Berita Fakta

Ada Apa Dengan Arab Saudi

Arab Saudi Bakal Hancurkan Makam Nabi dan Sahabat

 

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Saudi Arabia berencana akan menghancurkan situs penting Islam  meliputi masjid Nabawi di Kota Madinah dan  beberapa situs penting lainnya.

Rezim Al Saud yang menguasai pemerintahan di itu Arab Saudi berencana menghancurkan tiga masjid tertua di dunia dalam ekspansi multi miliar pound, dalam sebuah laporan yang dikutip Fars News, Minggu (28/10/2012).

Masjid Nabawi di Madinah, di mana Rasullulah Muhammad dimakamkan, akan dihancurkan bulan depan usai musim haji tahun ini. Rencananya, pembangunan itu akan mengubah masjid Nabawi menjadi gedung terbesar di dunia, dengan kapasitas 1,6 juta orang.

Rencana Saudi untuk meruntuhkan situs sejarah Islam yang paling dihormati oleh muslimin di dunia itu tentu saja amat mengejutkan.

Menurut rencana, sebagian besar perluasan Masjid Nabawi akan diperlebar sisi Barat masjid, yang di sana berada makam pendiri Islam dan dua khalifah pertama Islam Abu Bakar dan Umar.

BACA :  Pengungsi Suriah dan Pudarnya Kemanusiaan Negara Arab

Menurut Kementerian Urusan Islam Saudi Arabia yang menerbitkan sebuah pamflet tahun 2007 silam dan disusun oleh Mufti Besar Arab Saudi, Abdulaziz al-Sheikh, bahwa penghancuran kubah masjid dan meratakan makam Nabi Muhammad, Abu Bakar dan Umar berdasarkan fatwa Abdulaziz al-Sheikh.

Dr. Irfan al-Alawi dari Yayasan Riset Warisan Islam (Islamic Heritage Research Foundation) mengatakan sudah 10 kegiatan tahunan terkait perusakan situs Islam di Arab Saudi. “Membisunya kamum Muslimin atas penghancuran Mekkah dan Madinah adalah bencana dan kemunafikan terbesar,” tegasnya.

“Film tentang pelecehan Nabi Muhammad jadi protes di seluruh dunia, tapi penghancuran tempat kelahiran Nabi, dimana Rasulullah Saw berdoa dan mendirikan Islam justru dibiarkan hancur tanpa kritik apa pun,” pungkasnya.@frs/it/tgm

S  o  u  r  c  e

 

Arab Saudi Hapus Zionis Israel dari Daftar Musuh

 

LENSAINDONESIA.COM: Sumber-sumber intelijen mengkonfirmasikan penghapusan nama rezim Zionis Israel dari daftar negara-negara musuh Arab Saudi.

BACA :  Bom Arab Saudi Hancurkan 4000 Situs Sejarah di Yaman

Dikutip Nahrainnews, Kamis (11/10), terungkap kebijakan rezim Al Saud yang menghapus nama Israel dari daftar negara-negara musuh Saudi.

banner gif 160 600 b - Ada Apa Dengan Arab Saudi

Sejumlah pengamat mengatakan bahwa rezim Riyadh menghapus nama Israel dari daftar negara-negara musuhnya dan bahkan departemen informasi Saudi kepada media-media negara itu memerintahkan untuk tidak mempublikasikan artikel tentang bahaya Israel bagi kawasan Timur Tengah.

Departemen informasi Saudi menginstruksikan media-media negara itu untuk lebih memusatkan perhatian ke Iran dan mempropagandakan bahwa Teheran adalah musuh utama Riyadh dan negara-negara sekitar Teluk Persia, bukan Tel Aviv, yang menjajah sesama negara Arab, yakni Palestina. @nhr/fars

S  o  u  r  c  e

 

 

Perwira Militer Arab Saudi Ditangkap di Suriah

 

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Suriah mengatakan pasukannya telah menyerang pemberontak yang mengendalikan bagian komersial kota Aleppo. Bahkan pasukan Suriah telah menangkap beberapa perwira militer dari Arab Saudi dan Turki, Selasa (7/8/2012). Liputan televisi al Arabiya memperlihatkan penyergapan dilakukan secara mendadak.

BACA :  Telpon Rahasia Obama dan Raja Salman Tentang Suriah

Sebuah laporan sebelumnya oleh Reuters mengatakan kota Adana di Turki kini menjadi basis rahasia yang digunakan oleh beberapa negara untuk mengkoordinasikan bantuan militer ke pemberontak Suriah. Intelijen Suriah menemukan sejumlah bukti masuknya peralatan militer untuk para pemberontak yang muncul secara sporadis di beberapa kawasan di Suriah.

Koordinasi paling solid sampai sejauh ini masih dipegang oleh kelompok ‘Free Syrian Army’ (FSA). Beberapa pekan lalu, FSA sempat menggempur habis-habisan posisi pasukan Suriah. Mereka menggunakan peralatan berat, namun tank-tank dan pesawat pemerintah segera menyerang balik.

Kini, beberapa kota telah kembali dikuasai oleh pasukan pemerintah Suriah. Selain masih menjaga ketat Damaskus, pasukan Suriah juga terus berusaha merebut Aleppo. Tank dan pesawat Suriah menghajar sejumlah posisi pemberontak. alarb

 

S  o  u  r  c  e

Tags
Show More

Islam Institute

Islam Institute News: situs dakwah berhaluan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Hadir sebagai media online penyeimbang informasi dari berbagai info Islam berbasis internet.

Related Articles

28 thoughts on “Ada Apa Dengan Arab Saudi”

  1. mereka (wahabi & zionis laknatullah) kan emang teman baik….. :mrgreen:

    dinasti suud, bisa bertahan sampe sekarang kan karena didukung oleh zionis dan antek2nya…

  2. Ada pa ya dg arab saudi? Ada Wahabinya kali ya? Mungkin karena ada Wahabinya makanya Arab Saudi menghapus Zionis Yahudi dari daftar musuhnya dan berbalik menjadikan Iran sbg musuh nombor One. Makin mantab aja nih Wahabi karibnya Yahudi?

    Benar2 sakit hati saya dg Arab saudi n Wahabinya, masa Yahudi lebih dijadikan teman daripada muslim Palestina? Awas nanti kalau waktunya datang saya akan mau ikut jadi bagian dari pasukan yg akan merebut Haromain dari penjajahan Yahudi Saudi Arabia.

  3. Mungkin benar telah mendekati akhir zaman…
    Dimana kawan menjadi lawan,lawan menjadi teman,sahabat berkhianat. Sulit membedakan,mana penjaga/pembela agama dan mana durjana berkedok ulama.
    Dari itu,jagalah sanak keluarga kita dari distorsi pemahaman terhadap agama. Belajarlah kepada ulama2 yg punya estafet keilmuan sampai baginda Rosulullah SAW,yg mengajarkan kecintaan kepada Rasulullah SAW & tuntunannya,bukan ulama penebar keresahan & kebencian dikalangan sesama umat..
    Sungguh miris mendengar berita ini…

  4. Saudara2, jangan cepet-cepet umbar emosi begitu. Tentunya KSA punya alasan (jika benar berita ini) untuk melakukannya.
    Coba lihat sejarah, apa ada pohon yang lebih baik daripada pohon yang menaungi kaum muslimin ketika membai’at Rasulullah pd bai’aturridwan? Dimana pohon itu sekarang? apa masih ada? atau sudah ditebang? kapan ditebangnya? jika sdh ditebang, siapa yang menebang dan siapa yang memerintahkan menebang? Apa pula alasannya pohon itu ditebang? Mari belajar tariikh mas

    1. mudah2an ini menjadi tanda2 akan kehancuran Kesultanan Dinasti Su’ud yg menjajah Tanah Suci Ummat Islam. Semoga digantikan oleh pemerintahan bariu yg berpihak kpd seluruh Madzhab2 Ummat Islam, dan tamatlah paham full fitnah Wahabi.

    2. Bismillah,

      Mas @ibn abdul chair

      di hati kami dan mayoritas muslimin sedunia, Tanah dimana didalamnya bersemayam jasad mulia Rosululloh Saw, jauh lebih mulia daripada pohon sejarah tempat Bai’atur Ridhwan. Seandainya tempat tsb tidak memiliki tempat khusus dihati para pembesar para sahabat, dengan alasan apa Kholifah Abu Bakar dan Amirul Mukminin Umar Ibn Khotthob rodhiyallohu ‘anhuma berkeinginan dimakamkan disana?

      Tolong hargai penghormatan kami kepada junjungan kami Rosululloh Muhammad saw, jangan sekali-kali menyamakan pusara manusia paling mulia dan paling berjasa bagi kehidupan kami dan mayoritas muslimin sedunia dengan pohon bersejarah…

    3. @Ibn Abdul Chair

      PELESTARIAN KHULAFAA-URRASYIDIN TERHADAP CINCIN NABI SAW

      Al-Imam Al-Bukhari meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibnu `Umar Ra, ia berkata : “Rasulullah Saw memakai cincin dari perak yang dikenakan di tangan. Selanjutnya sepeninggal beliau cincin itu melekat pada tangan Abu Bakar kemudian `Umar lalu di tangan `Utsman sampai cincin itu jatuh di sumur Ariis. Pada cincin itu terdapat ukiran bertuliskan Muhammad Rasulullah.”

      Hadits ini diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Kitabullibas bab Khatamul Fidldlah. Al- Hafizh Ibnu Hajar berkata, “Dalam riwayat An-Nasa’i terdapat redaksi : “Sesungguhnya
      ‘Utsman mencari cincin itu namun tidak menemukannya.” Dalam riwayat Ibnu Sa’d terdapat redaksi : “Sesungguhnya cincin itu melekat di tangan ‘Utsman selama 6 tahun.”

      PELESTARIAN UMAR IBNU AL KHATTAB TERHADAP TALANG MILIK AL-`ABBAS KARENA RASULULLAH SAW YANG MEMASANGNYA

      Dari Abdullah Ibnu Abbas Ra, ia berkata, “Abbas memiliki talang yang berada di jalannya ‘Umar Ra. Lalu pada hari jum’at ‘Umar memakai pakaiannya. Kebetulan Abbas menyembelih dua ekor anak burung. Ketika Abbas naik ke talang, ia menumpahkan ke dalamnya darah dua ekor anak burung itu. Darah itu ternyata menimpa ‘Umar yang kemudian menyuruh untuk mencopot talang itu. ‘Umar kemudian kembali pulang untuk mengganti baju. Lalu ia datang lagi dan shalat menjadi imam. Lantas Abbas dating kepadanya dan berkata, “Demi Allah, talang yang dicopot itu adalah talang yang dipasang oleh Rasulullah Saw.” “Aku ingin engkau naik di atas punggungku untuk memasang talang di tempat yang dulu beliau memasangnya.” ujar ‘Umar. Abbas pun lalu melakukan apa yang diinginkan ‘Umar. (Al-Kanzu)

  5. JAWABAN ATAS PERNYATAAN SAUDARA IBN ABDUL CHAIR

    ’Umar Ra adalah sosok sahabat yang sangat memperdulikan, memiliki perhatian besar dan melestarikan jejak-jejak peninggalan Nabi Saw. Karena itu saat ia melihat orang orang mengerumuni sebuah pohon yang mereka kira pohon Ar-Ridlwan, pohon di mana bai’aturridlwan terjadi di dekatnya dan Allah pun menyebutkan dalam Al Qur’an :

    “Sesungguhnya Allah telah ridla terhadap orang-orang mu’min ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon….” (Q.S. Al-Fath : 18)

    maka ‘Umar langsung menginstruksikan agar pohon itu ditebang. Karena ia mengetahui seyakin-yakinnya bahwa pohon tersebut tidak diketahui dan tidak ada seorangpun yang mengetahui di mana tempatnya apalagi pohonnya.

    Ia juga mengetahui bahwa para sahabat yang datang dan mengangkat bai’at di bawah pohon tersebut tidak mengetahui pohon tersebut maka bagaimana mungkin orang lain mengetahuinya.

    Bahkan mereka sendiri terang-terangan menyatakan tidak mengetahui pohon tersebut sebagaimana informasi yang terdaapat As- Shahihain dari Ibnu ‘Umar bahwasanya ia datang pada tahun setelah terjadinya bai’aturridlwan. “Kami mencari-cari pohon Ridlwan dan tidak ada dua orang yang berpendapat sama untuk menentukan pohon itu,” kata Ibnu ‘Umar. Al-Musayyib, ayah dari Sa’id mengatakan, “Sungguh saya pernah melihat pohon Ridlwan namun kemudian tidak ingat lagi.”

    Ucapan Thariq ibnu Abdirrahman, “Saya berangkat haji lalu lewat bertemu banyak orang yang sedang melakukan shalat. Saya pun bertanya, “Ada apa dengan masjid ini?” “Di sinilah tempat pohon dimana Rasulullah membai’at dengan bai’aturridlwan,” kata mereka. Lalu saya mendatangi Sa’id ibnu Al-Musayyib dan menceritakan hal ini. “Ayahku menceritakan kepadaku bahwa ia termasuk sahabat yang terlibat bai’aturridlwan,” kata Sa’id. “Ayah berkata, “Ketika saya datang pada tahun berikutnya saya terlupakan akan pohon itu dan kalian mengetahuinya. Apakah kalian lebih tahu ?” lanjutnya. Dalam salah satu riwayat Al-Musayyib berkata, “Pohon itu menjadi samar bagi kami.” (Lihat Shahih Al-Bukhari Kitabul Maghazi bab Ghazwatul Hudaibiyyah dan Shahih Muslim Kitabul Imarah bab Istihbaabu Mutaba’atil Imam).

    Apabila kegagalan menemukan pohon Ridlwan ini terjadi di sela-sela satu tahun dan pada satu masa padahal para sahabat yang terlibat pada bai’aturridlwan dan mengangkat bai’at di bawah pohon Ridlwan itu berjumlah banyak maka bagaimana pendapatmu perihal pohon yang muncul pada zaman ‘Umar beberapa tahun kemudian.

    Zaman sudah berbeda, mereka yang terlibat bai’at banyak yang telah meningal dunia, orang-orang berbeda pendapat dalam menentukan pohon penuh berkah yang mendapat kemuliaan berkat adanya bai’at oleh Nabi Saw dan telah terjadi di dekat pohon itu peristiwa terbesar dari sejarah pengorbanan dan jihad yang menggetarkan langit dan bumi dan disaksikan para malaikat yang mulia serta dicatat oleh Al Qur’an : ”Sesungguhnya Allah telah ridla terhadap orang-orang mu’min ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada di dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya). (Q.S. Al-Fath : 18)

    Selanjutnya di dekat pohon yang penuh keberkahan ini terjadi proklamasi akan salah satu keutamaan dan keistimewaan Nabi paling agung dan Rasul paling mulia SAW yang dicatat dalam Al Qur’an :
    ”Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Kekuasaan Allah di atas kekuasaan mereka….” (Q.S. Al-
    Fath :10)

    ’Umar Ra tidak menebang pohon tersebut untuk melarang mencari keberkahan dengan jejak-jejak peninggalan Nabi Saw atau karena ia tidak meyakini adanya keberkahan itu. Tidak terdapat dalam hatinya keyakinan tersebut sama sekali dan tidak terlintas dalam benaknya selamanya, dengan bukti adanya fakta darinya perihal mencari keberkahan dan ia memohon keberkahan dengan jejak-jejak peninggalan Nabi Saw dan yang lain seperti ia memohon kepada Abu Bakar tombak yang pernah berada di tangan Rasulullah, merawat cincin Rasulullah dan sebagainya. Rasulullah sendiri meminjam tombak itu dari Az-Zubair sebagaimana tercantum dalam Shahih Al-Bukhari dalam bab Syuhudul Malaikah Badran.

  6. Kita tunggu PENDAPAT AHLI TARIKH …!! Yang paling tahu tentang Khalifah Umar, termasuk ISI HATI Khalifah Umar. Tetapi menolak pendapat Khalifah Umar tentang Bid’ah Hasanah, yang secara nyata diucapkannya. Benar-benar dahsyat …!!!

    1. Kalau makam Rasul di ratakan atau dipindah ini sama saja agama Islam sudah akan mencapai kepunahan /hilang dimuka bumi ini, dan untuk sayidina Umar manusia yg membela Islam sampai bertaroh nyawa dan Imam pertama dari orang laki laki Islam yg kemudian orang pertama meyakini bahwa Rasul/nabi ini bahwa Ini adalah utusan Allah dan perlu di sebarkan lewat dakwah sayidina Umar dan sungguh luar biasa pahalanya sampai malaikat pun mengungkapkanlewat Rasulullah. silahkan penguasa zaman Dinasti Arab Saudi mau di apakan lagi Madinah dgn Masjid , Makam Rasulullah dan sahabat Umar…… ❓

  7. Kalau makam Rasul di ratakan atau dipindah ini sama saja agama Islam sudah akan mencapai kepunahan /hilang dimuka bumi ini, dan untuk sayidina Umar manusia yg membela Islam sampai bertaroh nyawa dan Imam pertama dari orang laki laki Islam yg kemudian orang pertama meyakini bahwa Rasul/nabi ini bahwa Ini adalah utusan Allah dan perlu di sebarkan lewat dakwah sayidina Umar dan sungguh luar biasa pahalanya sampai malaikat pun mengungkapkanlewat Rasulullah. silahkan penguasa zaman Dinasti Arab Saudi mau di apakan lagi Madinah dgn Masjid , Makam Rasulullah dan sahabat Umar……

  8. Fitnah! Arab Saudi akan Menggusur Makam Nabi
    Berita Heboh Arab Saudi akan Menggusur Makam Nabi
    Beberapa hari terakhir ini beredar berita mengenai niat pemerintah Arab Saudi untuk menggusur makam sebaik-baik manusia, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kontan saja, hal ini menuai protes dan kecaman dari berbagai lapisan umat Islam yang sangat mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semangat dan kecintaan terhadap Nabi ini sesuatu yang sangat kita syukuri, kita ucapkan Alhamdulillah pembelaan terhadap Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam masih menggelora di dada-dada umat Islam.
    Namun rasa cinta dan pembelaan kita terhadap Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam hendaknya jangan menjadi suatu bumerang yang malah dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam untuk memecah belah barisan umat Islam itu sendiri. Alangkah baiknya apabila berita ini kita teliti terlebih dahulu agar kita tidak termasuk firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
    “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al Hujurat: 6)
    Berita ini bersumber dari Fars News Agency, salah satu agensi berita atau media Iran. Sebagaimana telah diketahui, Iran memiliki latar belakang ideologi yang bertolak belakang dengan pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah yang diusung oleh Arab Saudi dan pandangan-pandangan politiknya pun bersebrangan dengan Riyadh dalam menyikapi isu-isu regional Timur Tengah ataupun isu internasional. Tidak jarang Teheran melemparkan sebuah pernyataan sentimen yang memojokkan Riyadh.
    Selain itu, track record media-media Iran pun dikenal buruk dalam ke-independen-an-nya dalam mengusung berita. Mereka tidak segan-segan untuk melakukan kebohongan dan memanipulasi berita, demi tujuan dan kepentingan mereka. Seperti saat Iran menjadi tuan rumah KTT Non-Blok pada tahun ini, televisi Iran sengaja merubah terjemahan pidato Presiden Mesir, Muhammad Mursi, yang disampaikan dalam bahasa Arab. Mursi mengutuk pemerintah Suriah atas pembantaian terhadap rakyatnya dan mengjak dunia untuk membantu masyarakat Suriah menuju kebebasan dan kebangkitan. Namun pidato tersebut diubah oleh Telivisi Iran dengan terjemahan bahasa Persia, agar hendaknya dunia membantu masyakarat Bahrain merdeka dari pemerintah mereka.
    Sebagaimana kita ketahui, Suriah merupakan sekutu Iran, baik dalam ideologi Syi’ah maupun pandangan politiknya. Sedangkan Bahrain adalah negara Ahlussunnah atau Sunni dan masyarakat yang memberontak adalah Syi’ah. Oleh karena itu, telivsi Iran memelesetkan terjemahan pidato Presiden Mesir agar pengaruh Teheran di dunia Arab kian kuat. Simak video perubahan pidato tersebut:
    Padahal, jangankan kuburan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, rencana memperluas mathaaf (tempat thawaf) di sekitar Ka’bah dengan merobohkan tiang-tiang mashaabiih yang merupakan peninggalan atau sentuhan peradaban khilafah Utsmani saja sampai sekarang tidak direalisasikan, karena pemerintah Arab Saudi mempertimbangkan perasaan umat Islam secara umum dan negeri Turki secara khusus.
    Hal ini pun dibantah oleh pihak Kedutaan Besar Arab Saudi yang dikonfirmasi oleh redaksi Sabili dengan langsung membantah fitnah tersebut. Mufti Saudi tidak pernah memfatwakan seperti itu. Berita tersebut bersumber dari propaganda Iran, “Mereka dengki karena haji tahun ini berlangsung sukses,” katanya singkat.
    Yang benar, proyek perluasan Masjid Nabawi meliputi sayap Timur dan Barat masjid tanpa melakukan pengrusakan terhadap kuburan Nabi dan dua sahabatnya yang mulia.
    Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala tetap menjaga persatuan umat Islam di atas petunjuk Nabi-Nya yang mulia, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan menganugerahkan kita kecintaan kepada Nabi-Nya serta menghancurkan tipu daya orang-orang yang hendak memecah belah persatuan umat Islam.
    Ditulis oleh Nurfitri Hadi, M.A (Tim Redaksi KonsultasiSyariah.com)

    1. Kalau nggak diberitakan besar2an tentunnuya akan tahu2 digusur makam rasul saw. oleh keluarga Su’ud berdasar Fatwa Wahabi. Kan kta tahu Wahabi bencinya kepada makam sungguh tak alang kepalang, katanya makam bisa menjadikan peziarahnya musyrik?

      Emangnya Nurfitri Hadi, M.A (Tim Redaksi KonsultasiSyariah.com) sudah konfirmasi ke bosnya bahwa mereka tidak akan menggusur makam Nabi? Berani sekali dia berdusta demi belain Bosnya. Padahal dia sendiri tdk mengerti apa2 rencana di balik pembangunan kota suci Ummat Islam.

      Dan kenyataannya toh Iran benar2 pembela Islam dibanding Dynasti Su’ud ???

  9. @ibn abdul chair
    Cerita itu benar mas, makanya dari tahun 1978 terjadi besar-besaran Migran orang2 Saudi hijrah ke berbagai negara, ada yang ke eropa, Indonesia, Asia sampai kepelosok dunia. Karena mereka berpikir setelah makam2 Rasulullah dan Sahabat di bongkar, maka tidak menutup kemungkinan Orang2 nya yang akan dibuang (yang tidak sepaham).
    Untung pada sidang OKI, Arab Saudi diperingatkan, jadi tidak Jadi dipindahkan.
    Ane lupa di sebuah Thesis apa (nti ane cari) bahwa Syeikh Muqbil juga memperkuat Fatawa Albani tentang pembongkaran Makam2 tersebut.

  10. Mas Bima, benar apa yg antum bilang ttg i’tiqod sy atas pendapat Amirul Mukminin Umar ibn Khottob tentang bid’ah hasanah ( juga Al Imam Asy syafi’i).
    Namun ketahuilah, bahwa i’tiqod sy dilandasi dengan seyakin-yakinya bahwa tidaklah mungkin manusia yang telah memiliki kedudukan dan kemuliaan Amirul mukminin Umar ibn Khottob dan Al Imam Asy syafi’i menyelisihi Rasulullah (kullu bid’atin dholalah)

    1. @Ibn Abdul Chair

      Kullu itu lafaz ‘amm. Setiap lafaz ‘amm harus dicari pentakhsisnya terlebih dahulu. Para ulama ushul fiqih telah sepakat bahwa tidak boleh mempergunakan dalil ‘amm sebelum mencari dalil yg mentakhsiskannya.

  11. @Ibnu Abdul Chair
    Sudi kiranya Anda berbagai kepada saya, ada berapa jumlah kata “Kullu” di dalam Al Qur’an? Apakah setiap kata “Kullu” tersebut hanya berarti “Semua” atau ada arti yang lainny? Mohon Anda menyampaikan secara jujur! Apakah kita lebih tahu dari Khalifah Umar dan Imam Syafi’i tentang arti “Kullu” yang diucapkan Rasulullah? Bukankah mereka selain lebih ‘alim, juga masa hidupnya lebih dekat dengan Rasulullah, sehingga Beliau berdua masih dapat bertanya dan konfirmasi kepada orang-orang secara berkesinambungan yang memiliki rantai pengetahuan kepada Rasulullah. Pendapat siapakah yang Anda pakai untuk membantah ucapan Syayidina Umar dan Imam Syafi’i tersebut? Apakah dia termasuk Mujtahid? Terima kasih

  12. WAH kok gampang banget sih ummati press bikin berita tanpa mengkaji dulu dari mana berita berasal..

    ketahuan neh blog..pengikut dan pengekor pada situs Syi’ah

    ketahuan juga bahwa ulama’ aswaja meniru dari orang syi’ah he..he..

    sama-sama suka terhadap Bid’ah Hasanah…

  13. Sufi (sumpek fikiran) n Syi’ah memang paling klop, kompak n mirip kayak kakak adik. Ngambil berita kok dari corong Syi’ah Iran yang kerjaannya tukang bohong. Sudah hampir 40.000 ahlusunnah dibantai di Suriah oleh pemerintah Syi’ah Nushairiyah, eh ente malah belain bassar al fir’aun.
    ASWAJA : Ahlus Syi’ah wal Jama’ah

    1. Yang paling klop malah Wahabi n’ Yahudi…! Fatwa ulama wahabi menghapuskan Israel dari daftar musuh dan menyerahkan Palestine sama Israel. Ga habis fikir nie 🙄 🙄 😆 😆

  14. Yg paling klop lagi adalah Wahabi n’ Yahudi….! Fatwa ulama wahabi menghapuskan Israel dari daftar musuh n’ menyerahkan Palestine sama Israel. Lieurrrrr 🙄 🙄 :mrgreen: :mrgreen:

  15. Ente nih jahil murrokab kayaknya, sejak kapan saudi punya daftar musuh?lagian yang ngumbar berita kan orang syi’ah yang sukannya taqiyah. Kalo blm tahu tuh di Iran yang sesumbar mau ngilangin israel dari peta dunia,eh malah disana sinagognya subur banget kayak kacang goreng.

  16. saya jd heran sama ummatipress kelihatanya kok anti banget sama arab saudi dan seolah olah ngebela banget negara syiah iran, ada apa ya tolong ah jelasin

    1. Ujang Ucok,

      antum setuju nggak kalau dikatakan bahwa kalau di Syi’ah itu ada Rafidhoh dan di sunni itu ada Salafi Wahabi?

      Syi’ah Rafidhoh adalah sekte dalam Syi’ah yg merasa paling benar, sedangkan Salafi Wahabi jadalah sekte dalam Sunni yg juga merasa paling benar (satu2nya kebenaran).

      Syi’ah rafidhoh berwatak keras kepala, demikian juga karakter Salafi wahabi sangat keras kepala.

      Jadi kesimpulannya antara Syi’ah rafidhoh dg Salafi Wahabi itu sama saja alias gak beda karakternya. Keduanya sama2 menjadi duri dalam daging umat Islam.

      Bagaimana Ujang Ucok, antum setuju kan?

  17. bukan masalah setuju atau nga setuju tapi mengapa begitu bencinya web ini ama arab saubi dan menyimak dari pernyataan2 diatas kayanya syiah iran lebih bersahabat,yg saya tahu akidah syiah berbeda banget dengan suni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker