah untuk pengungsi atau warga yang terpaksa meninggalkan rumah.

“Tidak ada yang menduga serangan itu bisa terjadi di sana. Sebab, daerah itu berada di bawah kendali pemerintah,” kata seorang sumber keamanan, seperti dilaporkan Al-Arabiya, Ahad, 12 Oktober 2014 lalu.

Dari 59 orang yang meninggal, terdapat Jenderal Ahmad al-Dulaimi Sadak, komandan polisi, yang sedang berpatroli dengan beberapa anggota pasukannya di sebuah desa di Ramandi. Tiba-tiba saja, ledakan itu terjadi, seperti sudah menargetkan konvoi Sadak.

BACA JUGA:  Jika Presiden Assad Jatuh, Eropa Takkan Sanggup Lawan ISIS

Hampir bersamaan dengan kejadian itu, wilayah timur Tukri juga dilaporkan ada ledakan bom bunuh diri anggota ISIS yang menewaskan kepala polisi di Anbar. Sebuah lokasi yang telah menjadi medan perang utama pasukan pemerintah dan anggota kelompok ISIS selama berbulan-bulan. Sumber dari rumah sakit yang menerima korban melaporkan setidaknya 28 orang yang meninggal adalah pasukan Kurdi dan warga sipil.   (al/aningtias jatmiko-tempo/chanel news asia/afp/alarabiya)

wAAACwAAAAAAQABAEACAkQBADs= - Anggota ISIS Asal Indonesia Ledakkan Diri di Irak
Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.
Tags

Artikel Terkait :

loading...

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker