Salafi Wahabi

Afrokhi Al-Wahabi Ngumpet Saat Dikunjungi Densus 99 Anti Teroris Aqidah

Hasil Investigasi “Densus 99 Anti Teroris Aqidah” Terhadap Afrokhi Al Mujassim Al Wahhabi

fS2rrxcnpgQzDMH4BvEp8TLsNHYUAAAAASUVORK5CYII= - Afrokhi Al-Wahabi Ngumpet Saat Dikunjungi Densus 99 Anti Teroris AqidahAfrokhi Abdul Ghoni dengan buku batilnya yg berjudul “Buku Putih Kyai NU” telah menimbulkan keresahan di kalangan umat Islam. Dengan beraninya ia mengatasnamakan sebagai kyai NU padahal ia mengusung konsep-konsep sesat wahhabi yang bertentangan dengan aqidah Ahlussunnah Wal-Jama`ah. Seharusnya ia tidak mengatasnamakan NU, karena konsep yang di bawanya berbeda dengan konsep Ahlussunnah Wal Jama`ah yang selama ini diikuti warga NU. Jika penyimpangan ini dibiarkan, maka akan menjadi sebuah bom waktu yang sangat berbahaya bahkan bisa menimbulkan fitnah dan perpecahan di kalangan umat Islam.

banner gif 160 600 b - Afrokhi Al-Wahabi Ngumpet Saat Dikunjungi Densus 99 Anti Teroris Aqidah

Dakwahnya pun tidak mengajak orang untuk dekat kepada Allah SWT, tapi justru mengajak untuk mencaci maki sesama umat Islam. Dalam setiap pidatonya, ia dengan gegabahnya menvonis syirik, kafir, bid’ah dan sesat kepada umat Islam selain golongannya. Afrokhi pun juga mengusung aqidah sesat tajsim aqidah khas wahhabi yang dapat menjerumuskan orang ke lembah kekufuran.

Sehingga tak jarang, ceramahnya Afrokhi  ini membuat resah bahkan dapat menyebabkan perpecahan umat, yang tidak menutup kemungkinan bisa memicu konflik horizontal. Sebenarnya apa yang dilakukan oleh Afrokhi ini hanya akan membuat kerusakan di muka bumi, sebagaimana telah difirmankan Allah SWT dalam surat Al Baqarah, 11-12 :

وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لا تُفْسِدُوا فِي الأرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ .أَلا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لا يَشْعُرُونَ –

Dan bila dikatakan kepada mereka: ”Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: ”Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”. Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. (QS. Al-Baqarah: 11-12).

Rasulullah SAW telah memberikan peringatan akan munculnya pemimpin-pemimpin sesat dan menyesatkan yang berfatwa tanpa ilmu, dalam hadits berikut ini:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: إِنَّ اللَّهَ لاَ يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُؤُوسًا جُهَّالاً فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا.(رواه البخاري: 100/و مسلم: 6971)

Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash, berkata: Saya mendengar Rasulullah SAW telah bersabda’: “Sesungguhnya Allah tidak mengambil ilmu dengan menariknya dari hati hamba-hambanya (ulama), akan tetapi mengambil ilmu dengan mewafatkan para ulama, sehingga apabila tidak terdapat ulama, maka manusia akan menjadikan orang-orang bodoh menjadi pemimpin mereka, lalu orang-orang bodoh itu akan ditanya (dimintai fatwa), kemudian mereka berfatwa tanpa ilmu, maka orang-orang bodoh itu menjadi sesat dan menyesatkan orang lain”. (H.R Bukhari: 100, Muslim: 6971).

Dalam hadits lain, Rasulullah SAW juga telah memperingatkan akan kemunculan orang-orang yang berpikiran khowarij seperti Afrokhi ini :

سَيَخْرُجُ فِى آخِرِ الزَّمَانِ قَوْمٌ أَحْدَاثُ الأَسْنَانِ سُفَهَاءُ الأَحْلاَمِ يَقُولُونَ مِنْ خَيْرِ قَوْلِ الْبَرِيَّةِ يَقْرَؤُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ حَنَاجِرَهُمْ يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ فَإِذَا لَقِيتُمُوهُمْ فَاقْتُلُوهُمْ فَإِنَّ فِى قَتْلِهِمْ أَجْرًا لِمَنْ قَتَلَهُمْ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ. (رواه البخاري: 3611 و مسلم: 1066)

“Akan muncul pada akhir zaman, suatu kaum yang umurnya masih muda (yakni sedikit ilmunya), rusak akalnya. Mereka berkata dengan sebaik-baik perkataan manusia (yakni suka membahas masalah agama). Mereka membaca al-Qur`an, namun Al Qur’an tidak melewati kerongkongannya (yakni salah dalam memahami al-Qur`an). Mereka telah terlepas dari agama, bagaikan terlepasnya anak panah dari busurnya. Apabila kalian menemui mereka, bunuhlah mereka, karena terdapat ganjaran bagi yang membunuh mereka di sisi Allah pada hari kiamat nanti.” (HR. Bukhari: 3611, Muslim: 1066)

BACA :  DUA PENAKLUK YANG DIPUJI: RENUNGAN BUAT UMAT MUHAMMAD SAW

Apalagi Wahhabi (= pengikut muhammad bin abdul wahhab dari Najd ) aliran sesat yang dikuti oleh Afrokhi , sebuah aliran yang telah didiskualifikasi oleh Rasulullah SAW dan dinilai sebagai generasi pengikut syetan dalam hadits shahih:

عَنْ ابْنِ عُمَرَ ، أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ قَالَ: اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا، قَالَ، قَالُوا: وَفِي نَجْدِنَا يَا رَسُوْلَ اللهِ، قَالَ، قَالَ: اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا، قَالَ، قَالُوا: وَفِي نَجْدِنَا يَا رَسُوْلَ اللهِ، قَالَ، قَالَ: هُنَاكَ الزَّلاَزِلُ وَالْفِتَنُ، وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ. رواه البخاري (979) والترمذي (3888) وأحمد (5715)

“Dari Ibn Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman bagi kami.” Mereka memohon: “Najd kami lagi wahai Rasulullah, doakan berkah.” Beliau menjawab: “Ya Allah berkahilah Syam dan Yaman bagi kami.” Mereka memohon: “Najd kami lagi wahai Rasulullah, doakan berkah.” Beliau menjawab: “Di Najd itu tempatnya segala kegoncangan dan berbagai macam fitnah. Dan di sana akan lahir tanduk (generasi pengikut)  syetan.” Hadits shahih ini diriwayatkan oleh al-Bukhari (979), al-Tirmidzi (3888) dan Ahmad (5715).

Atas bebagai pertimbangan di atas itulah maka Team Sarkub memutuskan untuk segera mengadakan penelitian dan penelusuran lebih lanjut terhadap Afrokhi Abdul Ghoni.

Dengan semangat ukhuwah Islamiyah maka pada hari Ahad tgl. 13 Februari 2011 Team Sarkub yang terdiri : KH. Thobari Syadzili, Ust. Dafid Fuadi, Mbah Aqil Fikri, Pengemis Makam, Ka Kanda, Sedot WC & Saifullah (Wartawan Aula) mengadakan kunjungan ke Afrokhi yang bertempat tinggal di Dusun Puthuk Desa Banaran Kec. Kandangan Kab. Kediri Jawa Timur. Maksud dan tujuannya adalah untuk silaturrahim dan tabayun (kalrifikasi).

Sebelum berangkat ke alamat tersebut, team berkumpul di rumah Ust. Dafid Fuadi sejenak untuk istirahat dan shalat Zhuhur, setelah itu team langsung meluncur ke alamat tersebut. Sampai di dusun Puthuk jam 13.00 WIB, karena dusun tersebut berada di pelosok dan penuh liku maka team bertanya kepada warga setempat di mana letak rumah Afrokhi, meskipun warga memberitahu tapi rata-rata ekspresi wajahnya menunjukkan rasa kurang suka. Maklum, sejak Afrokhi menjadi wahhabi ia seringkali melukai perasaan hati warga. Afrokki tidak jarang mencaci maki amaliah warga setempat sehingga lama-kelamaan warga menjauh darinya.

BACA :  Peraturan Baru Bagi Para Pengirim Komentar

Setelah melakukan perjalanan yang cukup melelahkan, akhirnya team sampai di rumah Afrokhi. Rumah tersebut terletak di sebuah gang kecil di dusun tersebut dengan jalan masuk agak curam. Sebuah rumah kecil nan sederhana yang teras depannya ada papan nama yang catnya mulai menua yang bertuliskan “Podok Pesantren dan Madrasah Rohmatulloh” dengan tanpa santri satu orang pun. Rumah tersebut terletak di lokasi pekarangan sempit.

Team turun dari mobil, lalu menghampiri rumah tersebut dan mengucapkan salam. Muncullah seorang pemuda tanggung berjenggot dan bercelana cinkrang berkata : “Mau mencari siapa?”.

Team Sarkub : “Pak Afrokhi ada di rumah ?”

Pemuda tanggung : “O..pak Kyai tidak ada di rumah”.

Team Sarkub : “Pergi ke mana ?”

Pemuda tanggung : “Mungkin Pak Kyai mengantar putranya ke neneknya, paling-paling sebentar, ayo silahkan masuk, coba saya telepon beliau !”.

Team Sarkub masuk ke rumah Afrokhi dan menunggu di ruang tamu sempit. Di ruang tamu tersebut nampak beberapa kitab standar yang jumlahnya tidak banyak dan kitab-kitab terjemahan bahasa Indonesia karya orang-orang wahhabi. Tidak lama kemudian, datanglah pemuda dewasa berjenggot dan berkata : “Maaf, Pak Kyai mungkin pulangnya masih lama.”

Team Sarkub : “Beliau pergi ke mana ?”

Pemuda dewasa : “Kami kurang tahu persis, tapi biasanya beliau seringkali ada acara mendadak. Mungkin kalau hari minggu seperti ini beliau mengisi acara di Batu Malang, kadang-kadang sampai dua tempat”.

Team Sarkub : “Kira-kira pulangnya jam berapa?”.

Pemuda dewasa : “Tidak tentu, biasanya ya lama sampai malam”.

Team Sarkub : “Ya sudah, tidak apa-apa, kami tunggu saja sampai beliau pulang.”

Pemuda dewasa : “Tapi lama lho…pulangnya, mungkin ada pesan untuk beliau?”.

Team Sarkub : “Tidak ada, kami hanya ingin silaturrahim saja, kami tunggu saja sampai beliau pulang. O..ya berapa nomor hp beliau ?”

Pemuda dewasa : “Wah, maaf, kemarin nomor hpnya hilang.” (sambil senyum yang dipaksakan).

Team Sarkub : “O…ya ya.”

Pemuda dewasa : “Maaf, saya tinggal dulu , ya.”

Team Sarkub : “O..ya silahkan”.

Selanjutnya dengan sabarnya Team Sarkub menunggu kedatangan Afrokhi yang tidak tak kunjung tiba. Hampir dua jam Team Sarkub masih berada di ruang tamu rumah Afrokhi, tapi –Alhamdulillah- sudah mendokumentasikan obyek-obyek penting di rumah Afrokhi. Akhirnya Mbah Pengemis Makam ke luar ruangan untuk kebul-kebul sejenak sambil mengamati situasi, lalu diikuti Ust. Dafid Fuadi dan menghampiri seorang remaja berjenggot yang ada di samping kiri rumah Afrokhi. Dafid Fuadi bertanya : “Kira-kira Pak Afrokhi ke mana, ya ?”. Remaja tadi menjawab : “Maaf, saya kurang tahu persis, tadi kayaknya mengantarkan putranya ke Mbahnya, paling-paling tidak lama”.

BACA :  Klarifikasi KH Muhaimin Zen: NUGL Tebar Fitnah 'Kerjasama NU - Iran'

Team Sarkub sudah mulai tidak enak perasaannya, apalagi jika memperhatikan penjelasan-penjelasan seorang pemuda dewasa tadi sepertinya mengharapkan agar Team Sarkub harus secepatnya pergi dari situ.

Lalu Team Sarkub mencoba mengorek keterangan dari tetangga dekat Afrokhi yang rumahnya berada di sebelah selatan mepet dengan rumah Afrokhi.

Team Sarkub bertanya : “Maaf Pak! biasanya Pak Afrokhi ada di rumah jam berapa saja ?”.

Tetangga menjawab : “Tidak tentu, bapak-bapak ini apa ingin ketemu Pak Afrokhi ?”. Team Sarkub : “Ya, tapi katanya masih keluar”.

Tetangga : “Oo….”.

Team Sarkub : “Biasaya Pak Afrokhi kalau bepergian naik kendaraan apa?”.

Tetangga : “Kalau dekat ya paling2 naik sepeda motor revo atau megapro, tapi kalau jauh biasanya pake mobil merah”.

Team Sarkub semakin tidak enak perasaannya, karena yang pasti sepeda motor dan mobil merah (keluaran tahun lama) yang biasa dipakai Afrokhi itu masih ada semuanya. Belum habis rasa curiga Team Sarkub, tiba-tiba si tetangga nyelethuk : “Tadi saya dengar batuk-batuknya Pak Afrokhi, masa’ gak ada di rumah”.

Lalu Team Sarkub mohon diri dari si tetangga tersebut. Setelah bermusyawarah sebentar Team Sarkub memutuskan untuk segera meninggalkan lokasi, karena semakin banyak kejanggalan dan aroma tidak beres yang semakin menyengat.

Akhirnya Team Sarkub mohon diri dan berpamitan kepada seorang pemuda berjenggot yang ada di samping rumah Afrokhi, bahkan saat itu Team Sarkub mencoba minta nomor telepon rumah Afrokhi pun hanya dijawab : “Maaf, saya kurang tahu nomornya”.

Selanjutnya Team Sarkub pergi meninggalkan lokasi dengan sejuta tanda tanya.

Dalam perjalanan selanjutnya Team Sarkub singgah di sebuah Pon Pes. Darus Salam Sumbersari Kencong Kepung Kediri yang diasuh oleh KH. A. Zainuri Faqih untuk sholat Ashar dan mengorek data lebih lanjut tentang Afrokhi. Pesantren ini dihuni sekitar 1000 santri, jaraknya kurang lebih 6 km dari rumah Afrokhi. Di pesantren inilah Afrokhi pernah belajar agama bahkan sampai tamat. Menurut data-data santri yang ada di pesantren ini, Afrokhi tidak tergolong santri yang pintar, bahkan pelajaran-pelajaran pesantren yang mestinya harus dihafalkan, Afrokhi tidak pernah berhasil menghafalkan.

Dalam penelusuran Team Sarkub ada temuan yang menarik, berdasarkan keterangan dari tokoh-tokoh agama yang berada di sekitar Pare – Kandangan, bahwa beberapa bulan belakangan ini ada sejumlah petugas dari Kepolisian yang berpakaian preman yang terus berusaha mencari informasi tentang Afrokhi dari tokoh-tokoh agama setempat. Dikarenakan pengajian-pengajian Afrokhi di mana-mana mulai menimbulkan keresahan masyarakat, untungnya masyarakat masih menahan diri.

Demikian, laporan Team Sarkub, semoga Allah melindungi kita semua dari segala fitnah, bala’ , petaka di dunia dan akhirat. Amin Allahumma Amin.

oleh: Thariqat Sarkubiyah, pada 15 Februari 2011 jam 0:58

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

168 thoughts on “Afrokhi Al-Wahabi Ngumpet Saat Dikunjungi Densus 99 Anti Teroris Aqidah”

  1. Luar biasa….!

    Hebat nih Team Densus 99 Anti Teroris Aqidah, ASWAJA sudah punya team investigasi sendiri, semoga semakin sukses membongkaar manipulasi dan kebohongan-kebongan Wahabisme.
    Salam sukses luar biasa!

  2. Seharusnya Densus 99 juga nangkapi orang-orang Aswaja yang ngerokok juga. Ngerokok khan kata MUI/Mbah2 Ubanan tapi Imut Aswaja haram.

  3. Bahaya rokok tidak lebih berbahaya dibanding bahaya Wahabisme. Akibat merokok paling-paling mati jasadnya, tapi akibat virus Wahabisme bisa mematikan hati. Kalau hati sudah mati, akhirnya jadi mayat hidup atau Zombie Wahabi. Kalau sudah jadi Zombie Wahabi maka akan selalu mengabaikan fakta-fakta kebenaran. Duh, kasihan….!?

    1. Gak salah nih. Liat aja kongkritnya mas. Orang yang ikut wahabi, alhamdulillah lebih rajin ke mesjid buat sholat jama’ah yang sudah banyak di tinggal aswaja yang mati hatinya. Siapa sich yang zombie?

      1. Gak salah lho Mas, suwer deh, he he he….

        Sudah pernah lihat film zombie kan, ya kayak gitulah kira-kira Para pengikut Wahabisme.

        Salafy Wahabi kan gitu juga, nurut aja ama doktrin dan perintah, sami’na wa ato’na kepada Muthowe’-muthowe’ di Arab Saudi tanpa pikir-pikir dulu? Lalu bedanya apa dengan zombie yg mati akal sehingga tak bisa buat menimbang kebenaran? Tak beda kan?

      2. @ Bukan Ronggolawe
        Memang kalo soal ibadah orang wahabi memang gak ada duanya sampai jidadnya item2 karena waktu sujud berat badannya ditumpukan seluruhnya kekepala makanya jidatnya jadi gosong jeggotnya awut2tan wajahnya seram (beda dgn orang tasawuf mukanya sejuk bercahaya)tapi sayang tauhidnya tauhid tiga(trinitas) yg menganggap Allah bertempat dan berbentuk seperti mahluknya.

        1. Diam sejatinya lebih baik, karena setiap ucapan yang keluar dari mulut kita akan dimintai pertanggungjawabannya di hadapan Allah Azza wa Jall. Saya tidak yakin anda se-istiqamah, se-dalam ilmunya orang-orang yang anda katakan wahabi itu..Itu jika dilihat dari ucapan-ucapan anda lo ya. Sungguh kasihan anda…

      3. nggak salah karena ciri khawarij itu emangg suka meremehkan sholat muslim lainnya… tau kan khawarij yang dimaksud

        Wahai Rasulullah ! Ijinkan saya memenggal lehernya.” Berkata Rasulullah saw., “Biarkanlah dia. Sesungguhnya dia mempunyai banyak teman, dimana dianggap remeh shalat di antara kalian dibanding shalat mereka, puasa kalian dibanding puasa mereka, mereka membaca Al Qur’an tidak sampai kecuali pada tenggorokan mereka. Mereka keluar dari Islam sebagaimana lepasnya anak panah dari busur.”
        ( HR. Bukhari dan Muslim )

  4. syi’ah sedang kebakaran jenggot,ketika faham2nya yg sesat dan menyesatkan sdh banyak dikoreksi dan dikritisi terutama oleh kyai2 nu yg mau membuka diri dan tentunya karena hidayah dari Allah rabbul ‘aalamiin.

    1. @ Abu Zakaria
      Saya memang orang awam dan tidak dalam ilmunya seperti anda
      tapi Alhamdulillah saya bisa tau bahwa Faham Wahabi itu faham yang menyimpang dan faham yang memecah umat Islam dari dalam, dan membaca fatwa2, buku2 ulama wahabi membuat bingung seperti membaca kitab suci agama tertentu bukan tercerahkan tapi malah bingung dan pening.

  5. He he he he…. zombie wahabi ya? ada benarnya juga sih, kan mereka sudah pada mati hatinya. Buktinya mereka sudah tidak mempan dikasih dalil atau bukti2 kebenaran yg diajukan di Ummati. bukti atau fakta hanya dibantah sekenanya tidak mampu menunjukkan bantahan yg kuat. Semakin meyakinkan kalau Wahabisme emang ajaran sesat dan menyesatkan seperti kata para Ulama sejak dulu hingga saat ini.

    Sedikit info tambahan, Afrokhi Al-Wahabi dari hasilnya menjadi JONGOS WAHABISME sudah mampu beli mobil dan akan membangun rumahnya. Profesi Jongos Wahabisme memang sangat menarik bagi orang-orang yg ingin cepat kaya mendadak.

    Kita berdo’a semoga keluarga kita diselamatkan oleh Allah Swt dari dahsyatnya fitnah dan bahaya Wahabi, amin….

    1. @ Amiran Khan
      Memang JONGOS WAHABI mati2an membela ajaran atau Faham Menyimpang Wahabi, soalnya biaya hidup meraka ditransfer dari Uang Petro Realnya Dinasti Saud bahkan mereka yang tadinya miskin sekarang kaya tapi itu pentolan2nya, yg awam dan hanya ikut2an banyak yg miskin pakaiannya kucel sebab mereka hidupnya hanya dari masjid ke masjid tanpa memikirkan keluarga dan mencari nafkah.

  6. Wah, mendebarkan tapi lucu juga sih? Wahabinya kedatangan DENSUS tiruan aja takut dan ngumpet. Padahal kalau gak ngumpet bisa seru kali ya, bisa perang dalil kali ya?

  7. @saliq.nt.ngerasa.maaf ana bukan nuduh. Tp emang Alhamdulillah banyak ustd2,yg sdh terbuka hatinya dari yg dulu ngamalin kitab barjazi,dibaan ,karena mereka tau itu adalah makar2 syi’ah.

    1. silahkan antum jelaskan maksud omongan ente pada kami :
      yg sdh terbuka hatinya dari yg dulu ngamalin kitab barjazi,dibaan ,karena mereka tau itu adalah makar2 syi’ah.
      silahkan………

    1. Afrokhi Abdul Ghoni berarti tidak mengikuti sunnah Nabi Saw, didatangi tamu dari jauh kok ditinggal ngumpet? Tamu seharusnya disambut dg baik dan dihormati, toh tamu tersebut punya maksud baik, tujuannya adalah untuk silaturrahim dan tabayun (kalrifikasi). Apa yg dilakukan Team Densus 99 itu adalah perbuatan mulia yg diajarkan oleh Rasulullah Saw.

      1. UMU AIMAN@ HE2… ENTE NGARANG BU… RASULULLAH SAJA KETIKA DAKWAHNYA SUDAH SAMPAI MEMBAHAYAKAN JIWANYA DI SURUH HIJRAH. APALAGI MANUSIA BIASA SEPERTI PAK AFROKI…

  8. @drong, coba antum pelajari sejarah kitab albarjanzi itu,dan fahami isinya jng hanya dinyanyiin aja. @ummu ,beradabkah orang yg bertamu itu memaksakan diri ingin bertemu dng yg punya rumah,malah sampai mengorek2 informasi tuan rumah.kalo emang gentle bantah buku dng buku,bukan maen keroyokan dng dalih silaturahmi.

    1. @sufrit:

      Orang-orang itu berkunjung mau silatuurokhim dan tabayun kok malah ngumpet? Lha karena ngumpet, jadinya dipertanyakan toh? Coba kalau nggak ngumpet kan dialognya akan lebih enak? Apakah antum tidak heran dengan sikap Afrokhi yg mencerminkan dia itu seorang penjahat yang bersalah? Kalau merasa benar kenapa mesti ngumpet? Seharusnya orang yang bertaqwa itu memiliki sifat Suja’ (berani, perwira), lihatlah sikap Afrokhi yang pengecut, itu adalah sifat para munafiquun.

      Bagaimana antum bersikap mendukung kepengecutan Afrokhi itu? Apakah menurutmu Nabi Saw mengajari sifat pengecut? Afrokhi sudah berani membuat buku yang menurut dia kebenaran, seharusnya dia berani mempertanggungjawabkan dengan segala resiko, kalau perlu mati membela kebenaran yg diyakininya. Kalau begitu baru boleh ngaku imannya benar, tauhidnya benar.

    2. sebelum antum bicara ttg albarjanzi Insya Allah ane telah pelajari sejarah nya,…dan bukan hanya sejarah nya aja,isi nya pun sama,lalu..apa hubungannya dengan syiah yg antum maksud ?,…ada kalimat dr syair barjanzi yg kurang antum fahami??
      coba sebutkan bait mana..skalian saja sama artinya biar kita semua simak,..
      jika ane kurang faham juga Insya Allah yg lain ada yg faham,….
      silahkan……

  9. Mas sufrit, isinya kitab barjanji bagus kok. Emang ada yg kurang berkenan bagi ente? Coba ente contohkan satu syair aja. Masalah maksa bertemu itu kan karena perlu penjelasan, hal ini urgent karena sang tuan rumah sudah meresahkan. Mau debat lewat buku? Semua jugj bisa kalau cuma menulis, copy paste dari tulisan orang seperti kebanyakan pengikut wahabi. Diskusi lgsg aja biar lebih jelas. Di ummati juga boleh. He he he.

  10. kalo untuk menjawab secara ilmiah di blog ini,wah berat, akan dibantai habis2an,apalagi bnyk yg blm komen,sprt: arumi,mamo,ahmad syahid,zuhud,abahzahra dkk nya.intinya,stlh saya baca buku putih kyai Afrokhi,beliau sblmnya telah meminta maaf kpd rekan2nya dikalangan nahdyin,dan beliau menyatakan telah berlepas diri dari amalan2 yg beliau anggap kesyirikan,jadi apalagi yg harus diklarifikasi,saya katakan lagi,bantah lah buku itu dng buku lagi,bkn klarifikasi. Om gon,coba antum koreksi lagi,siapakah syeikh ja’far albarjanzi itu,ahlussunnahkah dia.

    1. Penulisnya adalah syaikh Ja’far al Barzanji. Saiyid Ja’far al-Barzanji (1126-1177 H) penyusun Maulid al-Barzanji adalah seorang ulama Madinah dan beliau adalah seorang Mufti Mazhab Syafi`i di Madinah al-Munawwarah.

    2. sufrit @

      Itulah kenapa ente dan para pengikut Wahabi pada percaya begitu saja omongan orang pengecut seperti itu? Nggak akan diapa-apain cuma mau diajak tabayun (klarifikasi) aja takut, gemana antum bisa percaya orang seperti itu? Gemana mental seperti itu bisa langsung dipercayai segala pembicaraannya? Padahal kemungkinan bohongnya itu amat sangat besar buktinya dia takut dan ngumpet?

      Coba antum perhatikan dia bikin papan nama pesantren tanpa santri seorang pun. Itu namanya bukan Kiyai sudah ngaku Kiyai. Padahal Kiyai itu adalah julukan dari masyarakat, bukan pengakuan diri sendiri. Lihatlah latar belakang Afrokhi itu ternyata dulunya bukan termasuk murid yg pandai, artinya apa? Masak ente nggak mudeng sih?

      Afrokhi itu kasusnya kan sama saja dengan H. Mahrus Ali, hanya ingin duit rela jadi jongos Wahabisme, betapa rendah himmahnya? Nah, kalau jongos Wahabisme masih mending dapat duit, kalau sekedar pengekor dapat apa? Cuma dapat kebanggaan palsu sebagai orang-orang yg merasa Islamnya paling benar, padahal tidak benar sama sekali.

    3. @sufrit …..udah di jelaskan sama mas Gondrong mau penjelasan mana lagi nih ????? kalau diBANTAI (sadis amat) ya nggal lah SUMPRIT ngga @ sufrit….

      1. Maulid Barazanji terdapat di dalam kitab Majmu’atu Mawalid wa Ad’iyyah ini dalam halaman 72-147.

        # mengiyakan nur Muhammad
        halaman 72-73:

        وأصلى و أسلم على النور الموصوف بالتقدم و الأولية

        “Dan aku ucapkan selawat dan salam atas cahaya yang disifati dengan yang dahulu dan yang awal”

        orang-orang Shufiyyah beranggapan bahwa semua yang ada di alam semesta ini diciptakan dari nur (cahaya) Muhammad kemudian bertebaran di alam semesta. Keyakinan ini merupakan ciri khas dari kelompok Shufiyyah, keyakinan mereka ini hampir-hampir selalu tercantum dalam kitab-kitab mereka.

        Ibnu Atho as-Sakandari berkata: “Seluruh nabi diciptakan dari Ar-Rohmah dan Nabi kita Muhammad adalah ‘Ainur Rahmah.” (Lathaiful Minan hal. 55)

        قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

        “Katakanlah:”Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kalian, yang diwahyukan kepadaku:”Bahwa sesungguhnya Ilah kalian itu adalah Ilah Yang Esa”.” (QS. Al-Kahfi : 110)

        # cerita kurang tepat terkait kelahiran nabi shalallahu ‘alaihi wassalam

        halaman 77-79:

        و نطقت بحمله كل دابة لقريش بفصاح الألسن العربية

        و خرت الأسرة و الأصنام على الوجوه و الأفواه

        و تباشرت وحوش المشارق و المغارب و دوابها البحرية

        حضر أمه ليلة مولده اسية و مريم في نسوة من الحظيرة القدسية

        “Dan memberitahukan tentang dikandungnya beliau setiap binatang ternak Quraisy dengan Bahasa Arab yang fasih!”
        “Dan tersungkurlah tahta-tahta dan berhala-berhala atas wajah-wajah dan mulut-mulut mereka!”
        “Dan saling memberi kabar gembira binatang-binatang liar di timur dan di barat beserta binatang-binatang lautan!”
        “Saat malam kelahirannya datang kepada ibunya Asiyah dan Maryam beserta para wanita dari surga!”

        kisah yang dhaif dan dusta sebagaimana yang dijelaskan oleh para ulama hadits. (di Sirah Nabawiyyah Shohiihah 1/97-100)

    4. sufrit , sufrit , kenapa harus takut dibantai habis2an ? jika sufrit merasa membawa kebenaran , sedikitpun Janganlah Takut untuk mengungkap kebenaran , hayo frit Tunjukkan makar al-barzanzi , soalnya saya hampir setiap malem Jum`at baca Al-barzanzi. atau jangan – jangan sufrit ga faham dengan isi kitab al-barzanzi ? ditunggu frit neh jawabannya ?.

  11. Mas sufrit, seharusnya ente lihat lebih jelas permasalahannya, apakah ini hanya sekedar buku yg berisi ajaran wahabi, atau sebuah serangan kepada kelompok lain yg tak sepaham? Atau lebih dari itu. Tidak semua hal dapat diselesaikan dgn sekedar buku lawan buku. Apalagi sudah meresahkan masyarakat suatu daerah. Tentu isi bukunya ada apa2nya, tidak seperti buku wahabi lainnya. Jadi perlu dong klarifikasi. Kalau memang benar kenapa mesti takut.

  12. Lha buku murahan kayak gitu dijadikan bahan referensi. Kasihan sekali kroni2 wahabi. Emang Afrokhi itu derajad ilmunya seberapa sih dibanding pengarang Al Barzanji, Qasidah Burdah dll. Lha wong Imam Syadzili pengarang Hizb Bahr aja di kecam Afrokhi. Dasar ga tahu diri he he he he

    1. @ Anti Tasawuf Sesat
      Siapa bilang Radio Rodja bagus ? kalo kata pengikut wahabi memang bagus sebab Radio Rodja corong wahabi tapi bagi kami kaum ASWAJA dan pengikut TASAWUF SEJATI jelek banget sebab gak beda dengan blog2 Wahabi yg bertebaran di Internet isinya cuma caci maki mensyirikkan, membid’ahkan orang yg tak sefaham dengan ajaran wahabi laknat.

  13. satu lagi agama baru dalam dunia shufiyah..(sempalan dalam sempalan)muncul thariqat shufi”Thariqat Sarkubiyah”. jika pembaca link artikel di atas ke sumbernya langsung (thariqat sarkubiyah),pembaca lihat foto-foto kumpulan jamaah thariqat duduk ikhtilath..campur baur..laki-perempuan…padahal Said Ramadhan Al Buthi mengatakan-kutipan dari : mutiarazuhud.wordpress.com/2011/02/11/rasulullah-bertasawuf/
    “Syaikh Al -Buthi berkata , “ Jika Tasawuf yang kalian maksud itu adalah pelanggaran- pelanggaran terhadap syariat seperti ikhtilath ( campur baur) laki -laki dengan perempuan dan lain -lain , maka aku akan berdiri bersama kalian dalam memerangi Tasawuf .”
    nah lo..Al Buthi kalo ke indonesia memerangi tasawuf ini nih..(Sarkubiyah),eee..di sini sama ummati di copas bwt serang wahabi..inilah UMMATI PRESS…dengan kedustaan tanpa kejelian asal comot artikel..pembaca lihat,siapa yg tersesat….n satu lagi..pembaca tanya ke KYAI NU bahwa yg di akui NU ada 45 THARIQAT yg di anggap MU’TABAR-WAJIB ANDA TAU BHWA THARIQAT SARKUBIYAH TIDAK MASUK DI DALAMNYA…UMMATI PRESS PENYEBAR KEDUSTAAN DAN KESESATAN……….ASCOM(ASAL COMOT) ARTIKEL DAN PARA PEMBACA HARUS LEBIH JELI & TELITI….

    1. he….he….ikut ndoain nt lah ……….ya Alloh berilah petunjuk kepada siapapun dia dgn nickname anti tasawuf sesat @ Amiin ( sambil nahan EMOSI ) …….ini semua berkat saudaraku @ LI trim’s sobatku atas nasehat nt supaya ana menahan diri ……

    2. Tharekat Sarkubiyah itu hanya plesetan komedi, ente ini bener-bener bodoh seperti kata mas Munib Muslih di bawah ini. Jadi bukan tharekat sungguhan….

      lihat foto-foto yg ada di bawah postingan FB tsb, semuanya penuh kelakar, dan benar mereka memang memiliki rasa humor yg luar biasa. Itulah contoh yg bagus, anak-anak ASWAJA menghadapi hal serius dengan gaya plesetan, nggak seperti anak-anak Wahabi yg marah-marah melulu sampai jenggot pada berdiri semua, bukan saja bulu kuduknya yg berdiri bahkan jenggot pun ikut berdiri, wk kak kak kkakk ….

      Yang menurut antum ikhtilath dalam foto profilnya, seorang perempuan itu bisa jadi istrinya atau anaknya, atau saudara kandungnya. Kalau begitu bukan ikhtilath namanya, you ternyata bodoh dan penuh nafsu syahwat ruopanya.

    3. Ini saya kasih linknya yang lain yang lebih lucu plesetannya http://www.facebook.com/album.php?aid=38435&id=140014749377806&fbid=172797039432910

      Itulah hebatnya anak-anak ASWAJA, masih bisa bercanda walaupun ulah anak-anak Wahabi sudah cukup bikin marah siapa saja.

      Afrokhi itu bukan Kiyai ngaku Kiyai bawa-bawa nama Kiyai, bikin papan nama pesantren tanpa seorang pun santri, buat bikin proposa cari dana di nege muthowe’ Saudi ya?

      Tahu nggak MUTHOWE’ itu apa?

  14. berikut ane kutip dr buku”TRADISI ORANG ORANG NU”krya H.MUNAWIR ABDUL FATAH (Ni kyai NU mas,bkn wahabi) di hal.22…
    Mungkin di organisasi lain tak ada ajaran tarekat.Kalaulah ada,tak sebanyak di NU yang berjumlah 45 madzhab/jalur.
    dah itu aja kutipanya..45 madzhab tarekat tsb.pun ditulis di catatan kaki buku tsb.dan SARKUBIYAH ga ada..kalo ada yg bikin thariqat TURSIMINIYAH,PAIJOIYAH,BAHLULIYAH,SARIMINIYAH,SUPERMINIYAH,INDOMIYAH,MAMO CEMANIYAH,DIANTIYAH,ZONIYAH,ARUMIYAH..DLL..BISA AJA KAN…TAPI YA INILAH KESESATAN DLM UMMATI PRESS..YG PENTING SERANG WAHABI…ARTIKEL SIAPA AJA POSTING COY…SELAMA MISINYA SAMA “SERANG WAHABI”..

    1. O’on beneran ternyata ente. Klik dong link yg dikasih Ummati di bawah postingan. Itu memang bukan tharikat beneran cunm guyonan gaya anak-anak ASWAJA. Juga Densus 99 itu guyonan aja, anda tahu kan anak-anak ASWAJA rata-rata memiliki gaya humor kelas berat? Dasar ente emang o’on beneran, yg cuma bisa mengartikan sesuatu kalimat secara kharfiyah leterleg, itulah penyebab kesalahan fatal kaum ente. Sehingga banyak yg anti tasawuf akibat memahami sesuati secara kharfiyah.

    2. he…..he…..he……ngakunya pinter ????? @ahmad , ATS ….nt menafsirkan komen aja gitu apalagi mempelajari Al Quran dan Hadist sendiri ????? kasian nt

  15. ibarat naik bis,kalo menuju jakarta,kita ga tau jalan..ya kita ikut sopir aja..jadi ikut imam syafii..aswaja coy..nyampe plus ga cape..bisa tidur,asal jgn masuk jurang..kamu muhammadiyah yg ga ada tahlilan ya..rugi tau,ga pernah dpt berkat..pasti ga maulidan juga ya..rugi tau ga makan nasi kebuli..masjid kamu ga ada bedug yah..kasian tau tukang bkin bedug ga laku,kamu ga pake tasbeh ya.kasian tau tukang bkin tasbeh..ntar butiran tasbeh buat apa..bwt di makan?Nu gaul coy..

  16. Salafy atau khususnya Salafy Wahhabi menganggap apa yang tidak mereka pahami sebagai tahayul, khurafat atau mistik.
    Mereka berkeyakinan bahwa Rasulullah tidak mengetahui yang ghaib.

    Contoh ulama mereka Syaikh Ibnu Baz mengatakan

    *****awal kutipan*****
    Siapa saja yang mati di atas keyakinan seperti ini, yakni meyakini bahwa Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah manusia biasa alias bukan dari Bani Adam atau meyakini bahwa beliau mengetahui hal yang ghaib; maka ini adalah keyakinan kufur yang pelakunya dianggap sebagai orang kafir karena melakukan kekufuran yang besar
    Sumber: http://tamanqolbi.wordpress.com/2010…manusia-biasa/ atau
    http://fatwaulama-online.blogspot.co…ini-bahwa.html
    *****akhir kutipan*****

    Semua muslim tentu berkeyakinan bahwa Rasulullah berasal dari Bani Adam, manusia seperti kita dalam hal berasal dari unsur tanah

    Allah Azza wa Jalla memang menciptakan manusia dari unsur tanah, yang menghasilkan dimensi biologisnya, akan tetapi pada manusia, Allah Azza wa Jalla. ciptakan juga unsur lainnya, yakni ruhNya. yang justru dapat membuat manusia lebih tinggi dari makhluk mana pun, termasuk malaikat karena melalui ruh itu manusia mampu mengatasi unsur biologisnya.

    Oleh karena itulah mengapa malaikat dan jin atau Iblis diperintahkan untuk sujud (penghormatan tinggi) kepada Adam atau manusia.

    Itulah pula mengapa Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam dapat menembus Sidratul-Muntaha (waktu peristiwa Isra Mi’raj), sementara Jibril as akan hangus terbakar jika berani mencoba melangkahkan kaki meskipun hanya setapak. Padahal Jibril adalah penghulu para malaikat. Tidak lain karena Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam telah mencapai derajat kesempurnaan mutlak insani (Insan Kaamil).

    Kesalahpahaman Salafy yang menolak mengakui kesempurnaan Rasul Shallallahu alaihi Wasallam dan menolak memujinya, bahkan menganggap pelakunya sebagai bertindak berlebih-lebihan dan kultus yang diharamkan!

    Salafy tidak lain melihat Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam dengan kacamata materi. Mereka hanya melihat Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam sebagai makhluk biologis. Mereka lupa bahwa manusia memiliki dimensi yang jauh lebih tinggi dari sekadar dimensi biologis atau fisik. Bahkan dimensi ruhani merupakan jati diri manusia yang sesungguhnya.

    Melihat seorang hanya dari dimensi biologisnya adalah logika orang-orang kafir, bukan logika orang-orang beriman. Orang-orang kafir menolak mengakuinya sebagai Nabi atau Rasul dengan alasan bahwa para utusan Allah ta’ala itu hanya manusia seperti mereka.

    Sebagaimana firman Allah swt.: “Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi orang-orang (kafir) untuk beriman tatkala datang kepada mereka petunjuk kecuali perkataan mereka: ‘Apakah Allah mengutus Rasul dari golongan manusia?’ ”.(QS. Al Isra [17]:94 ).
    Tapi “orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyaabihaat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” . (QS. Ali Imran: 7 ).

    Intinya mereka menolak memahami tentang sisi ruhani (diluar sisi biologis atau materi) atau tentang hakikat atau tentang ghaib. Mereka anggap hal yang ghaib itu adalah tahayul ataupun kurafat

    Berdasarkan pemahaman Salafy sebagaimana Syaikh Ibnu Baz, bahwa Rasulullah tidak mengetahui tentang ghaib atau sisi ruhani atau tentang hakikat.

    Memang ada nash-nash dalam Al-Qur’an dan Hadist dikatakan bahwa Rasulullah tidak mengetahui tentang ghaib namun itu merupakan penjelasan masalah ghaib yang mana yang tidak diketahui oleh Rasulullah. Namun Rasulullah mengetahui tentang ghaib, tentang hakikat walaupun sedikit saja sebagaimana yang diwahyukan oleh Allah Azza wa Jalla

    Dibukakan rahasia kegaiban kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. sebagaimana firman Allah swt.; “Tuhan Maha Mengetahui yang gaib. Maka Dia tidak akan membukakan kegaibannya itu kepada seorang pun, kecuali kepada Rasul yang di kehendaki”. (QS. Al Jin [72]: 26-27).

    “Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit“. (QS Al Isra [17]:85 )

    Salafy adalah saudara-saudara kami yang seolah-olah terhipniotis atau terindoktrinisasi oleh ulama/syaikh/ustadz mereka bahwa mereka berpemahaman sebagaimana Salafush Sholeh dan merujuk langsung kepada Al-Qur’an dan Hadits sehingga apapun yang disampaikan atau ditetapkan/difatwakan oleh ulama/syaikh/ustadz mereka adalah pasti benar sedangkan disisi lain mereka berseru bahwa imam madzhab adalah tidak ma’sum.

    Salafy adalah saudara-saudara kami yang terhipnotis bahwa ulama/syaikh/ustadz mereka adalah mereka yang berkemampuan bahasa arab yang tinggi dan pastilah mereka dapat memahami Al-Qur’an dan Hadits dengan baik dan benar.

    Salafy adalah saudara-saudara kami yang diibaratkan “terkukung dalam tempurung” karena diidoktrin jangan bergaul dengan ustadz/syaikh/ulama yang menurut mereka ahlul bid’ah , padahal mereka tidak memahami tentang bid’ah dengan baik

    Wassalam

    1. La bukannya begitu Pakdhe, :)..Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mengetahui perkara yang ghaib kecuali sebatas apa yang Allah Azza wa Jall tunjukkan ke beliau saja.

      “Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfuzh)”. (QS. Al-An’am: 59)

      “Katakanlah: “Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah”, dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan”. (QS. An-Naml: 65)

      “Katakanlah: Aku tidak mengatakan kepadamu, bahwa perbendaharaan Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib dan tidak (pula) aku mengatakan kepadamu bahwa aku seorang malaikat. Aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku.”. (QS. Al-An’am: 50)

      Katakanlah: “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan.” (Qs. Al-A’raf: 188)

      1. Yup, harusnya begitu, namun Syaikh Ibnu Baz mentakfirkan muslim yang berkeyakinan bahwa Rasulullah mengetahui hal yang ghaib. Walaupun sedikit kan kita tidak tahu batasan sedikit itu. Rasulullah menyampaikan redaksi hadits qudsi yang beliau terima dari Allah melalui ilham atau lainnya. Itupun luas sekali. Ilham juga dapat diterima oleh muslim yang sholeh.

        1. Dari sumber yang saya temukan, beliau mengatakan begini mas (terkait perkara ghaib, red), “Sedangkan mengenai perkata gaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah semata. Adapun Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam serta orang-orang setelah beliau hanya mengetahui hal gaib sebatas yang telah diberitahu oleh Allah saja. Yaitu yang telah dikabarkan melalui Al Qur’anul Karim dan hadits, semisal pengetahuan tentang surga, neraka, gambaran keadaan hari kiamat, atau perkara lain yang terdapat penjelasan dari Al Qur’anul Karim dan hadits yang shahih. Semisal itu juga, pengetahuan tentang turunnya Dajjal, akan terbitnya matahari dari barat, keluarnya dabbah, turunnya Nabi Isa Al Masih bin Maryam di akhir zaman, atau perkara-perkara lainnya.”, kemudian beliau menukil ayat seperti yang saya kutip diatas.

          Kemudian beliau juga menyatakan, “Terdapat banyak hadits shahih yang menunjukkan bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak mengetahui perkara gaib (diluar yang perkara-perkara yang Allah Ta’ala ijinkan beliau Shallallaahu ‘alaihi wa sallam untuk mengetahuinya, seperti contoh dipenjelasan syaikh bin bazz sebelumnya, red). Salah satunya sabda beliau ketika ditanya oleh Jibril tentang kapan terjadinya kiamat:

          ?? ??????? ???? ????? ?? ??????

          “Yang bertanya (Malaikat Jibril) pun tidak lebih mengetahui dari yang ditanya (Rasulullah).” (HR. Al Bukhari bab Al Iman, no.50; Muslim bab Al Iman, no.10; An Nasa’i bab Al Iman Wa Syara’i-’u-hu , no. 4991; Ibnu Majah bab Muqaddimah, no. 64; Ahmad, 2/426)

          Kemudian beliau ditanya tentang 5 tanda kiamat yang tidak diketahui kecuali oleh Allah, beliau membacakan ayat Qur’an:

          ????? ??????? ???????? ?????? ?????????? ??????????? ?????????

          “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan.” (Qs. Luqman: 34)

          Barangkali yang dikritisi oleh syaikh bin bazz adalah keyakinan bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallama “dianggap” mengetahui semua perkara ghaib selain perkara-perkara yang ditunjukkan oleh Allah Ta’ala. Jika memang demikian, bukankah peryataan beliau benar?, karena memang hanya Allah Ta’ala saja yang mengetahui perkara ghaib…

          1. Syaikh Ibnu Baz bukan mengkritisi namum menetapkan bahwa

            “Siapa saja yang mati di atas keyakinan seperti ini, yakni meyakini bahwa Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah manusia biasa alias bukan dari Bani Adam atau meyakini bahwa beliau mengetahui hal yang ghaib; maka ini adalah keyakinan kufur yang pelakunya dianggap sebagai orang kafir karena melakukan kekufuran yang besar”

          2. Abuzed, seorang cendikiawan itu tidak perlu ngeyel.

            Sebenarnya kan tidak ada seorang muslim pun yg mengatakan Nabi Saw tahu semua perkara ghaib seperti yg antum katakan di atas. Mereka hanya mengatakan bahwa Nabi saw tahu sebagian perkara ghaib, tapi walaupun sebagiannya, pengertiannya adalah beliau tahu (karena diberitahu) perkara ghaib.

            Kalau Beliau nggak tahu samasekali lalu bagaimana beliau bisa begitu meyakinkan ketika bercerita masalah ghaib (surga neraka, alam barzakh dll) kepada para Sahabat?

            Jadi intinya beliau tahu perkara ghaib walaupun hanya sebatas yg diberitahukan kepadanya, artinya beliau bukan orang yg tidak tahu samasekali tentang perkara ghaib.

            Pengetahuan beliau tentang sebagian perkara ghaib adalah merupakan mu’jizat beliau sebagai Nabi dan Rasul-NYA Swt.

          3. AbuZed ki sopo Pak?.. 😀

            Lah piye to, saya juga bilang kan bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallama mengetahui hal ghaib SEBATAS apa yang Allah tunjukkan kepada beliau, termasuk berita tentang Surga, Neraka, keluarnya Dajjal, turunnya Nabi Isa Alaihissalam dll. Selebihnya beliau tidaklah mengetahui. Ga ada pertentangan disini, dan Syaikh bin Bazz pun menyatakan demikian.

            “Pengetahuan beliau tentang sebagian perkara ghaib adalah merupakan mu’jizat beliau sebagai Nabi dan Rasul-NYA” >> Sepakat saya Pak…

          4. he he he…., afwan ustadz Abu Zakaria, saya sama sekali tidak bermaksud melecehkan.

            Oke, kalau sudah sepakat, kenapa mesti ribut mempersoalkannya? Bahkan antum membawa ayat-ayat di atas tentang masalah ghaib? Bukankah masalah-maslah ghaib yg ada dalam ayat-ayat tersebut adalah Hari Kiyamat? Dan Nabi Muhammad memang tidak tahu kapan terjadinya Kiyamat. Mungkin Ustadz perlu mengeksplor keterangannya menurut tafsir para Ulama Mu’tabar agar tahu apa maksud GHAIB dalam ayat-ayat tersebut? Afwan sekedar saran saja.

          5. Katakanlah: “Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudharatan.” (Qs. Al-A’raf: 188)

            Maksudnya “yg ghaib” di situ adalah hari Kiyamat. Memang nabi Muhammad tidak pernah tahu secara persis kapan waktu terjadinya kiyamat. Mari kita lihat asbaun Nuzul-nya: Menurut Ibnu Abbas ayat ini turun berkenaan dengan Ibnu Abi Qusyair dan Samual bin Zaid yg datang kepada Rasulullah Saw da mereka berkata, “Hai Rasulullah, baritahu kami kapan Hari Kiyamat akan terjadi, jika kau memang sungguh seorang Nabi sepertin pengakuanmu, kapan kiyamat akan terjadi”. (HR riwayat Ibnu Jarir).

    2. Betul, baginda Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam adalah manusia namun tidak seperti manusia pada umumnya. Beliau diciptakan oleh Allah ‘azza wa jalla dengan segala kelebihan dan keunggulan di semua aspek kemanusiaan, baik dari jasad maupun ruhiyah beliau, dan tidak ada satupun makhluk lain yang mengungguli beliau di dalam kesempurnaan penciptaan.

      Apakah kaum salafi wahabi lupa akan hadits-hadits yang menyebutkan tentang bagaimana wanginya keringat Beliau Shollallaah ‘alaih wa sallam meskipun Beliau Shollallaah ‘alaih wa sallam tidak menggunakan minyak wangi dan keringat beliau Shollallaah ‘alaih wa sallam dijadikan sarana tabarruk?

      Itu baru salah satu keistimewaan Baginda Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam sebagai manusia yang tidak seperti manusia pada umumnya. Belum keistimewaan Beliau Shollallaah ‘alaih wa sallam lainnya.

      Jika menurut salafi wahabi Baginda Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam itu manusia biasa seperti manusia pada umumnya, maka pertanyaan dari saya:
      “Adakah dari antum wahai kaum salafi wahabi yang keringetnya wangi alami seperti keringatnya Baginda Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam ?” Kalau ada silakan tampilkan disini informasinya….

      Ana tunggu jawaban dari antum kaum salafi wahabi…

    3. Betul, baginda Rasululah Shollallaah ‘alaih wa sallam memang secara fisik adalah manusia biasa, tetapi meskipun begitu beliau tidaklah lantas seperti manusia biasa pada umumnya. Beliau diciptakan oleh Allah ‘azza wa jalla sebagai ciptaan yang paling sempurna.

      Apakah kaum salafi wahabi lupa akan hadits-hadits yang menjelaskan bagaimana wanginya keringat beliau Shollallaah ‘alaih wa sallam (padahal beliau tidak menggunakan minyak wangi), yang mana keringat beliau Shollallaah ‘alaih wa sallam dijadikan sarana tabarruk oleh para shahabat?

      Jika menurut kaum salafi wahabi baginda Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam itu manusia biasa seperti halnya manusia lainnya, maka timbul pertanyaan:
      “Adakah dari kaum salafi wahabi yang keringetnya wangi alami seperti baginda Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam ?”

      Kalau ada orangnya tolong informasikan sekalian di blog ini…. Ana tunggu infonya.

  17. Kalau masalah ghaib hanya Allah yg maha tahu, tapi Allah bila berkehendak memberitahu kenapa kita menolaknya. Kalau ada kaum muslimin yg berkeyakinan nabi mengetahui hal ghaib tentu maksudnya hal ghaib yg diwahyukan atau diilhamkan pada nabi. Vonis kufur itu berlebihan dan berbahaya bagi kurang memahami masalahnya.

  18. Rasulullah tahu tentang ghaib atau bathin, dan beliau menyampaikan hal ini kepada umatnya secara khusus seperti contohnya kepada Sayyidina Ali ra
    Dari Sayyidina Ali ra berlanjut kepada thariqat-thariqat tasawuf
    Sebagai contoh bagaimana memahami

    AlLah berfirman di dalam Hadis Qudsi:
    “Hai hambaKu, bila engkau ingin masuk ke HaramilKu (Haramil Qudsiyah), maka engkau jangan tergoda oleh Mulki, Malakut, Jabarut; karena

    alam Mulki adalah syaitan bagi orang Alim;
    alam Malakut, syaitan bagi orang Arif;
    alam Jabarut, syaitan bagi orang yang akan masuk ke alam Qudsiyah”.

    1. Pak mutiarazuhud, afwan mohon riwayat hadits Qudsi yang dicantumkan tersebut disebutkan dalam kitab apa dan siapa yang meriwayatkan.

      Soalnya kaum salafi wahabi selalu menanyakan detail suatu hadits sedetail-detailnya.

  19. Aduuh, migrain ana ampe kumat gara2 perhatiin artikel2 yang isinya ribut antara sufi n wahabi mulu..

    Yang berpendapat wahdatul wujud itu SESAT..

    Kenapa ?? Karena yang punya wujud itu mutlak hanya ALLAH, sedangkan nt nt ini ada karena di adakan oleh ALLAH, nt nt ini merupakan kehendak (di wujudkan), tidak mempunyai dzat yg sejati, jadi apabila ALLAH berkehendak untuk meniadakan alam semesta ini maka kun fayakun lenyaplah alam semesta ini tanpa meninggalkan dzat dan bekas sedikitpun !!

    Bagaimana mungkin sesuatu yang tidak mempunyai dzat bisa bersatu dengan yang ber dzat (ALLAH SWT)

    Kenapa kalian bisa bermaksiat dan beribadah..??

    Karena ALLAH mengkehendaki adanya Rasul dan iblis untuk menguji kehendaknya (manusia dan jin)

    Kalian di beri hawa nafsu dan akal sebagai ujian dan nikmat agar kalian bersyukur dan menjadi hamba yang baik.

    Bertakbirlah kalian bersujudlah kalian dan takutlah kalian kpd ALLAH yang MAHA KUASA dan BERKEHENDAK !!

    Hindari faham2 sesat yang menganggap baik dan buruknya manusia itu semua karena mutlak kehendak ALLAH SWT..

    Kelanjutan darpada ini jangan di bahas karena itu semua merupakan rahasia ALLAH SWT..

    Cukup kalian kenali kodrat kalian sperti yg ana jelasin di atas agar kalian sadar..siapa kalian dan siapa ALLAH, agar ibadah kalian benar2 khusyu’, khouf, zuhud, tawadhu, ikhlas dan istiqamah..

    Hanya mengharap ke keridhaan ALLAH SWT. Bukan karena ingin mendapat pahala, masuk surga, atau terhindar dari neraka.
    Wallahu a’lam

  20. @JM
    Maaf, perlu waktu untuk mengetahui kembali siapa yang meriwayatkannya. Memamng kelemahan kami hadits qudsi atau hadist lainnya yang disampaikan mulut ke mulut dan menjadi pegangan sejak lama, tidak terdokumentasi dengan baik. Kami memang salut dengan saudara-saudara kita kaum Salafi Wahhabi untuk urusan itu.

    Kami tertarik mengangkat fatwa/ketetapan Syaikh Ibnu Baz yang merupakan dasar pentakfiran bagi mereka, ada dua kriteria di sana berdasarkan kata hubung “atau”.

    Pertama, pentakfiran berdasarkan “siapa yang meyakini bahwa Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah manusia biasa alias bukan dari Bani Adam”

    Kedua, pentakfiran berdasarkan “siapa yang meyakini bahwa beliau mengetahui hal yang ghaib”

    Jika salah satu terpenuhi maka bagi Syaikh Ibnu Baz adalah pelakunya dianggap sebagai orang kafir karena melakukan kekufuran yang besar.

    Untung kriteria pertama ada kalimat “alias bukan dari Bani Adam”. Namun kita belum tahu apa maksud perkataan “alias bukan dari Bani Adam” disandingkan dengan “siapa yang meyakini bahwa Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah manusia biasa” karena “bukan dari Bani Adam” sudah tidak perlu diperbincangkan lagi.
    Namun pertanyaan sesungguhnya apakah Rasulullah itu manusia biasa atau manusia sempurna (insan kaamil).

    Kami teringat sebuah keterangan adanya seorang murid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab mengatakan bahwa “Tongkatku ini masih lebih baik dari Muhammad, karena tongkat-ku masih bisa digunakan membunuh ular, sedangkan Muhammad telah mati dan tidak tersisa manfaatnya sama sekali”.
    Mohon maaf tulisan di copy paste secara utuh dan dari sumbernya memang tidak terulis Shallallahu Alaihi Wasallam, mohon ampunannya ya Allah, ya Rasululllah, ya Habibullah.

    Kalau kami perhatikan para peziarah makam baginda Rasulullah, mulai tampak seperti ibadah ritual fisik semata bahkan sebagian muslim mengatakan bahwa ibadah haji adalah ritual fisik yang memerlukan bekal fisik yang kuat.

    Sehingga saudara muslim kita dari malaysia menuliskan curahan hatinya mengenai suasana di dua tanah suci pada blognya silahkan baca http://ibnunajm.blogspot.com/2010/12/10-sebab-kenapa-wahabi-dikatakan.html

    Ini cuplikannya

    “Hudaibiyah adalah tempat sejarah yang pasti dilawati oleh sesiapa yang ke Mekah. Kejadian yang merupakan strategi paling licik oleh Allah dan Rasul keatas para penentangNya. Perjanjian yang dibuat untuk menipu Allah dan Rasul akhirnya menjadi senjata makan tuan. Islam menang besar hasil menandatangani perjanjian Hudaibiyah oleh Rasulullah SAW terhadap Kafir Quraisy. Sedangkan sejarah Ashabul Kahfi pun masih dibesarkan orang di Amman, inilah pula Hudaibiyah.

    Sepatutnya tentulah sebuah muzium besar yang cukup gah dibangunkan di sekitar tempat kejadian terutama perigi dimana Rasulullah SAW meludah kepadanya hingga keluar air!

    Tapi kenapakah Wahabi telah biarkan tempat itu menjadi tempat bakar sampah sahaja. Tulisan kecil pun tiada menunjukan itulah tempatnya. Alasan apakah yang boleh mengubat luka hati kami ini wahai Wahabi terhadap perbuatan mu kepada nabi kami? Kenapa kamu benci sangat kepadanya?

    Ketika kami membaca tulisan-tulisan itu meneteslah air mata kami, tiada kuasa menahan sedih dan perihnya hati namun kita harus tetap sabar. Semua terjadi pasti atas kehendak Allah Azza wa Jalla juga. KepadaNyalah kita mengadu.

    Sekarang coba kami bertanya kepada sauadara-saudaraku Wahhabi yang berkunjung di blog ini.
    Apakah Rasulullah sudah mati sebagaimana “orang biasa” ?
    Dimanakah menurut keyakinan kalin Rasulullah berada ?

    Wassalam

    Zon di Jonggol, Kab Bogor 16830

    1. Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita mengabdi kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah……
      =================================================================================
      kalau semua beriman dengan ayat diatas beres sudah carut marut dalam tubuh ummat islam.

      1. Kata2 yg baik terucap Insya Allah dr hati yg baik pula,buah dr pemahaman dan pelajaran agama yg di terimanya…,

        jika HK berucap spt di atas…,
        ya…tak lain adalah Buah dr pelajaran dan pemahamannya selama ini pula…

        Astaghfirullah…

  21. tasawuf tarekat ngomong pada ngaku sufi…siapa mursyid kalian..habib habib yg suka pada pajang muka..jual tampang pegang tasbeh…sok alim…ga jauh beda sama iklan XL yang ada baimnya n iklan rokok tau…emang itu mursyid…bukan tau…mursyid tu cari yg kamil mukamil bkn yg jual tampang biar pny murid banyak…ngaku sufi..sufi bego..

  22. Mas admin, kita berhak menghapus komentar-komentar yang tidak terkait pembahasan atau tidak menyampaikan pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Hadits. Kita tidak pernah tahu yang memakai nick name @HABIB KUTANG, apakah dia telah bersyahadat atau belum. Prinsipnya adalah jika manusia telah bersyahadat pastilah dikaruniakan Allah Azza wa Jalla rasa persaudaraan. Namun bagi mereka yang belum bersyahadat Allah ta’ala memperingatkan bahwa mereka memang (bawaannya) mempunyai rasa permusuhan terhadap kaum muslim
    Firman Allah ta’ala yang artinya,
    “orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang beriman adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Musyrik” ( QS Al Maaidah [5]: 82 ).

    1. mutiarazuhud@

      Kami sampaikan banyak terimakasih atas masukannya Mas Mutiarazuhud. Tapi setelah kami teliti kalau koment-nya si pengacau ini didelete akan berimbas terhadap koment-koment yg lainnya. Jadi koment-nya yang lain nggak nyambung koment kepada siapa, nantinya malah bikin bingung bagi pengunjung yg baru bergabung.

      Akhirnya biarlah, sekalian jadi bukti memang demikianlah sebagian pengikut Wahabi kalau sudah tersinggung, hilang ilmiyah-nya dan error kendali akalnya. Si pengacau itu orangnya sama dg yang kemarin-kemarin, kami yakin orangnya muslim tapi sudah tercemar Wahabisme.

      Sudah sunatullah, selalu ada orang yg jadi pengacau di man-mana, di dunia nyata atau di internet. Bahkan di Website Habib Munzir juga ada di Forum Diskusinya beberapa orang yg menghinanya tapi sama Habib Munzir dibiarkan lolos. Ini sudah jadi resiko dakwah ASWAJA harus bersabar. Keikhlasan jangan sampai tercemar oleh caci maki orang-orang penghamba hawa nafsu.

      1. Baiklah. Itu semua memang membuktikan mereka benar-benar tidak mau menjalankan Tasawuf atau akhlak atau tentang Ihsan.

        Ihsan adalah muslim yang dapat melihat Allah Azza wa Jalla dengan hati/keimanan atau minimal muslim yang yakin bahwa Allah Azza wa Jalla melihat segala perbuatan kita.

        Mereka berbuat seperti itu membuktikan mereka tidak menjalankan Ihsan pada tingkat minimal. Mereka cenderung tidak meyakini bahwa Allah ta’ala melihat perbuatan / komentar mereka seperti itu.

        Jelas bukan sebuah akhlakul karimah, jelas bukan termasuk muslim yang sholeh (muslim yang Ihsan)

        Mereka mengaku-aku mengikuti pemahaman Salafush Sholeh namun mereka sekedar memahami dan mennjalankan tentang Islam dan tentang Iman saja. Pdahal namanys saja sudah Salafush Sholeh atau Salafush Ihsan atau Salafush terbaik.

      2. @admin jangankan kita apalagi ana , Nabi aja dulu dikira gila ………namun ana bukan Nabi yang kadang pasti emosi jadi mohon maaf kalo kadang ana terhanyut syetan2 ikut arusnya kemauan mereka…….Astaghfirulloh al’adziim ….

  23. Keturunan rosululloh?Harusnya perilaku jg ikut rosul..kamu yahudi yah..suka fanatik ke habib gadungan juga..apa kamu yg suka jalan jalan bawa kain minta sumbangan di majlis?

    1. HH bisakah anda bicara sopan ? kalo ada hal-hal yang nt tidak sependapat yuk kita bicarakan , kita diskusi , kita debat tapi maaf jangan gunakan kata-kata murahan seperti itu , saya tantang nt untuk bicara dengan sopan layaknya seorang Muslim.

    2. @HH
      emang luar biasa omongan para kaum sa-wah ini,
      nggak pake ayakan lagi, ayakan filter nya sudah hilang entah kemana,(kbw banjir kali)
      masya Allah…Astaghfirulloh,….
      hendak mencontoh Rosul,…….???
      HHmmm……

  24. Ana alwy bin hasan bin mukhsin bin alwi bin abdullah bin alwi alaydrus..dari sayyidina Husain binti hababah Fathimah binti Muhammad Rasulallah shalallahu ‘alaihi wasallam.

    Fadhol nt cek nasab ana di rabithah alawiyyin manapun.

    Sukron atas hinaan nya..

  25. Sesungguhnya tiap pernyataan itu di saksikan

    dan ALLAH adalah seadil2nya dalam memberi ganjaran meskipun sekecil dzarrah..

    Kita saksikan aja ntar, siapa yang lbh mulia di hadapan ALLAH.. si penghina atau yg di hina.

  26. mf ni..bknya ane ga suka sama majlis2 habib..tapi faktany bener kt HH,ada pemuda pemuda yg jalan jalan pake jaket “khas klompok mereka” bwa kain untuk naruh duit..kadang sambil di iringi nyanyi nyanyi pake sound system..

  27. HH kabur ya..takut ada keturunan rosul?
    @alaydrouz..
    antum keturunan rosul ya…menurut antum,kalo pajang foto foto kaya yg di sebutin HK di atas gimana hukumnya..beliau beliau saudara antum kan?mf ya..atw antum jg ada fotonya juga tg di pinggir jalan itu?

    1. jangan ladenin pemalsu bib , nicknya aja udah nunjukkin kalo dia itu pemalsu , hoy Islam melarang pemalsuan nt muslim bukan sih kok jadi PEMALSU ?

    2. @ Pemalsu nickname, HH dan AZ kalian dapat dana dari dinasti saud ya ? kok mati2an membela faham menyimpang wahabi laknatullah atau kalian keturunan yahudi seperti dinasti saud yang memang membenci Rosullullah dan keturunannya, semoga revolusi melanda Arab Saudi menyusul Tunisia dan Mesir sehingga Dinasti Saudi tumbang dari kekuasaannya lalu berganti jadi Republik Islam yg berfaham Aswaja yang sejati bukan seperti Wahabi yg ngaku2 Aswaja tapi palsu.

  28. bagaima mungkin Faham Wahabi dalam kebenaran (sesuai Salafushalihin), anak cucu Rosulallah SAW saja mereka benci dan hina , saya yakin jika seluruh pengekor Wahabi pun akan marah jika anak cucunya ada yang membenci dan dihina , beginikah faham yang ngaku paling nyunnah ?

    pengekor wahabi diajak diskusi ga ada yang nyahut , bisanya cuma mencaci dan mencela , All wahabi tolong bilangin sama amir abdat , firanda dan dedengkot lainnya untuk menyambangi Blog ini, biar kita adu Argumen siapa sebenarnya yang sesuai dengan Salafu Shalihin Wahabisme atau ASWAJA ?, ditunggu ya ? jangan da`wah sembunyi-sembunyi terus , da`wahnya cuma sama orang -orang awam , di sini ni di Ummati jika kalian berani berdiskusi atau debat dan da`wah yang haq.

  29. @ahmadsyahid & alaydrouz
    kayaknya kalian berdua ga adil..mengatakan seperti itu kpd lawan antum..padahal teman teman antum juga suka bicara kotor(mf-bs dkatakan jg mencela) terhadap ulama yg ga sepaham dg mereka…ane sih objektif aja..agar berimbang ok,

  30. Bagi yang Habib beneran saya sangat mencintaimu. Saya adalah salah satu dari jutaan Muhibbin di seluruh dunia. Saya senantiasa duduk takdzim di hadapan majles Habaib yg penuh barokah.

    Kalau ada yg tidak senang dg Majelis Habaib memang itu sudah Sunnatullah, saya hanya bisa sebatas kasihan saja pada mereka, hanya mereka sendiri yg bisa memutuskan untuk bertobat atau tidak. Duduk di majelis pembenci Habaib tentunya akan berakibat seperti orang-orang yg koment di atas, hanya sekedar benci tapi tidak tahu alasannya. Hanya bisa mengeluarkan perkataan sampah yg mengotori blog ini.

    Ketahuilah mencintai Dzurriyah Rasul Saw adalah perintah Nabi Saw sebagai bukti cinta kita kepada Rasul Saw. Cinta kepada Rasul Saw adalah syarat sempurnanya Iman kita.

    Ya Allah….. bimbinglah kami dalam keikhlasan dalam mencintai dzurriya Rasul-Mu dan membelanya.

  31. lebih baik jadi pemalsu nickname di blog ini dari pada pemalsu ajaran rasul…ngaku cinta keturunan rosul..suka berbuat yang menyelisihi rosul..bwt @pemalsunickname maaf ane jg ikut nama ente…objektif juga..ga bela siapapun…hanya bela kaya pkb-membela yang benar…alaydrouz ga bisa jawab pertanyaan nickname..ya ?hehe..

    1. @. pnj , jadi pemalsu kok bangga ? tolong tunjukkan ajaran Rosulallah SAW yang mana yang dipalsu oleh ASWAJA ? tuduhan tanpa bukti namanya fitnah , atau memang disamping sebagai pemalsu nt juga tukang Fitnah ?

    2. bgm mungkin orang yg sering memalsukan sesuatu mengikuti ajaran rasul………
      hm..sungguh ittiba pd syeh2nya….bkn pada rasul………

  32. kebetulan ane pas ke depok,betul tuh namanya gambar habib terpajang di sekitar depan PGC cililitan.gedhe buangettt dan ga cuma satu.ada 4 atw 5 gitu.

  33. @slamet
    kamu salafy atau sufi.bener juga kata katamu.tapi untuk siapa kamu layangkan kata itu?untuk grup salafy atw sufi?karena di sini ane perhatiin sama sama ga berkta baik…sama sama gimana ya..gitu lah..susah ngomonginya.

  34. pemalsu nickname n All Wahabi@

    Pengikut Wahabi sakit hati dan ketar-ketir melihat kebangkitan Habaib Muda di seluruh dunia. Maklumlah, yang namanya pengikut kebatilan pastilah akan sangat kuatir melihat bangkitnya kebenaran.

    Allah SWt berfirman,artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu (wahai Muhammad SAW) dialah yang (nasab/keturunannya) terputus.” (QS.AlKautsar:3)

    Dari Zain bin Arqam berkata Rasulullah bersabda: “Amma ba’du. Hai sekalian manusia, sesungguhnya aku adalah hamba Allah. Utusan Tuhanku (Malaikat Maut) hampir tiba dan aku harus memenuhi panggilanNya. Aku tinggalkan pada kalian Ats-tsaqalain (dua bekal berat). Yang pertama adalah Kitabullah (Al-Quran) , di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya terang. Maka amalkan dan berpeganglah padanya”. “Dan ahlul-baitku. Aku ingatkan kalian kepada Allah mengenai ahlul-baitku, aku ingatkan kalian kepada Allah mengenai ahlul-baitku, aku ingatkan kalian kepada Allah mengenai ahlul-baitku”.(Shahih Muslim).

    Allah SWT berfirman :
    “Katakanlah (wahai Muhammad) aku tidak minta pada kalian penghargaan atas risalah ini, kecuali kecintaan kalian pada keluargaku” (QS Assyuura 23).

    Hadis Al Hakim berasal dari Zaid bin Arqam r.a.,

    “…. Mereka (ahlul bait) adalah keturunanku, dicipta dari darah dagingku dan dikurniai pengertian serta pengetahuanku. Celakalah orang dari umatku yang mendustakan keutamaan mereka dan memutuskan hubungan denganku melalui (pemutusan hubungan dengan) mereka. Kepada orang-orang seperti ini, Allah SWT tidak akan menurunkan syafaatku (pertolonganku)”

    Ad-Dailami meriwayatkan hadis dari Ali RA yang menyebut sabda Rasulullah SAW: “Di antara kalian yang paling mantap berjalan di atas sirath ialah yang paling besar kecintaannya kepada ahlul-baitku dan para sahabatku”

    Hadis riwayat At -Thabarani dan lain-lain: “Belum sempurna keiimanan seorang hamba Allah sebelum kecintannya kepadaku melebihi kecintaannya kepada dirinya sendiri; sebelum kecintannya kepada keturunanku melebihi kecintaannya kepada keturunannya sendiri; sebelum kecintaannya kepada ahli-baitku melebihi kecintaannya kepada keluarganya sendiri, dan sebelum kecintannya kepada zatku melebihi kecintaannya kepada zatnya sendiri”.

    Ibnu ‘Abbas RA berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: “Cintailah Allah atas kenikmatannya yang diberikanNya kepadamu sekalian dan cintailah aku dengan mencintai Allah dan cintailah ahlul-baitku karena mencintaiku”

    Allah SWT berkenan melebihkan para Imam Ahlul Bayt keturunan Nabi Muhammad SAW kepahaman dalam urusan agama. Dengan ketekunan mereka dalam beribadah dan sifat lembut lagi jujur disertakan akhlaq yang mereka ikuti dari para pendahulunya hingga kepada Rasulullah sebagai suri Tauladan, yang secara turun temurun didikan akhlaq mereka dlm keluarga diterapkan begitu ketat dan istiqomah. Bacalah dalam sejarah diantara mereka, diantaranya Imam Ali bin Abi Thalib, Imam Husein ra, Imam Hasan ra, Imam Ali Zainal Abidin Assajjad ra, Imam Muhammad Al Baqir ra, dll…. Para Habaib menyebar di seluruh pelosok jagad dan khususnya Indonesia mereka tumbuh dan berkembang dengan baik dalam keberkahan.

    Lihatlah seorang Habib yg koment di atas, Alwy bin Hasan bin Mukhsin bin Alwi bin Abdullah bin Alwi alaydrus….dari sayyidina Husain binti hababah Fathimah binti Muhammad Rasulallah shalallahu ‘alaihi…. Betapa mulianya beliau tapi kalian masih tetap melecehkannya. Itu karena hati kalian tidak ada rasa cinta kepada Dzurriyat Rasul Saw. Introspeksilah diri kalian, mengaku paling bertauhid tapi cacat iman apakah mungkin?!!!

    1. nggak komen dulu lah …….banyak syetan gentayangan ……takut kebawa arus lagi ….he…he….nyimak aja …..monggo mas Syahid , mas Arumi di lanjuuuuuut ….

  35. Dalil mah bisa aja di pakai..tapi sesuai maksudnya ga?Fahamnya harus bener juga.banyak yg berdalil dg al quran dan hadist tapi tidak tentu di atas al haq..bukankah dr hadist ttg ahlubait yg di maksud adl mereka yg tidak menerima zakat sepeninggal beliau shalallahu alaihi wa salam? Trus koreksi..yg riwayat muslim bukan dari zain bin arqam tapi zaid bin arqam..

    1. abu fida , admin salah ketik dikit aja dikoreksi , kalo wahabi yang salah biarpun salah besar di biarin , kalo nt ga mau mencintai keturunan Rosulallah SAW , itu tanggung jawab nt sendiri , tapi kalo ada yang menghina keturunan Rosulallah SAW sementara yang bersangkutan dalam keadaan Haq Wajib dibela dong ?.

    2. Abu fida@

      Abu Fida, apakah maksud antum ingin mengatakan para Habaib menerima zakat atau sedekah? Ketahuilah, sejauh yg kami tahu seorang Habib yg paling miskin sekalipun tidak ada yg menerima zakat atau sedekah untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Setahu kami mereka hanya mau menerima hadiah, apakah antum pernah melihat sendiri mereka menerima zakat atau sedekah, jawablah dengan jujur.

    3. @ Abu fida
      Yang ngawur berdalil dengan Al Qur’an dan Hadits itu kaum nt wahabiyun, tujuannya berdalil untuk mengkafirkan, mensyirikkan, membid’ahkan ke fihak2 yg gak sefaham dengan wahabi masak ayat Al Qur’an untuk kaum kafir ditujukan ke kaum muslim yg bersyahadad hanya karena mereka tawasul dan ziarah kubur, masak orang ziarah kekuburan dianggap nyembah kuburan orang hormat bendera waktu upacara 17an disebut nyembah bendera apa gak ngawur itu namanya dan faham wahabi itu faham orang gila.

  36. @pemalsu n semua

    Maaf yg bnyk yah, ana g bisa ladenin hasudan nt..
    Ana tau taraf ilmu n akhlaq nt, ana doain nt dpt ilmu dan hidayah.amin3x

    @semua..

    Hasutan,hinaan, fitnah dan permusuhan kpd ahlil bait dan dzuriyat Rasulallah itu sudah ada semenjak zaman Rasulallah..apapun aqidah dzuriyat itu..!!

    inget gak apa yang melatar belakangi peristiwa khadir khum ??

    Mulai yg di hasud, di dustakan, di fitnah, diperangi hingga di bunuh pun pernah di rasakan.. gak masalah, kami tidak khawatir sedikitpun..

    Dakwah Rasulullah melalui itrah2 nya akan terus jalan memberantas dakwah2nya tanduk setan !!

  37. Hadits tsaqalain itu ada bnyak sanad, terjadinya di khadir khum setelah haji wada’..
    Meskipun ada banyak sanad, semua isinya tentang Al Qur’an dan ahlil bait, tapi namanya tanduk setan hasud dengan itrah Rasulallah, ada ulama dari sana yang berani mensahih kan hadits ahad, hadits yang menyelisih dari jamak hadits tsaqalain yg lain..yang berisi Al Qur’an dan sunnah, malah hadits ahad (Al Qur’an dan sunnah) ini lebih populer dari jamak hadits ahlil bait yg lain.. innalillahi wa innalillahi raji’un

  38. Soal zakat dan shadaqah itu di haramkan untuk semua dzuriat Rasulallah..sebagai gantinya mereka memperoleh seperlima dari ghanimah dan baitul maal.

    Tapi zaman sekarang mana ada ghanimah?? Dan jarang pula ada pemerintah yang membagikan Baitul maal (harta kekayaan negara) meskipun itu pemerintahan islam.

    Meskipun itu hak kami yang wajib di bagikan, tapi fungsi kami ada hingga akhir zaman bukan untuk menuntut harta duniawi, tapi untuk menjaga ummat Rasulallah shalallahu ‘alaihi wasallam..ini garis besar tariqah kami.

    Al habib Husain bin Abdullah alaydrus bin Abu Bakar as sakran berkata :
    “sungguh datukku dulu (sayyidina Ali KW) telah mentalak harta dunia ini dan ayahkupun mentalaknya juga.
    Sekarang pun aku mentalak harta duniawi ini untukku dan seluruh anak cucuku !!
    Ya ALLAH Ya Rahman Ya Rahim jadikanlah aku dan seluruh anak cucuku orang2 yang zuhud dan wara’ di dunia ini dan jadikanlah mereka wakil wakil (dakwah) Rasulallah dalam setiap kaumnya.”

    Amin3x Ya Rabbal alamin

  39. Prinsipnya adalah jika manusia telah bersyahadat pastilah dikaruniakan Allah Azza wa Jalla rasa persaudaraan.

    Namun bagi mereka yang belum bersyahadat Allah ta’ala memperingatkan bahwa
    mereka memang (bawaannya) mempunyai rasa permusuhan terhadap kaum muslim
    Firman Allah ta’ala yang artinya,
    “orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang beriman adalah orang-orang Yahudi dan orang-orang Musyrik” ( QS Al Maaidah [5]: 82 ).

    Contoh @pemalsu nickname menulis : “kayaknya kalian berdua ga adil..mengatakan seperti itu kpd lawan antum..”

    @pemalsu nickname dengan perkataan seperti itu telah menunjukkan rasa permusuhan sehingga condong syahadah mereka tidak melampaui kerongkongan atau tidak “sidqan min qalbihi“ (betul-betul keluar dari qalbu).

    Ihsan adalah muslim yang dapat melihat Allah Azza wa Jalla dengan hati/keimanan atau minimal muslim yang yakin bahwa Allah Azza wa Jalla melihat segala perbuatan kita.

    Mereka (kalau benar) kaum Salafi Wahhabi dengan komentar-komentar seperti itu membuktikan mereka tidak menjalankan atau keadaan Ihsan pada tingkat minimal.

    Mereka cenderung tidak meyakini bahwa Allah ta’ala melihat perbuatan / komentar mereka seperti itu.

    Jelas bukan sebuah akhlakul karimah, jelas bukan termasuk muslim yang sholeh (muslim yang Ihsan)

    Mereka mengaku-aku mengikuti pemahaman Salafush Sholeh namun mereka sekedar memahami dan mennjalankan tentang Islam dan tentang Iman saja.

    Padahal pengakuan mereka niatkan ikuti adalah Salafush Sholeh atau Salafush Baik atau Salafush Ihsan, Salafush yang mimimal yakin bahwa Allah ta’ala selalu melihat segala perbuatan manusia.

    Jelaslah pengakuan yang tidak melampaui kerongkongan atau “sidqan min qalbihi“ (betul-betul keluar dari qalbu).

    Kita harus intropeksi diri dan kita harus ingat selalu hadits Rasulullah tentang pihak-pihak yang membaca Al-Qur’an dan Hadits namun tidak melampaui kerongkongan mereka.

    Wassalam

  40. Semoga kita dijauhkan dari hal2 seperti itu mas zuhud,..saya sering mampir di blog anda, kontentnya menyejukkan dan fast update…terus berkarya, dan tetap berkarya

  41. @mutiara zuhud,all aswaja asyari-maturudi n para salikin tarekat shufiyah…
    @mz ga usah bawa bawa nama salafy..antum ceramah panjang lebar,kita jg sdh tau itu..bkn antum aja yg tau makna ihsan & pengamalanya.bahkan antum bw nama imam syafii untuk membenarkan tashawuf,dari kitab apa antum ngelantur spt itu.antum disini sdh seolah olah hakim yg paling tau ttg islam..berilmu ttg islam.antum bawa dalil,betul dalil antum..tapi antum & kawan2 antum sendiri membenci ibnu taimiyah,syaikh ibnu abdulwahab,syaikh bin baz,syaikh albani..apakah kalian hendak membenci juga thdp imam ibnu katsir,ibnul qayyim al jauziyah,adz dzahabi,ibnu rajab al hambali..dll,yg notabene mrk ulama ulama murid ibnu taimiyah dan rujukan ulama salafy???kalau ada beranggapan ibnu taimiyah anti mazhab mengapa ibnu katsir(muridnya) di biarkan bermdzhab syafii?kalau salafy anti madzhab,mengapa justru ustadz2 salafy mengajarkan kitab kitab besar langsung kry ulama madzhab.belajar di salafy di ajarkan madzhab..dan tidak cenderung kpd satu madzhab tapi di ajarkan memahami 4 madzhab bahkan jg pendapat ulama sebelum ada imam 4,spt imam sufyan ibnu uyainah,sufyan atsauri,fudhail ibn iyadh,ibnul mubarok,ibnu jarir dll dr ulama ahli hadist,fiqh,tauhid/akidah,tafsir,ilmu alatnya dll.terhadap perselisihan pendapat ulama(dlm furu)mereka di fahamkan untuk mengambil pendapat yg shahih,sharih,rajih,sesuai dalil dan yg paling mendekati kebenaran menurut ulama jg.mrk tdk mudah mengkafirkan,membidahkan..jgn kalian menilai beberapa individu untuk menilai suatu manhaj.di sisi lain antum begitu mengelu elukan ibnu arabi ? berarti andapun harus introspeksi diri..ana hanya membela salafy dan manhajnya yg kalian di sini menghujatnya (kalau tdk mau di katakan-memusuhinya) ana bkn ahli debat..mgkin kalian yg ahli.tapi utk kalian yg mengaku aswaja dan yg mengaku salafy(siapapun)berdebatlah dg ilmu..@ummati & mz(krn menurut ana,cm mz yg komentnya agak mutu-lainya cuma pasukan hawa nafsu minim ilmu)jika tujuan antum meluruskan faham salafy ,jgn segan segan silahkan datang di majelis ilmu ustadz salafy..apalagi antum di jonggol yah?dekat radio rodja..datangilah,sampaikan hujjah antum..kalau antum benar,ana ikut yg antum fahami..tapi kalau antum kalah hujjah terbukti salah..antum harus ruju kpd al haq..kami tunggu,akn kami saksikan dg mata kepala kami di lapangan yg dg “lidah antum langsung” bukan menghujat salafy dg “permainan kata kata lwt tulisan” di dunia maya ini..silahkan..

    1. @. abu fida
      kenapa anda larang mz , bawa nama salafy ? apa hak anda melarang orang nulis ? adapun Ibnu Taymiyah , m. abdul wahhab , bin Baz dan albani , memang harus dijelaskan di muka umum Faham-fahamnya yang sesat menyesatkan hal ini Wajib untuk diungkapkan , agar orang terhindar dari Tajsim Tasybih dan Salah Kaprah Wahabisme ? .

      adapun gaya diskusi kawan -kawan ASWAJA yang nt nilai tidak bermutu sah-sah saja nt mengatakan seperti itu , namanya juga nt ga seneng sama Ahlu Sunnah Wal-Jama`ah pasti dong nt jelekin , tapi coba Lihat Komentarnya anak-anak Wahabi gila bener kata Bodoh dan Jahil jadi lalapan hih, bahkan ga jarang kata-kata kotor bahkan Musyrik dan Kafir keluar seenaknya.

      yang nt mau bela dari Manhaj Tajsim Wahabi itu apanya ? Tajsim kok di bela ?

    2. @abu fida, memang melaksanakan syariat sesuai As Sunnah dan Al Qur’an di akhir zaman itu terasa memegang bara api (sesuai dengan hadist)..semoga kita selalu Istiqamah bermanhaj salafy…Aamiin…

  42. @mutiara zuhud,all aswaja asyari-maturudi n para salikin tarekat shufiyah…
    @mz ga usah bawa bawa nama salafy..antum ceramah panjang lebar,kita jg sdh tau itu..bkn antum aja yg tau makna ihsan & pengamalanya.bahkan antum bw nama imam syafii untuk membenarkan tashawuf,dari kitab apa antum ngelantur spt itu.antum disini sdh seolah olah hakim yg paling tau ttg islam..berilmu ttg islam.antum bawa dalil,betul dalil antum..tapi antum & kawan2 antum sendiri membenci ibnu taimiyah,syaikh ibnu abdulwahab,syaikh bin baz,syaikh albani..apakah kalian hendak membenci juga thdp imam ibnu katsir,ibnul qayyim al jauziyah,adz dzahabi,ibnu rajab al hambali..dll,yg notabene mrk ulama ulama murid ibnu taimiyah dan rujukan ulama salafy???kalau ada beranggapan ibnu taimiyah anti mazhab mengapa ibnu katsir(muridnya) di biarkan bermdzhab syafii?kalau salafy anti madzhab,mengapa justru ustadz2 salafy mengajarkan kitab kitab besar langsung kry ulama madzhab.belajar di salafy di ajarkan madzhab..dan tidak cenderung kpd satu madzhab tapi di ajarkan memahami 4 madzhab bahkan jg pendapat ulama sebelum ada imam 4,spt imam sufyan ibnu uyainah,sufyan atsauri,fudhail ibn iyadh,ibnul mubarok,ibnu jarir dll dr ulama ahli hadist,fiqh,tauhid/akidah,tafsir,ilmu alatnya dll.terhadap perselisihan pendapat ulama(dlm furu)mereka di fahamkan untuk mengambil pendapat yg shahih,sharih,rajih,sesuai dalil dan yg paling mendekati kebenaran menurut ulama jg.mrk tdk mudah mengkafirkan,membidahkan..jgn kalian menilai beberapa individu untuk menilai suatu manhaj.di sisi lain antum begitu mengelu elukan ibnu arabi ? berarti andapun harus introspeksi diri..ana hanya membela salafy dan manhajnya yg kalian di sini menghujatnya (kalau tdk mau di katakan-memusuhinya) ana bkn ahli debat..mgkin kalian yg ahli.tapi utk kalian yg mengaku aswaja dan yg mengaku salafy(siapapun)berdebatlah dg ilmu..@ummati & mz(krn menurut ana,cm mz yg komentnya agak mutu-lainya cuma pasukan hawa nafsu minim ilmu)jika tujuan antum meluruskan faham salafy ,jgn segan segan silahkan datang di majelis ilmu ustadz salafy..apalagi antum di jonggol yah?dekat radio rodja..datangilah,sampaikan hujjah antum..kalau antum benar,ana ikut yg antum fahami..tapi kalau antum kalah hujjah terbukti salah..antum harus ruju kpd al haq..kami tunggu,akn kami saksikan dg mata kepala kami di lapangan yg dg “lidah antum langsung” bukan menghujat salafy dg “permainan kata kata lwt tulisan” di dunia maya ini..silahkan,..

    1. abu fida@

      Kemungkaran dan kebid’ahan kok antum bela? Antum sudah dengar fatkta terbaru tentang Gusdur? Coba selama ini kalian para Wahabiyyun menganggap Gus Dur sebagai kafir musyrik Penyembah kuburan, terbukti jasadnya masih utuh setelah dikubur setahun lebih. Itulah jawaban yg faktual untuk membungkam kekejian kalin terhadap makhluk Allah yg telah bersyahadat. Allah menunjukkan bukti buat kalian bahwa anggapan kalian salah besar. Jasad masih utuh setelah dikubur setahun lebih itu merupakan tanda-tanda baik tentang Gus Dur Selama ini kalian para Wahabis menganggapnya kafir musyrik. Berpikirlah kalian jangan hanya mengekor apa kata utadz2 kalian yg tidak memiliki sifat amanah dalam dakwahnya.

  43. @ Abu fida
    Gimana pendapat anda seperti komen saya diatas, apakah orang yg ziarah kubur syirik dan apakah orang yg menghormat bendera waktu upacara 17 agustus adalah orang yang nyembah bendera (sperti fatwanya Bin Baz)kalo jawabnya iya ….itu faham orang gila berarti faham wahabi itu faham gila !

    1. @abu2an:
      jika panjenengan berpendapat bahwa fatwa kontemporer dari Syaikh Abdul Aziz bin Baaz itu faham gila, lantas ulama aswaja seperti apa yang antum jadikan sandaran? bukankah beliau bin Baaz mufti KSA? jika benar panjenengan berselisih pendapat dengan beliau maka sama saja panjenengan berselisih pendapat dengan Lajnah Daimah lil Buhuts wal Ifta.. padahal ulama aswaja di Indonesia berpedoman kepada fatwa-fatwa mereka ketika proses ijtihad tidak menemui titik terang terhadap suatu case..
      dan padahal pula Arab Saudi adalah kiblat (Ka’bah) kita sebagai umat Islam..
      mohon penjelasan panjenengan.. afwan ana barusan masuk Islam tahun 2002, jadi perlu banyak belajar.

  44. @arumi,abu 2an
    skali lagi ane bukan ahli debat/jidal..dan ane ga akan memperpanjang perdebatan.jadi afwan sekali…ane ga bisa menjwab pertanyaan antum.
    ane akan mengikuti faham kalian jika kalian terbukti lebih berpegang teguh dg ajaran rasulullah.tapi sekali lagi ane butuh bukti langsung bukan debat di dunia maya dari kalian kalian yg di situs ini menghujat salafy..langsung berhadapan,bertatap muka dengan usatidz salafy tunjukan burhan kalian..toh kalau kalian lebih benar sesuai ajaran rasul…manusia akan melihat.jadi..seperti situs ini katakan bahwa wahabi sering di imbuhi dg kata VIRUS.musnahkan virus itu dr sumbernya..dr sang penyebar virus tsb..dg hujjah kalian,bukan membasmi orang orang yg baru terkena virus tsb.kalau memang yg kalian tuduh penyebar virus(secara tdk lagsung)adl ustadz abdul hakim,yazid jawas,zainal abidin,muhammad umar assewed,usatidz radio rodja..datangilah..di sana ada sesi tanya jawab..terbuka..,ahlan wa sahlan..para ustadz insya Alloh merujuk ke kitab ulama langsung..silahkan datang…jadi berdialoglah dengan dialog ahli ilmu..dialog dg methode ahli ilmu,maka akan nampaklah kewibaan anda semua dan terlihat kedalaman ilmu kalian..bukan dialog asal asalan..langsung..datangi saja akhi…

    dr abu fida al faqir,
    skali lagi ane akui ane bkn ahli debat..jd afwan ane ga bs melayani perdebatan..apalagi perdebatan yg asal asalan,bukan perdebatan yg di ajarkan para ulama.

  45. @arumi,abu 2an
    skali lagi ane bukan ahli debat/jidal..dan ane ga akan memperpanjang perdebatan.jadi afwan sekali…ane ga bisa menjwab pertanyaan antum.
    ane akan mengikuti faham kalian jika kalian terbukti lebih berpegang teguh dg ajaran rasulullah.tapi sekali lagi ane butuh bukti langsung bukan debat di dunia maya dari kalian kalian yg di situs ini menghujat salafy..langsung berhadapan,bertatap muka dengan usatidz salafy tunjukan burhan kalian..toh kalau kalian lebih benar sesuai ajaran rasul…manusia akan melihat.jadi..seperti situs ini katakan bahwa wahabi sering di imbuhi dg kata VIRUS.musnahkan virus itu dr sumbernya..dr sang penyebar virus tsb..dg hujjah kalian,bukan membasmi orang orang yg baru terkena virus tsb.kalau memang yg kalian tuduh penyebar virus(secara tdk lagsung)adl ustadz abdul hakim,yazid jawas,zainal abidin,muhammad umar assewed,usatidz radio rodja..datangilah..di sana ada sesi tanya jawab..terbuka..,ahlan wa sahlan..para ustadz insya Alloh merujuk ke kitab ulama langsung..silahkan datang…jadi berdialoglah dengan dialog ahli ilmu..dialog dg methode ahli ilmu,maka akan nampaklah kewibaan anda semua dan terlihat kedalaman ilmu kalian..bukan dialog asal asalan..langsung..datangi saja akhi…

    dr abu fida al faqir,
    skali lagi ane akui ane bkn ahli debat..jd afwan ane ga bs melayani perdebatan…apalagi perdebatan yg asal asalan,bukan perdebatan yg di ajarkan para ulama.

    1. Kalau antum sudah mengakui tidak ahli debat kenapa antum ngomong seperti ahli jidal dan mengatakan perdebatan di sini asal-asalan? Bukankah yg asal-asalan itu dari kalian penganut Wahabisme, lihatlah di atas itu, antum bisa simak bagaimana mereka ngawur tanpa ilmu. Tapi antum bilang kami asal-asalan, kenapa ente nggak bisa melihat fakta walaupun ada di depan mata antum sendiri?

      Antum tidak usah mengigau ngalor-ngidul yg tidak sesuai fakta, di blog ini aja kalian kebakaran jenggot melulu kok nantangin debat offline? Sadarlah ilmu kalian itu tidak memiliki dasar yg kokoh, makanya ajaran yang kalian anut tidak memiliki kosistensi justru kontradiktif antara fatwa yg satu dengan yang lain. Kapan kalian akan segera sadar dari kebatilan yg parah ini?

      Antum mau debat soal apa, mengenai isu-isu bid’ah yang kalian sebarkan? Oke, tunjuk aja anak-anak ASWAJA yg biasa koment di sini, mau bicara tentang Tawassul atau yg lainnya? Silahkan tunjuk salah satu dari kami, insyaallah akan meladeni antum. Ayo kita bahas tuntas secara live di sini. Tentukan waktunya karena blog ini memungkinkan untuk debat secara live. Antum tahu kan, blog ini tidak dimoderasi jadi kesempatan bagi antum untuk unjuk kebenaran menurut versi antum.

      Pilih salah satu tema ini:

      Tawassul
      ziarah kubur
      Maulid Nabi Saw.
      Atau tema-tema yg lain yg menurut antum bid’ah.

      Atau antum berani debat dengan ana soal Tauhid Tiga (TRINITAS) yang kalian anut dan banggakan? Ana katakan Tauhid versi antum adalah bid’ah ditimbang menurut divinisi bid’ah versi Wahabi. Bukan versi ASWAJA.

      Atau silahkan tentukan sendiri TEMA yg menurut antum yakin menguasai ilmunya, tafadhdhol wailaikum masykuro….

  46. Setelah kami pelajari, kenapa saudara kami Salafi/Wahhabi seperti enggan mendalami dan menjalankan tentang Ihsan atau akhlak yang semua diuraikan dalam Tasawuf, ternyata salah satunya dengan adanya fatwa/ketetapan Syaikh Ibnu Baz tersebut.
    http://tamanqolbi.wordpress.com/2010/12/09/hukum-orang-yang-meyakini-bahwa-rasulullah-bukan-manusia-biasa/
    atau

    Beliau yang meng-indroktinisasi para pengikutnya bahwa Rasulullah tidak mengetahui tentang ghaib.
    Fatwa/ketetapan beliau adalah muslim yang berkeyakinan Rasulullah mengetahui hal ghaib maka ini adalah keyakinan kufur yang pelakunya dianggap sebagai orang kafir karena melakukan kekufuran yang besar

    Pengetahuan tentang ghaib adalah kunci untuk mengenal tentang Ihsan

    ujuan untuk mengenal dan mengimplementasikan tentang Ihsan adalah untuk dapat melihat Allah ta’ala dengan keimanan/hati (sesuatu yang ghaib). Hati adalah sesuatu yang ghaib, tidak dapat diketahui keberadaannya dengan panca indera.

    Keberadaan akal, nafsu, rasa, hati, jiwa dan roh pada diri manusia. Diri ini begitu luas dan besar. Luasnya dan besarnya tiada bisa dijangkau oleh akal pikiran manusia. Jadi kalau kita bicara tentang diri, kita bicara sesuatu yang ghaib, seperti bicara tentang akal, nafsu, rasa dan hati, juga bicara tentang roh dan jiwa. Itu semua keberadaannya kita yakini ada, akan tetapi kita tidak pernah menjumpai itu semua dengan indera lahiriah kita.

    Dengan mengenal diri kita maka kita akan mengenal Allah Azza wa Jalla (ma’rifatullah)

    MAN ‘ARAFA NAFSAHU FAQAD ‘ARAFA RABBAHU
    (Siapa yang kenal kenal dirinya akan Mengenal Allah)

    Sebagaimana pula firman Allah Taala yang artinya:
    “Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan/kebesaran) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?“ (QS. Fush Shilat [41]:53 )

    Sungguh fatwa/ketetapan Syaikh Ibnu Baz sepert itu tidak memperhatikan firman-firman Allah ta’ala seperti,
    Yang artinya
    “Tuhan Maha Mengetahui yang gaib. Maka Dia tidak akan membukakan kegaibannya itu kepada seorang pun, kecuali kepada Rasul yang di kehendaki”. (QS. Al Jin [72]: 26-27).

    “Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”. (QS Al Isra [17]:85 )

    Tasawuf adalah salah satunya seputar tazkiyatun nafs, mengolah atau manajemen hati

    Hati adalah ghaib, keberadaannya kita yakini ada namun tidak terlihat oleh mata dan tidak terdengar oleh pendengaran.

    Sebuah hadits qudsi menerangkan
    Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda yang artinya,
    ” Allah berfirman: “Aku telah menyediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shaleh (pent. Muhsin atau Sholihin) sesuatu yang belum terlihat oleh mata, belum terdengar oleh telinga (pent. sesuatu yang ghaib), dan tidak pula terbesit dalam hati manusia.” “Oleh karena itu, apabila kalian ingin mengetahuinya bacalah firman Allah ini, “maka tidak seorangpun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati” . (QS as Sajdah [32]:17) (HR Bukhari ; hadits sahih).

    Jadi tepatlah nasihat Imam Syafi’i ~rahimullah

    Berusahalah engkau menjadi seorang yang mempelajari ilmu fiqih dan juga menjalani tasawuf, dan janganlah kau hanya mengambil salah satunya.
    Sesungguhnya demi Allah saya benar-benar ingin memberikan nasehat padamu. Orang yang hanya mempelajari ilmu fiqih tapi tidak mahu menjalani tasawuf, maka hatinya tidak dapat merasakan kelazatan takwa. Sedangkan orang yang hanya menjalani tasawuf tapi tidak mahu mempelajari ilmu fiqih, maka bagaimana bisa dia menjadi baik / sholeh (pent. muslim yang Ihsan atau muslim yang sholeh atau muhsin atau sholihin) ?

    Jadi kalau hanya menjalankan tentang Islam dan tentang Iman saja tidaklah salah atau tidaklah sesat namun hatinya tidak dapat merasakan kelezatan taqwa atau hatinya tidak merasakan kenikmatan taqwa

    Dengan menjalankan Ihsan (akhlak/tasawuf) kita dapat menjadi muslim yang Ihsan (muhsin), muslim yang terbaik, muslim yang sholeh (sholihin) sebagaimana Salafush Sholeh.
    Muslim yang Sholeh (sholihin) akan sampai pada tujuan hidupnya yakni untuk sampai kepada Allah Azza wa Jalla dan berkumpul dengan para Nabi, Shiddiqin, Syuhada

    “Dan barangsiapa yang menta’ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni’mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiiqiin, syuhada, dan sholihin. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS An Nisaa [4]:69 )

    Sholihin adalah muslim yang sholeh, muslim yang ihsan, muslim yang terbaik
    Syuhada adalah muslim yang mati syahid
    Shiddiiqin adalah muslim yang amat teguh kepercayaannya kepada kebenaran Rasul

    Wassalam

  47. jika wahabisme adalah Faham yang benar tidak menyimpang dan Salah Kaprah , mestinya Ustadz-ustadz yang abu fida sebutkan berani bikin web yang terbuka , meskipun menggunakan moderasi jangan maen delet komentar yang tidak bisa mereka Jawab , jangan meng cut komentar sembarangan , sayang seribu sayang ustadz-ustadz itu ga ada yang berani apalagi bikin web seperti web Ummati ini.

  48. @arumi
    datangi saja mas..sering kajian di mana mana kok..terbuka…malah lebih leluasa dlm tanya jawab langsung.

    Bagi pembaca yang masih penasaran dg salafy…yg telah membaca artikel di ummati press,coba datangi kajian ustadz salafy.kalau perlu,bawa data data /artikel dr ummati…sampaikan ke ustadz,tanyakan yg menjadi masalahnya..ini sebagai bentuk tabayyun.jadi anda bisa membandingkan..benarkah yg sering di tuduhkan ummati terhadap salafy…setelah itu dgn memohon hidayah dari Alloh,anda bebas menentukan untuk mengikuti yg anda anggap benar yg sesuai ajaran Rasulullah shalallahu alihi wa salam.karena kebenaran dan ilmu bukan di dapat dari sekedar membaca artikel artikel di internet…para ulama mencontohkan,jalan/thoriqoh untuk menuntut ilmu adalah dengan mendatangi dan duduk di majelis ilmu langsung..dengan adab adabnya spt sabar,ikhlas dll.
    nasehat untuk diri saya pribadi dan yg menghendaki kebenaran dan kebaikan,
    “barangsiapa yg di kehendaki baik oleh Alloh maka Alloh akan fahamkan dia dalam hal agamanya”

    1. abu fida@

      Abu Fida, ternyata antum tak ada bedanya dengan yg komentnya pada ngawur di atas. Pandai putar balik fakta. Sampai-sampai ente bilang: “…benarkah yg sering di tuduhkan ummati terhadap salafy…” …Emangnya UMMATI ini menuduh apa kepada Salafy Wahabi? Bukankah Ummati hanya menyampaikan COUNTER atas dakwah Salafy Wahabi yg ngawur tapi mengklaim berdasar Al-Qur’an wassunnah???

      Lihat dan bacalah postingan-postingan Ummati nyaris semuanya COUNTER bukan tuduhan seperti antum bilang.

      Salafy Wahabi bilang Tawassul kepada Nabi Saw adalah musyrik, Ummati mengcounternya bahwa Tawassul tsb adalah sunnah. Dan banyak contoh lainnya, cari sendiri di blog ini semuanya pakai dalil yg tsiqah alias tidak asal-asalan seperti antum katakan.

  49. abu fida said :
    – ..para ustadz salafy insya Alloh merujuk ke kitab ulama langsung…
    – ..para ulama mencontohkan,jalan/thoriqoh untuk menuntut ilmu adalah dengan mendatangi dan duduk di majelis ilmu langsung..dengan adab adabnya spt sabar,ikhlas dll.
    ================
    – apakah para ustadz salafy sudah duduk di majelis langsung dengan ustadz yang bersambung sanadnya dengan ulama penulis kitab ? karena kadang terdapat perbedaan antara ustadz salafy dengan ustadz yang sanadnya bersambung kepada para Imam dan ulama penulis kitab ?
    – apakah Syeikh Al Bani juga duduk di majelis dengan muhaddis yang sanadnya bersambung atau hanya membaca / merujuk kitab saja sebelum memilah2 hadits ?
    – apakah Ibn Taimiyah dan Ibn Abd Wahab juga melakukan hal tersebut ?

  50. @abah zahra
    pertanyaan antum bagus banget tuh untuk di tanyakan di majelis ilmu ustadz2 salafy bukan bertanya di internet….untuk tabayyun dan sekaligus menemukan jawabanya…….sekali lagi,datangilah…,tanyakan semua yg abah zahra belum tau,atw sdh tau tapi masih ragu…seharusnya dulu sewaktu syaikh salim bin ied al hilal&syaikh ali hasan al halabi dtg ke JIC,abah zahra bisa tanya langsung,beliau berdua sbg murid syaikh albani lebih tau keadaan syaikhnya.jd jawaban bukan di internet ya..ini comment terakhir,ane dah janji utk tdk akan memperpanjang perdebatan…majelis ilmu salafy terbuka untuk antum semua..

    1. abu fida @

      Bararti antum menyepelekan website-website di internet, lalu apa gunanya website-website Salafy Wahabi yg bertebaran di dunia maya ini. Hanya sampah saja dong?

      Kenapa sekarang kalian psimis dengan informasi di internet, bukankah dulu kalian bangga dg info Islam internet saat kalian masih mendominasi dunia maya? Sekarang setelah bangkitnya ASWAJA di dunia maya kalian jadi psimis, kalian tida PEDE lagi berdiskusi melalui internet? Bukankah internet ini terbukti sangat bermanfaat untuk membongkar kesesatan siapa saja? Juga berguna untuk memblow-up kebenaran, seharusnya antum tetap optimis jika antum merasa membawa kebenaran. Karena dunia internet ini sangat terbuka, orang akan bisa dengan mudah menimbang mana nilai-nilai kebenaran yg paling pas dengan hati nurani. Di dunia Barat sana banyak orang masuk Islam berkat informasi Islam di internet. Karena itu tetaplah optimis jika antum merasa membawa dan menyuarakan kebenaran.

    2. @ abu fida, bener nih majelis salafi terbuka untuk semua, nanti masih ada moderasi seperti pada blog2 wahabi/salafi….anda jangan jadi pembohong, coba dulu blog2 wahabi/salafi benar2 dibuka untuk umum dulu tanpa ada moderasi….baru anda comment spt itu..

  51. gada salahnya juga menjawab melalui internet… terlebih untuk jawaban sederhana sebagai permulaan :
    — Sebagaimana kita ketahui, pentingnya sanad dalam mempelajari ilmu hadits, hal ini agar pemahaman yang terkandung dalam suatu hadits bukan hasil “terjemahkan saja”… Apakah Syekh Al bani memiliki guru dalam ilmu hadits yang sanadnya bersambung kepada Rasulullah SAAW ?
    Tuliskan aja disini, misalnya beliau belajar dari …. misalnya A, dari ….misalnya B (gurunya A), dari ….. misalnya C (gurunya B)…. teruuuuussss…..
    kan ga sampai satu halaman.. Saya pernah baca di majelis rasulullah SAAW nasab dan sanad Habib Mundzir sampai ke Rasulullah SAAW, ga sampai satu halaman kok…
    Silahkan para salafy maupun wahaby ……..

  52. abu fida al-wahabi tidak berani membicarakan Aqidah , faham dan Manhajnya di Forum terbuka seperti ini , dia tidak yakin dan PD dengan keshahihan Aqidah , faham dan manhaj yang dia anut.

  53. Takut terbongkar aqidah TRINITAS-nya. Maunya diskusi tertutup biar tidak bisa disimak orang lain. Blog Ummati ini memungkinkan untuk diskusi secara live, karena tidak dimoderasi. Tinggal ditentukan kapan waktunya kita bisa berdiskusi secra ilmiyah dan terbuka. Carilah wakil antum yang memiliki ilmu, insyaallah kami siap melayani antum. Tunjuk saja siapa dari kami yg ingin antum ajak sebagai paertner diskusi. Bisa Mas Syahid, Mas Mutiara Zuhud, Mas Wong, Mas Gondrong, Mas Artikel Islami, Abah Zahra, Abu-abuan, Akbar Caniago, Munib Muslih, Miranda, dll, Silahkan tunjuk aja jangan hanya mengajak sesutu yg tidak realistis!

  54. @abu fida dan all wahabi. Mari kita berdiskusi dgn baik, disinilah tempatnya, karena memang situs ini dibuat agar kita bisa berdialog langsung. Maka manfaatkanlah untuk membela dan menjelaskan pemahaman kalian dgn cara yg baik dan santun, sebagaimana kami disini membela dan menjelaskan pemahaman kami. Untuk abu fida, alangkah baiknya saran antum untuk bertabayun dapat dilaksanakan oleh kelompok antum.

  55. Bismillahirrahmanirrahim…..

    Untuk meminimalkan komentar-komentar tidak bermutu yang akhir-akhir ini dilontarkan oleh pendukung ajaran Wahabisme, maka sejak hari ini, Ahad 20 Februari 2011, kami terpaksa membuat peraturan baru. Peraturan ini berlaku buat pembela ASWAJA maupun pembela WAHABI.

    1. Bagi pengirim komentar wajib menggunakan nick-name “nama manusia”. Contoh: Arumi, Ahmad Syahid, Miranda, Abu Fida, Yusuf Ibrahim dll.

    2. Peraturan no. 1 tersebut tidak berlaku buat “pemilik blog/website”. Contoh: Artikel Islami, Mutiara Zuhud, Pencari Kebenaran, Bicara Salafy, Wild West Wahabi, dll.

    3. Dilarang mengumpat dan tidak boleh mengandung pornografi.

    Bagi komentator yang melanggarnya, komentar akan didelete tanpa kompromi. Oleh karena itu bagi yang belum menggunakan nick-name “nama manusia” agar segera mengganti namanya dengan “nama manusia” agar tidak terkena delete.

    Terimakasih atas perhatiannya.

  56. @abu fida.

    Insyaallah , kami tidak pernah membenci seorang manusiapun apalagi manusia yang telah bersyahadat, apalagi terhadap ulama seperti Syaikh Ibnu Taimiyah, Syaikh Ibnu Abdulwahab, Syaikh Bin Baz, Syaikh Albani.

    Kami hanyalah menyampaikan kesalahpahan-kesalahpahaman di antara kita sesama saudara muslim. Ketika kami merujuk kepada Al-Qur’an dan Hadits , kami temukan perbedaan pemahaman dengan apa yang syaikh/ulama/ustadz kaum Salafy Wahhabi sampaikan atau tetapkan.

    Apakah kami harus berdiam diri ?
    Sementara itu kesalahpahaman-kesalahpahaman itu tersebar luas di dunia internet.

    Kesalahpahaman adalah salah menurut apa yang kami pahami. Kita paham bahwa salah atau benar, pada hakikatnya adalah Allah Azza wa Jalla yang saja yang tahu karena Dia sajalah yang Maha Mengetahui

    Sebagai contoh dengan tersebar luasnya fatwa/ketetapan Syaikh Ibnu Baz tersebut. Saudara Abu Zakaria sendiripun dalam uraian beliau, sudah mengerti kesalahpahaman fatwa/ketetapan Beliau.

    Apakah antum sekalian berdiam diri ?

    Kita sudah paham bahwa kalau kita melihat sebuah ke-zhaliman-an maka kita wajib melakukan suatu upaya, selemah-lemahnya adalah berdoa.
    Zhalim arti menempatkan tidak pada tempatnya.

    Jika kita tidak melakukan upaya apapun setelah melihat ke-zhaliman maka kita turut menanggung dosa ke-zhaliman tersebut.

    Kami menyampaikan segala kesalahpahaman-kesalahpahaman lewat media internet karena merekapun menyebarluaskan kesalahpahama-kesalahpahaman lewt media internet. Adilkan Kita paham bahwa adil artinya menempatkan pada tempatnya.

    Sedangkan mengenai nasihat Imam Syafi’i ~rahimullah, merupakan Diwan Al-Imam Asy-Syafi’i disampaikan ke kami dari mulut kemulut oleh syaikh/ulama/ustadz kami.
    Mereka yang menyampaikan kepada kami dan dalam matan/isinya ada terungkap “Demi Nama Allah”, kami yakin syaikh/ulama/ustadz kami tidaklah berdusta.

    Sedangkan mengenai ulama-ulama di Radio Rodja, Cileungsi memang berdekatan dengan kami. Jikalau Allah mengehndaki, kami tentu bersilaturahmi kesana.

    Sedangkan antum ingin ikut atau tidak dengan apa yang kami pahami sebeanrnya tergantung diri antum sendiri karena setiap jiwa manusia, Allah ta’ala telah mengaruniakan mana yang benar dan mana yang salah

    “maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. (QS As Syams [91]:8 )

    dan lagipula kalau kami diijinkan Allah Azza wa Jalla untuk dapat bersilaturahmi ke ulama-ulama di Radio Rodja, tentu bukan untuk masalah menang atau kalah dalam berhujjah. Sungguh salah benar hanyalah Allah saja yang mengetahui, sedangkan kita sekedar melakukan pemahaman(ijtihad) terhadap petunjukNya.

    Wassalam

    Beliau yang meng-indroktinisasi para pengikutnya bahwa Rasulullah tidak mengetahui tentang ghaib.
    Fatwa/ketetapan beliau adalah muslim yang berkeyakinan Rasulullah mengetahui hal ghaib maka ini adalah keyakinan kufur yang pelakunya dianggap sebagai orang kafir karena melakukan kekufuran yang besar

    1. gila bener Fatwa bin baz neh , berarti dia mengenggap Muslimin Indonesia ini Kafir dan Musyrik Luar biasa bin baz , bin baz. mz. terimakasih info linknya.

  57. Ping-balik: Buku-buku Sesat Buatan Para Aktifis Wahabisme di Indonesia « UMMATI PRESS
  58. Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita mengabdi kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah……
    =================================================================================
    kalau semua beriman dengan ayat diatas beres sudah carut marut dalam tubuh ummat islam.

  59. @ abu fida
    Mohon maaf, apa gak baca tentang artikel di atas. Jangan jangan nanti kalau ente d datangi densus 99 sama sama kayak ust. Afrokhi. Sama juga bohong . Maaf ya. Aq salafy totok (asli lho )tpi tidak beraqidah TAUHID TRINITAS Kayak kaum WAHABI. Trims.

  60. seruuuuuuuuuuuuuuuuu….. pengikut wahabi kebakaran jenggotttt…
    sorry bro aku gak bisa comment… salut densus 99…

  61. Arumi@ Wah! Njenengan hebat banget beretorika. Tapi debat disini ini ya memang cuman debat kusir.. Coba di datangi itu majelis yang disarankan Abu Fida. Baru bisa tahu apa coment-koment njenengan itu bener.

  62. Ping-balik: www.muslim.or.id VS www.ummatipress.com Tentang Afrokhi Abdul Ghoni - UmmatiPress : Fakta di Balik Berita
  63. Membaca kisahnya Pa Afrokhi, jadi ingat kisah masuk islamnya Abdullah bin Salam, tokoh Yahudi di Madinah. Orang-orang Yahudi Madinah memuji Abdullah bin Salam sebagai orang mulia dan keturunannya orang mulia, ketika Rasululloh bertanya tentang Abdullah bin Salam. Tapi setelah orang-orang Yahudi itu tau bahwa Abdullah bin Salam telah memeluk islam, langsung pujian orang yahudi itu berubah jadi caci maki.

    Alangkah serupanya malam ini dengan malam kemaren.

    Untuk Pa Afrokhi terus istiqomah dengan sikap antum dan berbahagialah antum tidak dianggap “orang pintar”. Sebab mereka adalah kumpulannya “orang-orang pinter”

    Sebetulnya perbedaan antara orang-orang yang disebut salafi wahabi dengan orang yang menentangnya hanyalah terletak pada cara memahami al-Qur’an dan as-Sunnah saja.

    Kalau orang-orang yang mereka sebut wahabi dalam memahami al-Qur’an dan as-Sunnah adalah sesuai dengan pemahaman Para Sahabat, sedangkan orang-orang yang menentang wahabi dalam memahami al-Qur’an dan as-Sunnah adalah sesuai dengan pemahaman Para Normal. Jadi bedanya tipis tapi akibatnya luar biasa dahsyat.

    1. kang abdul kholik,
      mana ada sahabat Nabi yg berkeyakinan Allah “nongkrong” di langit seperti yg diimani Wahabi, jadi jangan ngaku2 ikut sahabat lha wong kelakuan kalian suka memfitnah sahabat?

      Mana ada sahabat pakai celana cingkrang, sebagaimana fitnah kalian terhadap mereka bahwa mereka pakai celana cingkrang? Lalu kalian bercelana cingkrang dg dalih ikut Sahabat? Ada2 saja emang…..

    2. abdul kholik@ sahabat tdk pernah menyesat-nyesatkan orang,. kata anda sesuai dg sahabat. sesuainya dimana?? belajar dari kitab2 terjemahan itu yac? pantesann… menafsirkan al qur’an dan hadits kog seenaknya., ya ghini jadinya,

  64. Wah ayat 11-12 S. al-Baqoroh di atas kayaknya lebih tepat dikenakan ke penulis artikel ini dan orang-orang yang sejenisnya.

    Rasululloh bersabda: “Semua bid’ah sesat” Kalian bilang ada kok bid’ah yang baik.

    Kalian menganggap bid’ah-bid’ah yang kalian lakukan adalah kebaikan sementara Rasululloh menyatakan semua bid’ah itu sesat apa itu bukan senjata makan tuan namanya?

    1. Ente makan pakai sendok juga bid’ah, mestinya ente makan pakai tiga jari.

      ente2 pakai celana cingkrang juga bid’ah, mestinya ente2 pakai jubah.

      ente2 jenggotan berantakan juga bid’ah, mestinya ente2 jenggotnya rapi biar jadi jenggot sunnah.

      Jadi… kalau mikir itu jangan parsial biar nggak senjata makan tuan.

      1. xi xi xi… betul sekali mbak sherly…

        si “bukan munafik” kalo gitu sangat munafik dong ya….. coba berapa kali dalam sehari dia melakukan bid’ah ? berapa kali sesat dia dalam sehari ?????? wah wah ….. benar benar senjata makan si tuan munafik.

  65. WAHABI mang sesat dah….kebayakan dari Wahabi selalu pake nama ABU depannya, para TERORIS juga banyak pake Nama ABU…….dulu waktu ane kecil BANGSA INDONESIA tentrem adem nyaman…..pengajian di lingkungan rumah Ane juga adem, peringatan acara keagamaan juga selalu diadakan buat anak-anak sampe orang tuanya, hingga terbangun lah rasa kebersamaan dan rasa saling bantu di lingkungan kami…..tapi setelah paham WAHABI masuk malah bukan Tentrem lingkungan Malah bikin Runyem jadinye…..nyalahin orang mulu kerja nye, DIE BILANG : JAMAN RASULLULLAH TIDAK ADA INI, INI BID”AH….!!!! SAMBIL MELOTOT MATA MEREKA, Anak-anak kecil pun ketakutan lari, mereka pikir seolah ingin menerkam diri mereka……….Jadi kalo ada Jadwal Ronda dan Kerja Bakhti dilingkungan pade bingung….Emang di Jaman Rasullullah Ronda ma kerja bakhti ada gak…?? ada Dalilnya gak…?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker