Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Terkini

Amerika di Bawah Hillary Clinton, Dunia dalam Ancaman Armageddon ?

BENARKAH DUNIA DALAM ANCAMAN ARMAGEDDON jika Amerika dan dunia dibawah pengaruh kepresidenan Hillary Clinton ?

 

Islam-Institute, WASHINGTON DC – Demi meningkatkan perolehan suara, sementara Hillary Clinton terus mengulang mantra pengalaman bertahun-tahunnya. Pandangan sekilas terhadap track-rekord Nyonya Clinton itu saja sudah bisa menunjukkan bahwa ia tidak hanya tidak memenuhi syarat untuk memegang peran sebagai commander-in-chief. Atau bahkan bisa sama atau lebih berbahaya daripada George W. Bush dalam skala internasional. Berikut laporan yang dimuat dalam your news wire, Minggu (13/03).

Pertama adalah mengenai klaim palsu yang ia nyatakan mengenai Tuzla, Bosnia, soal “landing di bawah serangan sniper” dan “berlari mencari perlindungan” yang terkenal itu, demikian juga kata-katanya soal Irlandia Utara di mana pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Irlandia, Lord Trimble of Lisnagarvey, sampai-sampai mengatakan bahwa Hillary “sedikit konyol” karena melebih-lebihkan bagian di mana ia menyebut dirinya sebagai pembawa perdamaian.

BACA JUGA:  Hari Ini 17 Agustus, Kota Tua Jakarta Dipadati Ribuan pengunjung

Atau jelasnya, mari kembali ke tahun 1980-an agar masalah ini terlihat lebih terang.

Hillary Clinton dan Penjahat Kooperasi

Hillary Clinton boleh saja sekarang-berapi-api masalah hak-hak pekerja, hal yang membuat dahi benar-benar berkerut, karena rekam jejaknya mengenai isu-isu tenaga kerja, adalah nihil.

Saat Hillary Clinton menjabat sebagai litigator perusahaan di Rose Law Firm, Little Rock, Arkansas, ia diwaktu yang sama bertugas di Dewan Direksi WalMart sejak tahun 1986-1992. Sebuah perusahaan yang terkenal dengan upahnya yang rendah, memperkerjakan budak anak di negara-negara asing (bahkan anak berumur 9 tahun), dan serikat buruh yang menuntutnya. Tidaklah mengherankan, bahwa kemudian biografi resminya tidak menyebutkan enam tahun ini.

BACA JUGA:  Arab Saudi - Wahabi Jadi Alat Zionis - Amerika Hancurkan Islam

Hillary Clinton Upah rendah

Pada tahun 1988, dua tahun setelah Clinton bergabung dengan Dewan, seorang senator negara bagian Arkansas telah menyerang perusahaan itu secara umum karena menerapkan upah minimum- pekerja produktif yang sangat rendah sehingga mereka harus mendapatkan bantuan publik sementara Hillary Clinton sendiri mendapat kenaikan gaji sebesar 300% dari gajinya semula untuk pekerjaan dengan hanya empat pertemuan per tahun.

Mengapa? Apapun motif tindakan Hillary Clinton di tahun 1980-an tersebut, saat ini kekhawatirannya terhadap para pekerja lebih terdengar seperti hasutan klasik.

Amerika di bawah Hillary = perang terhadap Rusia ?

Sebagai pendukung Neokonservatif dan perang Irak, Hillary Clinton tanpa diragukan lagi adalah merupakan seorang calon presiden dari para bankir, elit korporasi korup, dan penghasut perang. Sebagai presiden nantinya, Hillary tidak akan hanya mengizinkan perusahaan minyak besar, frackers, dan teman-temannya di Monsanto untuk menghancurkan lingkungan dan menurunkan pasokan makanan.

BACA JUGA:  Perang Besar Korut Lawan AS Akan Pecah Agustus

Dengan Nazi neocon yang menjalankan kebijakan luar negerinya, dan dengan pandangan Hillary yang membandingkan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan Adolf Hitler, maka perang nuklir akan menjadi jaminan mutlak begitu ia menjadi presiden. Karena begitu Hillary Clinton akan disumpah sebagai Presiden Amerika Serikat, para gangster dari lembaga keuangan, dan penjahat perang akhirnya akan berhasil melakukan pengambil-alihan Amerika Serikat untuk selamanya atau setidaknya sampai Armageddon terjadi.  (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker