Advertisement

AffiliatBlog Solusi Berbagai Kebutuhan Affiliate Marketing Anda

Berita Suriah

Konflik Sesama Teroris, Komandan ISIS Abu Ali al-Tunisi Dibunuh

 Konflik Internal ISIS Meluas, Anggota ISIS Kalap Bunuh Komandannya Sendiri ….

Islam-Institute, RAQQA – Sekelompok pria bersenjata dari ISIS melancarkan pemberontakan di dekat ibukota de facto mereka di Raqqa, pada hari Senin (07/03) kemarin, menewaskan salah satu komandan senior mereka sendiri di Suriah utara.

Menurut laporan berita Kurdi, jihadis Tunisia, Abu Ali al-Tunisi, komandan sayap militer ISIS cabang Suriah utara, dibunuh oleh para prajurit jihad yang merasa tidak puas di bawah kepemimpinannya. Kelompok teror itu tengah didera konflik internal yang memicu pertikaian di dalam organisasi.

BACA JUGA:  Serangan Teroris ISIS Digagalkan Pasukan Khusus Rusia

Menurut laporan, kematian Abu Ali al-Tunisi memicu perpecahan lebih luas dalam jajaran kelompok teror yang kini harus menghadapi kekalahan demi kekalahan menghadapi pasukan pro pemerintah Suriah.

“Bentrokan pecah dalam organisasi setelah pembunuhan al-Tunisi,” tulis outlet media Kurdi di wilayah setempat. “Tembak-menembak antara kedua belah pihak mulai mereda setelah polisi rahasia ISIS berhasil menangkap tiga dari orang-orang bersenjata yang membunuh komandan senior tersebut.”

BACA JUGA:  Suku Badui Mesir Tanpa Peluru Pukul Mundur Militan ISIS

Insiden itu tampaknya dipicu oleh meningkatnya ketegangan di dalam sayap militer atas pembagian wilayah kekuasaan serta pembagian keuntungan dari tindakan teror di wilayah mereka.

Jurang perbedaan juga semakin melebar antara para prajurit ISIS Suriah dengan prajurit asing. Para prajurit ISIS Suriah itu kecewa atas perbedaan perlakuan dan pemberian fasilitas yang diberikan kepada rekan-rekan asing mereka.

BACA JUGA:  Tanpa Presiden Assad Tak Akan Ada Solusi Damai di Suriah

Prajurit-prajurit ISIS Suriah itu juga marah atas promosi baru-baru ini yang dilakukan ISIS di mana para relawan asing diangkat ke posisi-posisi tinggi. Al-Tunisi, sebagaimana terlihat dari namanya, adalah salah satu prajurit asing dari Tnisia. Ia ditempatkan di pos komando dan hal ini memicu keributan karena iri dengki. (AL/ARN)

 

Tags
Show More

Artikel Terkait :

loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker