Berita Arab Saudi

Aneh Tapi Nyata, Arab Saudi Undang Iran Diskusikan Ibadah Haji

Aneh tapi nyata, Iran yang selama dicitrakan sebagai musuh oleh Arab Saudi, ternyata Arab Saudi malah undang Iran untuk diskusikan pengaturan penyelenggaraan ibadah haji.

Seperti telah diketahui, Pemerintah Iran telah melarang muslim Iran pergi umroh sebagai boikot kepada Saudi, apakah karena boikot Iran sehingga Arab Saudi alami krisis sumber keuangan dari sektor umroh tahun ini …?

 

 

Islam-Institute, TEHERAN – Arab Saudi telah resmi mengundang delegasi Iran untuk membahas pengaturan baru haji tahun ini. hal ini diungkap kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran.

Pada hari Rabu, Saeed Ohadi mengatakan bahwa visa untuk delegasi Iran telah dikeluarkan, mereka akan melakukan perjalanan ke Riyadh untuk pertemuan 14 April.

BACA :  Perang Yaman Terkini: Kebiadaban Arab Saudi Berlanjut di Yaman

Saeed Ohadi menggaris bawahi bahwa mirip dengan prosedur sebelumnya, surat perjanjian akan ditandatangani mengenai pengiriman jama’ah haji Iran ke Mekah hanya jika kedua belah pihak telah saling setuju.

“Dalam tahun-tahun sebelumnya, kami mengadakan pertemuan dengan menteri Haji Saudi pada pertengahan Januari, tapi pertemuan tahun ini telah tertunda selama tiga bulan,” katanya, sebagaimana dikutip Press TV, Kamis (07/04). Ia menambahkan bahwa Arab Saudi telah berjanji untuk mengeluarkan visa para delegasi Iran pada hari Rabu .

“Kami berharap pemerintah Saudi mengakhiri sikap “paradoks” mereka dalam menerima peziarah Iran tepat pada waktunya,” tambahnya.

banner gif 160 600 b - Aneh Tapi Nyata, Arab Saudi Undang Iran Diskusikan Ibadah Haji

Saeed Ohadi menekankan bahwa isu-isu seperti rencana Arab Saudi untuk mengasuransikan keamanan jamaah haji tahun ini dan kompensasi untuk keluarga Iran yang tewas dalam tragedi tahun lalu akan jadi agenda utama selama pertemuan.

BACA :  200 Pasukan Arab Saudi Tewas oleh Serangan Rudal Yaman

Sebelumnya Iran telah menghentikan perjalanan umroh bagi rakyatnya dengan alasan kondisi kemanan, meyusul targedi Mina, buruknya penanganan Kerajaan terhadap para korban, serta meningkatnya ketegangan antara dua negara.

Pada tanggal 24 September tahun lalu, ribuan orang kehilangan nyawa mereka dalam tragedi Mina yang mematikan setelah pihak berwenang Saudi memblokir sebuah jalan di Mina selama ritual Haji, memaksa banyak peziarah berdesak-desakan hingga tewas.

Angka dan Statistik menunjukkan bahwa pendapatan Arab Saudi dari ziarah haji merupakan bagian yang signifikan bagi anggaran tahunan negara dan bagi ekonomi secara umum, terutama ketika penurunan pendapatan minyak karena terjadi penurunan harga minyak, sebagaimana media internasional banyak menyoroti krisis itu.

BACA :  Arab Saudi Mempersulit Warga Yaman untuk Mengungsi

Krisis keuangan yang membelit Arab Saudi saat ini akibat menurunnya pemasukan dari minyak dan borosnya pengeluaran militer dalam agresi brutal kerajaan ke Yaman, otomatis menjadikan Arab Saudi bergantung pada pendapatan dari umroh dan haji. Iran menyumbang jumlah jama’ah haji dan umroh terbesar ke-3 setelah Indonesia dan Pakistan.

Menurut majalah Forbes, para peziarah Iran memberikan pemasukan sebesar tiga miliar dolar ke Arab Saudi pada setiap tahunnya. Majalah tersebut belum menyebutkan nominal belanjaan barang para penziarah dari Iran di pasar-pasar Arab Saudi selama musim ibadah Haji dan Umrah yang tentunya akan mengangkat jumlah yang telah disebutkan secara signifikan.  (AL/ARN)

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker